HIMAPAS menilai kepemimpinan Dulsaza selama dua tahun ini tidak jelas arah kepemimpinan nya

Aceh singkil RN -Himpunan mahasiswa dan pelajar aceh singkil HIMAPAS Banda Aceh menilai kepemimpinan dulsaza selama lebih kurang dua tah...



Aceh singkil RN-Himpunan mahasiswa dan pelajar aceh singkil HIMAPAS Banda Aceh menilai kepemimpinan dulsaza selama lebih kurang dua tahun ini tidak jelas arah kepemimpinan nya.

Zazang nurdiansyah selaku sekjen himapas mengatakan kepada radarmusantara.
com,senin(26/11/2018)melalui siaran pers nya, yang di sampaikan sejauh "ini sudah hampir dua tahun tidak jelas arah kepemimpinannya, baik di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur, sosial dan agama. Tegas zazang

Banyaknya persoalan yang terjadi selama kepemimpinan dulmusrid-sazali seakan tidak ada titik penyelesaian seperti tempo lalu pt socfindo mengaliri limbah ke sungai sampai sekarang tidak ada penyelesaian bahkan tingkat hasil sampel yang di tunggu dari laboraturium sampai sejauh ini juga belum keluar, ini terkesan semacam pembiaran dari pihak pemda.

Padahal ini menyangkut masalah serius dan jika memang di biarkan seperti ini terus berarti visi sejahtera yang selama ini menjadi kebanggaan dulsaza bisa kita katakan gagal. Bukannya mensejahterakan masyarakat malah membuat malapetaka untuk masyarakat sendiri
Atau memang ada kesengajaan dalam permasalahan ini kata zazang.

Bukan hanya itu zazang juga menyampaikan jika kita lihat mutasi tempo lalu juga banyak bermasalah. Seperti pengangkatan kepala sekolah yang tidak mempunyai sertifikat cakep. Padahal salah satu visi dulsaza adalah mencerdaskah  generasi daerah aceh singkil. Padahal suksesnya suatu daerah adalah suksesnya akumulasi individu- individu tegas zazang

Selain itu permasalahan kesehatan juga demikian tidak di tangani secara serius sehingga masyarakat yang dikategorikan menengah kebawah yang jadi sasaran akibat pemimpin yang pesimis dan ragu dalam mengambil kebijakan.

ada pasien an. Novianti istri dr Bpk Arafik tinggal di komplek BRR Jalur 3 pasien hamil 7 bulan hasil USG bayinya diperkirakan sudah meninggal dunia pasien juga mengalami bocor jantung... Beberapa waktu yg lalu sdh di rujuk ke RSUD Aceh Singkil lalu dirujuk ke RSUYA Tapaktuan... Seharusnya dr Tapaktuan harus dirujuk ke Banda Aceh, akibat keterbatasan biaya pasien dibawa pulang lagi ke Singkil jika memang pemda tanggap terhadap ini mungkin pasien ini bisa di rujuk langsung ke RSUZA Banda aceh, namun karena lalai atua apalah sehingga pasien ini harus pulang ke daerah.

Tambahnya lagi baru-baru ini juga pengangkatan direktur BUMD juga berbenturan dengan hukum. Yaitu menabrak qanun nomor 5 tahun 2014 tentang perusahaan daerah dan peraturan  (pp) nomor 54 tahun 2017 tentang BUMD.
Bukan hanya itu seharusnya direktur yang di angkat mempunyai pengalaman kerja 5 tahun tahun tentang perusahaan dan dapat dibuktikan dengan referensi sebelumnya.
Namun menurut pantauan HIMAPAS Banda Aceh yang di angkat jadi direktur tersebut tidak mempunyai pengalaman kerja tentang perusahaan. Makanya HIMAPAS menilai BUMD ini kategori ilegal dan cacat hukum dan lebih baik di lakukan pemilihan ulang ujur zazang

Seharusnya dulmusrid dan sajali melakukan penyegaran atau mutasi SKPK sesuai apa yang di sampaikan bupati aceh singkil tempo lalu sehingga roda kepemimpin dulsaza berjalan sesuai sebagaimana mestinya
Tapi jika memang tidak dilakukan dan pola seperti sekarang terus di perlihatkan tak jauh beda 0+0=0 Atau nihil .

Dan jangan sampai masa kepemimpin dulmusrid- sazali ini menjadi ambang kehancuran untuk daerah aceh singkil dan menjadi cacatan sejarah.
Tambah lagi masalah kebencanaan seperti banjir sampai sejauh ini juga tidak ada solusi yang diberikan.  Jelas sampai sejauh ini visi dulmusrid dan sazali sehat cerdas dan sejahtera tidak berjalan dan terkesan selogan perubahan hanya untuk membodohi masyarakat tegas zazang(sukri malau)

COMMENTS

Nama

.berita terkini,2675,.beritaterkini,2,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,59,Aekkanopan,3,ambon,2,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,4,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,52,Bandung Barat,1,banggai,1,Bangka Belitung,3,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,4,bantaeng,1,Banten,19,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,30,Barru,1,Batam,69,batang,3,Bekasi,359,bekasi terkini,1,Belitung,48,Beltim,80,Bener Meriah,113,BENGKALIS,5,Bengkayang,24,BENGKULU SELATAN,6,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1775,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,163,BOGOR TIMUR,1,Bola,1,bolmong,131,bolmong utara,1,BOLNONG,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,46,Bukit Tinggi,27,Buol,53,Ciamis,14,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,18,Cilacap,6,Cilegon,6,Cileungsi,41,Cimahi,53,Cirebon,233,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,168,Daerah,6394,Daik Lingga,1,Dairi,80,Deli Serdang,6,Depok,143,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,6,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,14,Dumoga,24,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,24,Gowa,6,Gresik,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,276,jakarta selatan,1,Jambi,29,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,60,Jombang,3,kab,2,Kab. Bandung,9,Kab. Bogor,8,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,8,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,9,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,156,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,2,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,42,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,13,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,15,Kampar,11,Kampar Riau,25,Kapuas Hulu,236,Karawang,31,KARIMUN - RN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,5,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,4,Korupsi,9,Kota Sorong,4,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,18,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,4,KUDUS,29,Kuningan,144,KUTAI KERTANEGARA,4,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,159,Lahat,12,Lamongan,1,Lampung,37,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,LANTAMAL V,3,lebak,8,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,544,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,5,LOTIM,3,lotim.berita terkini,37,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,44,makassar,6,Malang,104,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,6,Manado,9,Manokwari,4,Mauk,2,medan,20,Mekar Baru,1,MERANTI,15,Mesuji,70,metro,85,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,185,morowali,2,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,6,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,226,Oku Timur,5,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,10,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,14,palelawan,3,Palembang,33,Palu,93,Paluta,36,pande,1,Pandeglang,593,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,11,Pasuruan,1,PATI,18,Patia,1,PAYAKUMBUH,2,Pekalongan,24,Pekanbaru,143,Pekanbaru Riau,18,pelalawan,22,Pematangsiantar,32,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,78,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,81,Poso,1,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,purbalingga,2,Purwakarta,534,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,90,Rokan Hilir,11,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,269,sar,1,Sarolangun,103,Selayar,10,selong,2,Semarang,3,Seram Bagian Barat,1,Serang,46,Serdang Bedagai,32,Sergai,24,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,31,Simalungun,28,Singaparna,3,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,45,Subang,56,Sukabumi,88,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,43,Sulbar,3,Sulsel,7,Sulteng,178,Sulut,257,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,21,Sumedang,3,sumsel,6,Sumut,55,Sungai Penuh,1,Takalar,23,Tambraw,2,Tambraw - RN,6,Tangerang,363,Tanjab Barat,387,Tanjab Timur,43,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,4,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tarutung,1,Tasikmalaya,59,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6723,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,521,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,132,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: HIMAPAS menilai kepemimpinan Dulsaza selama dua tahun ini tidak jelas arah kepemimpinan nya
HIMAPAS menilai kepemimpinan Dulsaza selama dua tahun ini tidak jelas arah kepemimpinan nya
https://4.bp.blogspot.com/-eUP_FUSGOLA/W_uiZamdxhI/AAAAAAABoz8/wGvh7saqWgIvzZKdxA4vxZngRCCpU-XngCLcBGAs/s320/IMG_20181126_141750.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-eUP_FUSGOLA/W_uiZamdxhI/AAAAAAABoz8/wGvh7saqWgIvzZKdxA4vxZngRCCpU-XngCLcBGAs/s72-c/IMG_20181126_141750.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2018/11/himapas-menilai-kepemimpinan-dulsaza.html
https://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/11/himapas-menilai-kepemimpinan-dulsaza.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy