Pembangunan Rabat Beton Dari DD Leuwibalang Diduga Sarat Penyimpangan.

Pandeglang,RN Pembangunan jalan lingkungan rabat beton tepatnya di Kampung Citihang Leuwibuled RT 001/003, Desa Leuwibalang Kecamatan Ci...


Pandeglang,RN
Pembangunan jalan lingkungan rabat beton tepatnya di Kampung Citihang Leuwibuled RT 001/003, Desa Leuwibalang Kecamatan Cikeusik diduga sarat penyimpangan dan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Menurut informasi yang di himpun radarnusantara.com pembangunan rabat beton senilai Rp 289 juta dengan Voleme 2,5 X 331 meter di duga sarat penyimpangan hal itu di ungkapkan oleh salah seorang warga setempat yang namanya minta di rahasiakan, ia mangatakan, pembangunan rabat beton dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018 ini diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dan tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya awal pasalnya, kata dia, ada beberapa kegiatan yang tercantum dalam rencana anggaran belanja tetapi tidak ada kegiatan dan berbeda pelaksanaan, diantaranya dana untuk kerja langsir aja sekitar 40 juta rupiah lebih untuk 449 orang, Harian Ongkos Kerja (HOK) dan langsir batu 47 orang, Harian Ongkos Kerja sekitar 4,7 juta rupiah dan tenaga kerja 403 orang sekitar 36 juta rupiah lebih, namun di lapangan itu sangat berbeda,

"Pembangunan rabat beton nya kurang bagus, pasir dengan semen terpisah (kurang menyatu) padahal proses pembangunan betonisasi tersebut awalnya harus manual tapi kini menggunakan mobil Plant, artinya Pembangunan dalam rencana manual tapi dalam pelaksanaan menggunakan mobil cor (Plant) serta biaya langsir senilai 40 juta rupiah lebih di duga, di gelapkan lantaran material nya masuk ke lokasi berarti tidak ada biaya langsir, "terang warga setempat yang namanya minta dirahasiakan kepada radarnusantara.com,  Minggu (16/9/18).

Dihubungi terpisah, Kepala Desa (Kades) Leuwibalang, Waita, ia mengatakan pembangunan rabat beton itu kini sedang dalam proses pembangunan dengan dana bantuan sebesar 289 juta rupiah,  adapun biaya langsir sekitar 40 juta rupiah lebih itu memang ada dalam rencana anggaran biaya akan tetapi biaya tersebut ada beberapa beban biaya material banyak yang tidak sesuai Standar Satuan Harga (SSH) maka dana langsir itu yang di gunakan, dana yang digunakan untuk biaya langsir sekitar 40 juta lebih,

"Ongkos angkut (langsir) tidak tercapai dengan harga Standar Satuan Harga (SSH) artinya dari lokasi material datang ke desa Leuwibalang sudah ada biaya langsir, artinya bukan dari jalan raya sampai lokasi titik pekerjaan dari toko material nya sudah ada biaya langsir karena tidak Standar Satuan Harga nya tidak tercapai, " kilahnya.

Selain itu, ia menuding eks Operator Desa Leuwibalang yakni Jumhadi, yang sudah menyebarkan informasi ke luar tentang informasi pembangunan desa yang sedang di laksanakan

"siapa lagi kalau bukan Jumhadi (eks operator desa*red) yang sudah menyebarkan informasi tentang persoalan di desa terkait pembangunan, karena Eks Operator itu sedang ada mis komunikasi dengan saya jadi jelas ia yang sudah pasti menyebarkan nya, dia itu sok pintar, "  sanggah Kades melalui telepon genggam nya,***(hadi).


COMMENTS

Nama

Aceh,1,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,44,Banda Aceh,3,Bandung,29,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,18,Barru,1,Batam,51,Bekasi,244,Belitung,38,Beltim,70,Bener Meriah,63,Bengkayang,24,BER,1,Berita terkini,632,Bintan,8,BNN,1,Bogor,145,Bola,1,bolmong,80,bolmong utara,1,boltim,8,Brebes,38,Bukit Tinggi,10,Buol,18,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,154,Dabo Singkep,52,Daerah,6052,Dairi,48,Deli Serdang,6,Depok,87,derah,3,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,7,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,2,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,185,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jayapura,1,Jember,1,Jepara,18,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,127,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,2,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,205,Karawang,3,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,8,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,112,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,3,Labura,28,Lahat,12,Lampung,9,Lampung Barat,24,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,134,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,441,Loksado,1,Lombok,3,lotim.berita terkini,8,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,58,Maluku,3,Maluku tengah,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,7,Mekar Baru,1,Mesuji,56,metro,22,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,137,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,14,Natuna,68,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,107,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,10,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,6,Palembang,12,Palu,77,Paluta,1,Pandeglang,531,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,7,Parlemen,31,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,102,Pematangsiantar,26,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,74,Pilkada,1,Polhukam,143,Politik,1,Pontianak,43,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,325,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,70,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,5,Sampit,185,sar,1,Sarolangun,72,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,Sigi,19,Simalungun,21,Solok Selatan,7,Sorong,22,Subang,30,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,12,sulawesi tengah,20,Sulsel,6,Sulteng,175,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,15,Tangerang,254,Tanjab Barat,272,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,36,Tebing Tinggi,61,Tegal,11,Terkini,6485,terkiri,2,Tolitoli,249,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,54,Waisai,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Pembangunan Rabat Beton Dari DD Leuwibalang Diduga Sarat Penyimpangan.
Pembangunan Rabat Beton Dari DD Leuwibalang Diduga Sarat Penyimpangan.
https://2.bp.blogspot.com/-22MSghRnxZA/W55bisdctLI/AAAAAAAAO3w/LPEH4DIaDSwXU8pCvgWqjZny3sI0mxuawCLcBGAs/s640/IMG-20180916-WA0064.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-22MSghRnxZA/W55bisdctLI/AAAAAAAAO3w/LPEH4DIaDSwXU8pCvgWqjZny3sI0mxuawCLcBGAs/s72-c/IMG-20180916-WA0064.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/09/pembangunan-rabat-beton-dari-dd.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/09/pembangunan-rabat-beton-dari-dd.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy