Akibat Penambangan, 10 Titik Pantai Wisata Rusak

Tasikmalaya, Radar Nusantara Aktivitas penambangan pasir besi di sepanjang pantai selatan Kabupaten...

Tasikmalaya, Radar Nusantara
Aktivitas penambangan pasir besi di sepanjang pantai selatan Kabupaten Tasikmalaya ternyata menghasilkan sekelumit masalah, selain terjadi penolakan oleh masyarakat juga pemerintah setempat, penambangan juga dituding telah merusak lingkungan pantai kawasan wisata. Kerusakan kawasan pantai di sepuluh desa Kabupaten Tasikmalaya juga dianggap akan berdampak pada sektor perekonomian di kemudian hari.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Ir. Herdiwan Iing Suranta, M.Si, mengungkapkan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat kini masih menunggu arahan dari Gubernur Jawa Barat untuk mengambil langkah prepentif dalam penanganan kawasan wisata pantai yang mengalami kerusakan akibat penambangan pasir besi di Tasikmalaya Selatan.

“Sekitar sebulan lalu kami menerima laporan mengenai sejumlah objek wisata pantai yang mengalami merusakan akibat aktivitas penambangan pasir besi di Kabupaten Tasikmalaya. Sayangnya kami tidak bisa berbuat banyak secara langsung karena terbentur undang-undang (UU No 22/1999 tentang otonomi daerah, Red),” ungkap Herdiwan Iing Suranta.

Berdasarkan data yang diterimanya, aktivitas penambangan pasir besi saat ini masih berlangsung di sepuluh titik yang berada di sepuluh desa. Pantai yang mengalami kerusakan berada di Desa Ciheras, Ciandum,Cikawungading, Cidadap, Mandalajaya, Cikalong, Cikadu,Sindangjaya, Kalapagenep, dan Desa Cimanuk. Sedangkan pantai Sindangkerta dan Cipatujah yang merupakan objek wisata pantai andalan Kabupaten Tasikmalaya masih dapat diselamatkan.

Herdiwan menjelaskan, aktivitas penambangan pasir besi oleh sejumlah pengusaha selain mengakibatkan kerusakan pantai berupa abrasi, amblasan hingga mundurnya garis pantai juga berdampak pada tata letak dan keindahan obyek wisata pantai. Akibat kerusakan tersebut dipastikan lingkungan pantai tersebut tidak akan dapat dipulihkan seratus persen.

Padahal kata dia, beberapa lokasi penambangan merupakan kawasan objek wisata yang selama ini menjadi tempat perputaran roda perekonomian masyarakat sekitar kawasan wisata. Bila aktivitas penambangan pasir besi tidak segera dihentilan, kerusakan lebih parah akan terjadi di sejumlah titik pantai yang semestinya dijadikan obyek wisata.

Akvitas penambangan pasir juga berdampak pada kerusakan infrastuktur, terutama jalan yang mengalami kerusakan akibat dilalui truk bermuatan pasir. “Padahal pemerintah provinsi maupun pusat tengah menggenjot pembangunan wilayah Jabar Selatan,” tegas Herdiwan.

Sebelumnya, Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Tasikmalaya Engkus Koswara menyatakan telah menyampaikan surat ke seluruh pengusaha pertambangan agar menjaga kawasan objek wisata. Selain itu, pihaknya juga terus melakukan konsultasi dengan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum serta berkoordinasi dengan Dinas Pertambangan dan Energi termasuk Kantor Lingkungan Hidup Pemkab Tasikmalaya.
“Dalam RTRW memang peruntukkannya bagi pengembangan pariwisata bukan untuk pertambangan, makanya dengan adnaya aktivitas penambangan saat ini jelas sekali sangat berpengaruh baik pada arus kunjungan serta keberadaan objek wisatanya sendiri. Imbasnya PAD dipastikan akan berkurang dari target yang telah ditetapkan, makanya kami terus melakukan koordinasi agar jangan sampai persoalan ini malah membunuh sektor pariwisata,” papar Engkus.

Engkus menyebutkan, sepanjang 53 kilometer kawasan pantai selatan Kabupaten Tasikmalaya dari ujung barat hingga timur terutama yang terdapat titik-titik objek wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Tasikmalaya berusaha keras untuk mempertahankan dan melestarikan lingkungannya. “Makanya kami minta tolong dan kerjasamanya kepada seluruh perusahaan penambangan agar mengikuti tata aturan terutama undang-undang dalam kepariwisataan,” tegasnya.

Titik objek wisata di kawasan pantai selatan Kabupaten Tasikmalaya yang paling banyak dikunjungi wisatawan diantaranya, Pantai Pamayangsari, Sindangkerta, Karangtawulan, serta kawasan pantai Cikalong. Namun, nyaris di seluruh kawasan yang berdekatan dengan kawasan tersebut kini telah dilakukan akttivitas penambangan pasir besi. Sehingga bukan hanya kawasan pantainya yang rusak dan tidak lagi bisa dinikmati wisatawan, tetapi juga sejumlah potensi perikanan pun semakin berkurang. (BSK)

Ir. Herdiwan Iing Suranta, M.Si

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Bandung,7,Banten,2,Banyuwangi,1,Bekasi,1,Belitung Timur,6,Berita Aceh Tengah,6,Berita Bandung,4,Berita bangkalan,55,Berita Banten,50,Berita Banyuasin,48,Berita Banyuwangi,125,Berita Batam,148,Berita Bekasi,552,Berita Belitung,49,Berita Belitung Timur,272,Berita Bener Meriah,69,Berita Bengkalis,85,Berita Bengkulu,20,Berita Bintan,114,Berita BNN,46,Berita Bogor,315,Berita Bolmong,103,Berita Brebes,24,Berita Ciamis,18,Berita Cianjur,77,Berita Cilacap,129,Berita Cileungsi,15,Berita Cirebon,95,Berita Dairi,249,Berita Deli Serdang,95,Berita Depok,119,Berita Dumai,47,Berita Empat Lawang,90,Berita Garut,189,Berita Gorontalo,26,Berita Gowa,16,Berita Indramayu,61,Berita Jakarta,905,Berita Jambi,178,Berita Jayapura,15,Berita Kab.Bengkayang,60,Berita kalimantan Tengah,41,Berita Kalimantan Timur,10,Berita Kapuas Hulu,882,Berita Karawang,146,Berita Karimun,84,Berita Karo,22,Berita Kep. Selayar,311,Berita Kerinci,30,Berita Kotamobagu,17,Berita Kuala Tungkal,26,Berita Kubu Raya,30,berita kuningan,16,Berita Kutai Timur,1,Berita Lahat,162,Berita Lampung timur,13,Berita Lampung Utara,20,berita lebak,119,Berita Lubuk Linggau,17,Berita Lubuk Pakam,57,Berita Majalengka,89,berita Makasar,8,Berita Malang,82,berita manado,14,Berita Manggar,24,Berita Medan,84,Berita Mempawah,5,Berita Menado,6,berita mesuji,194,Berita Mojokerto,94,Berita Muara Enim,214,Berita Muaro Jambi,6,Berita Musi Banyuasin,28,berita natuna,56,Berita Nias Selatan,183,Berita Nias Utara,37,Berita NTT,2,Berita Ogan Ilir,13,Berita Oku,31,Berita Oku Selatan,78,Berita Oku Timur,56,Berita Padang Lawas Utara,32,Berita Padang Sidimpuan,19,Berita Pagaralam,72,Berita Pakpak Bharat,88,Berita Palangkaraya,31,Berita Palas,28,Berita Palembang,26,Berita Pali,37,Berita Palu,57,Berita Pamekasan,301,Berita Pandeglang,160,Berita Papua Barat,7,Berita Parepare,14,Berita Parigi,32,Berita Parigi Moutong,14,berita parungpanjang,3,Berita Pasuruan,41,Berita Pati,3,Berita Pekalongan,3,Berita Pekanbaru,26,Berita Pelalawan,2,Berita Perbaungan,6,Berita Ponorogo,47,Berita Pontianak,51,Berita Prabumulih,88,berita purwakarta,79,berita purworejo,1,Berita Rangkas Bitung,1,Berita Rokan Hulu,27,Berita Rote Ndao,13,Berita Sabang,28,berita sabang aceh,129,Berita Samosir,5,berita sampang,132,berita Sampit,106,Berita Sarolangun,49,Berita Sawahlunto,7,berita selayar,28,Berita Semarang,22,Berita Serang,181,Berita Serdang Bedagai,16,Berita Sergai,79,Berita Seruyan,46,Berita Siantar,144,Berita Sibolga,54,Berita Siborong-borong,4,Berita Sidoarjo,23,Berita Sidrap,65,Berita Sigi,61,Berita Simalungun,121,Berita Sintang,92,Berita solo,5,Berita Solok selatan,71,berita soppeng,5,Berita Sorong,16,Berita Subang,77,Berita Sukabumi,18,Berita Sulawesi Barat,3,Berita Sulawesi selatan,14,Berita Sulawesi Tengah,52,Berita Sulawesi Tenggara,15,Berita Sulawesi Utara,130,berita sumatera Utara,15,Berita Sumedang,85,Berita Surabaya,56,Berita Tangerang,211,Berita Tanjung Jabung Barat,643,Berita Tanjung Pinang,48,berita Tapanuli tengah,22,Berita Tapanuli Utara,23,Berita Tasikmalaya,58,Berita Tebing Tinggi,162,Berita Tegal,2,Berita Tembilahan,120,Berita Tolitoli,52,Berita Wajo,51,Berita Yahukimo,7,Berita Yogyakarta,2,Bogor,1,Brebes,1,Cirebon,4,Dairi,9,Deli Serdang,2,Depok,2,Dumai,8,Duri,1,Editorial,24,Hikmah,27,Jakarta,63,Karawang,4,Kutai Timur,2,Malang,3,mesuji,9,Minut,2,Mojokerto,5,Pakpak Bharat,6,Palangkaraya,1,Palembang,2,Pamekasan,8,Pasuruan,2,Politik,59,Radar Daerah,450,Radar Ekonomi,43,Radar Hukum,292,Radar Korupsi,237,Radar Nasional,55,Radar Parlement,60,Radar Pendidikan,241,Radar Politik,204,Radar Terkini,309,Radar TNI,113,Sabang,9,Sampit,1,Serang,2,Sidoarjo,2,Sukabumi,2,Sulawesi Utara,4,Surabaya,1,Tangerang,2,Tanjung Jabung Barat,8,Tapanuli tengah,1,
ltr
item
RADAR NUSANTARA: Akibat Penambangan, 10 Titik Pantai Wisata Rusak
Akibat Penambangan, 10 Titik Pantai Wisata Rusak
http://4.bp.blogspot.com/-TY64XeUxY8s/Ts6wPMQK-OI/AAAAAAAABko/K3LxgUVRvCU/s320/Ir.+Herdiwan+Iing+Suranta%252C+M.Si.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-TY64XeUxY8s/Ts6wPMQK-OI/AAAAAAAABko/K3LxgUVRvCU/s72-c/Ir.+Herdiwan+Iing+Suranta%252C+M.Si.jpg
RADAR NUSANTARA
http://www.radarnusantara.com/2011/11/akibat-penambangan-10-titik-pantai.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2011/11/akibat-penambangan-10-titik-pantai.html
true
8214148888513647090
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy