Salam Peduli ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Redaksi   |  Biro Daerah

Rabu, 04 Juli 2012

Panitia Lelang BBWS Citanduy tidak Profesional, Langgar PP 54 tahun 2010


Panitia Lelang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy

Banjar, Radar Nusantara

Terkait pelelangan ,panitia lelang di BBWS Citanduy , diduga tidak profesional dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, disinyalir tendensi terhadap salah satu rekanan atau penyedia jasa, menyoroti kinerja panitia lelang saat ini, dalam rangka pelelangan pekerjaan jasa konstruksi di Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy Tahun Anggaran 2012, dinilai tidak professional dan menyimpang dari Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, tata dan nilai pengadaan tidak menerapkan prinsip-prinsip pengadaan secara efesien, efektif, transparan,terbuka, bersaing, adil/tidak diskriminatif dan akuntabel, dalam hal ini terlihat sekali dari mulai pembukaan penawaran sampai dengan pengumuman pemenang lelang terdapat kejanggalan-kejanggalan yang menimbulkan kecurigaan dari beberapa elemen masyarakat kepada panitia lelang. Menurut ketua PORUM MEDIA LINTAS (PORMALIN)  Kota Banjar, Suprapto ST, Mengatakan, “ Pada saat akan melakukan pengumuman pemenang, panitia lelang terlihat terlalu berlebihan dari segi pengamanan di kantor BBWS Citanduy,, hal seperti ini tidak biasanya di lakukan sebelumnya, maka timbul lah pertanyaan-pertanyaan dari beberapa pihak,, ada apa dengan panitia lelang sekarang?. Ungkapnya, Ditambahkannya, “Melihat hasil evaluasi dan penawaran harga sampai dengan pengumuman pemenang melalui website dinas PU, menimbulkan berbagai tanda Tanya besar kepada panitia lelang, contohnya, salah satu perusahaan menjadi pemenang / pemenang cadangan di salah satu paket pekerjaan dan lulus dari hasil evaluasi dan penawaran harga, kemudian di paket pekerjaan lain perusahaan tersebut gugur dari segi kualifikasi, kami yakin perusahaan tersebut pasti kualifikasinya sama, kecuali perusahaan tersebut gugur dari segi teknis atau perhitungan harga, kenapa jadi pemenang?, kenapa tidak gugur juga?, tegasnya,, dari itu diharapkan kepada LSM dan Wartawan serta pihak-pihak yang terkait dalam hal ini, agar ikut memantau berjalannya pelelangan ini, karna diduga kuat ada kongkalikong antara pihak panitia dengan pihak penyedia jasa... tandasnya. Ketika hal ini hendak di konfirmasikan, pihak panitia lelang sulit di temui. (asnur)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar untuk memberikan tanggapan/ pertanyaan.