Diduga SPJ Rekayasa Laporan Bangunan Jembatan

Jambi, RN. Bangunan Jembatan Penghubung Parit 11 Desa kota kandis, Bersumber dana ADD sebesar ratusan juta rupiah yang dilokasikan oleh...

Jambi, RN.
Bangunan Jembatan Penghubung Parit 11 Desa kota kandis, Bersumber dana ADD sebesar ratusan juta rupiah yang dilokasikan oleh Pejabat  Desa kota kandis Kecamatan dendang Kabupaten  tanjung  jabung timur  Prov  jambi, pada tahun 2015 yang lalu. Bangunan jembatan tesebut diduga belum sempat difungsikan nyaris roboh ditelan arus bangkai jembatan tesebut.

Tentu saja terjadinya hal ini menjadi tanggung jawab pejabat Desa,  kerena selaku pengguna anggaran yang diduga membangun jembatan asal-asalan. Untuk meraih keuntungan pribadi, dengan cara merekayasa laporan bangunan jembatan sudah dapat difungsikan oleh warga, terkait dengan adanya dugan rekayasa laporan SPJ bangunan jembatan tersebut. 

Ketika Pejabat Desa dikonfirmasi Wartawan RN dia mengatakan, "Bangunan jembatan parit itu, dan hingga saat ini masih menjadi Akses  kebutuhan ekonomi warga yaitu penghubung jembatan tersebut, meski pun dulu pernah terjadi miring bangunan jembatan itu sudah di perbaiki". 

Bahkan saat itu ada laporan dari pihak Insfetorat kabupaten, namun  beberapa orang turun kelokasi meninjau bangunan tersebut, saat itu tidak bermasalah, ujarnya, pejabat Desa. Untuk mengetahui jelasnya pihak Insfetorat mengatakan kapada awak media ini terkai dengan adanya bangunan jembatan di Desa kota kandis itu. 

Namun sejak tahun 2015 dan 2016 ini, dari pihak nya tidak pernah ada laporan dari BPMPDK Kabupaten untuk turun ke daerah desa kota kandis tersebut, “Atas dasar adanya dugaan penguranga dana anggaran fisik yang dikerjakan itu jelasnya", tentu saja hal ini diduga BPMPDK berja sama dengan pejabat Desa kota kandis, tentu saja warga mengatakan hai ini terjadi  dugaan korupsi yang dilakukan oknum dan Pejabat desa kota kandis tersebut. Agar pihak Aparat penagak Hukum melakukan penyelidikan pencairan bangunan jemabatan tersebut, ungkap warga Kepada RN. (Efendi) 

COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,30,Banda Aceh,2,Bandung,21,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,3,Banyuasin,4,Banyuwangi,6,Batam,12,Bekasi,140,Belitung,25,Beltim,60,Bener Meriah,45,Bengkayang,20,Berita terkini,61,Bintan,2,BNN,1,Bogor,54,Bola,1,Brebes,16,Ciamis,8,Cianjur,1,Cibinong,1,Cikarang,1,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,19,Cirebon,80,Daerah,2486,Dairi,15,Deli Serdang,6,Depok,37,Dolok,2,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,2,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,1,Jakarta,103,Jambi,5,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jember,1,Kab. Brebes,1,Kab. Kuningan,2,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Sukabumi,2,Kab.Bandung,85,Kab.Bekasi,18,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,5,Kalbar,11,Kalsel,6,Kalteng,28,Kaltim,11,Kapuas Hulu,58,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kerinci,3,Korupsi,4,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,79,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,6,Lampung Barat,5,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,81,Lampung Utara,52,Lingga,114,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,4,Luwuk,4,Magelang,1,Majalengka,18,Malang,16,Manado,1,Manokwari,2,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,82,Muara Belida,1,Muara Enim,48,Musi Banyuasin,4,Nasional,2,Ogan Ilir,2,Oku Selatan,14,Oku Timur,3,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,171,Palangkaraya,23,Palas,6,Palembang,10,Palu,32,Paluta,1,Pandegelang,15,Pandeglang,24,Pangkalpinang,2,Papua,4,Parigi,4,Parlemen,29,Pasuruan,1,Patia,1,Pekanbaru,4,Pematangsiantar,3,Pendidikan,56,Polhukam,127,Pontianak,7,Pulang Pisau,2,Purwakarta,98,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,4,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,10,Sampit,126,Sarolangun,40,Selayar,10,Serang,11,Serdang Bedagai,20,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,22,Sukabumi,28,Sulawesi,1,Sulteng,112,Sulut,83,Sumbar,2,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,46,Sungai Penuh,1,Tangerang,45,Tanjab Barat,65,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,9,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,27,Tebing Tinggi,16,Tegal,9,Terkini,2808,Tolitoli,4,Touna,1,Tulang Bawang,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Diduga SPJ Rekayasa Laporan Bangunan Jembatan
Diduga SPJ Rekayasa Laporan Bangunan Jembatan
https://4.bp.blogspot.com/-6F-pHkqJZHk/WNjPDNrPIhI/AAAAAAABJFg/qKXl3XZr3nchTxXhoQ9RQNeQwQHsU82jwCLcB/s320/zd.bmp
https://4.bp.blogspot.com/-6F-pHkqJZHk/WNjPDNrPIhI/AAAAAAABJFg/qKXl3XZr3nchTxXhoQ9RQNeQwQHsU82jwCLcB/s72-c/zd.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/03/diduga-spj-rekayasa-laporan-bangunan.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/03/diduga-spj-rekayasa-laporan-bangunan.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy