OPD Kabupaten Pandeglang Disinyalir Praktikkan KKN

Pandeglang, Radar Nusantara  Pembangunan daerah terhambat oleh banyaknya uang haram yang beredar di kalangan Aparat Sipil Negara, Menurut...

Pandeglang, Radar Nusantara 
Pembangunan daerah terhambat oleh banyaknya uang haram yang beredar di kalangan Aparat Sipil Negara, Menurut  Koorlap Aksi yaitu Ucu Fahmi selaku aktivis Pandeglang, Selasa (25/6/19).

"Percepatan pembangunan nasional merupakan program Pemerintah Pusat sebagai upaya mensejahterakan rakyat. namun percepatan pembangunan tidaklah optimal jika penyelenggara negara kerap terpincut oleh uang haram,"terangnya.

Baca :
https://www.radarnusantara.com/2019/06/peringati-hari-bhayangkara-ke-73_25.html?m=1

Kabupaten Pandeglang merupakan salah satu Kabupaten ber-predikat Kabupaten termiskin di wilayah Propinsi Banten dan bisa trus berkelanjutan.

"Predikat miskin akan terus melekat jika Penguasa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada dalam Organisasi Perangkat Daerah (OPD), selalu melakukan perbuatan korup atau KKN", menurutnya.

Mereka memantau anggran APBD kerap di gunakan sebagai bacakan kaum pejabat.

"Pantauan kami hampir setiap tahun anggaran setiap musim proyek APBD I dan APBD II serta APBN, yang seyogyanya disalurkan untuk percepatan pembangunan infrastruktur selalu dijadikan ajang bancakan oknum pejabat", katanya.

Baca juga :
http://www.radarnusantara.com/2019/06/bangkitkan-semangat-kaum-muda-knpi-kec.html

Menurut mereka ASN OPD seperti ULP, kerap kali seperti bekerja sama untuk meramu paket proyek untuk kelancaran kepentingan individu.

"Dinas/Instansi dan Unit Layanan Pengadaan (ULP), terlihat kompak dalam meramu dan menyajikan paket proyek kepada penyedia jasa kontruksi meskipun dengan cara melanggar aturan dan perundang-undangan yang ada", katanya.

Menurut Yudistira sebagai Pengusaha di Pandeglang, kualifikasi menentukan perusahaan pemenang lelang dapat di ragukan dan bahkan sudah jadi perbincangan publik.

"Integritas Kelompok Kerja (Pokja) ULP dalam melakukan verifikasi dan kualifikasi menentukan perusahaan pemenang lelang, masih diragukan. Pasalnya dugaaan rekayasa dalam proses lelang di Pandeglang akhir -akhir ini semakin mengemuka, dan telah menjadi perbincangan hangat masyarakat di warung kopi", katanya.

Dalam aksinya mereka juga menyampaikan beberapa tuntutan yaitu : 
* Ketua ULP Pandeglang harus profesional dalam melaksanakan lelang.

* Penjarakan oknum anggota dewan kab Pandeglang yang di duga menjadi  kordinator proyek, baik lelang maupun fee di Kab Pandeglang. 

* Tuntut mundur Ketua ULP Pandeglang dari jabatannya.

* Bupati Pandeglang harus bertanggung jawab atas bobroknya sistem pemerintahan. 

* Kami menolak kelurga Dimyati untuk mencalonkan kembali jadi Bupati Pandeglang 2020 mendatang

Atas tuntutan diatas, Ucu Fahmi berharap agar para pejabat berhenti melakukan tindakan yang melanggar hukum.

"Kami berharap para pejabat pemerintah pandeglang untuk segera berhenti melakukan praktik pelanggaran hukum yang ujungnya menyengsarakan masyarakat Pandeglang dan Kepada penegak hukum dalam hal ini TP4D kiranya dapat bekerja profesional mengawal proses tender hingga pelaksnaan pembangunan. Karena itu semua menggunakan uang negara dan uang negara adalah uang rakyat yang sepatutnya dapat kembali dirasakan oleh rakyat", tuntasnya. **(Gobriz).

COMMENTS

Nama

.berita terkini,5516,.beritaterkini,3,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,95,ACEH TIMUR,1,Aekkanopan,7,agam,2,ambon,2,AS,1,babel,1,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,5,Bandung,59,Bandung Barat,7,banggai,1,Bangka Belitung,4,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,6,bantaeng,6,Banten,27,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,30,Barru,1,Batam,73,batang,3,BATU,1,Bekasi,507,bekasi terkini,1,Belitung,84,Beltim,95,Bener Meriah,194,BENGKALIS,6,Bengkayang,27,BENGKULU,1,BENGKULU SELATAN,8,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1777,Bintan,8,Blitar,5,BNN,1,Bogor,200,BOGOR TIMUR,24,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,1,bolmong,142,bolmong utara,1,bolmut,1,BOLNONG,1,bolsel,1,boltim,11,BOYOLALI,1,Brebes,48,Bukit Tinggi,32,Buol,75,Ciamis,14,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,24,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,8,Cileungsi,41,Cimahi,108,Cirebon,251,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,251,Daerah,6583,Daik Lingga,2,Dairi,96,Deli Serdang,7,Depok,189,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,12,Donggala,36,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,22,Dumoga,32,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,fakta,1,Garut,26,gorontalo,1,Gowa,11,Gresik,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,12,Indramayu,12,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,328,jakarta selatan,2,Jambi,81,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,75,Jombang,3,kab,2,Kab 50 Kota,3,Kab. Bandung,55,Kab. Bogor,14,Kab. Brebes,3,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,8,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,17,Kab.Bandung,156,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,3,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABANJAHE,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,154,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,7,Kalteng,80,Kaltim,17,Kampar,14,Kampar Riau,34,Kapuas Hulu,236,Karawang,56,KARIMUN,1,KARIMUN - RN,1,KARO,11,KATINGAN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,6,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,10,KOBAR,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,1,KOTA MANNA,1,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,22,KOTAWARINGIN TIMUR,1,KOTIM,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,5,KUDUS,41,Kuningan,172,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,231,Lahat,13,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,38,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,LANTAMAL V,3,lebak,9,LEMBATA,4,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,582,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,8,lotim.berita terkini,37,Lubuk Pakam,4,LUBUKSIKAPING,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,55,makassar,15,Malang,131,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,22,MAMUJU,8,Manado,9,Manokwari,4,Mauk,2,medan,29,Mekar Baru,1,merangin,31,MERANTI,209,Mesuji,72,metro,143,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,220,monokwari,1,morowali,3,Muara Belida,1,muara bungo,2,Muara Enim,75,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,11,NTT,5,Ogan Ilir,5,Oku Selatan,287,Oku Timur,21,Opini,4,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,13,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,198,Palas,23,palelawan,3,Palembang,39,Palu,101,Paluta,50,pande,1,Pandeglang,655,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,8,Papandayan,1,Papua,4,PAPUA BARAT,9,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,2,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,Pasuruan,1,PATI,34,Patia,1,PAYAKUMBUH,3,Pekalongan,24,Pekanbaru,153,Pekanbaru Riau,23,pelalawan,22,Pematangsiantar,36,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,79,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,204,Poso,1,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,purbalingga,3,Purwakarta,745,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,4,Radar Selebrity,2,Riau,108,Rokan Hilir,12,Sabang,57,Samarinda,43,SAMPI,1,Sampit,354,sar,1,Sarolangun,196,SELAT PANJANG,1,SELATPANJANG,1,Selayar,10,selong,2,Semarang,5,SEMOGA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,58,Serdang Bedagai,32,Sergai,26,Seruyan,7,SIAK,1,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,50,Simalungun,32,Singaparna,5,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,52,Subang,129,Sukabumi,127,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,46,Sulbar,29,Sulsel,11,Sulteng,180,Sulut,257,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,26,Sumedang,6,sumsel,8,Sumut,58,Sungai Penuh,1,Takalar,34,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,Tangerang,365,Tangerang Selatan,3,Tanjab Barat,471,Tanjab Timur,51,tanjung balai,1,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,6,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tarutung,1,Tasikmalaya,67,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6790,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,Tolitoli,715,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,11,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,177,Waisai,5,Yogyakarta,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: OPD Kabupaten Pandeglang Disinyalir Praktikkan KKN
OPD Kabupaten Pandeglang Disinyalir Praktikkan KKN
https://1.bp.blogspot.com/-1HqVwX0kETw/XRLTprVkFPI/AAAAAAABzrI/FcBVSxa1sPwZ2vgaUFB0MduuxUXJNBcXQCLcBGAs/s320/WhatsApp%2BImage%2B2019-06-26%2Bat%2B09.00.11%2B%25281%2529.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-1HqVwX0kETw/XRLTprVkFPI/AAAAAAABzrI/FcBVSxa1sPwZ2vgaUFB0MduuxUXJNBcXQCLcBGAs/s72-c/WhatsApp%2BImage%2B2019-06-26%2Bat%2B09.00.11%2B%25281%2529.jpeg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2019/06/opd-kabupaten-pandeglang-disinyalir.html
https://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/06/opd-kabupaten-pandeglang-disinyalir.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy