PPP: Bom Bunuh Diri Kp. Melayu Tindakan Melawan Kemanusiaan

Jakarta RN. Bom Bunuh diri Kampung Melayu yang terjadi pada rabu (24/5) pukul 21.00 wib Menaruh perhatian publik tanpa terkecuali,  ungkap...

Jakarta RN.
Bom Bunuh diri Kampung Melayu yang terjadi pada rabu (24/5) pukul 21.00 wib Menaruh perhatian publik tanpa terkecuali,  ungkapan berbentuk kecaman kepada pelaku dan bela Sungkawa kepada para korban datang dari semua penjuru, baik masyarakat,  pejabat, maupun Tokoh. Ketua umum partai persatuan pembangunan (PPP) Romahurmuziy melalui rilis yang di kirim ke media, Kamis (25/5) mengecam tindakan bom bunuh diri serta mengatakan jika tindakan bom adalah tindakan anti agama, melawan kemanusiaan. Berikut pernyataann Romahurmuziy;

Oleh: M. Romahurmuziy/Ketua Umum PPP

PPP mengutuk bom bunuh diri Kp. Melayu yg telah menimbulkan sejumlah korban jiwa. "Itu adalah tindakan anti agama, melawan kemanusiaan, dan puncak dari intoleransi, yang dilakukan untuk menimbulkan ketakutan kepada bangsa Indonesia. Kejadian tersebut, yang menyusuli bom Manchester beberapa hari lalu, bom Sarinah serta mapolres Solo tahun lalu, mengukuhkan kenyataan bahwa sel-sel terorisme masih aktif dan terus bereproduksi, bahkan memuda ke Indonesia," demikian Ketua Umum PPP, Romahurmuziy.

Adanya aksi bom yang terus berkelanjutan, baik terlaksana maupun tidak, menunjukkan bahwa rekrutmen teroris terus berjalan dalam kesunyian, secara konvensional tatap muka ataupun melalui dunia maya. Karena itu PPP meminta cyber crime Polri maupun Densus 88 utk melakukan patroli rutin di dunia maya dengan meng-capture kata-kata atau idiom yang berpotensi mengarah pada terorisme. Kejadian ini juga meneguhkan perlunya terus mengembangkan paham keagamaan yang humanis, merangkul, dan ramah. "Akar-akar radikalisme yang berasal dari paham agama, hanya bisa dinetralisir dengan paham agama yang mengedepankan kedamaian dan kelembutan. Melawan kekerasan semata-mata dengan kekerasan, hanya akan menambah amunisi perlawanan teroris," imbuh pria yang akrab disapa Rommy ini.

Dalam Munas Alim Ulama NU tanggal 25-28 Juli 2002 di Jakarta, para ulama memutuskan, bom bunuh diri dibenarkan agama jika memenuhi beberapa syarat. Pertama, diniatkan benar untuk membela agama, keadilan dan kebenaran. Kedua, diyakini benar tidak ada cara lain yang lebih efektif kecuali dengan bom syahid dan ia menimbulkan resiko yang lebih kecil dibanding tindakan lain. Ketiga, sasaran bom syahid adalah otak ketidakadilan, ketidak benaran atau pelaku langsung ketidakadilan tersebut. "Mengingat bom Kp. Melayu tak memenuhi syarat di atas, maka bom bunuh diri tersebut adalah tindakan orang-orang yang anti agama dan pelakunya mati sia-sia krn menzhalimi dirinya sendiri," imbuh anggota Komisi XI DPR ini.
"Ke depan, semakin penting terus dikembangkannya paham keagamaan Islam, sebagai agama mayoritas di Indonesia, yang tawassuth (moderat), tasaamuh (toleran), dan tawaazun (seimbang), sebagaimana rekomendasi Rapat Pimpinan Nasional II PPP kemarin (24/5)," ujar pria yang pernah nyantri di ponpes Al-Falah, Bandung ini.

"Pelaku terorisme yang cenderung berulang ini juga meneguhkan perlunya meletakkan dalam UU terorisme yg tengah dibahas di DPR, Pasal - pasal  pencegahan terorisme yang bersifat pre-emtif disatu sisi, serta di sisi lain upaya kuratif kepada para terpidana teroris dengan terapi diskusi yang melibatkan para ulama/pemuka agama moderat yang betul-betul ahli," tutup mantan anggota Komisi III DPR ini.

Jakarta, 25 Mei 2017

"Atas nama keluarga besar PPP, kami menyampaikan duka cita yg mendalam kepada kepolisian RI dan keluarga para anggota Polri yg gugur saat bertugas. Semoga Tuhan YME mengampuni segala dosanya dan menerima seluruh amal kebaikannya",  demikian Romahurmuziy menutup keprihatinanya. (Dof)

COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,20,Banda Aceh,2,Bandung,20,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,2,Banyuwangi,3,Batam,6,Bekasi,109,Belitung,14,Beltim,51,Bener Meriah,40,Bengkayang,16,Berita terkini,40,Bintan,2,BNN,1,Bogor,45,Bola,1,Brebes,7,Ciamis,5,Cianjur,1,Cilacap,5,Cilegon,1,Cileungsi,14,Cirebon,73,Daerah,1874,Dairi,15,Deli Serdang,5,Depok,34,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,1,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,1,Jakarta,91,Jambi,5,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jember,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Sukabumi,1,Kab.Bandung,73,Kab.Bekasi,17,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,4,Kalbar,6,Kalsel,5,Kalteng,20,Kaltim,1,Kapuas Hulu,57,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kerinci,3,Korupsi,4,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,53,Kutai Timur,9,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,5,Lampung Barat,1,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,62,Lampung Utara,49,Lingga,43,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,1,Luwuk,2,Magelang,1,Majalengka,13,Malang,16,Manado,1,Manokwari,1,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,67,Muara Belida,1,Muara Enim,43,Musi Banyuasin,1,Ogan Ilir,1,Oku Selatan,12,Oku Timur,3,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,142,Palangkaraya,20,Palas,6,Palembang,7,Palu,31,Pandegelang,11,Pangkalpinang,2,Papua,2,Parigi,4,Parlemen,29,Pasuruan,1,Pekanbaru,2,Pematangsiantar,3,Pendidikan,49,Polhukam,121,Pontianak,6,Pulang Pisau,2,Purwakarta,74,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,6,Sampit,101,Sarolangun,32,Selayar,10,Serang,9,Serdang Bedagai,16,Sergai,20,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,17,Sukabumi,17,Sulawesi,1,Sulteng,74,Sulut,66,Sumbar,2,sumsel,2,Sumut,24,Sungai Penuh,1,Tangerang,33,Tanjab Barat,33,Tanjab Timur,8,Tanjung Enim,1,Tapanuli Tengah,7,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,15,Tebing Tinggi,10,Tegal,5,Terkini,2178,Tolitoli,4,Tulang Bawang,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: PPP: Bom Bunuh Diri Kp. Melayu Tindakan Melawan Kemanusiaan
PPP: Bom Bunuh Diri Kp. Melayu Tindakan Melawan Kemanusiaan
https://lh3.googleusercontent.com/-RZODxYFPBrw/WSZCS3tKPFI/AAAAAAAAGeU/-fxvGBQ3MMk4x5V2tqWn62KhaPpU-jWFgCHM/s640/IMG-20170525-WA0002.jpg
https://lh3.googleusercontent.com/-RZODxYFPBrw/WSZCS3tKPFI/AAAAAAAAGeU/-fxvGBQ3MMk4x5V2tqWn62KhaPpU-jWFgCHM/s72-c/IMG-20170525-WA0002.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/05/ppp-bom-bunuh-diri-kp-melayu-tindakan.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/05/ppp-bom-bunuh-diri-kp-melayu-tindakan.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy