Ditreskrimsus Polda Kalbar Tangkap Pengolah Kayu Ilegal Di Ketapang

Pontianak (Kalbar), RN Tim Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kalbar kembali menangkap pelaku Ilegal kayu olahan, di Desa Muara Jekak, Kec...





Pontianak (Kalbar), RN
Tim Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kalbar kembali menangkap pelaku Ilegal kayu olahan, di Desa Muara Jekak, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Selasa (23/10/2018).

"Sapariadi ditangkap karena diduga melakukan pengolahan kayu secara ilegal dalam bentuk segi jenis kayu meranti dan kayu belian, "kata Kombes Pol. Mahyudi Nazriansyah.

Menurut Mahyudi, Selasa (23/10/2018) pukul 07.00 WIB, Tim Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kalimantan Barat yang dipimpin oleh AKBP Ade Kuncoro SIK, melakukan penangkapan terhadap Sapariadi. Dia selaku pemilik sawmill PO Sumber Usaha di Dusun Ndua, RT 03, Desa Muara Jekak, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang.

Untuk kayu olahan yang berada di lokasi sawmill dalam bentuk rakit sebanyak kurang lebih 300 batang. Kayu olahan dengan berbagai ukuran di antaranya 10x20x4M, 15x20x4M, 20x20x4M, 8x16x4M, 8x8x4M jenis kayu meranti dan kayu belian. Tanpa dilengkapi dengan surat  atau dokumen keterangan syahnya hasil hutan.

“Kayu olahan Meranti dibeli dari masyarakat Desa Hulu Sungai Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang dengan harga perkubik Rp 750.000,- Untuk kayu olahan jenis belian ukuran 8x16x4M perbatang dibeli seharga Rp. 220.000,-,"jelas Ditreskrimsus Polda Kalbar.

“atas perbuatannya tersebut Sapariadi melanggar pasal 83 ayat 1 huruf b UU nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Sedangkan untuk pengembangan selanjutnya, tim  mengamankan dan memeriksa pemilik kayu atas nama Sapariadi,  mengamankan barang bukti kayu olahan untuk dititipkan ke Polres Ketapang,” tutup Mahyudi.

Sementara itu, Kapolda Kalbar Irjen.Pol.Drs.Didi Haryono, SH, MH mengungkapkan bahwa kayu-kayu itu tersusun rapi di sebuah rakit di sungai. Tidak ada yang tahu, jika ratusan kayu ini adalah ilegal alias tak ada surat menyurat yang resmi.  Atas dasar itulah, penangkapan ilegal logging kayu olahan jenis meranti dan belian dalam bentuk rakit sebanyak 300 batang di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

“Polda Kalbar dan jajarannya tidak akan mentolerir segala bentuk kegiatan yang melanggar hukum. Hal ini sudah menjadi Komitmen kita bersama, Polda Kalbar zero tolerance dan zero illegal,” tegasnya. (Humas Polda_red /Santo). 

COMMENTS

Nama

.berita terkini,451,Aceh,10,ACEH SINGKIL,75,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,48,Aekkanopan,2,ambon,2,BALAESANG,1,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,38,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,13,Banyuasin,5,Banyumas,7,Banyuwangi,26,Barru,1,Batam,60,batang,2,Bekasi,273,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,88,BENGKALIS,4,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1641,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,147,Bola,1,bolmong,109,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,39,Bukit Tinggi,15,Buol,35,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,13,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,182,Dabo Singkep,92,Daerah,6280,Dairi,67,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,19,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,18,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,218,Jambi,22,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,30,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,4,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,131,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,9,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,11,Kapuas Hulu,225,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,16,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,19,Kuningan,117,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,97,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,49,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,280,Lampung Utara,72,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,500,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,1,lotim.berita terkini,27,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,33,makassar,2,Malang,72,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,13,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,153,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,2,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,153,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,23,Palu,86,Paluta,21,Pandeglang,540,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,PATI,7,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,135,Pekanbaru Riau,3,pelalawan,19,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,146,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,392,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,84,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,224,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,17,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,20,Simalungun,25,Singaparna,1,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,34,Subang,35,Sukabumi,59,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,33,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,6,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,20,Tambraw - RN,1,Tangerang,305,Tanjab Barat,298,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,45,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,ter,1,Terkini,6680,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,345,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,3,Tulungagung,81,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Ditreskrimsus Polda Kalbar Tangkap Pengolah Kayu Ilegal Di Ketapang
Ditreskrimsus Polda Kalbar Tangkap Pengolah Kayu Ilegal Di Ketapang
https://1.bp.blogspot.com/-yjwiyYxFnNI/W8_b40_uoaI/AAAAAAABmzI/EFcywDDwKJoG6wZ70WDftd_KP7u91W7XwCLcBGAs/s320/IMG_20181024_083943_303.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-yjwiyYxFnNI/W8_b40_uoaI/AAAAAAABmzI/EFcywDDwKJoG6wZ70WDftd_KP7u91W7XwCLcBGAs/s72-c/IMG_20181024_083943_303.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/10/ditreskrimsus-polda-kalbar-tangkap.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/10/ditreskrimsus-polda-kalbar-tangkap.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy