Salam Peduli ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Redaksi   |  Biro Daerah

Jumat, 26 April 2013

RSUD Terus Diminta Evaluasi Pelayanan

Lebak, Radar Nusantara

Dalam laporan Pansus LKPJ Bupati Lebak tahun anggaran 2012, DPRD juga menyampaikan kepada Bupati agar pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo untuk secepatnya bisa dibenahai. Pasalnya, hingga saat ini masih saja ditemukan aduan dan keluhan tentang pelayanan yang kurang baik terhadap pasien yang menggunakan Jamkesmas/Jamkesda, dan Jampersal.
"Kita sampaikan juga dalam laporan pansus kemarin, sehingga pelayanan yang dilakukan tenaga medis maupun tenaga para medis yang masih membeda-bedakan status pasien mampu menjadi evaluasi bagi pihak manajemen RSUD Adjidarmo Rangkasbitung agar menjadi lebih baik," Kata Ketua Komisi B DPRD Lebak, Pipit Chandra, Jum'at (26).

Menurut Pipit, kendati pihaknya sudah sangat sering menyampaikan hal yang dinilai sangat mendasar tersebut, namun masih saja ditemukan keluhan yang dianggap adanya kesenjangan yang dilakukan oleh sebagaian tenaga medis maupun tenaga para medis antara status pasien umum, dengan pasien yang menggunakan Jamkesmas/Jamkesda.

"Kami terus mencari formula agar tenaga medis & tenaga paramedis di RSUD bisa lebih santun dalam menghadapi. Hal ini jelas karena memang sudah diatur dalam SOP," Kata politisi dari Partai Golkar ini.

Phunisment and reward, katanya, selayaknya memang harus dilakukan. Reward diberikan kepada tenaga medis yang berprilaku baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien sesuai SOP, dan sanksi juga harus diberlakukan kepada yang masih tetap "membandel", agar menjadi efek jera dan diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi tenaga medis dan para medis yang masih memberikan perbedaan pelayanan antara pasien umum dan Jamkesmas.

"Standar pelayanan prima sebetulnya mengharuskan dan mewajibkan mereka (tenaga medis) dalam melayani pasien secara baik tanpa membedakan status. Tapi, saya melihat hal ini belum serius dan masih terkesan disepelekan," Ujarnya.

Pihaknya kata Pipit, beberapa kali sudah melakukan rapat kerja, dan sedikit demi sedikit sudah ada niat baik dari RSUD untuk memperbaiki sistem manajemen agar terus melakukan pelayanan secara baik. Namun hanya beberapa bulan berjalan, karakter tenaga medis/paramedis yang memang sangat sulit dirubah, dan hal ini dianggap menjadi salah satu faktor belum timbulnya kesadaran dari hati masing-masing tenaga medis.

"Saat ini yang harus kita lakukan adalah bagaimana pihak manajemen terus melakukan pembinaaan secara continue terhadap tenaga medis/paramedis untuk melayani masyarakat secara baik dan maksimal tanpa membeda-bedakan status pasien, dan hal ini kami akan terus lakukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang sama," Kata Ketua Komisi B, Pipit Chandra. (Den)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar untuk memberikan tanggapan/ pertanyaan.