Puluhan Ton Ikan di Perairan Danau Toba Baktiraja Humbahas Mati Mendadak

Doloksanggul, RN.   Puluhan ton ikan di perairan Danau Toba di wilayah Desa Tipang, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (H...

Doloksanggul, RN. 
Puluhan ton ikan di perairan Danau Toba di wilayah Desa Tipang, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), mati mendadak dalam dua hari terakhir. Menurut warga setempat, ikan yang dibudidayakan petani Keramba Jaring Apung (KJA) seperti ikan mujahir, ikan Mas  dan ikan nila itu mati mendadak akibat kekurangan oksigen.

“Tidak tahu kita. Tapi seperti kekurangan oksigen. Nanti lah kita tunggu hasil pemeriksaan petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan Humbahas. Tadi mereka sudah mengambil sampel air dan ikan yang mati,akan tetapi ikan yang masih bertahan hingga asaat ini seperti ikan lele dan ikan patil” ujar salah seorang pentai KJA, Anton Simamora, Senin (10/1).

Menurut dia, sedikitnya terdapat 61 Rumah Tangga Produksi (RTP) pemilik KJA di daerah itu mengalami nasib yang serupa. Dan dia sendiri masih mengaku bingung apa yang menjadi penyebab ikan-ikan mereka tersebut. Karena kejadiannya sangat begitu cepat.  

Atas kejadian tersebut, Anton juga mengakui bahwa pihaknya mengalami kerugian cukup besar. Dan diharapkan ke depan pemerintah setempat memikirkan solusi. Mereka pun berharap kepada pemerintah membantu pihaknya melakukan pembersihan terhadap bangkai-bangkai ikan itu guna mencegah pencemaran air.

“Kalau bisa kami berharap, Pemkab Humbahas melalui instansi terkait membantu kami dengan menurunkan alat berat untuk mengubur bangkai-bangkai ikan itu. Sebab kami tidak lagi mampu menguburnya dengan cara manual, mengingat jumlah bangkai ikan itu mencapai puluhan ton,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh pemilik KJA lain di daerah itu bermarga Situmorang. Bakhan dirinya berharap pemerintah agar memperhatikan kondisi itu untuk jangka panjang. “Harapan kami, kondisi ini jangan lagi terulang lagi lah,”ucapnya.

Dia mengakui bahwa kematian ikan ternakan miliknya dalam kurun waktu sehari terjadi kematian massal yang menimbulkan kebingungan dan kerugian besar.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Humbahas Luhut Marbun SP melalui Kepala Bidang Perikanan Rudi Simamora S.Pi membenarkan adanya peristiwa kematian ikan-ikan secara mendadak itu. Pihaknya kini masih menunggu hasil pemeriksaan dari secara detail yang mereka lalukan. “Iya benar. Penyebabnya masih diteliti,” tukasnya.

Namun demikian dari hasil penelitian sementara katanya, penyebab kematian ikan tersebut diduga karena kekurangan oksigen dampak dari kondisi cuaca ektrim sepekan terakhir. “Beberapa hari terakhir ini memang cuaca kurang mendukung sehingga tidak terjadi proses fotosintesis di keramba,” ujarnya.

Ditambahkannya, adanya perubahan suhu udara dari dingin ke panas hingga menimbulkan Up Welling (pergerakan substard dasar kepermukaan danau). “Up wellingnya suhu udara di permukaan merncapai 32 derajat Celsius. Sementara di dasar danau dingin berkisar 16 derajat celsius mengakibatkan naiknya badan air kepermukaan sehingga berdampak pada penurunan oksigen dalam air,” terangnya.

Selain itu, katanya akibat cuaca ektrim yang terjadi beberapa hari ini, juga telah mengakibatkan perubahan kualitas air. “Tumbuhan air (plankton) naik ke permukaan (booming alga) sehingga air danau terlihat kehijauan. Sementara untuk pengaruh zat pencemaran lainnya tidak siknifikan terlihat. Kemudian PH air masih batas normal untuk biodata air,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi agar tidak terulangnya kejadian serupa kata dia, dihimbau agar pemilik KJA menempatkan kerambanya pada ke dalaman antara 50-100 meter. Karena menurut dia, di kedalam itu kondisi cuaca yang ekstrim tidak berpengaruh secara siknifikan. (one)

COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,20,Banda Aceh,2,Bandung,20,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banyuwangi,3,Batam,6,Bekasi,109,Belitung,14,Beltim,51,Bener Meriah,40,Bengkayang,16,Berita terkini,40,Bintan,2,BNN,1,Bogor,45,Bola,1,Brebes,7,Ciamis,5,Cianjur,1,Cilacap,5,Cilegon,1,Cileungsi,14,Cirebon,73,Daerah,1856,Dairi,15,Deli Serdang,5,Depok,34,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,1,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,1,Jakarta,91,Jambi,5,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jember,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Sukabumi,1,Kab.Bandung,73,Kab.Bekasi,17,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,4,Kalbar,6,Kalsel,5,Kalteng,20,Kaltim,1,Kapuas Hulu,56,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kerinci,3,Korupsi,4,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,52,Kutai Timur,9,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,5,Lampung Barat,1,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,62,Lampung Utara,49,Lingga,41,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,1,Luwuk,2,Magelang,1,Majalengka,13,Malang,16,Manado,1,Manokwari,1,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,67,Muara Belida,1,Muara Enim,43,Musi Banyuasin,1,Ogan Ilir,1,Oku Selatan,12,Oku Timur,3,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,140,Palangkaraya,20,Palas,6,Palembang,7,Palu,31,Pandegelang,10,Pangkalpinang,2,Papua,2,Parigi,4,Parlemen,29,Pasuruan,1,Pekanbaru,2,Pematangsiantar,3,Pendidikan,49,Polhukam,121,Pontianak,6,Pulang Pisau,2,Purwakarta,74,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,6,Sampit,101,Sarolangun,32,Selayar,10,Serang,9,Serdang Bedagai,15,Sergai,20,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,17,Sukabumi,17,Sulawesi,1,Sulteng,71,Sulut,66,Sumbar,2,sumsel,2,Sumut,24,Sungai Penuh,1,Tangerang,32,Tanjab Barat,31,Tanjab Timur,8,Tanjung Enim,1,Tapanuli Tengah,7,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,15,Tebing Tinggi,9,Tegal,4,Terkini,2160,Tolitoli,4,Tulang Bawang,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Puluhan Ton Ikan di Perairan Danau Toba Baktiraja Humbahas Mati Mendadak
Puluhan Ton Ikan di Perairan Danau Toba Baktiraja Humbahas Mati Mendadak
https://2.bp.blogspot.com/-s30rnbjdzCM/WHWhpahSMbI/AAAAAAABGLo/2LRFyLMIp18RnhyNOeNm10XA7vXDroJdQCLcB/s320/an.bmp
https://2.bp.blogspot.com/-s30rnbjdzCM/WHWhpahSMbI/AAAAAAABGLo/2LRFyLMIp18RnhyNOeNm10XA7vXDroJdQCLcB/s72-c/an.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/01/puluhan-ton-ikan-di-perairan-danau-toba.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/01/puluhan-ton-ikan-di-perairan-danau-toba.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy