16 Hektar Hutan Di SPTN Wilayah 1 Pulau Panaitan Terbakar Diduga Akibat Pemanen Madu

Pandeglang,RN  Informasi kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) di Wilayah Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wi...


Pandeglang,RN 
Informasi kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) di Wilayah Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 1 Pulau Panaitan, Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang Banten, diduga akibat aktivitas masyarakat dalam pemanen lebah madu, hal itu dibenarkan oleh kepala Balai  TNUK, Dr. U Mamat Rahmat, S. Hut. Mp. saat dihubungi melalui Telephon selullernya. Minggu (21/10/18).

Dr. U. Mamat Rahmat, S.Hut.Mp. menyampaikan, "Pada tanggal 10 Oktober 2018, di  Kawasan TN Ujung Kulon, SPTN wilayah I Pulau Panaitan telah terjadi kebakaran hutan. Adapun resumenya yaitu sebagai berikut, Kebakaran terjadi di Blok Ciharashas, Resort PTN Wil. Legon Bajo SPTN WILAYAH I P. Panaitan TNUK. Lokasi kebakaran berada pada koordinat LS 6. 86' 25" BT 105. 11' 38" Grid 14 BE di peta, " Ungkapnya

U. Mamat Rahmat juga menambahkan bahwa , "Kebakaran diduga disebabkan oleh aktivitas masyarakat dalam pemanenan lebah madu dan Areal yang terbakar merupakan  areal bervegetasi utama jenis Bayur dan rotan (hutan hujan dataran rendah) dan merupakan areal hutan yg memiliki riwayat karhut pd tahun 2015 yg sebagian lahannya bergambut.
Perkiraan sementara luas kebakaran mencapai 16 ha," Jelasnya.

Rahmat memaparkan bahwa  upaya pemadaman yang dilakukan oleh pihak TNUK "Upaya pemadaman dilakukan oleh gabungan personil dari resort, MMP, MPA di ling SPTN I, II, III, dan  siswa peserta PKL SMKN 03 & 05 Pandeglang dan anggota masyarakat dari Kelompok Pemanfaat HHBK Madu.

Tepatnya di hari senin, tanggal 15 Okt 2018 yang lalu api sudah mulai dapat dikuasai namun belum sepenuhnya dapat dipadamkan. Upaya tindak lanjut yang kami lakukan yaitu, Upaya pemadaman masih  terus dilakukan dan Hari Selasa 16 Okt 2018 dilakukan penambahan alat mekanis berupa 2 unit mesin Alkon (menjadi 4 unit di lokasi) + selang, 1 unit Chainsaw (menjadi 2 unit di lokasi), 1 unit genset utk kepentingan recharging baterai radio komunikasi, penambahan tenaga personil pemadam, suplai logistik (bahan makanan, obat2an, masker, air bersih bahan konsumsi yg langka didapatkan di lapangan), BBM + pelumas (Kapal,  rubberboat, genset, alkon, chainsaw) yg dikirim dari Kampung /Desa  Tamanjaya Kec. Sumur Pandeglang, " Jelasnya Rahmat. 

Rahmat juga menambahkan bahwa, "Air laut merupakan satu-satunya sumber air pemadaman. Jarak terdekat dari sumber air (laut) ke lokasi terbakar 750 m, dan jarak terjauh 2,7 km dan spesifikasi teknis embung/tandon air buatan berbahan plastik warna orange yg disediakan kurang sesuai untuk kebutuhan teknis."pungkas Rahmat ***(Doni, S)

COMMENTS

Nama

Aceh,10,ACEH SINGKIL,42,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,45,ambon,1,BALAESANG,1,Banda Aceh,3,Bandung,34,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,25,Barru,1,Batam,57,batang,2,Bekasi,261,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,79,BENGKALIS,3,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1625,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,146,Bola,1,bolmong,103,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,38,Bukit Tinggi,15,Buol,24,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,10,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,169,Dabo Singkep,81,Daerah,6148,Dairi,54,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,3,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,15,Ekonomi,3,Garut,13,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,208,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,27,Jombang,3,kab,1,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,129,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,8,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,219,Karawang,27,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,10,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,12,Kuningan,117,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,79,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,30,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,219,Lampung Utara,70,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,477,Loksado,1,Lombok,4,lotim.berita terkini,23,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,69,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,10,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,146,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,87,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,125,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,11,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,13,Palu,84,Paluta,6,Pandeglang,535,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,124,pelalawan,15,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,Polhukam,145,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,371,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,78,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,213,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,5,Sigi,20,Simalungun,24,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,29,Subang,32,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,30,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,4,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,19,Tambraw - RN,1,Tangerang,277,Tanjab Barat,290,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,42,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,Terkini,6556,terkiri,3,Timika,1,Tolitoli,308,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,8,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,74,Waisai,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: 16 Hektar Hutan Di SPTN Wilayah 1 Pulau Panaitan Terbakar Diduga Akibat Pemanen Madu
16 Hektar Hutan Di SPTN Wilayah 1 Pulau Panaitan Terbakar Diduga Akibat Pemanen Madu
https://1.bp.blogspot.com/-Hkx-SuXUNls/W80W8U1caiI/AAAAAAAAPqg/gYOeV3d3mXYDRj8WfP745d6zMUmvnpa8gCK4BGAYYCw/s320/IMG-20181022-WA0000-708602.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Hkx-SuXUNls/W80W8U1caiI/AAAAAAAAPqg/gYOeV3d3mXYDRj8WfP745d6zMUmvnpa8gCK4BGAYYCw/s72-c/IMG-20181022-WA0000-708602.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/10/16-hektar-hutan-di-sptn-wilayah-1-pulau.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/10/16-hektar-hutan-di-sptn-wilayah-1-pulau.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy