Penggunaan Dana Desa Paya Bagas Kabupaten Serdang Bedagai Menuai Dugaan Mark Up

Kab. Serdang Bedagai, RN Program Pemerintah Pusat untuk pemerataan pembangunan di pelosok desa di beberapa daerah selama beberapa tahu...

Kab. Serdang Bedagai, RN
Program Pemerintah Pusat untuk pemerataan pembangunan di pelosok desa di beberapa daerah selama beberapa tahun ini sudah menunjukkan kemajuan yang begitu besar. Hingga masyarakat pelosok desa di berbagai daerah dapat merasakan kegunaan dana desa untuk menunjang perekonomian dan kemajuan desa tersebut. Realisasi penggunaan dana desa itu dibagi dalam beberapa program bidang kegiatan yaitu biaya bidang penyelenggaraan pemerintah desa, bidang pembangunan desa, bidang pembinaan kemasyarakatan desa dan bidang pemberdayaan masyarakat desa.

Tahapan program tersebut secara tiori memang sangat baik tetapi sayang praktek pelaksanaan dan pengawasan penggunaan dana desa itu begitu sangat minim. Sehingga penggunaan dana desa itu diduga menjadi ajang kepentingan beberapa kelompok dan beberapa oknum tertentu yang ingin meraup keuntungan dari kucuran dana desa itu.

Seperti halnya penggunaan beberapa dana desa di Kabupaten Serdang Bedagai yang saat ini terkenal dengan maraknya dugaan korupsi penggunaan anggaran APBD daerahnya. Dimana hasil investigasi TIM RN dibeberapa tempat menemukan bukti banyaknya pelaksanaan proyek amburadul dan menuai Mark Up harga yang diduga untuk memuluskan beban kewajiban buat beberapa pejabat Kabupaten Serdang Bedagai.

Adapun temuan kecil tentang pelaksanaan proyek yang amburadul dan menuai Mark Up itu ditemukan TIM RN atas penggunaan dana Desa Paya Bagas Kabupaten Serdang Bedagai. Dimana Kepala desa bersama aparaturnya diduga telah membuat program pembangunan yang salah satunya mengenai pembangunan drainase tipe 50/30 di dusun X yang pengakuan panjangnya berkisar 313 meter dengan dana pengeluaran sebesar Rp 113.610.000,-.

Menindak lanjuti hal tersebut TIM RN mencoba melakukan konfirmasi melalui surat tertulis tetapi hingga saat ini Kepala Desa terkesan sepele dengan tidak mau menjawab surat konfirmasi tersebut. Hingga TIM RN mencoba melakukan konfirmasi melalui telepon singkat pada oknum Kepala Desa Paya Bagas, namun oknum Kepala Desa Paya Bagas menjawab bahwa itu sesuai dengan aturan dan prosedur.

Komentar salah seorang TIM RN berinisial “HT” menerangkan pada awak media bahwa sikap oknum Kepala Desa Paya Bagas Kabupaten Serdang bedagai seperti ini mestinya perlu dirubah sebab jabatan sebagai Kepala Desa adalah merupakan amanah untuk melayani masyarakatnya dan juga patuh akan UU Informasi Keterbukaan Publik.

Sementara hasil investigasi TIM RN atas pembangunan drainase tipe 50/30 di dusun X yang panjangnya berkisar 313 meter dengan dana sebesar Rp 113.610.000,- itu dinilai sengata di Mark Up. Dimana volume pekerjaannya fisik bangunan saja hanya berkisar 61,01 m3, apa mungkin dalam pembiayaan balanja modal untuk 1 m3 bahan bangunan yang panjangnya berkisar 5 meter harus mengeluarkan biaya berkisar Rp 1,8 juta, apa harga semen, koral, pasir, broti dan jasa tukang diduga di Mark Up untuk meloloskan kewajiban buat pihak pejabat Kabupaten Serdang Bedagai ......???? (SU1)

COMMENTS

Nama

Aceh,1,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,44,Banda Aceh,3,Bandung,27,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,11,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,18,Barru,1,Batam,49,Bekasi,220,Belitung,38,Beltim,70,Bener Meriah,64,Bengkayang,24,Berita terkini,197,Bintan,8,BNN,1,Bogor,133,Bola,1,bolmong,74,bolmong utara,1,boltim,3,Brebes,38,Bukit Tinggi,9,Buol,6,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,145,Dabo Singkep,25,Daerah,6041,Dairi,46,Deli Serdang,6,Depok,84,derah,3,Dolok,2,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,4,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,2,Jabar,5,jaka,1,Jakarta,172,Jambi,19,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jayapura,1,Jember,1,Jepara,15,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,5,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,127,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,197,Karawang,3,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,5,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,109,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,1,Labura,20,Lahat,12,Lampung,9,Lampung Barat,24,Lampung Tengah,3,Lampung Timur,125,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,422,Loksado,1,Lombok,3,lotim.berita terkini,2,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,55,Maluku,3,Maluku tengah,1,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,6,Mekar Baru,1,Mesuji,47,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,129,Muara Belida,1,Muara Enim,68,Musi Banyuasin,10,Nasional,13,Natuna,62,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,96,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,10,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,6,Palembang,12,Palu,75,Paluta,1,Pandeglang,479,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,1,Parlemen,31,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,20,Pekanbaru,84,Pematangsiantar,21,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,73,Pilkada,1,Polhukam,142,Pontianak,40,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,280,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,67,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,5,Sampit,176,sar,1,Sarolangun,69,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,2,Sibolga,7,Sigi,18,Simalungun,15,Solok Selatan,7,Sorong,13,Subang,29,Sukabumi,48,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,4,sulawesi tengah,14,Sulsel,6,Sulteng,173,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,15,Tangerang,243,Tanjab Barat,255,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,35,Tebing Tinggi,61,Tegal,11,Terkini,6485,terkiri,2,Tolitoli,202,Touna,1,Trenggalek,5,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,48,Waisai,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Penggunaan Dana Desa Paya Bagas Kabupaten Serdang Bedagai Menuai Dugaan Mark Up
Penggunaan Dana Desa Paya Bagas Kabupaten Serdang Bedagai Menuai Dugaan Mark Up
https://2.bp.blogspot.com/-2LwE5jdHkEs/WpN8ZjEuSTI/AAAAAAABYdo/P2uaqke4eFk33q3KpfAQmmV-onvBiEMPACLcBGAs/s400/aw.bmp
https://2.bp.blogspot.com/-2LwE5jdHkEs/WpN8ZjEuSTI/AAAAAAABYdo/P2uaqke4eFk33q3KpfAQmmV-onvBiEMPACLcBGAs/s72-c/aw.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/02/penggunaan-dana-desa-paya-bagas.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/02/penggunaan-dana-desa-paya-bagas.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy