Salam Peduli ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Redaksi   |  Biro Daerah

Jumat, 03 Mei 2013

Fahmi, SH : Sokong Lelang Jabatan

Jakarta, Radar Nusantara

Program lelang jabatan untuk camat dan Lurah yang dicanangkan oleh Jokowi-Ahok yang kini sedang berjalan di Provinsi DKI Jakarta mendapat dukungan dari Ketua Fraksi Hanura (Hati Nurani Rakyat / DPRD DKI Jakarta yang tentunya sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, asalkan hal tersebut benar-benar untuk menyaring dengan kualitas dan Proposional untuk membawa provinsi Ibukota ini menjadi lebih baik hal tersebut menjawab pertanyaan Radar Nusantara di ruang kerja di gedung baru DPRD DKI Jakarta.

Lebih lanjut Kader Hanura dari Jakarta Barat ini mengatakan, semua program dan trobosan demi untuk perbaikan kinerja aparatur Pemda akan kita dukung apalagi lelang Jabatan camat dan Lurah tentu untuk menyempurnakan pelayanan kepada warga Ibukota yang selama ini kita kenal pelayanan aparat Pemda kepada masyarakat terkesan minta dilayani bukan melayani dengan kata lain menyalahi kodrat, tegas Fahmi Zulfikar Hasibuan, SH.

Berkenan dengan lelang jabatan ini, Fahmi menghimbau baik lurah dan camat termasuk PNS lainnya baik fungsional maupun struktur semuanya diperbolehkan mengikuti program II termasuk lulusan instansi luar pemerintah dahulu disebut APDN kecuali dokter dan guru. Kata Fahmi ia juga menambahkan, semua proses ini tidak dibebani biaya, proses ini nantinya terbuka dapat diliput oleh wartawan elektronil maupun cetak dan jangan lupa para pendaftar untuk maju menjadi calon harus melalui seleksi diantaranya, seleksi administrasi Jakarta bagi mereka yang akan mencalonkan di biayai untuk calon Lurah maupun camat harus memasukan biodatanya melalui situs khusus pendaftaran juga calon harus mengikuti terkesan yang termasuk tes kesehatan jasmani dan rohani dan bebas dari narkoba. Kemudian 10 orang terbaik akan diambil untuk tes pengetahuan umum dan kepemimpinan juga tervisi-misi, jelas Fahmi serta kopetensi, saya yakin ribuan calon akan mendaftar, kita tunggu.

Mereka dianjurkan untuk menyiapkan makalah dan menganalisis strength weaknesses, opportunities and theats (SWOT) atau visi-misi terhadap daerah yang akan dipimpinnya. Mereka juga akan melaksanakan tes psikologi, wawancara dan uji publik. Hasilnya, tiga orang terbaik akan menjalani wawancara final dan satu orang akan menduduki jabatannya. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 100 tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural, untuk jabatan lurah seorang PNS harus masuk dalam golongan terendah III B tertinggi III D dan memiliki eselon IV A.

Untuk jabatan camat, PNS harus masuk golongan terendah III D dan tertinggi IV B dengan minimum pendidikan sarjana S-1. Selain itu, iuran dan camat yang saat ini masih aktif menjabat juga diperbolehkan untuk mengikuti seleksi dan promosi jabatan terbuka. (Ishak Ali)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar untuk memberikan tanggapan/ pertanyaan.