Normalisasi Sungai Cikeruh Bermasalah

Bandung-RN Tertundanya normalisasi Sungai Cikeruh mengakibatkan keresahan terhadap warga. Pasalnya, warga sekitar Sungai Cikeruh, Kamp...


Bandung-RN Tertundanya normalisasi Sungai Cikeruh mengakibatkan keresahan terhadap warga. Pasalnya, warga sekitar Sungai Cikeruh, Kampung Buahdua, Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, merasa  resah saat musim penghujan. Sungai yang memiliki hulu di Kabupaten Sumedang ini, di musim hujan sering meluap, karena terjadinya pendangkalan akibat sedimentasi.
Menurut warga setempat, saat memasuki musim penghujan, dirinya segera menyiapkan beberapa antisipasi, di antaranya membuat bendung menggunakan karung berisi pasir di pintu utama rumah. Karena sungai CIkeruh sudah tidak mampu lagi menampung debit air. Kalau sudah datang musim hujan Sungai Cikeruh dipastikan akan  meluap, sehingga aktivitas warga sekitar kerap terganggu dan terpaksa mencari akses jalan lain.
Aliran Sungai Cikeruh berada di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, kondisinya semakin mengkhawatirkan karena disebabkan oleh beberapa factor antara lain terjadi pendangkalan dan pembuangan limbah pabrik yang semena-mena. Warga di sekitar Sungai Cikeruh pun mengeluhkan bau menyengat dari anak Sungai Citarum tersebut. Sepanjang musim kemarau, sungai yang berhulu di wilayah Kabupaten Sumedang ini pun, tercemar tumpukan sampah sebagian besar merupakan sampah plastik rumah tangga
Selain itu, tertundanya proyek normalisasi Sungai Cikeruh Hilir  sampai saat ini sudah 2 tahun tak kunjung selesai. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp 60miliar itu dari sumber dana APBN tahun 2017-2018, dikerjakan oleh PT Serena Abadi  disinyalir bermasalah. Karena perusahaan tersebut tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak. Akhirnya atas laporan LSM pihak berwajib memeriksa pelaksana (PT.Serena Abadi). 
Pemantauan RN dilapangan,  proyek normalisasi Sungai Cikeruh terkesan bermasalah, baik secara administrasi maupun pelaksanaan dilapangan. Diakui pihak PT Serena Abadi, saat dijumpai RN menjelaskan, bahwa ada beberapa kendala tekhnis dilapangan yang menyebabkan tertundanya pekerjaan tersebut, antara lain terkendala masalah pembesan lahan dan kondisi alam yang kurang bersahabat, sehingga pekerjaan diperkirakan hanya mencapai 80%. Pekerjaan tersebut akan di  serah terimakan sesuai kondisi dilapangan, ujar Wempi..***Erwin. 




COMMENTS

Nama

.berita terkini,3111,.beritaterkini,2,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,64,Aekkanopan,3,ambon,2,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,4,Bandung,54,Bandung Barat,3,banggai,1,Bangka Belitung,3,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,4,bantaeng,3,Banten,22,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,30,Barru,1,Batam,69,batang,3,Bekasi,373,bekasi terkini,1,Belitung,55,Beltim,83,Bener Meriah,120,BENGKALIS,5,Bengkayang,25,BENGKULU SELATAN,6,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1775,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,177,BOGOR TIMUR,3,Bola,1,bolmong,133,bolmong utara,1,BOLNONG,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,46,Bukit Tinggi,29,Buol,61,Ciamis,14,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,19,Cilacap,6,Cilegon,7,Cileungsi,41,Cimahi,60,Cirebon,234,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,189,Daerah,6409,Daik Lingga,1,Dairi,80,Deli Serdang,7,Depok,147,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,6,Donggala,3,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,14,Dumoga,25,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,24,Gowa,8,Gresik,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,11,Indramayu,7,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,284,jakarta selatan,2,Jambi,31,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,62,Jombang,3,kab,2,Kab. Bandung,9,Kab. Bogor,14,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,8,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,156,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,2,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,50,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,13,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,15,Kampar,11,Kampar Riau,29,Kapuas Hulu,236,Karawang,31,KARIMUN - RN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,5,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,5,Korupsi,9,Kota Sorong,5,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,18,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,5,KUDUS,29,Kuningan,147,KUTAI KERTANEGARA,4,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,165,Lahat,12,Lamongan,1,Lampung,38,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,LANTAMAL V,3,lebak,9,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,545,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,4,lotim.berita terkini,37,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,45,makassar,8,Malang,104,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,8,Manado,9,Manokwari,4,Mauk,2,medan,23,Mekar Baru,1,MERANTI,19,Mesuji,70,metro,95,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,189,morowali,2,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,7,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,232,Oku Timur,5,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,11,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,17,palelawan,3,Palembang,33,Palu,98,Paluta,36,pande,1,Pandeglang,618,Pangkalpinang,3,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,11,Pasuruan,1,PATI,18,Patia,1,PAYAKUMBUH,2,Pekalongan,24,Pekanbaru,143,Pekanbaru Riau,19,pelalawan,22,Pematangsiantar,33,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,78,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,89,Poso,1,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,purbalingga,3,Purwakarta,580,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,3,Radar Selebrity,2,Riau,90,Rokan Hilir,11,Sabang,57,Samarinda,22,SAMPI,1,Sampit,276,sar,1,Sarolangun,116,Selayar,10,selong,2,Semarang,4,Seram Bagian Barat,1,Serang,48,Serdang Bedagai,32,Sergai,24,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,36,Simalungun,29,Singaparna,3,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,45,Subang,85,Sukabumi,92,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,44,Sulbar,18,Sulsel,8,Sulteng,179,Sulut,257,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,21,Sumedang,3,sumsel,6,Sumut,55,Sungai Penuh,1,Takalar,28,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,Tangerang,365,Tangerang Selatan,2,Tanjab Barat,402,Tanjab Timur,46,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,5,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tarutung,1,Tasikmalaya,60,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6723,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,Tolitoli,553,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,11,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,141,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Normalisasi Sungai Cikeruh Bermasalah
Normalisasi Sungai Cikeruh Bermasalah
https://4.bp.blogspot.com/-3asU6b1w4Ns/W5IBfwrHU9I/AAAAAAABkDQ/w_lqv2YH6BUcULALUkGZJ6J65I3fv2WDACLcBGAs/s320/cikeruh.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-3asU6b1w4Ns/W5IBfwrHU9I/AAAAAAABkDQ/w_lqv2YH6BUcULALUkGZJ6J65I3fv2WDACLcBGAs/s72-c/cikeruh.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2018/09/normalisasi-sungai-cikeruh-bermasalah.html
https://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/09/normalisasi-sungai-cikeruh-bermasalah.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy