Tercabutnya Islam Kultur Dedi Katakan Sebagai akar dari paham radikalisme dan intoleransi

⁠⁠ Garut RN. Dalam kegiatan Halaqah Kebangsaan yang digelar Minggu (17/9), di Pesantren As-Sa’adah, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, ...

⁠⁠

Garut RN.
Dalam kegiatan Halaqah Kebangsaan yang digelar Minggu (17/9), di Pesantren As-Sa’adah, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mendapatkan tantangan dari para Kiai Nahdhatul Ulama.

Tantangan muncul menyusul pernyataan Dedi yang mengatakan bahwa akar dari paham radikalisme dan intoleransi adalah karena  tercabutnya masyarakat dari akar Islam Kultur yang selama ini diajarkan oleh para pendahulu.

Diantara kultur yang hari ini hilang menurut Dedi adalah kultur mata pencaharian di pedesaan yang tadinya berbasis pertanian dan kehutanan, namun karena perubahan gaya hidup, mata pencaharian tersebut berubah dari kultur produksi menjadi konsumsi.


Para kiai yang merupakan para pengurus Majelis Wakil Cabang PCNU Kabupaten Garut kemudian bertanya kepada Dedi tentang bagaimana teknis kebijakan yang bisa dilakukan dalam rangka pengembalian kultur tersebut.


“Tadi dalam paparan bapak, katanya karena kehilangan akses terhadap ekonomi dalam hal ini mata pencaharian, orang kemudian bisa berubah menjadi radikal dan intoleran karena tekanan psikologi. Nah, bagaimana mengembalikan akses ekonomi itu kepada masyarakat?,” tanya Kiai Anwar, dari Wanaraja, Garut.


Menjawab pertanyaan tersebut, Dedi berkaca pada kebijakan yang telah dia lakukan di Purwakarta. Menurut dia, Purwakarta memiliki sebuah kampung bernama “Kampung Tajur Kahuripan” yang terletak di wilayah Kecamatan Bojong.


Kampung ini memiliki karakteristik kesundaan dengan desain rumah panggung “julang ngapak” lengkap dengan sumber mata pencaharian masyarakatnya yang concern pada bidang pertanian dan kehutanan.


“Masyarakat disana itu, selain mendapatkan sumber ekonomi dari pertanian, juga menjaga hutan, hutan ditanami, bukan dibabat habis. Masyarakat kota kemudian ramai datang ingin melihat. Mereka diajarkan bertani dan menginap di rumah-rumah warga. Ini sumber pendapatan bidang pariwisata, masyarakat juga hidup dari sana, tukang opak laku, tukang liwet laku, jadi sumber pendapat ekonomi warga sekitar,” kata Dedi menjelaskan.


Selain itu, agar kondisi hutan tetap terjaga, Dedi mengusulkan agar warga yang tinggal di sekitar hutan diangkat menjadi Tenaga Harian Lepas (THL) oleh pemerintah. Mereka bertugas menanam dan merawat tanaman yang berada di hutan sehingga tidak merambah hasil hutan dan berakibat kegundulan hutan tersebut.


“Warga sekitar itu digaji oleh pemerintah, diangkat menjadi Tenaga Harian Lepas sehingga hutan tetap terpelihara, mereka bertugas menjaganya,” tandasnya.


Jawaban dari Wakil Ketua PCNU Purwakarta ini sontak disambut riuh tepuk tangan dari para kiai yang hadir. Mereka mengapresiasi kebijakan Dedi sebagai Bupati Purwakarta dan berharap kebijakannya diterapkan dalam wilayah yang lebih besar. (Hum/Dof)

COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,30,Banda Aceh,2,Bandung,24,Bangka Belitung,1,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,5,Banyuasin,4,Banyuwangi,6,Batam,14,Bekasi,156,Belitung,27,Beltim,63,Bener Meriah,45,Bengkayang,20,Berita terkini,66,Bintan,2,BNN,1,Bogor,62,Bola,1,Brebes,24,Ciamis,8,Cianjur,1,Cibinong,1,Cikarang,1,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,19,Cirebon,82,Daerah,2827,Dairi,15,Deli Serdang,6,Depok,38,Dolok,2,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,2,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,3,Jakarta,114,Jambi,6,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jayapura,1,Jember,1,Kab. Brebes,1,Kab. Kuningan,3,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Sukabumi,5,Kab. Tasikmalaya,6,Kab.Bandung,93,Kab.Bekasi,23,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,5,Kalbar,11,Kalsel,6,Kalteng,28,Kaltim,12,Kapuas Hulu,73,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kediri,1,Kerinci,3,Korupsi,5,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,91,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,6,Lampung Barat,8,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,90,Lampung Utara,52,Lingga,166,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,4,Luwuk,6,Magelang,1,Majalengka,19,Malang,16,Maluku,1,Manado,1,Manokwari,3,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,83,Muara Belida,1,Muara Enim,54,Musi Banyuasin,4,Nasional,4,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,18,Oku Timur,4,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,176,Palangkaraya,23,Palas,6,Palembang,10,Palu,32,Paluta,1,Pandegelang,15,Pandeglang,44,Pangkalpinang,2,Papua,4,Parigi,4,Parlemen,29,Pasaman,4,Pasuruan,1,Patia,1,Pekanbaru,7,Pematangsiantar,3,Pendidikan,66,Polhukam,129,Pontianak,8,Pulang Pisau,2,Purwakarta,136,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,13,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,10,Sampit,140,Sarolangun,45,Selayar,10,Seram Bagian Barat,1,Serang,11,Serdang Bedagai,20,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,23,Sukabumi,28,Sulawesi,1,Sulteng,123,Sulut,96,Sumbar,2,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,48,Sungai Penuh,1,Tangerang,50,Tanjab Barat,100,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,12,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,28,Tebing Tinggi,38,Tegal,9,Terkini,3170,Tolitoli,4,Touna,1,Tulang Bawang,2,Tulungagung,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Tercabutnya Islam Kultur Dedi Katakan Sebagai akar dari paham radikalisme dan intoleransi
Tercabutnya Islam Kultur Dedi Katakan Sebagai akar dari paham radikalisme dan intoleransi
https://lh3.googleusercontent.com/-bfYxU4GTnSM/Wb8p9zTqgiI/AAAAAAAAH4Q/dvoT1eBOkXAQy_lrlpeUBGMKWAx9WehXACHMYCw/s640/IMG-20170918-WA0039.jpg
https://lh3.googleusercontent.com/-bfYxU4GTnSM/Wb8p9zTqgiI/AAAAAAAAH4Q/dvoT1eBOkXAQy_lrlpeUBGMKWAx9WehXACHMYCw/s72-c/IMG-20170918-WA0039.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/09/tercabutnya-islam-kultur-dedi-katakan.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/09/tercabutnya-islam-kultur-dedi-katakan.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy