Kantor Dusun di Ratakan Dengan Tanah, simbol Negara diduga dilecehkan”

RN- Kampar Riau . Sekelompok pemuda yang berbadan tegap dan berambut cepak meratakan kantor Dusun di Desa Rimbo Panjang dengan  tanah men...


RN- Kampar Riau. Sekelompok pemuda yang berbadan tegap dan berambut cepak meratakan kantor Dusun di Desa Rimbo Panjang dengan  tanah mengunakan  alat berat Exsavator, selain itu mereka juga diduga melecehkan simbol Negara yaitu bendera merah Putih  yang berdiri dihalaman kantor Dusun dibuang sembarangan ( 24/9/18)
Saksi mata menututurkan ke Radar Nusantara , dihalaman kantor Dusun ada simbol Negara  bendera merah putih,yang berdiri mengunakan kayu, namun sayangnya mereka tanpa permisi kepada masyrakat Desa Rimbo Panjang/ RT/RW, termasuk kepada kepala Desa  mereka tidak pernah memberihukan kegiatannya yaitu meratakan kantor Dusun dengan tanah,kemudian bendera merah Putih dibuang kesamping kantor Dusun, tekesan perbutan mereka melecehkan simbol Negara,
 Selain kantor Dusun diratakannya  dengan tanah, bangunan PAMSIMAS yang dibangu oleh pemda Kampar juga ikut rusak, tidak berpungsi lagi sebagaimana mestinya,  karena pipa saluranya  peceh di gilas Exsavator,Pelaku pengrusakan kantor dusun  mengaku menerima upah dari seseorang, namun mereka tidak menjelaskan siapa orangnya,hanya melihatkan  kepada warga surat perintah kerja, didalam surat  ( SPK ) tersebut  ada nama  Is Lintau ujar warga
 Di perkirakan Ratusan Masayrakat bersama pemuda Desa Rimbo Panjang sudah melarang mereka  merobohkan kantor dusun,tetapi mereka menolak, malahan mereka mengancam kami ujar salah seorang warga yang melihat kejadian tersebut, salah seorang dari kelompok mereka mengatakan kalau ada yang berani menghentikan pekerjaan  kami ini kami siap berperang,kata salah seorang warga ke RN, yang manyaksikan kejadia tersebut.
 Informasi yang dihimpun RN dilapangan, kantor dusun tersebut dibangum oleh masyrakat dengan cara gotong Royong berkisar tahun 1984, sedangkan tanah yang di bangun kantor Dusun tersebut di hibahkan  secara lisan oleh pemilik tanah pertama kepada Masyarakat, kemudian  pada tahun 2013 diatas  tanah hibah tersebut di bangun PAMSIMAS yang dibiayai oleh Negara.
Awal terjadi pengrusakan kantor Dusun beberapa  bulan yang lalu,  masyarakat Desa Rimbo Panjang mendatangi kantor Polsek Tambang hendak  melaporkan kejadian dugaan pengrusakan tersebut,akan tetapi  laporan masyarakat tidak di terima,dengan alasan yang tidak jelas ungakap warga penuh rasa kecewa. 
 kini masyarakat Desa Rimbo Panjang sudah membuat Surat Pengaduan Masyarakat ( DUMAS ) secara tertulis Melalui Kuasa Hukumnya Jamadi S SH, Dk .kepada kepolda Riau, melalui ( DUMAS ) ini  .masyarakat berharap kepadaBpk Yth  Kapolda Riau beserta Jajaranya mengungkap siapa yang membeking mereka,sehinga mereka berani sewenang-wenang meratakan kantor Dusun kami dengan tanah secara melawan Hukum, dan mereka diduga  melecehkan simbol Negara,tutup warga dengan wajah kesal,  sampai berita ini dilansir Pihak yang terkait belum dapat di konfirmasi.( Tim RN )     


COMMENTS

Nama

Aceh,10,ACEH SINGKIL,4,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,45,ambon,1,Banda Aceh,3,Bandung,29,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,22,Barru,1,Batam,53,batang,2,Bekasi,252,Belitung,38,Beltim,71,Bener Meriah,79,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,977,Bintan,8,Blitar,1,BNN,1,Bogor,145,Bola,1,bolmong,84,bolmong utara,1,boltim,8,Brebes,38,Bukit Tinggi,13,Buol,20,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,157,Dabo Singkep,66,Daerah,6105,Dairi,48,Deli Serdang,6,Depok,87,derah,3,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,10,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,3,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,196,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jayapura,1,Jember,1,Jeneponto,1,Jepara,24,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,128,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,4,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,208,Karawang,10,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,10,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,114,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,3,Labura,51,Lahat,12,Lampung,17,Lampung Barat,24,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,159,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,457,Loksado,1,Lombok,4,lotim.berita terkini,14,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,58,Maluku,3,Maluku tengah,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,10,Mekar Baru,1,Mesuji,57,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,137,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,75,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,113,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,11,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,7,Palembang,12,Palu,80,Paluta,1,Pandeglang,532,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,7,Parlemen,32,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,112,pelalawan,1,Pematangsiantar,26,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,Polhukam,145,Politik,1,Pontianak,43,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,351,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,75,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,10,Sampit,194,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,Sigi,19,Simalungun,23,Sinjai,3,Solok Selatan,7,Sorong,24,Subang,31,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,29,sulawesi tengah,27,Sulsel,6,Sulteng,176,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,16,Tangerang,263,Tanjab Barat,280,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,36,Tebing Tinggi,61,Tegal,11,Terkini,6529,terkiri,2,Tolitoli,261,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,67,Waisai,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Kantor Dusun di Ratakan Dengan Tanah, simbol Negara diduga dilecehkan”
Kantor Dusun di Ratakan Dengan Tanah, simbol Negara diduga dilecehkan”
https://2.bp.blogspot.com/-UDT4EVY_yZc/W7wOUi1BpEI/AAAAAAABl24/x4G-9e4iR5MyLN0cTdxieJuYO_35vqWeQCLcBGAs/s320/BENDERA.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-UDT4EVY_yZc/W7wOUi1BpEI/AAAAAAABl24/x4G-9e4iR5MyLN0cTdxieJuYO_35vqWeQCLcBGAs/s72-c/BENDERA.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/10/kantor-dusun-di-ratakan-dengan-tanah.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/10/kantor-dusun-di-ratakan-dengan-tanah.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy