Pasca OTT KPK Dimuba Korupsi Makin Menjadi

Musibanyuasin, RN Pasca oprasi tangkap tangan KPK 4tahun Lalu dimusi banyuasin ,bukan nya membuat efek jera parakoruptor dalam menggasak ...


Musibanyuasin, RN
Pasca oprasi tangkap tangan KPK 4tahun Lalu dimusi banyuasin ,bukan nya membuat efek jera parakoruptor dalam menggasak uang negara , ternyata kejadian tersebut membuat para koruptor makin menggila ,inilah mungkin yang menurut para pemuka masyarakat muba aneh dan menjadi tanda tanya besar ,mengapa?

Mereka makin menggila tidak ada rasa takut, ataukah mereka memang sudah kehilangan akal sehat sehingga tidak takut pada KPK atau juga mereka merasa sudah aman karna sudah menjadi teman KPK, Berawal dari operasi tangkap tangan KPK di muba hampir seluruh anggota DPRD muba diperiksa KPK Dan bahkan pada saat dipersidangan jelas hampir seluruh anggata DPR menerima suap pada saat itu.

Namun nyatanya hanya beberapa orang saja yang ditahan KPK begitu pula para pejabat di dinas terutama PU PR , yang dulu masih sebagai PU BM Jelas jelas dinas PU BM adalah dinar yang paling besar menggelontorkan uang untuk menyuap DPR namun tidak satupun dari pejabat didinas PU BM yang menjadi tersangka atau ditahan KPK.

Mungkin kah ada sesuatu  yang diterima KPK dari dinas terkait sehingga mereka tidak ditahan dan bahkan mereka tidak takut takut saat ini menghamburkan uang negara dengan kegiatan yang sangat tidak ber azas manfaat kepada masyarakat ,seperti dijelaskan masyarakat antara pengadang dan B5.
Beberapa masyarakat mengeluhkan dengan kegiatan peningkatan jalan dalam ruas jalan tersebut , di sepanjang jalan masih menghawatirkan masih banyak jalan yang rusak dan ada juga yang dikerjakan dengan anggaran 31 milyar tersebut saat ini sudah mulai rusak dan bahkan ada sebagian yang parah , sebut saja An yang tidak  mau disebut namanya secara jelas mengatakan “wang PU ikak gile dak kade nia dengan sen sebanyak itu gawe Cuma maktulah ,apelagi ikak jalan lah rusak lagi , ape senkak pajonye.

Masalah ini di tanggapi serius oleh beberapa organisasi di musi banyuasin dan sumatera selatan ,karna ini sudah keterlaluan dan sangatlah merugikan negara kami akan menurunkan seluruh kekuatan dalam organisasi kami dan kami akan turun kejalan menyuarakan menggelar aksi damai di gedung KPK dalam waktu dekat meminta kepada penegak hukum terutama KPK agar memiliki rasa ibah kepada nasib musi banyuasin yang kini uang nya dihamburkan dengan sia sia,kami berharap dengan turun nya kami nanti agar dapat mengetuk hati KPK agar serius menanggapi kasus korupsi di musi banyuasin , apa lagi dulu KPK pernah melakukan operasi tangkap tangan di musi banyuasin dan KPK tau kalau dinas PU BM yang sekarang menjadi PU PR adalah penyumbang terbesar ,hingga 2 milyar lebih ,dan pada tahun anggaran tahun2017 kegiatan PU PR muba sangat acak acakan.

Banyak kegiatan yang tidak selesai dan jika selesai sekarang sudah rusak lagi bahkan ada sebagian pembangunan jalan tidak dapat di lalui kendaraan   ,terang bidang penelitian salah satu organisasi di sumsel , dipihak Lain kepala bidang investigasi salah satu LSM  antikorupsi di sumsel ,mengatakan , KPK adalah salah satu lembaga hukum tindak pidana korupsi yang masih di percaya oleh masyarakat kami berharap KPK jangan tebang pilih dalam menangani kasus korupsi terutama di muba ,jika melihat mundur tentang penangkapan KPK pada pejabat muba beberapa tahun lalu , yaitu OTT , Banyak pejabat muba yang namanya disebut bahkan di periksa dan dari salah satu dinas yang diperiksa ada dinas yang memberikan uang hingga 2 dua milyar lebih tapi anehnya dinas tersebut tidak satupun yang menjadi tersangka , nah mungkin disinilah mereka menjadi berani dan tetap menganggap uang negara adalah mainan dan begitu mudah mereka menghamburkan uang negara tersebut , namun munkin tidak disadari oleh KPK masyarakat di musi banyuasin mulai bertanda tanya besar terhadap kejadian itu.

Kenapa para penyuap itu tidak ditahan ada apa dengan KPK??? Apa Yang Diterima KPK? agar tidak menjadikan fitnah ayo KPK selesaikan kasus tersebut tangkap pula orang yang memberikan suap hingga milyaran rupiah tersebut dengan demikian masyarakat akan kembali percaya kepada penegak hukum di negeri ini , sementara itu pihak PU PR yang diduga pemberi suap hingga 2 milya dan kegiatan nya pada tahun 2017 acak acakan saat di konfirmasi radarnusantara tidak satupun yang ada ditempat. (team)

COMMENTS

Nama

.berita terkini,36,Aceh,10,ACEH SINGKIL,46,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,48,Aekkanopan,1,ambon,1,BALAESANG,1,balut.berita terkini,1,Banda Aceh,3,Bandung,34,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,25,Barru,1,Batam,57,batang,2,Bekasi,264,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,88,BENGKALIS,3,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1629,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,146,Bola,1,bolmong,104,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,38,Bukit Tinggi,15,Buol,24,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,10,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,169,Dabo Singkep,81,Daerah,6176,Dairi,54,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,15,Ekonomi,3,Garut,13,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,209,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,28,Jombang,3,kab,1,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,131,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,8,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,220,Karawang,27,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,12,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,12,Kuningan,117,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,81,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,32,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,223,Lampung Utara,70,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,479,Loksado,1,Lombok,4,lotim.berita terkini,23,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,69,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,10,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,146,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,87,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,126,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,12,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,13,Palu,85,Paluta,6,Pandeglang,535,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,2,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,127,pelalawan,19,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,Polhukam,146,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,372,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,78,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,213,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,7,Sigi,20,Simalungun,24,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,31,Subang,33,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,30,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,5,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,19,Tambraw - RN,1,Tangerang,277,Tanjab Barat,293,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,42,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,Terkini,6582,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,311,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,8,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,77,Waisai,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Pasca OTT KPK Dimuba Korupsi Makin Menjadi
Pasca OTT KPK Dimuba Korupsi Makin Menjadi
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/04/pasca-ott-kpk-dimuba-korupsi-makin.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/04/pasca-ott-kpk-dimuba-korupsi-makin.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy