Akibat Ingkar Janji, KPM Asal Pagelaran Ungkap Penyimpangan Dana Bansos PKH

Pandeglang, Radar Nusantara  Kesal akibat dikibulin dan korban janji, berharap cepat diselesaikan namun tak kunjung dikembalikan soal dan...


Pandeglang, Radar Nusantara 
Kesal akibat dikibulin dan korban janji, berharap cepat diselesaikan namun tak kunjung dikembalikan soal dana bantuan sosial beberapa keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) warga Desa Bama Kecamatan Pagelaran diduga menjadi korban penyelewengan bantuan sosial (bansos) hingga bicara blak-blakan (terus terang@red) ke awak media radarnusantara.com.

Diduga adanya aksi penggelapan dana bansos hampir setahun tak diberikan, hal itu diketahui setelah pendamping PKH berinisial IRY mengembalikan kartu ATM pada bulan Maret 2019 lalu. Salah satu korban penggelapan dana PKH, sebut saja Herni, memberanikan diri angkat bicara.

Herni mengaku menjadi anggota PKH berawal pada bulan desember 2017, Namun sejak jadi anggota hingga sekarang dia hanya menerima 2 (dua) kali pencairan dan pernah menerima uang Rp.500.000,-  pada bulan april 2019 dari 2 pegawai Desa Bama.

Baca juga :

http://www.radarnusantara.com/2019/05/harga-ecer-elpiji-3-kg-di-picung.html

"Saya jadi anggota PKH sejak Desember 2017 dan pernah menerima pencairan 2 kali yaitu tahap pertama Rp. 700.000,- dan tahap kedua Rp. 400.000,- dan sejak itu saya tidak pernah menerima uang PKH lagi serta kartu ATM nya diambil oleh pengurus,"ungkapnya.

Lanjutnya, Sejak Kartu ATM PKH saya diambil setahun yang lalu, sejak itu pula saya tidak mendapatkan uang bansos lagi sampai sekarang, namun bulan april 2019 kartu ATM PKH milik saya sudah dikembalikan oleh pendamping IRY serta dikasih uang Rp.500.000,- oleh 2 pegawai Desa Bama berinisial Er dan Ci, dan berjanji sisa uangnya akan dikembalikan pada akhir bulan April 2019 namun nyatanya tidak ada hingga sekarang, "jelasnya Herni saat ditemui di kediamannya, di Kampung Karyajadi RT 01/01 Desa Bama Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Rabu (29/5/2019).

Perempuan 41 tahun yang memiliki 4 orang anak tersebut salah satunya penyandang disabilitas berkisah, "ATM PKH saya diminta oleh pegawai Desa Bama pada tahun 2018 alasannya, keluarga penerima manfaat (KPM) PKH harus mengumpulkan ATM di desa untuk kepentingan pendataan,"ucapnya.

"Saya sih percaya saja, habis itu saya gak nanya-nanya lagi. Kebetulan anak saya lagi sakit, jadi saya konsen kesana terus," tuturnya.

Saat ATM-nya diambil pegawai desa, kata Herni, sempat ada rasa curiga, namun dia memilih diam. dia mengaku, awalnya saya hanya diam dan pasrah saja.

"Saya curiga, tapi biarin aja deh. Kirain saya sendiri yang ngalamin, eh ternyata ada beberapa korbannya. Seperti halnya ibu Eliah dan ibu Amsinah, dan Saya gak berani nanya-nanya juga sih," bebernya.

Akibatnya, hidup Herni jadi kian susah tanpa bantuan PKH. Suaminya yang berprofesi sebagai pelaut dengan pemasukan sehari harinya belum jelas, Sementara, Herni mengurusi anak empat yang masih kecil kecil.

Hal senada dikatakan, Amsinah (45) warga kampung kadu payung Ds Bama kepada awak media mengatakan bahwa, "betul pak kami adalah keluarga penerima manfaat PKH sejak Desember tahun 2017 lalu, saya menerima uang PKH baru 2 kali tapi sejak kartu atm diambil pegawai desa kami tidak bisa melakukan penarikan uang, sudah setahun uang saya dikemanakan ???, "paparnya.

Namun Alhamdulillah,lanjutnya, pada awal bulan april 2019 kemarin ATM sudah dikembalikan kepada kami oleh pendamping berinisial ARY, namun setelah di cek saldonya kosong, "jelasnya.

Seingat saya bahwa uang PKH tersebut sudah 5 kali pencairan kami tidak menerimanya namun ketika kartu ATM dikembalikan pas dicek ke Bank tidak ada saldonya tapi pernah awal bulan april 2019 yang lalu ada 2 pegawai desa menyerahkan uang sebanyak Rp. 500.000,-  dan mereka janji sisanya akan dikembalikan pada akhir bulan april tapi kenyataan bohong, "pungkasnya. **(Iwan).

COMMENTS

Nama

.berita terkini,4875,.beritaterkini,3,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,87,Aekkanopan,5,agam,1,ambon,2,AS,1,babel,1,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,4,Bandung,56,Bandung Barat,5,banggai,1,Bangka Belitung,3,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,6,bantaeng,5,Banten,27,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,30,Barru,1,Batam,71,batang,3,BATU,1,Bekasi,476,bekasi terkini,1,Belitung,77,Beltim,92,Bener Meriah,179,BENGKALIS,6,Bengkayang,27,BENGKULU SELATAN,8,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1777,Bintan,8,Blitar,5,BNN,1,Bogor,200,BOGOR TIMUR,19,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,1,bolmong,133,bolmong utara,1,BOLNONG,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,48,Bukit Tinggi,31,Buol,75,Ciamis,14,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,24,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,8,Cileungsi,41,Cimahi,96,Cirebon,246,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,235,Daerah,6492,Daik Lingga,2,Dairi,82,Deli Serdang,7,Depok,173,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,10,Donggala,29,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,14,Dumoga,25,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,fakta,1,Garut,26,Gowa,11,Gresik,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,11,Indramayu,11,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,317,jakarta selatan,2,Jambi,60,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,70,Jombang,3,kab,2,Kab 50 Kota,3,Kab. Bandung,29,Kab. Bogor,14,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,8,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,17,Kab.Bandung,156,Kab.Bekasi,59,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,3,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABANJAHE,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,124,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,13,Kalsel,7,Kalteng,70,Kaltim,16,Kampar,12,Kampar Riau,32,Kapuas Hulu,236,Karawang,46,KARIMUN,1,KARIMUN - RN,1,KARO,1,KATINGAN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,6,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,7,KOBAR,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,1,KOTA MANNA,1,Kota Sorong,5,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,19,KOTIM,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,5,KUDUS,39,Kuningan,165,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,211,Lahat,13,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,38,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,LANTAMAL V,3,lebak,9,LEMBATA,3,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,564,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,8,lotim.berita terkini,37,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,50,makassar,14,Malang,123,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,19,MAMUJU,5,Manado,9,Manokwari,4,Mauk,2,medan,29,Mekar Baru,1,merangin,22,MERANTI,176,Mesuji,72,metro,139,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,204,monokwari,1,morowali,3,Muara Belida,1,muara bungo,2,Muara Enim,75,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,10,NTT,4,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,271,Oku Timur,16,Opini,2,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,12,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,195,Palas,23,palelawan,3,Palembang,37,Palu,100,Paluta,46,pande,1,Pandeglang,654,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,7,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,6,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,Pasuruan,1,PATI,29,Patia,1,PAYAKUMBUH,3,Pekalongan,24,Pekanbaru,148,Pekanbaru Riau,19,pelalawan,22,Pematangsiantar,35,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,78,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,169,Poso,1,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,purbalingga,3,Purwakarta,703,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,3,Radar Selebrity,2,Riau,103,Rokan Hilir,11,Sabang,57,Samarinda,37,SAMPI,1,Sampit,326,sar,1,Sarolangun,173,Selayar,10,selong,2,Semarang,5,SEMOGA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,56,Serdang Bedagai,32,Sergai,25,Seruyan,5,SIAK,1,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,44,Simalungun,31,Singaparna,5,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,49,Subang,129,Sukabumi,120,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,45,Sulbar,29,Sulsel,11,Sulteng,180,Sulut,257,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,21,Sumedang,6,sumsel,6,Sumut,57,Sungai Penuh,1,Takalar,32,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,Tangerang,365,Tangerang Selatan,2,Tanjab Barat,453,Tanjab Timur,51,tanjung balai,1,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,6,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tarutung,1,Tasikmalaya,66,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6723,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,Tolitoli,664,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,11,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,170,Waisai,5,Yogyakarta,1,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Akibat Ingkar Janji, KPM Asal Pagelaran Ungkap Penyimpangan Dana Bansos PKH
Akibat Ingkar Janji, KPM Asal Pagelaran Ungkap Penyimpangan Dana Bansos PKH
https://1.bp.blogspot.com/-hV3-6hDyYGE/XPCPsHMKfxI/AAAAAAAByUU/4cMiiZQ5MsoTJYUUcWKmJrMq-4bOWh4HgCLcBGAs/s320/WhatsApp%2BImage%2B2019-05-31%2Bat%2B09.07.46.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-hV3-6hDyYGE/XPCPsHMKfxI/AAAAAAAByUU/4cMiiZQ5MsoTJYUUcWKmJrMq-4bOWh4HgCLcBGAs/s72-c/WhatsApp%2BImage%2B2019-05-31%2Bat%2B09.07.46.jpeg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2019/05/akibat-ingkar-janji-kpm-asal-pagelaran.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/05/akibat-ingkar-janji-kpm-asal-pagelaran.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy