Tak Layak Jadi Sekda, Hardiono Tak Paham Tupoksi

Depok, RN Pemerintah kota depok belum lama ini telah mengangkat  hardiono sebagai sekretaris daerah (sekda). pengangkatan sekda sejak a...

Depok, RN
Pemerintah kota depok belum lama ini telah mengangkat  hardiono sebagai sekretaris daerah (sekda). pengangkatan sekda sejak awal  nama nama pejabat  pemkot depok yang mengikuti lelang jabatan sekda diumumkan, diyakini telah terjadi rekayasa. Dari sumber yang tidak ingin namanya disebut diperoleh informasi bahwa hardiono adalah figur ASN titipan dari partai pengusung walikota dan wakilnya saat maju sebagai kandidat kemudian berhasil  keluar sebagai pemenang pilkada kota depok pada  tahun 2016.diketahui partai pengusung nya adalah PKS  dan GERINDRA. Sumber juga mengatakan bahwa istri hardiono  saat ini tercatat sebagai  anggota dprd propinsi jawabarat dari  salah satu partai peserta pemilu.

Jejak rekam Hardiono cukup fantastis mengawali  karier sebagai staf di salah satu rumah sakit swasta di salah satu rumah sakit yang ada di depok, beberapa tahun kemudian hardiono berhasil menduduki jabatan kepala dinas kesehatan. Tak ada hal hal istimewa saat hardiono jadi kadinkes.justru kalangan aktivis dan lsm pernah melayangkan surat konfirmasi soal bantuan dana  yang dikucurkan dari kementrian keuangan, direktorat jendral perimbangan keuangan pusat dan daerah.yang bernilai ratusan milyar. Tapi hardiono tidak pernah menggubrisnya.

Beberapa waktu kemudian hardiono dimutasi ke badan perencanaan pembangunan.sebagai kepala badan perencanaan pemerintah kota depok, hardiono dinilai tidak punya inovasi dalam kapasitasnya sebagai kepala badan perencanaan pembangunan. Kenyataannya pada pekerjaan phisik pembangunan infrastruktur mengalami keterlambatan, sehingga terjadi SILPA dari tahun ke tahun anggaran pendapatan belanja daerah tidak terserap 100%.

Contoh konkret lainnya betapa hardiono tidak layak sebagai sekretaris daerah adalah  pada saat dirinya di surati oleh redaksi koran ini pada bulan  february yang lalu. Inti dari surat tersebut adalah  mempertanyakan soal sisa lebih perhitungan anggaran dalam kegiatan pembelian lahan alun alun.oleh hardiono surat dimaksud di disposisi kepada asisten, kemudian oleh asisten di disposisi kepada tiga OPD yakni BKD, DISRUMKIM, dan bagian hukum unit kerja sekretariat daerah.

Anehnya surat dari redaksi Radar Nusantara untuk sekda setelah  turun disposisi disposi yang tidak jelas,kemudian dibalas oleh Sidik Mulyono kepala dinas komunikasi dan informasi kota depok pada tanggal 2 april 2018. Surat bernomor 800/343-bkd lkp , berisi dua item.1. sisa anggaran pengadaan lahan TA 2017 menjadi sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu (SILPA) dan tidak dapat dipergunakan untuk pekerjaan lain pada tahun tersebut.2. perhitungan SILPA tahun 2017 ini menjadi salah satu sumber penerimaan pendapatan pada APBD kota Depok tahun 2018.

Kapasitas sekretaris daerah adalah sebagai kepala  tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). terkait Tugas pokok dan fungsinya selaku ketua TAPD, tentu amat lah janggal ketika hardiono sekda tidak mau  menjawab  pertanyaan seputar anggaran , tetapi melimpahkan kepada kepala dinas kominfo.?

Selain itu jika memang benar sisa anggaran pengadaan lahan untuk alun alun disimpan disilpa, kenapa pihak diskominfo tidak melampir lembaran /halaman dari APBD tahun anggaran 2018 yang menguatkan  isi surat jawaban diskominfo. Bahwa anggaran sisa dari kegiatan pembelian lahan  memang tercantum sebagai salah satu sumber penerimaan pendapatan  APBD  kota Depok 2018. Sebagaimana diketahui APBD tidak Cuma kota depok, bahkan dari sabang sampai merauke  setelah pengesahan oleh pihak DPRD, maka seluruh elemen masyarakat apalagi pers sebagai kontrol sosial  tentu saja berhak untuk mengetahuinya, karena APBD merupakan dokumen negara  tetapi bukan rahasia negara.menyikapi hal demikian,Amat lah wajar jika wartawan dan khalayak ramai membuat pernyataan bahwa hardiono tidak layak menjabat sekda karena ia tidak paham tugas pokok dan fungsinya. (herdian)

COMMENTS

Nama

.berita terkini,445,Aceh,10,ACEH SINGKIL,75,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,48,Aekkanopan,2,ambon,2,BALAESANG,1,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,38,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,13,Banyuasin,5,Banyumas,7,Banyuwangi,26,Barru,1,Batam,60,batang,2,Bekasi,273,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,88,BENGKALIS,4,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1641,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,147,Bola,1,bolmong,109,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,39,Bukit Tinggi,15,Buol,35,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,13,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,182,Dabo Singkep,92,Daerah,6280,Dairi,67,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,19,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,18,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,218,Jambi,22,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,30,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,131,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,9,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,11,Kapuas Hulu,225,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,16,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,19,Kuningan,117,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,97,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,49,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,277,Lampung Utara,72,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,499,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,1,lotim.berita terkini,27,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,33,makassar,2,Malang,72,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,13,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,153,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,2,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,153,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,23,Palu,86,Paluta,21,Pandeglang,539,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,PATI,7,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,135,Pekanbaru Riau,3,pelalawan,19,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,146,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,392,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,84,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,224,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,17,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,20,Simalungun,25,Singaparna,1,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,34,Subang,35,Sukabumi,59,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,33,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,6,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,20,Tambraw - RN,1,Tangerang,304,Tanjab Barat,298,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,45,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,ter,1,Terkini,6680,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,345,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,3,Tulungagung,81,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Tak Layak Jadi Sekda, Hardiono Tak Paham Tupoksi
Tak Layak Jadi Sekda, Hardiono Tak Paham Tupoksi
https://1.bp.blogspot.com/-2Iev7DLgqhs/WuE71KQw2CI/AAAAAAABdSw/whk0ku9WWsIf517HGe1P1FV0gzGwRuSIACLcBGAs/s400/ab.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-2Iev7DLgqhs/WuE71KQw2CI/AAAAAAABdSw/whk0ku9WWsIf517HGe1P1FV0gzGwRuSIACLcBGAs/s72-c/ab.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/04/tak-layak-jadi-sekda-hardiono-tak-paham.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/04/tak-layak-jadi-sekda-hardiono-tak-paham.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy