Para Petani Empat Kecamatan Tolak Rencana Adanya Rayonisasi Pupuk

Subang, RN. Para petani diempat kecamatan, Patokbesi, Blanakan, Ciasem, Pabuaran tidak setuju rencana adanya rayonisasi pupuk, dengan...


Subang, RN.
Para petani diempat kecamatan, Patokbesi, Blanakan, Ciasem, Pabuaran tidak setuju rencana adanya rayonisasi pupuk, dengan alasan sebelum adanya rayonisasi juga pupuk kadang kadang langka maka dari pada itu perwakilan petani dari empat kecamatan yang tergabung dalam Paguyuban Gapoktan Subang (PAGAS) musyawarah dan sepakat membuat pernyataan sebagai berikut.

Para petani meminta supaya ketersediaan pupuk tepat waktu dan tepat guna, para petani supaya pupuk jenis NPK tetap ada dari dua produsen PT Petro kimia grsik dan PT Kujang cikampek, para petani  meminta supaya kuota pupuk jenis SP 3G ditambah. Paguyuban gapoktan subang menuntut pabrik milik negara segera membenahi sistem distribusi pupuk nonsubsidi. 

"Pekan ini kami akan menyurati pabrik pabrik tersebut untuk segera menjamin ketersediaan pupuk" kata H. Manaf hadi permana kepada wartawan dikantornya selasa (14/1). H. Manaf hadi permana mengatakan "pupuk nonsubsidi kini ikut langka dan mahal seperti pupuk bersubsidi", diduga kelangkaan itu karena produsen pupuk nonsubsidi menerapkan sistem rayonisasi, yakni pabrik tertentu saja, "Padahal pemerintah hanya mengatur rayonisasi bagi pupuk bersubsidi", tuturnya. 

Distribusi pupuk melalui mekanisme rayonisasi menyengsarakan petani, karena harganya bisa dipermainkan sepekulan, juga akan menimbulkan kerawanan terhadap suplai, karenanya menperindag yang mengubah mekanisme distribusi pupuk harus dicabut. 

"Mekanisme distribusi pupuk melalui sistem monopoli dan komando harus tetap dipertahankan untuk melindungi petani dari permainan spekulasi harga dan suplai", tegas ketua PAGAS H. Manap hadi permana ahir pekan lalu. 

Selanjutnya harga akan ditentukan berdasarkan harga setiap rayon yang berbeda dengan wilayah rayon lain, dikhawatirkan dengan rayonisasi, maka harga akan berbeda beda dan suplai akan terganggu karena adanya permainan sepekulan untuk mengambil keuntungan. Padahal, dengan Mekanisme Monopoli saat ini suplai relatif terjaga dan harga disemua wilayah akan sama dengan demikian petani akan terlindungi dari tindakan spekulasi, ujarnya. 

Dengan demikian Produsen penanggung jawab akan menginvestasikan biaya besar untuk membangun jaringan distribusinya dibutuhkan dukungan modal khususnya menejemen stok dan biaya administratif, sementara sarana dan jaringan distribusi yang dimiliki selama ini akan mubazir. Disisi lain, jaminan kesetabilan harga pupuk akan sulit dicapai melalui sistem rayon, apa lagi sistem ini akan mengandalkan distributor yang lebih berorientasi bisnis, bukan program, sistem rayon juga sangat rawan kelangkaan pupuk dan permainan spekulasi untuk menaikan harga secara sepihak. (Hendra)

COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,20,Banda Aceh,2,Bandung,20,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banyuwangi,3,Batam,6,Bekasi,109,Belitung,14,Beltim,49,Bener Meriah,40,Bengkayang,16,Berita terkini,40,Bintan,2,BNN,1,Bogor,45,Bola,1,Brebes,7,Ciamis,5,Cianjur,1,Cilacap,5,Cilegon,1,Cileungsi,12,Cirebon,72,Daerah,1830,Dairi,15,Deli Serdang,5,Depok,33,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,1,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,1,Jakarta,90,Jambi,5,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jember,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Sukabumi,1,Kab.Bandung,73,Kab.Bekasi,15,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,4,Kalbar,6,Kalsel,5,Kalteng,20,Kaltim,1,Kapuas Hulu,55,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kerinci,3,Korupsi,4,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,48,Kutai Timur,9,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,5,Lampung Barat,1,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,61,Lampung Utara,49,Lingga,37,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,1,Luwuk,2,Magelang,1,Majalengka,13,Malang,16,Manado,1,Manokwari,1,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,67,Muara Belida,1,Muara Enim,43,Musi Banyuasin,1,Ogan Ilir,1,Oku Selatan,12,Oku Timur,3,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,140,Palangkaraya,20,Palas,6,Palembang,7,Palu,31,Pandegelang,10,Pangkalpinang,2,Papua,2,Parigi,4,Parlemen,29,Pasuruan,1,Pekanbaru,2,Pematangsiantar,3,Pendidikan,49,Polhukam,121,Pontianak,6,Pulang Pisau,2,Purwakarta,74,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,6,Sampit,101,Sarolangun,32,Selayar,10,Serang,9,Serdang Bedagai,15,Sergai,20,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,17,Sukabumi,16,Sulawesi,1,Sulteng,69,Sulut,66,Sumbar,2,sumsel,2,Sumut,24,Sungai Penuh,1,Tangerang,30,Tanjab Barat,29,Tanjab Timur,8,Tanjung Enim,1,Tapanuli Tengah,6,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,15,Tebing Tinggi,9,Tegal,4,Terkini,2134,Tolitoli,4,Tulang Bawang,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Para Petani Empat Kecamatan Tolak Rencana Adanya Rayonisasi Pupuk
Para Petani Empat Kecamatan Tolak Rencana Adanya Rayonisasi Pupuk
https://1.bp.blogspot.com/-KobhfW8KLvI/WH8pUnvAuOI/AAAAAAABGmM/M3EhCb6wDNMvlN0vjDyvgRtpK5WcCYwtQCLcB/s1600/zg.bmp
https://1.bp.blogspot.com/-KobhfW8KLvI/WH8pUnvAuOI/AAAAAAABGmM/M3EhCb6wDNMvlN0vjDyvgRtpK5WcCYwtQCLcB/s72-c/zg.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/01/para-petani-empat-kecamatan-tolak.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/01/para-petani-empat-kecamatan-tolak.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy