Pengawas Program RTLH Labuan Bungkam, Diduga Ikut Memonopoli Harga Material

Pandeglang,RN  Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)  dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman ( DPR-KP)  Provinsi Banten ...


Pandeglang,RN 
Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)  dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman ( DPR-KP)  Provinsi Banten yang di usungkan dari aspratif para Dewan Komisi IV Provinsi Banten menuai Konflik di lapangan dan diberbagai kalangan Netizen dan para Aktivis. 

Hal itu di sebabkan pasokan matrial yang di kirim ke lokasi pembangunan penerima bantuan tidak berkualitas serta dinilai dapat mengurangi Standar Operasional Prosedur (SOP) material bangunan. 

Diberitakan sebelumnya bahwa program bantuan RTLH yang di gulirkan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPR-KP)  Provinsi Banten ada 30 Unit Bantuan di Desa Labuan Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang,  bantuan tersebut 35 juta berupa Matrial 15 juta untuk Ongkos Harian Kerja (HOK). Namun dikatakan Dewan Komisi IV Provinsi Banten, Hanya mengusulkan adapun pengerjaan secara teknis itu ada Dinas terkait,  35 juta untuk matrial di Kontraktuilkan (dilelang*red) dan untuk  15 juta HOK itu belum tahu apakah langsung masuk ke rekening masing-masing penerima atau di lelangkan juga, tapi yang pasti untuk matrial dan tenaga Perencanan dan pengawas itu sama di tenderkan.

Dihubungi terpisah Pengawas Program RTLH di Kecamatan Labuan yakni Eman melalui telepon genggam tidak menjawab bahkan melalui pesan whatsApp hanya read tanpa ada balasan ,  Padahal berulangkali di konfirmasi awak media radarnusantara.com seperti nya memilih untuk bungkam,  sehingga timbul dugaan pengawas Program ikut memonopoli harga matrial,  karena di setiap matrial lokasi pekerjaan bantuan RTLH  di temukan tidak berkualitas namun di biarkan, 

Menurut Aktivis Divisi Hukum & HAM Barisan Pemuda Penggiat Demokrasi dan Anti Korupsi (BAPPEDAS) Banten, Matin menyayangkan dengan program yang di gulirkan dari dinas  DPR-KP Provinsi Banten karena dinilai ada dugaan memonopoli harga matrial, hal itu terbukti dari matrial yang sudah di kirim,  seperti hebel pada potong,  pasir lingkar,  kusen dari kayu kelapa yang masih anom, dan lainya, serta kurang transparan, karena tidak ada papan informasi. Terlebih memilih pengawas lapangan yang bungkam serta tidak proaktif di lapangan,

" Dinas harus segara mengevaluasi setiap suplayer matrial dan pengawas lapangan yang nakal,  dan jangan memberikan celah untuk memonopoli harga matrial yang dikirim, karena ini adalah program yang di usungkan para dewan Komisi IV Provinsi Banten untuk membantu masyarakat Pandeglang yang tadinya rumah tidak layak di huni menjadi layak huni." terangnya. 

Selain itu,  kajian di lapangan yang di temukan  program RTLH untuk masing-masing rumah tepat sasaran (RTS)  nya beukuran 7 X 5 meter,  dengan waktu pekerjaan selama 20 hari masa kerja, bila di hitung dari matrial yang di kirim dengan bahan yang tidak berkualitas di pastikan tidak mencapai nominal 35 juta,  serta pembayaran untuk HOK 15 juta rupiah, 

"dari hitungan kami untuk pembayaran HOK dari jumlah pekerja  yang ada yaitu 5 orang dengan nominal pembayarannya untuk tukang 2 x 90.000 x 20 hari berapa?. Helper (Kunek).  3 x 70.000 x 20 hari berapa? 
Dipastikan jumlah tidak sampai 15 juta dan sisa pembayaran itu kemana," tanyanya. 

" Dinas PR-KP Provinsi Banten harus memberikan sangsi terhadap Pengawas yang bungkam itu ,karena setiap pengawas di pastikan mendapatkan bayaran dari pemerintah, dan bila ada yang konfirmasi siapapun itu jangan memilih untuk bungkam karena bisa di anggap ikut terlibat dalam pengadaan matrial program,"tegasnya Aktivis Devisi Hukum & HAM BAPPEDA Banten.  Matin Kepada radarnusantara.com Jum'at (23/11). ***(hadi).

COMMENTS

Nama

.berita terkini,1366,.beritaterkini,1,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,55,Aekkanopan,3,ambon,2,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,2,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,41,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,1,bantaeng,1,Banten,13,Banyuasin,5,Banyumas,7,Banyuwangi,29,Barru,1,Batam,67,batang,2,Bekasi,300,bekasi terkini,1,Belitung,44,Beltim,76,Bener Meriah,103,BENGKALIS,4,Bengkayang,24,BENGKULU SELATAN,4,BER,3,BERI,1,Berita terkini,1651,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,155,Bola,1,bolmong,124,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,42,Bukit Tinggi,23,Buol,37,Ciamis,13,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,14,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cimahi,12,Cirebon,217,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,134,Daerah,6336,Dairi,74,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,5,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,20,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,21,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,1,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,230,Jambi,23,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,44,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,8,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,7,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,9,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,138,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,10,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,8,Kampar Riau,16,Kapuas Hulu,233,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,6,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,17,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,24,Kuningan,123,KUTAI KERTANEGARA,2,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,118,Lahat,12,Lampung,33,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,89,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,419,Lampung Utara,73,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,531,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,3,lotim.berita terkini,33,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,36,makassar,3,Malang,86,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,15,Mekar Baru,1,MERANTI,13,Mesuji,63,metro,66,metro lampung,4,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,163,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,3,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,182,Oku Timur,5,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,9,palelawan,3,Palembang,31,Palu,91,Paluta,36,Pandeglang,544,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,11,Pasuruan,1,PATI,11,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,138,Pekanbaru Riau,6,pelalawan,22,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,76,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,147,Politik,1,Pontianak,57,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,442,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,86,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,246,sar,1,Sarolangun,77,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,19,Serdang Bedagai,32,Sergai,24,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,20,Simalungun,26,Singaparna,2,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,43,Subang,39,Sukabumi,70,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,36,Sulsel,7,Sulteng,178,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,18,Sumedang,2,sumsel,6,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,22,Tambraw - RN,2,Tangerang,334,Tanjab Barat,328,Tanjab Timur,26,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,50,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,2,ter,1,Terkini,6718,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,404,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,103,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Pengawas Program RTLH Labuan Bungkam, Diduga Ikut Memonopoli Harga Material
Pengawas Program RTLH Labuan Bungkam, Diduga Ikut Memonopoli Harga Material
https://4.bp.blogspot.com/-MzSqFGvCqdM/W_eilbEBLrI/AAAAAAAAQyY/pshAiWGsh3U3db8T5jIDNh07OyP79hU7QCK4BGAYYCw/s320/IMG-20181123-WA0021-768227.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-MzSqFGvCqdM/W_eilbEBLrI/AAAAAAAAQyY/pshAiWGsh3U3db8T5jIDNh07OyP79hU7QCK4BGAYYCw/s72-c/IMG-20181123-WA0021-768227.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/11/pengawas-program-rtlh-labuan-bungkam.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/11/pengawas-program-rtlh-labuan-bungkam.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy