Diduga Bantuan Alat Tangkap Ikan di Teluk Kecamatan Labuan DiJual





Pandeglang, RN
Jaring Milenium bantuan alat tangkap ikan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten  Pandeglang sebagai pengganti alat tangkap ikan seperti pukat hela (trawl), pukat tarik (seine net)  dan sejenis pukat harimau yang terlarang diduga disalah gunakan penerima bantuan alat tangkap tersebut, yang mendapatkan bantuan  diduga telah menjualnya ke luar daerah seharga Rp. 7 juta per alat tangkap.

Menurut  Informasi yang terhimpun awak media radarnusantara.com belum lama ini, bahwa bantuan jaring milenium tersebut sebagai ganti alat tangkap yang terlarang telah di salah gunakan,

Salah seorang nelayan yang namanya minta di rahasiakan, mengatakan, kalau bantuan jaring tangkap ikan yang disalurkan oleh KKP melalui Dinas Kelautan Pandeglang di duga di salah gunakan penerima bantuan, beberapa jaring bantuan tersebut diduga telah dijual. Kata dia,  padahal bantuan jaring itu sebagai pengganti alat tangkap ikan terlarang,

“Bantuan jaring  untuk para nelayan yang sebelumnya menggunakan alat tangkap ikan terlarang. Namun yang diberikan malah di salah gunakan,kategori dijual, "bebernya

Sementara, Surya, Kordinator Nelayan desa teluk kecamatan labuan, sekaligus penerima bantuan alat tangkap ikan tersebut mengatakan bahwa memang kami telah mendapatkan bantuan alat tangkap  jaring milenium , kalau gak salah sebelas angota yang menerima bantuan alat jaring melenium tersebut, adapun persoalan dengan adanya jaring yang di duga di salah gunakan atau di jual, memang hal tersebut terjadi, lantaran ada alasan dan faktor yang lebih di butuhkan, kalau jaring bantuan yang di terima saya masih ada,

"alat tangkap ikan tersebut awalnya kami menolak semua anggota  dikarenakan kurang bermanfaat karena terpaksa akhirnya kami terima  hingga sekarang alat tangkap ikan tersebut belum bisa di pergunakan." Ucapnya,

Lanjut, Surya, membenarkan bahwa memang jaring milenium,bantuan dari KKP yang sudah di terima oleh rekan-rekan kami (nelayan lain-red) telah di jual ke daerah panimbang kurang lebih tiga orang yang telah menjualnya seharga Rp.7 juta. 

"Tapi saya tidak bisa banyak Komentar lantaran saya maklum dari pada jaring tersebut nganggur belum bisa di gunakan mending di jual untuk kebutuhannya, seperti untuk memperbaiki perahu, buat makan dan lainnya," kilahnya minggu (4/3/2018). (iwan)


COMMENTS

Nama

.berita terkini,392,Aceh,10,ACEH SINGKIL,72,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,48,Aekkanopan,2,ambon,2,BALAESANG,1,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,38,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,12,Banyuasin,5,Banyumas,7,Banyuwangi,26,Barru,1,Batam,60,batang,2,Bekasi,271,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,88,BENGKALIS,4,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1639,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,146,Bola,1,bolmong,108,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,38,Bukit Tinggi,15,Buol,34,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,13,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,181,Dabo Singkep,92,Daerah,6277,Dairi,66,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,19,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,16,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,217,Jambi,22,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,30,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,131,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,8,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,11,Kapuas Hulu,223,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,16,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,19,Kuningan,117,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,96,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,49,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,271,Lampung Utara,72,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,495,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,1,lotim.berita terkini,25,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,33,makassar,2,Malang,72,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,13,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,151,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,2,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,150,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,23,Palu,86,Paluta,21,Pandeglang,539,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,PATI,7,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,135,Pekanbaru Riau,3,pelalawan,19,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,146,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,389,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,84,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,221,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,16,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,20,Simalungun,25,Singaparna,1,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,31,Subang,35,Sukabumi,58,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,33,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,6,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,20,Tambraw - RN,1,Tangerang,302,Tanjab Barat,298,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,44,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,ter,1,Terkini,6679,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,336,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,3,Tulungagung,81,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Diduga Bantuan Alat Tangkap Ikan di Teluk Kecamatan Labuan DiJual
Diduga Bantuan Alat Tangkap Ikan di Teluk Kecamatan Labuan DiJual
https://4.bp.blogspot.com/-q49DpNY8bho/WqC_lZvDrcI/AAAAAAABZYw/k8jRtjI5XOg9JBEDr1t7DUIEo0OqhUdXACLcBGAs/s640/2018-03-07_17-48-55-638.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-q49DpNY8bho/WqC_lZvDrcI/AAAAAAABZYw/k8jRtjI5XOg9JBEDr1t7DUIEo0OqhUdXACLcBGAs/s72-c/2018-03-07_17-48-55-638.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/03/diduga-bantuan-alat-tangkap-ikan-di.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/03/diduga-bantuan-alat-tangkap-ikan-di.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy