Gula Dalam Negeri Masuk Kawasan Free Port Sabang Diduga Permainan Orang Dalam BPKS

Sabang Aceh, radarnusantara Berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 tahun 2000, Sabang ditetapkan sebagai kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdag...


Sabang Aceh, radarnusantara
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 tahun 2000, Sabang ditetapkan sebagai kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas (Free Port). Namun, anehnya ada barang berupa gula pasir yang katanya produksi Dumai Kepulauan Riau, dengan menggunakan kapal laut masuk ke kawasan bebas Sabang.

Akibatnya sejumlah importir lokal (Sabang) memprotes keras pihak perizinan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), mereka menuding bahwa pihak perizinan BPKS telah melakukan wewenang untuk kepentingan oknum pejabat perizinan itu sendiri.

Gula sebanyak 750 ton yang dipasok ke kawasan Free Port Sabang merupakan produksi PT.Sumber Mutiara Indah Perdana Dumai Indonesia. Dikabarkan gula yang telah dikeluarkan Standar Nasional Indonesia (SNI), didatangkan dari luar negeri diimpor ke kawasan Sabang.

Salah seorang importir gaek asal Sabang H.Hamdani menjelaskan, gula terebut diduga atas permainan orang dalam BPKS pasalnya, selama ini sesuai ketenuan dari Bea dan Cukai, izin yang dikeluarkan oleh BPKS tidak melebihi dari 150 hingga 175 ton per-perusahaan. Hal itu, sesuai kebutuhan masyarakat Sabang dan Pulau Aceh yang merupakan kawasan pelabuhan bebas Sabang.

“Saya pikir ini ada keanehan gula yang diproduksi PT.Sumber Mutiara Indah Perdana Dumai Indonesia, diekpor keluar negeri kemudian dari luar negeri diimpor ke kawasan bebas cukai Sabang. Nah, ada apa ini semua kelau bukan permainan pejabat pemberi izin”., ungkap H.Hamdani kepada wartawan di The Sagoe Cooffe kemarin.

Selama ini tambah H.Hamdani, pihak BPKS tidak ada satu pun perusahaan ekpor-import yang diberi izin memasukan barang dari luar negeri ke Sabang, melebihi dari 175 ton, tetapi tiba-tiba ada importir dari luar Sabang, dibolehkan atau mendapat izin mencapat 750 ton gula.

Konon, sebut H.Hamdani pejabat perizin BPKS sebelum gula sebanyak 750 ton masuk ke Sabang, Direktur perizin sudah berangkat ke Dumai Riau, ada apa kiranaya. Ada kesan, ini telah terjadi dalam toko ada kios, maka pengurusan gudang dan sarananya juga langsung dilakukan oknum pejabat perizinan BPKS., pungkasnya.

Diharapkan kepada kepala BPKS yang baru demi kemajuan Sabang dan mana baik BPKS, apa yang telah terjadi sebaiknya segera dievaluasi tentunya oknum pejabat tersebut disingkirkan dari perizinan. Kemudian, pihak Bea dan Cukai Sabang juga haru tegas terhadap perjanji yang sudah diterapkan selama ini. Berapa ton yang dibolehkan gula masuk ke Sabang sesuai kebutuhan masyarakat Sabang dan Pulau Aceh.

‘Kami berharap kepala BPKS yang baru dapat mengevaluasi kinerja perizinan, sekaligus menyingkirkan oknum yang diduga bermain dalam impor gula. Kemudian, pihak Bea dan Cukai Sabang diminta agar harus tegas terhadap aturan yang telah diuterapkan, diaman jumlah gula harus sesuai kebutuhan masyarakat Sabang dan Pulau Aceh,”., pintanya.(zky)

COMMENTS

Nama

Aceh,10,ACEH SINGKIL,42,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,45,ambon,1,BALAESANG,1,Banda Aceh,3,Bandung,34,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,25,Barru,1,Batam,57,batang,2,Bekasi,261,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,79,BENGKALIS,3,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1611,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,146,Bola,1,bolmong,103,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,38,Bukit Tinggi,15,Buol,24,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,10,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,169,Dabo Singkep,81,Daerah,6148,Dairi,54,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,3,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,15,Ekonomi,3,Garut,13,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,208,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,27,Jombang,3,kab,1,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,129,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,Kab.Sumedang,8,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,219,Karawang,27,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,2,Kotabumi,1,Kotamobagu,10,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,10,Kuningan,117,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,79,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,30,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,217,Lampung Utara,70,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,477,Loksado,1,Lombok,4,lotim.berita terkini,23,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,66,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,10,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,143,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,87,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,124,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,11,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,13,Palu,84,Paluta,6,Pandeglang,535,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,124,pelalawan,15,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,Polhukam,145,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,371,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,78,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,212,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,5,Sigi,20,Simalungun,24,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,29,Subang,32,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,30,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,4,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,19,Tambraw - RN,1,Tangerang,277,Tanjab Barat,290,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,42,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,Terkini,6556,terkiri,3,Timika,1,Tolitoli,308,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,8,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,74,Waisai,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Gula Dalam Negeri Masuk Kawasan Free Port Sabang Diduga Permainan Orang Dalam BPKS
Gula Dalam Negeri Masuk Kawasan Free Port Sabang Diduga Permainan Orang Dalam BPKS
https://1.bp.blogspot.com/-iGRjR-CyNvk/WsG5UV8X9cI/AAAAAAABbTM/w8LAvqmLF444wRMxxyMyirx7mHhr695pACLcBGAs/s640/Kapal%2BBongkar%2BGula.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-iGRjR-CyNvk/WsG5UV8X9cI/AAAAAAABbTM/w8LAvqmLF444wRMxxyMyirx7mHhr695pACLcBGAs/s72-c/Kapal%2BBongkar%2BGula.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/04/gula-dalam-negeri-masuk-kawasan-free.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/04/gula-dalam-negeri-masuk-kawasan-free.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy