Peringati HSN Festival Tajug Akan Digelar Dikeraton Kesepuhan

Cirebon - RN . Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2018, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerjasama dengan kesult...


Cirebon - RN. Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2018, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerjasama dengan kesultanan kesepuhan Cirebon, akan menggelar festival Tajug selama tiga hari bertempat di alun-alun kesepuhan Cirebon, bertujuan  untuk mengingatkan masyarakat tentang wasiat dari Sunan Gunung Jati tersebut.

Hal itu dikatakan oleh Rais Syuriyah PBNU KH Musthofa Aqil Siradj saat mengelar jumpa pers di Ponpes Kempek, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (2/10/2018).

Dan dikatakannya festival Tajug terinvirasi wasiat Sunan Gunung jati ‘Insun Titip Tajug Lan Fakir Miskin’ yang memiliki makna cukup mendalam, hal itu yang perlu direalisasikan dieara sekarang ini. “ Festival Tajug sebagai salah satu ikhtiar untuk menumbuhkan kembangkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memakmurkan masjid”. Ucap Kang Aqil sapaan akrab masyarakat Cirebon itu.

Menurutnya. Tajug itu artinya musala, surau, dan sejenisnya. Kita ingatkan kembali masyarakat tentang wasiat Sunan Gunung Jati. Kemudian, kita kembalikan pernanan keraton sebagai pesantren, dulu seperti itu.

Dijelaskannya, Tajug itu melambangkan agama atau akidah. Sedangkan fakir miskin melambangkan pemberdayaan ekonomi. Tentunya pesan dari Sunan Gunung Jati ini wajib kita laksanakan dalam konteks membangun masyarakat

Dan kemudian, Beliau menyebutkan Festival Tajug bakal diselenggarakan pada tanggal 20 hingga 22 Oktober 2018. Yang unik dalam festival tersebut adanya lomba 'azan pitu' atau azan tujuh. Azan yang dikumandangkan oleh tujuh muazin, tradisi dari Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon.

“ Insya Allah pada acara puncaknya nanti akan dihadiri Pak Presiden Jokowi. Serta direncanakan 10.000 santri dan takmir masjid hadir serta penampilan Sendatari Lintang Kerti”. Pungkas Kang Aqil.

Sekertaris Panitia, Mukhlis Ali, mengungkapkan Festival Tajug penting dilaksanakan karena memiliki misi menangkal Islam radikal atau trans-nasional, yang bertolak belakang dengan Pancasila yang menghargai keberagaman.

“Sangat bertolak belakang dengan Islam yang rahmatan lil’alaimin. Maka kegiatan atau festival ini penting dilaksanakan. Caranya, dengan kebudayaan. Maka kita menggandeng keraton sebagai basis memertahankan budaya,” ungkapnya, Selasa (2/10/2018).

Pria yang kini menjadi salah satu Pengurus Besar NU tersebut mengharapkan, dari adanya kegiatan ini masyarakat kembali kepada masjid yang merupakan embrio basis dakwah Islam yang ramah, yang dibawakan oleh wali songo.

“Menurut data Kementerian Agama, di Indonesia terdapat lebih dari satu juta masjid. Jumlah ini sangat besar dan merupakan potensi. Bila kita manfaatkan secara optimal, maka dapat menjadi pembangunan masyarakat,” jelasnya.

Sementara, salah satu perwakilan Keraton Kasepuhan, Ahmad Jazuli, mengungkapkan Festival Tajug akan diadakan di masjid agung Sang Cipta Rasa, karena di sana memiliki nilai sejarah dari dakwah Islam masa Sunan Gunung Jati.

“Sebenarnya, di Cirebon sendiri memiliki masjid yang berumur tua, usianya beragam dari 300 hingga 400 tahun. Tapi banyaknya masjid tersebut, yang paling berpengaruh adalah masjid agung Sang Cipta Rasa. Maka kita ambil masjid itu”. Ucap Jazuli. (Panjet/Hasan/Riston)

COMMENTS

Nama

Aceh,10,ACEH SINGKIL,4,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,45,ambon,1,Banda Aceh,3,Bandung,29,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,22,Barru,1,Batam,53,batang,2,Bekasi,252,Belitung,38,Beltim,71,Bener Meriah,79,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,977,Bintan,8,Blitar,1,BNN,1,Bogor,145,Bola,1,bolmong,84,bolmong utara,1,boltim,8,Brebes,38,Bukit Tinggi,13,Buol,20,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,157,Dabo Singkep,66,Daerah,6105,Dairi,48,Deli Serdang,6,Depok,87,derah,3,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,10,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,3,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,196,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jayapura,1,Jember,1,Jeneponto,1,Jepara,24,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,128,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,4,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,208,Karawang,10,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,10,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,114,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,3,Labura,51,Lahat,12,Lampung,17,Lampung Barat,24,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,159,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,457,Loksado,1,Lombok,4,lotim.berita terkini,14,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,58,Maluku,3,Maluku tengah,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,10,Mekar Baru,1,Mesuji,57,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,137,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,75,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,113,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,11,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,7,Palembang,12,Palu,80,Paluta,1,Pandeglang,532,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,7,Parlemen,32,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,112,pelalawan,1,Pematangsiantar,26,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,Polhukam,145,Politik,1,Pontianak,43,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,351,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,75,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,10,Sampit,194,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,Sigi,19,Simalungun,23,Sinjai,3,Solok Selatan,7,Sorong,24,Subang,31,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,29,sulawesi tengah,27,Sulsel,6,Sulteng,176,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,16,Tangerang,263,Tanjab Barat,280,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,36,Tebing Tinggi,61,Tegal,11,Terkini,6529,terkiri,2,Tolitoli,261,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,67,Waisai,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Peringati HSN Festival Tajug Akan Digelar Dikeraton Kesepuhan
Peringati HSN Festival Tajug Akan Digelar Dikeraton Kesepuhan
https://2.bp.blogspot.com/-SC4wO_R935k/W7XUth12I8I/AAAAAAABlhY/dCmqB9Z-qXssfv9bYruEiva0LK8VgZ-GgCLcBGAs/s320/KONFRENSI%2BPRES.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-SC4wO_R935k/W7XUth12I8I/AAAAAAABlhY/dCmqB9Z-qXssfv9bYruEiva0LK8VgZ-GgCLcBGAs/s72-c/KONFRENSI%2BPRES.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/10/peringati-hsn-festival-tajug-akan.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/10/peringati-hsn-festival-tajug-akan.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy