Salam Peduli ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Redaksi   |  Biro Daerah

Jumat, 07 Oktober 2011

Awasi Terus Penggunaan Dana Bantuan Pusat

Bandung, Radar Nusantara-

Program pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di seantero Nusantara,  mulai dari bantuan operasional sekolah (BOS) bantuan siswa miskin (BSM) dll, telah di rasakan oleh masyarakat. Tanpa adanya bantuan pemerintah, memungkinkan anak bangsa sebagai generasi penerus putus sekolah. 

Tidak bias di pungkiri  bahwa bantuan yang demikian besar adalah bersumber  dari anggaran pendapatan belanja Negara (APBN, APBD provinsi, APBD  kabupaten). Secara khusus anggaran untuk dunia pendidikan tergolong paling besar hingga mencapai 20 persen dari anggaran pendapatan belanja Negara. Besaran anggaran tersebut sering menjadi polemik. Fakta dari lapangan masih banyak sekolah yang kondisinya masih jauh dari kata “layak”. Apakah anggaran tersebut telah di alokasikan sesuai dengan peruntukannya.

Dinas pendidikan dan kebudayaan (DISDIKBUD) kab. Bandung mendapatkan alokasi dana bantuan pusat  sebesar Rp.28,4 milyar, untuk rehabilitasi SDdan SMP yang rusak akibat gempa bumi 2 September 2009 dan belum di perbaiki sama sekali.

Menurut kepala dinas pendidikan kab.Bandung Drs.H.Juhana. M.  Mpd, pemerintah pusat memberikan dana alokasi khusus (DAK) pendidikan untuk rehab maupun bangunan ruang kelas baru (RKB) bagi SD dan SMP yang rusak akibat gempa. Jumlah bantuan pusat sebesar  28.4 milyar sedangkan dari anggaran pendapatan belanja daerah kab Bandung ada tambahan sebesar 4 milyar.

Dana bantuan pusat di rencanakan untuk rehab 220 ruang kelas dengan anggaran masing-masing Rp. 73,5 juta per local dan ruang kelas yang rusak sedang di anggarkan Rp 41,5 juta perlokal. Dan rencananya untuk 295 kelas, bantuan untuk pembangunan ruang kelas baru (RKB) sebanyak 41 local dengan anggaran masing-masing Rp.92 juta/kelas. secara khusus sekolah yang mendapatkan ruang kelas baru akan memperoleh bantuan mebeler sebesar Rp.12,5 juta. Secara akumulatif jumlah tersebut sangatlah fantastis bagaimana dengan pengalokasiannya. Awasi terus. (M.Purba)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar untuk memberikan tanggapan/ pertanyaan.