"Mau Pintar Kok Mahal" SMPN 2 Klangenan

Cirebon, RN.   Istilah "mau pintar kok mahal" mungkin lebih cocok di sandingkan kepada smpn 2 klangenan betapa tidak,  Menje...

Cirebon, RN. 
Istilah "mau pintar kok mahal" mungkin lebih cocok di sandingkan kepada smpn 2 klangenan betapa tidak,  Menjelang pelaksanaan ujian nasional (UN), para pelajar smpn 2 klangenan diharuskan mengikuti pengayaan. Namun, para siswa diharuskan oleh pihak sekolah untuk membayar biaya pengayaan tersebut sebesar Rp.25.000 setiap kali berjumpa. Kebijakan pihak sekolah itupun dikeluhkan para orang tua siswa. Pasalnya, biaya pengayaan dinilai cukup mahal.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan salah satu orang tua yang anaknya bersekolah di SMPN tersebut, . Orang tua yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan, anaknya diharuskan membayar biaya pengayaan senilai Rp 25.000. di setiap kali berjumpa dalam satu minggu bisa 4x berjumpa "Itu kan mahal sekali," ujarnya seraya mewanti wanti namanya jangan di cantumkan.

Dia menilai, biaya pengayaan seharusnya tidak dibebankan kepada orang tua siswa. Pasalnya, saat ini telah ada dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang dikucurkan pemerintah kepada setiap sekolah. "Bukannya biaya pengayaan itu sudah masuk dalam anggaran BOS?" tanyanya.

Sementara itu, saat di konfirmasi kepsek SMPN 2 klangenan H.Nukba,” membenarkan adanya pungutan dana pengayaan tersebut," setiap siswa kelas 9 yang mengikuti pelajaran pengayaan harus membayar sebesar Rp.25 000 , setiap berjumpa dalam seminggu 4x di mulai dari bulan januari hingga april, tuturnya.

Media ini mencoba menanyakan apakah ada pembiayaan yang lain karena sekolah ini sedang membangun pagar tembok keliling,???

H. Nukba menambahkan kalau untuk tembok keliling itu memang siswa diminta Rp. 175.000 persiswa dan yang baru masuk baru setengah dari jumlah total murid hampir 800 siswa untuk yang tidak mampu kami bebaskan pembiayaan nya. Di sisi lain pemerhati pendidikan Cirebon dari forum peduli anak bangsa EDI mengatakan, menyesalkan adanya biaya pengayaan yang dipungut pihak sekolah. 

Apalagi, jika salah satu penggunaan dari biaya tersebut adalah untuk membayar honor guru. Hal tersebut, dikarenakan seorang guru memiliki kewajiban mengajar selama 37,5 jam setiap minggunya. Jam mengajar tersebut, sudah termasuk untuk program pengayaanKarena apapun bahasanya untuk tingkat SD/SMP sudah terjamin kebutuhan secara menyeluruh oleh anggaran pemerintah sesuai peraturan yang berlakuKarena pihak sekolah telah didukung dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). 

Sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat atau daerah (sekolah negeri) tidak diperbolehkan melakukan pungutan terhadap wali murid. Hal ini sebagaimana yang diatur dalam Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan No 44 Tahun 2012 Tentang Pungutan Dan Sumbangan Biaya Pendidikan Pada Satuan Dasar. Pasal 9 ayat (1) Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan No 44 Tahun 2012 Tentang Pungutan Dan Sumbangan Biaya Pendidikan Pada Satuan Dasar menyatakan: Satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh Pemerintah, dan/atau pemerintah daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan.

Dalam Undang-Undang dan Peraturan Menteri tersebut diatas dijelaskan larangan dilakukannya pungutan jenis apapun di sekolah negeri saat lulus atau pun penerimaan siswa baru (PSB) mulai dari tingkat SD, SMP dan SLTA sederajat yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat ataupun daerah. Pemerintah menjamin pendidikan dasar tanpa pungutan, terutama untuk pendidikan SD, SMP dan SMA atau SLTA sederajat. Aturan itu juga memuat ancaman sanksi bagi yang melanggar. Bagi yang melanggar mendapat sanksi disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan hukum pidana (penjara). (agus)

COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,28,Banda Aceh,2,Bandung,21,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,3,Banyuasin,4,Banyuwangi,6,Batam,12,Bekasi,139,Belitung,25,Beltim,60,Bener Meriah,45,Bengkayang,20,Berita terkini,61,Bintan,2,BNN,1,Bogor,55,Bola,1,Brebes,15,Ciamis,8,Cianjur,1,Cibinong,1,Cikarang,1,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,19,Cirebon,80,Daerah,2459,Dairi,15,Deli Serdang,6,Depok,37,Dolok,2,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,2,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,1,Jakarta,103,Jambi,5,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jember,1,Kab. Kuningan,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Sukabumi,2,Kab.Bandung,85,Kab.Bekasi,18,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,4,Kalbar,10,Kalsel,6,Kalteng,27,Kaltim,11,Kapuas Hulu,58,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kerinci,3,Korupsi,4,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,79,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,6,Lampung Barat,5,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,81,Lampung Utara,52,Lingga,110,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,4,Luwuk,4,Magelang,1,Majalengka,18,Malang,16,Manado,1,Manokwari,2,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,82,Muara Belida,1,Muara Enim,48,Musi Banyuasin,3,Nasional,2,Ogan Ilir,2,Oku Selatan,14,Oku Timur,3,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,171,Palangkaraya,22,Palas,6,Palembang,10,Palu,32,Paluta,1,Pandegelang,15,Pandeglang,20,Pangkalpinang,2,Papua,4,Parigi,4,Parlemen,29,Pasuruan,1,Patia,1,Pekanbaru,4,Pematangsiantar,3,Pendidikan,56,Polhukam,127,Pontianak,7,Pulang Pisau,2,Purwakarta,98,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,3,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,10,Sampit,126,Sarolangun,40,Selayar,10,Serang,11,Serdang Bedagai,20,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,22,Sukabumi,28,Sulawesi,1,Sulteng,112,Sulut,83,Sumbar,2,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,46,Sungai Penuh,1,Tangerang,45,Tanjab Barat,62,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,8,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,27,Tebing Tinggi,13,Tegal,9,Terkini,2781,Tolitoli,4,Touna,1,Tulang Bawang,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: "Mau Pintar Kok Mahal" SMPN 2 Klangenan
"Mau Pintar Kok Mahal" SMPN 2 Klangenan
https://3.bp.blogspot.com/-AmHiA3yM1P4/WLPjo8DaWFI/AAAAAAABIO8/2Rk-vUVW8YcMIcwhX-3x0AvuBr9Q9xInQCLcB/s1600/ze.bmp
https://3.bp.blogspot.com/-AmHiA3yM1P4/WLPjo8DaWFI/AAAAAAABIO8/2Rk-vUVW8YcMIcwhX-3x0AvuBr9Q9xInQCLcB/s72-c/ze.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/02/mau-pintar-kok-mahal-smpn-2-klangenan.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/02/mau-pintar-kok-mahal-smpn-2-klangenan.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy