Lemahnya Sistem Pengendalian Internal Pembelanjaan, Jadi Problem Pemkot Bekasi

BEKASI,RN- Sekretaris Badan Perencanaan Daerah Kota Bekasi, Eka Hidayat Taufik menyatakan bahwa terdapat keadaan kahar (Force Majeur) ketid...


BEKASI,RN- Sekretaris Badan Perencanaan Daerah Kota Bekasi, Eka Hidayat Taufik menyatakan bahwa terdapat keadaan kahar (Force Majeur) ketidakseimbangan dalam proses penganggaran belanja dan pembangunan berjalan di Kota Bekasi.

Keadaan kahar disebutkan oleh Eka akibat transisi pemerintahan yang menjadikan pendapatan daerah Kota Bekasi mengalami perlambatan luar biasa dan pengurangan bantuan dari luar yang tidak mencapai angka yang disepakati.

"Pada intinya setiap pemerintahan merencanakan pembangunan dengan dinamis dan asumsi optimis, namun pada akhirnya ada raihan pendapatan tidak seimbang dengan pembelanjaan daerah yang mengakibatkan keuangan daerah mengalami problem,"jelas Eka, Jumat, (28/12/2018) saat menjadi pembicara diskusi Rukun Jurnalis Bekasi bertemakan "Mengulik
Anggaran Kota Bekasi".

Dirinya juga merincikan dalam proses perencanaan awal APBD 2018, dirinya mengaku Pemkot Bekasi memiliki kelemahan dalam sistem pengendalian internal pembelanjaan, namun Bappeda telah melakukan antisipasi membengkaknya belanja daerah dalam proses perencanaan anggaran.

"Dari awal penetapan APBD 2018 kami sudah melakukan antisipasi marking belanja dan juga menggenjot pendapatan daerah secara maksimal, namun pada akhirnya ada kelemahan di sistem pengendalian internal yang menjadikan kas daerah mengalami permasalahan,"

"Solusi yang dianggap Pemkot paling tepat untuk merestrukturisasi keuangan daerah kami melakukan tunda bayar terhadap belanja langsung dan mengurangi kegiatan-kegiatan secara besar-besaran untuk efisiensi kas daerah,"

Menyikapi perdebatan Kartu Sehat yang dianggap membebani keuangan daerah dan melawan instruksi pemerintah pusat, dirinya menjawab pemerintahan Kota Bekasi akan mengevaluasi dan audit penyelenggaraan KS. 

"Di tahun mendatang, kami tetap menyelenggarakan KS karena sesuai dengan amanat Perda, namun kami sedang memulai evaluasi dan audit, serta berupaya mengintegrasi KS dengan JKN-KIS dengan mencari formula yang tepat, karena kami menginginkan pelayanan setelah jaminan kesehatan daerah dan pusat diintegrasi harus tetap sama pelayanan ke masyarakatnya," tutup Eka.(@nt)

COMMENTS

Nama

.berita terkini,2701,.beritaterkini,2,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,59,Aekkanopan,3,ambon,2,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,4,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,53,Bandung Barat,1,banggai,1,Bangka Belitung,3,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,4,bantaeng,1,Banten,19,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,30,Barru,1,Batam,69,batang,3,Bekasi,359,bekasi terkini,1,Belitung,48,Beltim,80,Bener Meriah,113,BENGKALIS,5,Bengkayang,24,BENGKULU SELATAN,6,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1775,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,163,BOGOR TIMUR,1,Bola,1,bolmong,131,bolmong utara,1,BOLNONG,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,46,Bukit Tinggi,27,Buol,53,Ciamis,14,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,18,Cilacap,6,Cilegon,6,Cileungsi,41,Cimahi,53,Cirebon,233,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,168,Daerah,6394,Daik Lingga,1,Dairi,80,Deli Serdang,6,Depok,143,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,6,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,14,Dumoga,24,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,24,Gowa,7,Gresik,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,11,Indramayu,7,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,276,jakarta selatan,2,Jambi,29,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,60,Jombang,3,kab,2,Kab. Bandung,9,Kab. Bogor,10,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,8,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,9,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,156,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,2,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,44,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,13,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,15,Kampar,11,Kampar Riau,25,Kapuas Hulu,236,Karawang,31,KARIMUN - RN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,5,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,4,Korupsi,9,Kota Sorong,4,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,18,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,5,KUDUS,29,Kuningan,144,KUTAI KERTANEGARA,4,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,159,Lahat,12,Lamongan,1,Lampung,37,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,LANTAMAL V,3,lebak,8,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,544,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,3,lotim.berita terkini,37,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,44,makassar,6,Malang,104,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,6,Manado,9,Manokwari,4,Mauk,2,medan,20,Mekar Baru,1,MERANTI,15,Mesuji,70,metro,85,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,185,morowali,2,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,6,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,226,Oku Timur,5,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,10,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,14,palelawan,3,Palembang,33,Palu,93,Paluta,36,pande,1,Pandeglang,595,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,11,Pasuruan,1,PATI,18,Patia,1,PAYAKUMBUH,2,Pekalongan,24,Pekanbaru,143,Pekanbaru Riau,18,pelalawan,22,Pematangsiantar,32,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,78,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,83,Poso,1,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,purbalingga,2,Purwakarta,535,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,90,Rokan Hilir,11,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,269,sar,1,Sarolangun,104,Selayar,10,selong,2,Semarang,3,Seram Bagian Barat,1,Serang,46,Serdang Bedagai,32,Sergai,24,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,35,Simalungun,28,Singaparna,3,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,45,Subang,58,Sukabumi,88,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,43,Sulbar,3,Sulsel,8,Sulteng,178,Sulut,257,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,21,Sumedang,3,sumsel,6,Sumut,55,Sungai Penuh,1,Takalar,23,Tambraw,2,Tambraw - RN,6,Tangerang,363,Tangerang Selatan,1,Tanjab Barat,388,Tanjab Timur,43,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,4,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tarutung,1,Tasikmalaya,60,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6723,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,522,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,134,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Lemahnya Sistem Pengendalian Internal Pembelanjaan, Jadi Problem Pemkot Bekasi
Lemahnya Sistem Pengendalian Internal Pembelanjaan, Jadi Problem Pemkot Bekasi
https://lh3.googleusercontent.com/-LRJVBd4QB6M/XCdBhqMgSzI/AAAAAAABqSk/yDlpXMdOmOc3QI19peGpdIiSFdqncUcPgCHMYCw/s640/IMG-20181228-WA0047.jpg
https://lh3.googleusercontent.com/-LRJVBd4QB6M/XCdBhqMgSzI/AAAAAAABqSk/yDlpXMdOmOc3QI19peGpdIiSFdqncUcPgCHMYCw/s72-c/IMG-20181228-WA0047.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2018/12/lemahnya-sistem-pengendalian-internal.html
https://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/12/lemahnya-sistem-pengendalian-internal.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy