Gubernur Kalteng Meminta Agar Masyarakat Kalteng Bisa Menahan Diri Terutama Warga Kotim Mengenai "Kasus Pondok Damar"

Palangka Raya, RN Menyimak terjadinya insiden penyerangan terhadap warga yang dilakukan oleh security PT MUSTIKA SEMBULUH (Wilmar Gro...

Palangka Raya, RN
Menyimak terjadinya insiden penyerangan terhadap warga yang dilakukan oleh security PT MUSTIKA SEMBULUH (Wilmar Group) desa Pondok Damar di Kotawaringin Timur. Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran Meminta agar masyarakat tidak terpancing emosi karena kita sudah membentuk tim investigasi yang akan mencari informasi dan fakta yang sebenarnya. ernyataan ini disampaikan Gubernur Sugianto menanggapi situasi yang cukup panas di Desa Pondok Damar. Kondisi yang cukup tegang ini dipicu oleh dugaan pengrusakan situs adat (sandung) yang terjadi di kawasan perkebunan PT Mustika Sembuluh yang merupakan bagian dari Grup Wilmar.

Menurut Sugianto, masyarakat perlu menahan diri karena aparat kepolisian sudah menangani kasus ini. Bahkan Kapolda Kalteng, Brigjen Anang revandoko sudah menurunkan tim melakukan investigasi di lokasi tersebut. Sugianto mengaku akan menyurati perusahaan tersebut dan dijadwalkan akan menggelar rapat pimpinan terbatas dengan instansi terkait. “Kita jadwalkan dalam minggu ini,” kata Sugianto di Kantor Gubernur Kalteng di Palangka Raya, Senin (5/3/2018).

"Menurut informasi yang diperoleh Batamad Kotim, Penyerangan itu terjadi ketika oknum security tersebut hendak mengejar pelaku pencurian. Namun mereka justru salah sasaran dengan merusak rumah warga dan situs dayak berupa Patung Sapundu dan Pukung Sandung. Padahal didalam rumah itu ada pasangan suami istri, yang istrinya sedang hamil tua. Bahkan mereka tidak bertanggung jawab atas tindakan mereka yang salah sasaran, dan memilih pergi meninggalkan lokasi kejadian".

Wajar jika insiden tersebut memicu kemarahan warga, Sebab perbuatan mereka itu merupakan penghinaan terhadap Suku Dayak, Bahkan mungkin saja itu bentuk intimidasi terhadap warga, Karena didalam video yang beredar, para security yang melakukan penyerangan didampingi oleh aparat yang membawa senjata laras panjang. Yang jelas pihak PBS tersebut wajib mempertanggung jawabkan perbuatan mereka, Baik secara hukum adat maupun hukum negara.

Terutama yang  berada di areal investasi perkebunan maupun pertambangan. Apabila itu terjadi, kesalahan yang dilakukan perusahaan tersebut terbukti salah maka kami sebagai dewan adat akan melakukan pencabut izin ya. Tapi saya memohon untuk masyarakat Kalteng terutama Kotim agar bisa menahan diri, karena saat ini pasukan khusus dari aparat dan dewan adat bersama-sama untuk kelokasi untuk mengecek kebenaran ya. Pihak beewajib dan dewan adat masih investigasi hal sebenarnya yang terjadi di lokasi tersebut. Kami sebagai dewan adat akan mendukung investor tersebut untuk diadili secara hukum adat jika terbukti bersalah. 

Saat di konfermasi ke ketua DAD Kalteng H.Agustiar menambahkan, tidak menutup kemungkinan bahwa ada situs dan cagar budaya yang dikeramatkan jadi korban  pelebaran dan perluasan lahan untuk investasi perkebunan dan pertambangan. mengungkapkan, sebelum adanya investasi besar di sektor kehutanan ini, banyak situs budaya yang oleh suku dayak dikeramatkan, terutama di kawasan hutan. "Kami mendukung agar lembaga adat melakukan inventarisasi terhadap cagar dan situs budaya tersebut. Kapolda Kalteng Anang Revandoko,saat di konfermasi membenarkan saat ini, telah mengirimkan tim pencari fakta untuk melakukan pengecekan di lapangan untuk mencari keterangan,katanya Kepada awak media. (llk)

COMMENTS

Nama

Aceh,1,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,44,Banda Aceh,3,Bandung,26,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,11,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,18,Barru,1,Batam,48,Bekasi,220,Belitung,38,Beltim,70,Bener Meriah,64,Bengkayang,24,Berita terkini,169,Bintan,8,BNN,1,Bogor,133,Bola,1,bolmong,73,bolmong utara,1,boltim,3,Brebes,38,Bukit Tinggi,9,Buol,6,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,40,Cirebon,145,Dabo Singkep,25,Daerah,6041,Dairi,46,Deli Serdang,6,Depok,84,derah,3,Dolok,2,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,2,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,2,Jabar,5,jaka,1,Jakarta,172,Jambi,19,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jayapura,1,Jember,1,Jepara,15,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,5,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,127,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,197,Karawang,3,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,5,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,109,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,1,Labura,19,Lahat,12,Lampung,9,Lampung Barat,24,Lampung Tengah,3,Lampung Timur,125,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,422,Loksado,1,Lombok,3,lotim.berita terkini,2,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,55,Maluku,3,Maluku tengah,1,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,6,Mekar Baru,1,Mesuji,45,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,129,Muara Belida,1,Muara Enim,66,Musi Banyuasin,10,Nasional,13,Natuna,57,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,96,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,10,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,6,Palembang,12,Palu,75,Paluta,1,Pandeglang,475,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,1,Parlemen,31,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,20,Pekanbaru,82,Pematangsiantar,21,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,73,Pilkada,1,Polhukam,142,Pontianak,40,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,278,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,67,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,5,Sampit,176,sar,1,Sarolangun,69,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,2,Sibolga,7,Sigi,18,Simalungun,15,Solok Selatan,7,Sorong,12,Subang,29,Sukabumi,48,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,4,sulawesi tengah,14,Sulsel,6,Sulteng,173,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,14,Tangerang,239,Tanjab Barat,255,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,35,Tebing Tinggi,61,Tegal,11,Terkini,6485,terkiri,2,Tolitoli,202,Touna,1,Trenggalek,5,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,48,Waisai,1,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Gubernur Kalteng Meminta Agar Masyarakat Kalteng Bisa Menahan Diri Terutama Warga Kotim Mengenai "Kasus Pondok Damar"
Gubernur Kalteng Meminta Agar Masyarakat Kalteng Bisa Menahan Diri Terutama Warga Kotim Mengenai "Kasus Pondok Damar"
https://1.bp.blogspot.com/-hh7JjoF6FLQ/Wp9S6LSVmzI/AAAAAAABZSE/_3WhD_WhGDoDDUwFwmVoOjDGdO9esJUrQCLcBGAs/s320/aj.bmp
https://1.bp.blogspot.com/-hh7JjoF6FLQ/Wp9S6LSVmzI/AAAAAAABZSE/_3WhD_WhGDoDDUwFwmVoOjDGdO9esJUrQCLcBGAs/s72-c/aj.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/03/gubernur-kalteng-meminta-agar.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/03/gubernur-kalteng-meminta-agar.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy