Muslim Perbatasan Dukung Pembubaran Ormas HTI

Kapuas Hulu, RN. Masyarakat Perbatasan memberikan pernyataan sikap bersama terkait pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh pemerint...

Kapuas Hulu, RN.
Masyarakat Perbatasan memberikan pernyataan sikap bersama terkait pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh pemerintah beberapa waktu lalu. “Konsep khilafah Islamiyah yang dibangun oleh HTI adalah pemahaman yang telah sesuai dengan syariat Islam. Dan tidak ada yang salah, namun konsep HTI terhenti hanya sebatas kepada perkara thariqul iman (pemahaman HTI untuk mencari jalan keimanan).  Sedangkan perkara mendalam lain seperti syarat laa ilaaha illallah, pembatal keimanan/keislaman dll belum dipelajari secara sempurna. Sehingga wala dan baronya tidak jelas, sama halnya perkara kekhilafahan yang dipelajari secara umum dalil-dalilnya,”

Sedangkan, dalam beberapa hadist dijelaskan bahwa Islam harus tegak dengan darah atau diperjuangkan. Karena kekuasaan tidak mungkin diberikan oleh orang yang sedang berkuasa, apalagi idelogi yang dibawa HTI bertentangan dengan ideologi negara.

Kanwil PWNU bidang Suriah Pontianak, KH. Syahrulyadi, Msi mengatakan bahwa PBNU merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia yang sangat mendukung segala kebijakan pemerintahan yang sah saat ini. NU berdiri sebelum bangsa Indonesia mengalami kemerdekaan, para kyai sesepuh pendahulu kita juga ikut berjuang mengusir penjajah belanda bahkan ikut serta dalam menggodok dasar negara pada saat itu, sehingga negara Indonesia memilih pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang dianggap sebagai wadah keanekaragaman yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan bahasa.

"Pancasila merupakan simbol negara yang tidak dapat digantikan oleh apapun, jika ingin mengganti dengan ideologi yang lain silahkan pindah kewarganegaraan, karena tidak serta merta bangsa kita menggunakan pancasila sebagai dasar negara dan sebagai lambang negara kita, namun semuanya itu melalui proses yang sangat panjang dan berbagai macam kajian.

Saat ini ada beberapa ormas Islam yang ingin berupaya mengubah pancasila sebagai dasar negara, dan ingin menggantikan dengan syariat Islam, itu sangat tidak sesuai dengan kehidupan bangsa kita yang mempunyai berbagai kemajemukan suku, agama dan bahasa, sehingga jika ada ormas yang ingin mengubah pancasila kami sebagai warga Muslim sangat tidak mendukung pancasila diubah menjadi syariat Islam.

Para pengurus HTI agar berhenti untuk menyuarakan kepada masyarakat untuk mendukung penerapan syariat Islam sesuai dengan keinginan HTI, jika hal itu masih terjadi maka semua elemen umat Muslim sangat menolak keberadaan HTI di Indonesia karena dianggap tidak sesuai dengan sistem yang ada di Indonesia dan ingin merusak kebhinekaan yang ada saat ini.

Wakil Rektor 1 IAIN, Hermansyah mengatakan bahwa Pancasila merupakan dasar negara Indonesia mulai dari zaman kemerdekaan, pada saat sebelum kemerdekaan pancasila dirapatkan dalam PPKI (Panitia Persiapan kemerdekaan Indonesia) sehingga pancasila sebagai wadah yang mewadai beberapa permasalahan yang ada di Indonesia.

"Pancasila sebagai intisari bangsa Indonesia yang didalamnya merupakan banyak suku bangsa, agama dan bahasa, sehingga sangat tepat jika Indonesia pancasila sebagai dasar negara.

HTI harus dibubarkan dengan alasan bahwa saat ini tidak cocok dengan nilai pancasila, karena HTI ingin menggunakan syariat islam sedangkan di Indonesia telah dirumuskan oleh para leluhur bangsa kita pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang didalamnya mencakup agama yang ada di Indonesia.

Kita masyarakat bersepakat untuk menolak dan membubarkan keberadaan keberadaan HTI, pada saat  masa ketua PKB Bapak Malik Shaleh sudah pernah terjadi kesepakatan untuk membubarkan HTI namun dengan cara yang baik sesuai dengan proses pengadilan yang ada saat ini, karena jika salah bertindak bisa berakibat yang sangat meluas seperti permasalahan kasus Sdr. Ahok.

Keberadaan kelompok radikal, kami dari PBNU menolak keberadaannya, karena kami NU menjalan kehidupan amal ma'ruf nahi mungkar,  jika  keberadaan kelompok radikal sangat menjelekkan umat Muslim kami bersama-sama dengan masyarakat dengan tegas menolak keberadaannya di Kab.  Kapuas Hulu.

Jum'at 9/6/2017, pukul 17.00 s.d 17.30 Wib di Sekertariat Kantor  FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) Jl. Kom Yos Sudarso,  Kel. Putussibau Kota Kec. Putussibau Utara Kab. Kapuas Hulu

Acara dilaksanakan sekaligus buka puasa bersama dijadiri sekitar 50 orang, yaitu H. Zainudin (Ketua PCNU Kab. Kapuas Hulu), Hermansyah (Wakil Rektor 1 IAIN Pontianak), Kh. Syahrulyadi, Msi (Kanwil PWNU bidang Suriah Pontianak), Nasir (Sekjen PWNU Pontianak), Syahrulyadi Sag (Kanwil Depag Pontianak), Iptu H. Salman (Kapoksek Putussibau Kota), dan tokoh masyarakat serta akhwat (wanita). (Santo)

COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,30,Banda Aceh,2,Bandung,21,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,4,Banyuasin,4,Banyuwangi,6,Batam,12,Bekasi,140,Belitung,25,Beltim,60,Bener Meriah,45,Bengkayang,20,Berita terkini,61,Bintan,2,BNN,1,Bogor,54,Bola,1,Brebes,16,Ciamis,8,Cianjur,1,Cibinong,1,Cikarang,1,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,19,Cirebon,80,Daerah,2534,Dairi,15,Deli Serdang,6,Depok,37,Dolok,2,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,2,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,1,Jakarta,104,Jambi,5,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jember,1,Kab. Brebes,1,Kab. Kuningan,2,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Sukabumi,2,Kab.Bandung,85,Kab.Bekasi,21,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,5,Kalbar,11,Kalsel,6,Kalteng,28,Kaltim,11,Kapuas Hulu,62,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kerinci,3,Korupsi,4,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,83,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,6,Lampung Barat,5,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,82,Lampung Utara,52,Lingga,127,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,4,Luwuk,4,Magelang,1,Majalengka,18,Malang,16,Manado,1,Manokwari,2,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,82,Muara Belida,1,Muara Enim,48,Musi Banyuasin,4,Nasional,2,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,15,Oku Timur,4,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,172,Palangkaraya,23,Palas,6,Palembang,10,Palu,32,Paluta,1,Pandegelang,15,Pandeglang,27,Pangkalpinang,2,Papua,4,Parigi,4,Parlemen,29,Pasuruan,1,Patia,1,Pekanbaru,4,Pematangsiantar,3,Pendidikan,57,Polhukam,127,Pontianak,7,Pulang Pisau,2,Purwakarta,99,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,6,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,10,Sampit,127,Sarolangun,40,Selayar,10,Serang,11,Serdang Bedagai,20,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,22,Sukabumi,28,Sulawesi,1,Sulteng,114,Sulut,83,Sumbar,2,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,46,Sungai Penuh,1,Tangerang,45,Tanjab Barat,69,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,9,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,27,Tebing Tinggi,20,Tegal,9,Terkini,2856,Tolitoli,4,Touna,1,Tulang Bawang,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Muslim Perbatasan Dukung Pembubaran Ormas HTI
Muslim Perbatasan Dukung Pembubaran Ormas HTI
https://2.bp.blogspot.com/-NRGmsa5hZmE/WT94Pcm8l3I/AAAAAAABLlk/1QSfmoTfv64P2g3Fms35tdfsX3LqKkgzwCLcB/s400/am.bmp
https://2.bp.blogspot.com/-NRGmsa5hZmE/WT94Pcm8l3I/AAAAAAABLlk/1QSfmoTfv64P2g3Fms35tdfsX3LqKkgzwCLcB/s72-c/am.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/06/muslim-perbatasan-dukung-pembubaran.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/06/muslim-perbatasan-dukung-pembubaran.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy