Proyek Siluman Merajalela, Pemerintah Tutup Mata

Tangerang, RN Pembangunan sarana Irigasi di Kampung Jaemin RT 15 RW 02 Kelurahan Mauk Timur, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang b...

Tangerang, RN
Pembangunan sarana Irigasi di Kampung Jaemin RT 15 RW 02 Kelurahan Mauk Timur, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, dikerjakan tanpa plang proyek, terkesan menutup-nutupi dan melanggar undang-undang yang berlaku sehingga masyarakat tidak mengetahui siapa pihak yang bertanggungjawab dalam proyek pelaksanaan tersebut, hal ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya dari mana asal usul anggaran itu dan siapa yang menjadi penanggungjawab serta rekanan kerja yang melaksanakan proyek siluman tersebut, Senin (18/09).

Ketua RT setempat, sangat mengherankan dengan proyek-proyek yang ada di Kampung Jaemin RT 15 RW 02 Kelurahan Mauk Timur khususnya, yang tidak memakai plang proyek sebagai informasi kepada masyarakat. Serta menekankan kepada pihak Pemkab Tangerang agar segera menindak lanjuti proyek-proyek siluman yang sudah sangat marak di Tangerang ini.

“Kalau menurut pribadi saya bang, saya sangat heran dengan Pemkab Tangerang ini, karena tidak adanya ketegasan, bila kita jelajahi beberapa proyek yang ada di Tangerang ini 60% tidak memakai plang proyek, hal inilah yang membuat pembangunan di Tangerang ini amburadul menjadi bangunan siluman seperti pembangunan irigasi inilah, jadi saya minta kepada Pemkab Tangerang agar segera menindak lanjuti proyek-proyek siluman ini, yang sangat diduga keras hanya untuk meraih keuntungan yang besar, sehingga pengerjaan proyek-proyek tersebut dikerjakan asal jadi saja,” ungkapnya.

Hal itu juga diungkapkan oleh salah seorang tokoh masyarakat setempat, pembuatan irigasi Kampung Jaemin RT 15 RW 02  sangatlah tidak sesuai dan hanya membuang anggaran saja, yang merupakan pembodohan kepada masyarakat dan sangat jelas sudah melanggar undang-undang yang berlaku, yang menurutnya dalam pelaksanaan pembangunan yang bersumber dana dari pemerintah seharusnya harus di kontrol oleh pihak-pihak yang bertanggungjawab.

“Pembangunan sarana irigasi ini sangatlah tidak cocok, ini hanya pembodohan bagi masyarakat, karena tidak adanya transparansi kepada masyarakat, proyek ini tidak bertuan, berapa dan dari mana anggaran ini kita tidak tau, kalau menurut saya, seharusnya pemerintah tidak membiarkan begitu saja pembangunan seperti ini, harus di kontrol, dan bila perlu kalau ada kesalahan harus ditindak lanjuti, seperti halnya dengan tidak adanya pemasangan plang proyek, ini sudah jelas melanggar peraturan, jadi kenapa pemerintah kita masih tutup mata?,” tegasnya.

Warga setempat menambahkan, sejak mulai dikerjakan pembangunan sarana irigasi itu  hingga hampir selesai, belum pernah kelihatan sama sekali adanya plang proyek, hal inilah yang membuat masyarakat Kampung Jaemin Kelurahan Mauk Timur, menduga keras adanya penyelewengan dana proyek tersebut, sehingga plang proyek itu tidak dipajangkan agar masyarakat tidak mengetahui adanya permainan penyelewengan dana proyek tersebut,” ungkapnya.

Dari pantauan radarnusantara.com dilokasi tersebut, memang jelas tidak adanya terlihat sama sekali terpampang plang proyek pembangunan irigasi tersebut, sehingga masyarakat tidak mengetahui seberapa besar anggaran, sumber yang mendanai dan yang mengerjakan proyek tersebut, sehingga rekanan dapat dinilai tidak mengindahkan UU No 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, Perpres Nomor 70 Tahun 2012 tentang Pemasangan Papan Plang Proyek wajib dan Keppres Nomor 80 Tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

Di samping itu juga, bertentangan dengan Perpres No 54/2010 dan Perpres No 70/2012 tentang pengadaan barang dan jasa yang mewajibkan tiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai Negara harus memasang papan nama proyek, sehingga masyarakat memahami sumber pembiayaan dari pengerjaan proyek tersebut, apakah APBN atau pun APBD. Inilah yang membuat masyarakat bingung dengan pembangunan irigasi Kampung Jaemin RT 15 RW 02 Kelurahan Mauk Timur yang tidak bertuan tersebut. (santi/cp)

COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,24,Banda Aceh,2,Bandung,20,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,3,Banyuasin,3,Banyuwangi,5,Batam,9,Bekasi,131,Belitung,17,Beltim,56,Bener Meriah,41,Bengkayang,16,Berita terkini,57,Bintan,2,BNN,1,Bogor,49,Bola,1,Brebes,13,Ciamis,7,Cianjur,1,Cikarang,1,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,17,Cirebon,74,Daerah,2131,Dairi,15,Deli Serdang,6,Depok,36,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,2,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,1,Jakarta,99,Jambi,5,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jember,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Sukabumi,2,Kab.Bandung,82,Kab.Bekasi,18,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,4,Kalbar,8,Kalsel,6,Kalteng,25,Kaltim,8,Kapuas Hulu,57,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kerinci,3,Korupsi,4,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,63,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,5,Lampung Barat,3,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,70,Lampung Utara,52,Lingga,53,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,3,Luwuk,4,Magelang,1,Majalengka,13,Malang,16,Manado,1,Manokwari,1,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,70,Muara Belida,1,Muara Enim,43,Musi Banyuasin,1,Nasional,1,Ogan Ilir,2,Oku Selatan,14,Oku Timur,3,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,154,Palangkaraya,21,Palas,6,Palembang,9,Palu,32,Paluta,1,Pandegelang,15,Pandeglang,6,Pangkalpinang,2,Papua,4,Parigi,4,Parlemen,29,Pasuruan,1,Pekanbaru,2,Pematangsiantar,3,Pendidikan,51,Polhukam,125,Pontianak,6,Pulang Pisau,2,Purwakarta,80,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,6,Sampit,111,Sarolangun,35,Selayar,10,Serang,9,Serdang Bedagai,20,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,20,Sukabumi,25,Sulawesi,1,Sulteng,93,Sulut,76,Sumbar,2,Sumedang,1,sumsel,2,Sumut,40,Sungai Penuh,1,Tangerang,37,Tanjab Barat,46,Tanjab Timur,14,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,7,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,20,Tebing Tinggi,10,Tegal,9,Terkini,2445,Tolitoli,4,Tulang Bawang,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Proyek Siluman Merajalela, Pemerintah Tutup Mata
Proyek Siluman Merajalela, Pemerintah Tutup Mata
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/09/proyek-siluman-merajalela-pemerintah.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/09/proyek-siluman-merajalela-pemerintah.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy