Salam Peduli ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Redaksi   |  Biro Daerah

Senin, 03 Desember 2012

PKBM Diduga Dijadikan Ajang Korupsi

Oku, Radar Nusantara

Kemiskinan dan Tingkat Pendidikan yang Rendah Menjadi Masalah yang Serius di Negeri ini , hal inilah yang Menjadi Latar Belakang Berdirinya (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) PKBM dan PKBM Pun di Jadikan Salah Satu Wadah untuk Pendidikan non Pormal dan Informal.

Sesuai dengan Pasal 31 ayat 1 UUD 1945 Mengatakan bahwa semua warga Negara berhak Mendapatkan Pengajaran maka diadakan lah Program Pendidikan Non formal dan informal untuk mewujudkan terlaksananya Pendidikan di masyarakat.

PKBM di anggap wujud kepedulian serta partisipasi aktip terhadap upaya pelaksanaan pendidikan formal dan non formal untuk mengatasi persoalan sosial,ekonomi dan pendidikan yang ada di masyarakat agar terciptanya individu yang cerdas terampil sehat dan berahlak mulia menuju peningkatan ekonomi dan kemandirian.

Namun sangat lah di sesalkan tujuan mulia PKBM ini di manfaatkan untuk sarana Menguras uang negara di duga di korupsi oleh Oknum-Oknum yang ada di Dinas Pendidikan dan bekerja sama dengan antek-anteknya Oknum Pengurus PKBM yang ada dengan cara memanipulasi data.

Berdasarkan Temuan Wartawan Dinamika dan kriminal koran Sumsel dan wartawan Radar Nusantara di lapangan ada Beberapa PKBM di Kabupaten Oku tidak lagi beraktivitas penuh sebagaimana mestinya tetapi dana kegiatan terus mengucur nilai dana dekonsentrasi yang di terima berdasarkan jumlah kelompok.

Dana Dekonsentrasi dari anggaran APBN ini tersalurkan ke PKBM yang ada setelah adanya Rekomendasi dari Diknas jadi apa yang telah di lakukan Oleh Oknum PKBM ini telah di ketahui oleh Diknas maka dana dekonsentrasi ini Begaikan bagi-bagi kue, berlomba-lomba mencari kekayaan dengan menggerogoti uang negara antara Oknum Diknas Kab. Oku dengan Pengurus PKBM.

Selaku Kasi Pendidikan Luar Sekolah Ely Muryati Waktu di Konfirmasi (23/11) Masalah PKBM ini Menyatakan ia Telah Melakukan Pembinaan dan Pengawasan Terhadap PKBM Yang ada di Kab Oku,dan Ely Muryati Tidak Bisa Melakukan Pengawasan Secara Terus-Menerus dan juga dari Provinsi telah Melakukan Survei Lapangan....Bersambung.......( A.PATIKAWA/ Dinamika Kriminal)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar untuk memberikan tanggapan/ pertanyaan.