Drs. Aap Aptadi,Mba : Beragam Modus Penyimpangan di Pandeglang, Pemerintah & Rakyat Jadi Korban

Pandeglang, Radar Nusantara  Belum lama ini di Pandeglang muncul beragam modus penyimpangan terjadi, mulai persoalan rastra (beras sejaht...

Pandeglang, Radar Nusantara 
Belum lama ini di Pandeglang muncul beragam modus penyimpangan terjadi, mulai persoalan rastra (beras sejahtera) yang diperjualbelikan di Desa Cikayas Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang. Dua orang terduga pelaku sudah diamankan pihak kepolisian Resort Pandeglang, namun sementara Kades Cikayas Kecamatan Angsana diduga yang mendapat setoran dan penerima rastra yang berdomisili di Desa Cibitung Kecamatan Munjul masih menghirup udara bebas, Hal itu dikatakan Drs. Aap Aptadi, Mba selaku Sekjen Forum Komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat (FK LSM) Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Sabtu (01/5/2019).

Aap Aptadi juga mengatakan bahwa, "Banyak dana PKH yang tidak utuh bahkan tidak disalurkan kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dan harga gas elpiji jauh melambung tinggi serta adanya dugaan pemotongan dana insentip yang disertai keharusan menandatangani Surat Pengunduran diri dari perangkat desa yang terjadi di Desa Munjul Kecamatan Munjul, tentu dari 4 (empat) hal tersebut, selain pemerintah, jelas jelas rakyat yang menjadi korban, "bebernya. 

"DPRD yang mengemban fungsi pengawasan, Pemda yang memiliki tanggung jawab untuk melakukan pembinaan dan aparat penegak hukum yang berwenang untuk melakukan penindakan, harusnya peka terhadap hal ini," jelas Aap Aptadi iya ke awak media radarnusantara.com, saat ditemui dikantornya. 

Sekjen FK LSM pun menambahkan bahwa Penyimpangan dan penyalahgunaan rastra, pengemplang dana PKH, oknum yang menjual gas elpiji 3 kilo gram diatas HET, dan dugaan pemotongan dan insentip di Desa Munjul, hendaknya dilakukan penindakan sampai keakar dan pucuknya. Agar menimbulkan efek jera dan yang lainnya tidak melakukan hal yang sama.


"Semua bentuk penyimpangan dan penyalahgunaan rastra, pengemplang dana PKH, oknum yang menjual gas elpiji 3 kilo gram diatas HET, dan dugaan pemotongan dan insentip di Desa Munjul, hendaknya dilakukan penindakan sampai keakar dan pucuknya. Agar menimbulkan efek jera dan yang lainnya tidak melakukan hal yang sama, " pungkasnya. **(Iwan).

COMMENTS

Nama

.berita terkini,3087,.beritaterkini,2,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,64,Aekkanopan,3,ambon,2,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,4,Bandung,54,Bandung Barat,3,banggai,1,Bangka Belitung,3,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,4,bantaeng,3,Banten,22,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,30,Barru,1,Batam,69,batang,3,Bekasi,373,bekasi terkini,1,Belitung,54,Beltim,83,Bener Meriah,120,BENGKALIS,5,Bengkayang,25,BENGKULU SELATAN,6,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1775,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,177,BOGOR TIMUR,3,Bola,1,bolmong,133,bolmong utara,1,BOLNONG,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,46,Bukit Tinggi,29,Buol,61,Ciamis,14,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,19,Cilacap,6,Cilegon,7,Cileungsi,41,Cimahi,60,Cirebon,234,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,189,Daerah,6409,Daik Lingga,1,Dairi,80,Deli Serdang,7,Depok,147,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,6,Donggala,3,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,14,Dumoga,25,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,24,Gowa,8,Gresik,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,11,Indramayu,7,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,284,jakarta selatan,2,Jambi,31,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,62,Jombang,3,kab,2,Kab. Bandung,9,Kab. Bogor,14,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,8,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,156,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,2,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,48,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,13,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,15,Kampar,11,Kampar Riau,28,Kapuas Hulu,236,Karawang,31,KARIMUN - RN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,5,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,5,Korupsi,9,Kota Sorong,5,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,18,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,5,KUDUS,29,Kuningan,147,KUTAI KERTANEGARA,4,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,165,Lahat,12,Lamongan,1,Lampung,38,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,LANTAMAL V,3,lebak,9,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,545,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,4,lotim.berita terkini,37,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,45,makassar,7,Malang,104,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,8,Manado,9,Manokwari,4,Mauk,2,medan,23,Mekar Baru,1,MERANTI,18,Mesuji,70,metro,95,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,188,morowali,2,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,7,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,232,Oku Timur,5,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,11,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,17,palelawan,3,Palembang,33,Palu,97,Paluta,36,pande,1,Pandeglang,617,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,11,Pasuruan,1,PATI,18,Patia,1,PAYAKUMBUH,2,Pekalongan,24,Pekanbaru,143,Pekanbaru Riau,19,pelalawan,22,Pematangsiantar,33,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,78,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,87,Poso,1,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,purbalingga,3,Purwakarta,579,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,3,Radar Selebrity,2,Riau,90,Rokan Hilir,11,Sabang,57,Samarinda,22,SAMPI,1,Sampit,275,sar,1,Sarolangun,116,Selayar,10,selong,2,Semarang,4,Seram Bagian Barat,1,Serang,48,Serdang Bedagai,32,Sergai,24,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,36,Simalungun,29,Singaparna,3,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,45,Subang,83,Sukabumi,92,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,44,Sulbar,17,Sulsel,8,Sulteng,178,Sulut,257,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,21,Sumedang,3,sumsel,6,Sumut,55,Sungai Penuh,1,Takalar,28,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,Tangerang,365,Tangerang Selatan,2,Tanjab Barat,400,Tanjab Timur,46,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,5,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tarutung,1,Tasikmalaya,60,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6723,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,Tolitoli,550,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,11,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,138,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Drs. Aap Aptadi,Mba : Beragam Modus Penyimpangan di Pandeglang, Pemerintah & Rakyat Jadi Korban
Drs. Aap Aptadi,Mba : Beragam Modus Penyimpangan di Pandeglang, Pemerintah & Rakyat Jadi Korban
https://1.bp.blogspot.com/-UfuUNnG0o5U/XPMc74NDR0I/AAAAAAAByaY/yT8h50EAnlY7SMfrAQAGPCow5B1XBrlgACLcBGAs/s320/WhatsApp%2BImage%2B2019-06-02%2Bat%2B07.31.58.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-UfuUNnG0o5U/XPMc74NDR0I/AAAAAAAByaY/yT8h50EAnlY7SMfrAQAGPCow5B1XBrlgACLcBGAs/s72-c/WhatsApp%2BImage%2B2019-06-02%2Bat%2B07.31.58.jpeg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2019/06/drs-aap-aptadimba-beragam-modus.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/06/drs-aap-aptadimba-beragam-modus.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy