Bantai Orang Utan Terancam 5 Tahun Penjara

Palangka Raya, RN Kepada sejumlah awak media pada kegiatan press release, Rabu (31/1) di Mapolda Kapolda Kalteng Brigjen.Pol.Drs.Anang...

Palangka Raya, RN
Kepada sejumlah awak media pada kegiatan press release, Rabu (31/1) di Mapolda Kapolda Kalteng Brigjen.Pol.Drs.Anang Revandoko mengungkapkan hal itu terkait hebohnya penemuan mayat orang utan yang semula dikira manusia. Dijelaskan tanggal 15 Januari lalu pihak Polres Barito Selatan menerima laporan adanya mayat diperkirakan orang di DAS Barito, warga tak berani mendekat dan melaporkannya ke aparat Polisi untuk menarik bangkai dimaksud. Setelah bangkai ditarik dan diangkat dari air, di Desa Kalahien ternyata bukan manusia tetapi hewan dilindungi berupa orang utan tanpa kepala. Penemuan hewan mati dalam kondisi mengenaskan itu jadi heboh di media sosial hingga mendapat perhatian Kapolda dan Kapolri.   

Untuk mengusut siapa pelaku pembunuhan primata langka itu, tim Polda bersama.Polres Barsel sebanyaj 36 orang diterjunkan ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Tak tanggung-tanggung tim turun menggunakan sejumlah kapal air dan helikopter. Namun semua usaha tak sia-sia, mereka membuahkan hasil menemukan siapa diduga pelakunya. Saat berada di kebun karet dekat perkebunan sawit, pagi hari Jum'at (29/12) lalu kedua petani ini mengaku terancam keselatannya lantaran sempat diserang orang utan.  Dengan dalih membela diri tersangka T bin Ribin dan M bin Landes menembak orang utan itu 17 kali. Namun tak kunjung mati, temannya M melakukan penebasan dileher hewan lemah itu hingga putus. Kepala hewan berbulu pirang itu pun dikubur pelaku T dibelakang rumahnya Desa Malungai, Kecamatan Montalat Kabupaten Barito Utara yang merupakan TKP.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua tersangka bersama barang bukti berupa senapan angin, parang dan tengkorak diamankan pihaknya sebagai  barang bukti. Menurut Kapolda yang didampingi Kditreskrimum, Kabid Humas AKBP Pambudi Rahayu, dan Kapolres Barsel AKBP Eka Sarif Husen Nugraha pihaknya menerapkan pasal  40 ayat 2 dan Psl 21 ayat 2 UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi dan Sumber Daya Hayati dan Ekosistem. Yang melindungi pembunuhan orang utan. (llk)

COMMENTS

Nama

Aceh Tamiang,15,Aceh Tengah,33,Banda Aceh,2,Bandung,24,Bangka Belitung,1,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,6,Banyuasin,5,Banyuwangi,8,Batam,26,Bekasi,159,Belitung,32,Beltim,65,Bener Meriah,50,Bengkayang,20,Berita terkini,51,Bintan,2,BNN,1,Bogor,79,Bola,1,Brebes,30,Bukit Tinggi,1,Ciamis,8,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,1,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,29,Cirebon,100,Daerah,3728,Dairi,28,Deli Serdang,6,Depok,45,derah,1,Dolok,2,Doloksanggul,3,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,8,DPRD Kota Bekasi,6,Ekonomi,2,Garut,8,Gunung Putri,1,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,5,Jakarta,122,Jambi,11,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,2,Jawa Timur,3,Jayapura,1,Jember,1,Jombang,1,Kab. Brebes,2,Kab. Kuningan,3,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,98,Kab.Bekasi,45,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kalbar,30,Kalsel,7,Kalteng,33,Kaltim,12,Kapuas Hulu,113,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kepulauan Riau,1,Kerinci,3,Korupsi,8,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,4,Kuningan,108,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,8,Lampung Barat,20,Lampung Tengah,3,Lampung Timur,117,Lampung Utara,70,Lingga,266,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,4,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,23,Malang,17,Maluku,1,Manado,1,Manokwari,3,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,94,Muara Belida,1,Muara Enim,57,Musi Banyuasin,4,Nasional,10,Natuna,15,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,57,Oku Timur,4,Opini,1,Padang Lawas,2,Pagaralam,2,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,187,Palas,6,Palembang,12,Palu,39,Paluta,1,Pandeglang,119,Pangkalpinang,2,Papua,3,Parigi,5,Parlemen,29,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekanbaru,19,Pematangsiantar,5,Pemkab Bekasi,5,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,68,Polhukam,135,Pontianak,26,Poso,1,Pulang Pisau,3,Purwakarta,154,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,34,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,5,Sampit,150,sar,1,Sarolangun,48,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,11,Serdang Bedagai,20,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,6,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,24,Sukabumi,37,Sulawesi,1,Sulteng,146,Sulut,162,Sumbar,4,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,53,Sungai Penuh,1,Tangerang,68,Tanjab Barat,160,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,12,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,30,Tebing Tinggi,50,Tegal,9,Terkini,4094,Tolitoli,48,Touna,1,Trenggalek,5,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,21,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Bantai Orang Utan Terancam 5 Tahun Penjara
Bantai Orang Utan Terancam 5 Tahun Penjara
https://3.bp.blogspot.com/-wLuN9FciFYU/WoTtAuiHG2I/AAAAAAABXq8/UKRhTkLEg-QTS694vnNeajbnO0BLnPixgCLcBGAs/s320/az.bmp
https://3.bp.blogspot.com/-wLuN9FciFYU/WoTtAuiHG2I/AAAAAAABXq8/UKRhTkLEg-QTS694vnNeajbnO0BLnPixgCLcBGAs/s72-c/az.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/02/bantai-orang-utan-terancam-5-tahun.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/02/bantai-orang-utan-terancam-5-tahun.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy