PUNGLI SERTIFIKAT TANAH TERJARING OOT, LENGGANG KANGKUNG

JEPARA-RN  Lagi- lagi hukum negeri ini jadi permainan banyak kasus tak tuntas terungkap, dari tingkat desa sampai kota, dari petinggi sa...


JEPARA-RN Lagi- lagi hukum negeri ini jadi permainan banyak kasus tak tuntas terungkap, dari tingkat desa sampai kota, dari petinggi sampai mentri. Hanya uang yang di jadikan hokum di negeri ini, seperti halnya kasus petinggi petekean kab. Jepara yang tak jelas.

Bulan Februari 2017 tahun lalu petinggi petekean kab. Jepara terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh aparat kepolisian daerah Jawa Tengah  namun tidak ditahan, ,maka berkas kasusnya pun yang telah di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Jepara juga tidak dilakukan penahanan, hingga adanya pelimpahan berkas kasus tahan ke dua (P21) yang seharusnya bisa membawa petinggi petekean kab. Jepara ke balik jeruji besi , namun petinggi petekean sampai sekarang masih bebas lenggang kangkung dari jerat hokum, maka dari itu ada apa atau ada siapa di balik semua itu? Menurut keterangan kasi pitsus tidak dilakukannya penahanan terhadap Petinggi Petekean Jepara karena adanya surat dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, dalam hal ini mengatakan bahwa tersangka (Petinggi Petekean) belum menikmati hasil kejahatan yang dilakukannya.

Ini tentunya menjadi  pertanyaaan bagi Tim Radar Nusantara, bukankah telah terbukti bahwa Petinggi petekean jepara telah melakukan kejahatan progam prona. Dari keterangan lawyer yang mendampinginya sewaktu di Kapolda Jawa Tengah mengatakan kalau Petinggi Petekean itu, telah melanggar ketentuan sebagiaimana dakwaan primer pasal 12 huruf e  Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi dan dakwaan subside pasal 5 ayat 2 Undang – Undang yang sama. untuk dakwaan primer, terdakwa di ancam pidana penjara seumur hidup atau penjara minimal empat  tahun dan maksimal 20 tahun serta denda minimal Rp. 200 juta dan maksimal Rp. 1 Milyar.

Sedangkan dakwaan subsider, diancam pidana penjara minimal satu tahun dan maksimal lima tahun serta denda minimal Rp. 50 Juta dan maksimal Rp. 250 juta. bilamana nanti dipengadilan berubah Tim Radar Nusantara menilai bahwa penyidik di Kejaksaan Negeri Jepara diduga ada pengondisian atau ada intervensi dari seseorang. Apakah hukum di negeri ini benar–benar telah menjadi rusak, disebabkan hanya karena adanya oknum yang tidak bertanggungjawab. 

Bagaimana mungkin seorang yang sudah terbukti bersalah tidak mendapatkan  hukuman dengan alasan tersangka (Petinggi Petekean) belum menikmati hasil tindak kejahatannya. maka Tim Radar Nusantara menghimbau ke Kejaksaan Negeri Jepara supaya bekerja atau bertindak secara Professional dan jangan sampai terpengaruh hanya karena intervensi seseorang, dan Tim Radar Nusantara pun berharap kepada para penegak hukum tetap bisa dalam koridor dan tidak menyimpang dari sumpah jabatannya. Agar citra buruk keadilan di negeri ini tidak semakin bertambah, khususnya Kab. Jepara.  


COMMENTS

Nama

Aceh,1,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,44,Banda Aceh,3,Bandung,29,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,18,Barru,1,Batam,51,Bekasi,244,Belitung,38,Beltim,70,Bener Meriah,63,Bengkayang,24,BER,1,Berita terkini,632,Bintan,8,BNN,1,Bogor,145,Bola,1,bolmong,80,bolmong utara,1,boltim,8,Brebes,38,Bukit Tinggi,10,Buol,18,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,154,Dabo Singkep,52,Daerah,6052,Dairi,48,Deli Serdang,6,Depok,87,derah,3,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,7,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,2,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,185,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jayapura,1,Jember,1,Jepara,18,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,127,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,2,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,205,Karawang,3,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,8,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,112,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,3,Labura,28,Lahat,12,Lampung,9,Lampung Barat,24,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,134,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,441,Loksado,1,Lombok,3,lotim.berita terkini,8,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,58,Maluku,3,Maluku tengah,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,7,Mekar Baru,1,Mesuji,56,metro,22,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,137,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,14,Natuna,68,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,107,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,10,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,6,Palembang,12,Palu,77,Paluta,1,Pandeglang,531,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,7,Parlemen,31,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,102,Pematangsiantar,26,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,74,Pilkada,1,Polhukam,143,Politik,1,Pontianak,43,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,325,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,70,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,5,Sampit,185,sar,1,Sarolangun,72,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,Sigi,19,Simalungun,21,Solok Selatan,7,Sorong,22,Subang,30,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,12,sulawesi tengah,20,Sulsel,6,Sulteng,175,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,15,Tangerang,254,Tanjab Barat,272,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,36,Tebing Tinggi,61,Tegal,11,Terkini,6485,terkiri,2,Tolitoli,249,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,54,Waisai,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: PUNGLI SERTIFIKAT TANAH TERJARING OOT, LENGGANG KANGKUNG
PUNGLI SERTIFIKAT TANAH TERJARING OOT, LENGGANG KANGKUNG
https://2.bp.blogspot.com/-Ius82e0OYVQ/W49NiuHiahI/AAAAAAABj88/NJqTATt4mvo5FQzL7nl8fPYat-NkWqL2ACEwYBhgL/s400/PUNGLI.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-Ius82e0OYVQ/W49NiuHiahI/AAAAAAABj88/NJqTATt4mvo5FQzL7nl8fPYat-NkWqL2ACEwYBhgL/s72-c/PUNGLI.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/09/pungli-sertifikat-tanah-terjaring-oot_5.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/09/pungli-sertifikat-tanah-terjaring-oot_5.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy