Salam Peduli ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Redaksi   |  Biro Daerah

Selasa, 30 Oktober 2012

Dana Bantuan Ketahanan Pangan Senilai Rp. 150 Juta Dibawa Kabur Oleh Ketua Gapoktan

ilustrasi
Banjar, Radar Nusantara

Para anggota kelompok tani yang tergabung di Gapoktan Desa Mekarharja Kec. Purwaharja Kota Banjar kini resah, pasalnya dana bantuan dari program ketahanan pangan tahun 2012 senilai Rp. 150 juta yang telah diserahkan oleh dinas terkait terhadap ketua Gapoktan saat ini keberadaanya raib gara-gara dibawa kabur oleh ketua Gapoktan berinisial KK.

Menurut sumber yang enggan disebutkan identitasnya menjelaskan dana bantuan senilai Rp. 50 juta tersebut sasarannya adalah bagi pembelian padi dari anggota kelompok tani, agar tidak terkena tekanan harga dari tengkulak, tetapi sayangnya dana bantuan belum sempat direalisasikan.

Kejadian seperti ini lanjut sumber akibat kurang kontrol serta lemahnya mekanisme sistem pencairan uang bantuan karena tidak dilibatkannya pemerintah desa, sehingga sulit terpantau tidak seperti dalam pengajuan proposal sebelumnya. Kepala Desa dilibatkan untuk ikut mengetahui menandatangani proposal tersebut, namun ketika cair tidak ada pemberitahuan sama sekali terhadap kades, maka dana bantuan pun tidak dikawal.

Bagitu pula pengawasan dari dinas ketahanan pangan sangat lemah pula dana bantuan yang telah lama diluncurkan tidak cepat terkontrol maka terjadilah niat dan kesempatan bertemu sehingga dana yang begitu besar raib dibawa lari.

Ketua Gapoktan yang menerima bantuan ucap sumber tak pernah menyerahkan uang terhadap bendahara Gapoktan, ternyata KK kini sudah tidak lagi ditempat, diduga melarikan diri keluar Jawa.

Sementara itu ketika Radar Nusantara mengklarifikasi Kabid Dinas Ketahanan Pangan Kota Banjar Jawabannya cukup dengan bahasa tidak tahu. namun anehnya SPJ berjalan diduga SPJ tersebut hasil rekayasa.

Sampai berita ini diturunkan belum ada tanda-tanda dari pihak dinas terkait upaya tindakan represif, atau pengaduan secara resmi atas dugaan kejahatan yang dilakukan KK kepada pihak penegak hukum. (tim)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar untuk memberikan tanggapan/ pertanyaan.