Bangun Pesantren, Yayasan Atas Namakan Lembaga Adat Tiga Desa

KERINCI: Radar Nusantara. Lahan perkebunan karet milik warga masyarakat dilokasi Bukit peyapun Desa Talang Kemulun Kecamatan Danau Keri...


KERINCI: Radar Nusantara.
Lahan perkebunan karet milik warga masyarakat dilokasi Bukit peyapun Desa Talang Kemulun Kecamatan Danau Kerinci Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi, digusur  tidak manusiawi  sikapnya  yang dilakukan Ketua Lembaga Adat Desa Kota Baru Zarwin/Kades nya  tidak memiliki Norma Adat dan Norma Sosial maupun Norma Hukum.
Sesuai  hasil pantauan awak media dilapangan Tiga Desa , umumnya kalangan masyarakat mengatakan selama ini belum ada terjadi permasalahan seperti ini , semenjak kehadiran berdirinya Yayasan  Bina Ummah Ummul Gura mengatas nama Lembaga Adat tiga Desa untuk mendirikan Sekolah Pasantren tersebut ,,barulah  timbul permasalahan terhadap beberapa warga yang merasa dirugikan , terkait lahan perkebunan miliknya digusur sistim zaman penjajahan Belanda terhadap warga yang lemah .

Umumnya Harapan masyarakat sangat mengharapkan kedatangan pihak istansi terkait maupun pihak penegak Hukum baik dari Kabupaten maupun dari
Propinsi agar dapat menindak orang yang suka menciptakan keributan yang sering terjadi antar warga .
Juga dikatakan warrga masyarakat tiga Desa mengatakan pada aeak media terkait aktivitas Zarwin selama ini dikenal pengusaha kayu ilegal loging merusak hutan negara yang disebut warga Rimbo Desa Talang Kemulun kini sudah dikatakan gundul  Arset negara ,sehingga negara dirugikan ratusan juta rupiah , kata warga.
Selama ini kerusakan Hutan negara dirimba Desa Talang Ke
mulun tidak terlihat satupun Aparat negara tidakberani menindak oknum Zarwin selaku ketua Adat melakukan aktivitas usaha kayu secara liar  ,hal seperti ini kuat duga masyarakat banyak  usaha tersebut didukung oknum baju seragam serta ada indikasi menerima upeti bulanan dari pengusaha  tersebut selma ini ,kata warga.
Menurut ketetangan Wijaya yang merasa dirugikan perkebunan karetnya lebihkurang dua Hektar dan Suib Lebihkurang Satu Hektar digusur pihak oknum Yayasan bekerjasama dengan Ketua Adat dan Kades Kota baru secara paksa tampa komromi dengan pemilik lahan  , hal ini orang tersebut yang suka membuat suasana keributan , pihak ,kami yang merasa dirugikan minta pertanggung jawaban terhadap pihak Yayasan .
Nampaknya pihak terkait terkesan tidak bertanggung jawab , malah alasannya , itu urusan lembaga Adat tiga Desa , permasalahan tersebut pihak wijaya telah melaporkan pada  Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kerinci pada tanggal 21 Pebruari 2019, membuat laporan menggugat secara Hukum maupun secara miniasi , dan keberatan  dibuat Sertifikat tanah atas nama Yayasan Ummah Ummul Gura, kata wijaya.
Sewaktu Awak media  melakukan konpirmasi dengan Ketua Adat Desa Talang Kemulun M.Kamel ,BA, dikediamannya mengatakan dirinya sangat kecewa terhadap Ketua Adat Desa Kotabaru Zarwin tidak menunjukan jati  dirinya seorang Ketua Adat yang tidak memiliki seorang kepimpinan pelayanan terhadap masyarakat dan sistim membangun , malah Zarwin ikut serta mengusur  lahan perkebunan karet milik warga secara paksaan tampa memberitahu pemiliknya , hal seperti ini tidak perlu ditunjukkan terhadap masyarakat dan generasi penerus.

M.Kamel juga telah membuat surat secara tertulis dan diketahui oleh Kepala Desa Talang Kemulun   syaipul Anuar  juga tidak setuju sistim kerja Ketua Adat Desa Kota Baru secara paksa menggusur Lahan perkebunan karwt milik warga tampa seijin pemilik.
Begitu juga dikatakan Tokoh masyarakat Desa Sanggarang Agung Zaini dikediamannya mengatakan terkait Ketua Adat Desa Kotabaru sangat memalukan sistim pelayanan terhadap warga masyarakat , hal seperti ini sebenarnya harus kita puang dalam pikiran otak kita.
Kita harus menunnjukkan jati diri kita selaku ketua Adat yang dihormati orang banyak , bukan prilaku seperti ini , kita harus memberi contoh yang sipat membangun , bukan sipat menciptakan suasana keributan, kita harus menyelesaikan persoalan yang terjadi dalam Desa, Kata Zaini.
Media ini mencoba melakukan konfirmasi dengan pendiri Yayasan Prof. Dr Sudirman, Kamis (7/02), dikediamannya di Pekanbaru namun tidak berhasil , menurut keterangan istr

COMMENTS

Nama

.berita terkini,1848,.beritaterkini,1,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,59,Aekkanopan,3,ambon,2,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,2,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,43,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,1,bantaeng,1,Banten,15,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,29,Barru,1,Batam,68,batang,2,Bekasi,326,bekasi terkini,1,Belitung,44,Beltim,76,Bener Meriah,111,BENGKALIS,5,Bengkayang,24,BENGKULU SELATAN,6,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1689,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,158,Bola,1,bolmong,128,bolmong utara,1,BOLNONG,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,45,Bukit Tinggi,27,Buol,41,Ciamis,13,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,16,Cilacap,5,Cilegon,6,Cileungsi,41,Cimahi,20,Cirebon,218,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,148,Daerah,6365,Dairi,74,Deli Serdang,6,Depok,96,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,5,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,21,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,22,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,9,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,244,Jambi,24,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,51,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,8,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,7,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,9,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,145,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,10,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,13,Kampar,9,Kampar Riau,17,Kapuas Hulu,233,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,8,Kerinci,4,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,18,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,3,KUDUS,25,Kuningan,139,KUTAI KERTANEGARA,4,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,128,Lahat,12,Lampung,35,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,459,Lampung Utara,73,LANTAMAL V,3,lebak,8,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,543,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,3,lotim.berita terkini,33,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,36,makassar,3,Malang,93,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,MAMASA,1,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,16,Mekar Baru,1,MERANTI,15,Mesuji,65,metro,66,metro lampung,4,Minahasa,1,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,167,morowali,2,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,4,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,199,Oku Timur,5,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,11,palelawan,3,Palembang,32,Palu,91,Paluta,36,pande,1,Pandeglang,571,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,11,Pasuruan,1,PATI,14,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,142,Pekanbaru Riau,15,pelalawan,22,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,78,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,62,Poso,1,Pulang Pisau,4,purbalingga,2,Purwakarta,474,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,87,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,253,sar,1,Sarolangun,80,Selayar,10,selong,2,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,38,Serdang Bedagai,32,Sergai,24,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,22,Simalungun,26,Singaparna,2,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,7,Sorong,45,Subang,39,Sukabumi,76,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,38,Sulsel,7,Sulteng,178,Sulut,243,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,20,Sumedang,2,sumsel,6,Sumut,55,Sungai Penuh,1,Takalar,22,Tambraw - RN,5,Tangerang,348,Tanjab Barat,343,Tanjab Timur,35,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,2,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,50,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,2,ter,1,Terkini,6723,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,451,TOMOHON,1,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,114,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Bangun Pesantren, Yayasan Atas Namakan Lembaga Adat Tiga Desa
Bangun Pesantren, Yayasan Atas Namakan Lembaga Adat Tiga Desa
https://3.bp.blogspot.com/-LVbazKylCm8/XIoH24UDaqI/AAAAAAABt7A/-_0WdPWAlpQThxlJHXEhbjjK2J58xSfZgCLcBGAs/s400/PONDOK%2BPESANTREN.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-LVbazKylCm8/XIoH24UDaqI/AAAAAAABt7A/-_0WdPWAlpQThxlJHXEhbjjK2J58xSfZgCLcBGAs/s72-c/PONDOK%2BPESANTREN.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2019/03/bangun-pesantren-yayasan-atas-namakan.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/03/bangun-pesantren-yayasan-atas-namakan.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy