Salam Peduli ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Redaksi   |  Biro Daerah

Senin, 19 Agustus 2013

Kesadaran Terhadap Arti Kemerdekaan Semakin Kurang




Putussibau, Radar Nusantara

Saat ini kita sangat sedih bahwa arti kemerdekaan itu seakan-akan tidak mempunyai makna. Bangsa ini sudah lupa bahwa sebelum kemerdekaan, padahal ada suatu perjuangan.

"HUT RI yang notabene merupakan pesta rakyat seluruh Indonesia, namun sekarang nyaris tak bergaung. Seakan-akan para pemimpin pun sibuk dengan urusan dan kepentingan masin-masing," ungkap beberapa masyarakat Putussibau, Ardiansyah, Hamidar,Harisantoso, dan beberapa rekannya, selasa (13/8).

"Saat ini seolah-olah, dengan dilaksanakannya upacara bendera sudah cukup, tetapi tidak dimaknai kenapa kita selalu memperingati hari yang sangat bersejarah itu?" Saat ini kita benar-benar merindukan masa-masa berapa puluh tahun yang lalu. Kebiasaannya dulu, pada saat menjelang HUT RI yaitu tepatnya pada tanggal 17 Agustus, pasti selalu ada berbagai macam kegiatan yang dilombakan. Kegiatan itu misalnya Panjat Pinang, Lari karung, festival budaya, dan pertandingan-pertandingan olah raga lainnya. Pertandingan dan kegiatan ini, bukan hanya diikuti orang-orang tertentu. Namun juga diikuti oleh masyarakat secara umum.

"Nah, saat ini lihat saja nanti, pada saat upacara dalam rangka HUT RI pada tanggal 17 Agustus, orang lalu-lalang saja lewat dijalan. Bukan itu saja bukti kurangnya kesadaran yaitu kalau dulu, yang ikut upacara bendera HUT RI bukan hanya orang tertentu saja, tetapi masyarakat umum pun ikut dalam upacara tersebut," ungkap beberapa masyarakat saat bincang-bincang dengan awak media ini.

"Bukan hanya itu, saat ini saja belum ada terlihat warga yang memasang bendera merah putih. Selain rendahnya kesadaran masyarakat, juga ini akibat dari para pemimpin yang juga kurang perduli dan kurang menyadari arti kemerdekaan itu," tandas warga.

Paling tidak saat ini pemerintah memberikan semacam himbauan dan pemberitahuan atau motifasi kepada warga untuk mendukung kegiatan dalam rangka HUT RI. Tapi nanti kalau hanya kegiatan-kegiatan yang hanya pertandingan biasa, selalu di dukung dan di beri bantuan. Bukan hanya itu, pertandingan "remi bok", didukung bahkan berbagai macam hadiah bagi pemenangnya.

"Harusnya, moment menjelang HUT RI ini yang harus dilakukan berbagai macam kegiatan seperti festival-festival dan yang bersifat pesta rakyat," pungkasnya. (Santo)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar untuk memberikan tanggapan/ pertanyaan.