Kapan Gubenur Jambi bisa membela masyarakat kecil ?, terkait lokasi perkebunan karet milik warga diserobot secara paksa Oknum Penguasa Yayasan

KERINCI, RN  Salah seorang warga masyarakat kecil  Inisial Wijaya Desa Kotabaru Sanggarang Agung Kecamatan Danau Kerinci Kabupaten Kerinc...

KERINCI, RN 
Salah seorang warga masyarakat kecil  Inisial Wijaya Desa Kotabaru Sanggarang Agung Kecamatan Danau Kerinci Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi , kini  butuh pertolongan dari Bapak Gubenur,  terkait Lahan Perkebunan Katet milik Wijaya diseobot dan gusur oleh pihak Oknum pengurus Yayasan Bina Ummah Ummul Gura seluas 2 Ha,  mengatas nama Adat tiga Desa. 

Terkait penyerobotan  yang dilakukan oleh diduga penguasa diDesa dengan dalih untuk dijadikan lokasi pembangunan Sekolah Pasantren  , hal ini sangat dikesalkan  tersebut dilakukan secara paksa tampa ada perundingan dengan pemilik .

Menurut keterangan pemilik lahan mengatakan,  sebagian Lokasi lahan Pembangunan Pasantren Bina Ummah Ummul Qura terletak dibukit Peyapun Desa Talangkemulun , diserobot secara paksa oleh Oknum pihak  tertentu , sampai saat sekarang terlihat tidak ada niatbaik   , baik pihak Yayasan , maupun Oknum   pihak Adat  , serta Kades , untuk melakukan penyelesaian. 

Begitu juga terlihat  Pemerintah Desa yang tergabung dalam Yayasan Bina Ummah Ummul Qura dinilai tidak sinergi,   buktinya  disaat ditanya pihak pemilik lahan  terkait penyerobotan dan pengusuran , malah tidak ada yang bisa tampil untuk pertanggung 

Begitulah niat baik pemilik lahan, dilakukan duakali pertemuan dirumah Bendahara Yayasan,  dan dirah Kepala Desa Kltabaru, semuanya yang hadir pada saat itu lepas tangan,  dan menuding tanggung jawab orang Adat,  ternyata satupun orang Adat tidak hadir,  ada apa sebaliknya ini?. 

Harapan  pemilik lahan , sangat mengharapkan pada Gubenur Jambi dan Bupati Kdrinci agar dapat  memberi masukan pada lihak yang terlibat,  agar dapat  menemui jalan keluar yang terbaik,  karena pemilik lahan  sudah upaya melakukan pertemuan , namun tidak diindahkan pihak  Ketua Adat Sdr Zarwin. 

Seharusnya Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten agar dapat menjalankan   Sufermasi Hukum yang jelas /transparan , secara Keadilan , untuk dapat dirasakan masyatakat kecil. 

Hal tersebut perlu dilakukan Solisasi penyuluhan Hukum terhadap masyarakat pedesaan .

Contohnya,  lahan perkebunan karet milik Warga masyarakat inisial Wijaya diserobot dan digusur secara dipaksakan oleh Oknum Pengurus Yayasan Bina Ummah Ummul Qura, bekerjasama dengan Ketua Adat serta Kades  ya untuk dijadikan lokasi pembangunan Pasantren .dengan tanah lebihkurang 2 Ha, tampa ada perundingan dengan pemilik lahan  ,  alasan oknum pihak Yayasan mengatas nama Lembaga Adat Tiga Desa, antara lain   Desa Talangkemulun, Desa Katabaru,  Desa Sanggarang Agung .

Dilihat keberadaan Pasantren tersebut semua orang suka program Yayasan serta  Visi dan Misi  kedepan sangat mengiurkan  sekali  bagi masyarakat .

Namun sebaliknya menimbulkan Opini miring di Publik, akibat  ulah Oknum Ketua Adat Sdr Zarwin  dan Kades Kotabaru Syaiful Amid, setiap kegiatan gontoroyong dilokasi tersebut,  merekalah yang kedepan,  kata masyarakat. 

Begitu juga dikatakan  masyarakat pada media, bahwa   ketua Adat Desa Kotabaru 
dikenal Pengusaha Kayu ilegal loging , dan merusak Hutan negara di Desa Talangkemulun , namun  anehnya selama mereka bisnis kahu secara liar  satupun pihak penegak Hukum tidak berani menindak,  ada apa sebaliknya,?. Sementara usaha yang dilakukan Ketua Adat bukanlah suatu rahasia umum , papar sumber. 

Begitu juga Kades Kotabaru Syaiful Amid,  diduga telah mengeluarkan dana puluhan juta rupiah, untuk membuka jalan menuju lokasi Pasantren,   dana tersebut sumber dari mana?,  diduga dana ter bersumber dana Desa .

Kades juga terlihat selama ini  berkantor dirumah kediamannya, tidak terlihat stafnya melakukan aktivitas pelayanan masyarakat,  diduga keras Kades tersebut melakukan penyimpangan anggaran dana Desa. 

Buktinya, M. Kamil selaku Ketua Adat Desa Talang kemulun sangat menyesali terjadinya penyerobotan dan mengusur lahan perkebunan karet milik Wijaya secara dipaksakan,  tidak sesuai dengan Norma Adat,  Norma Hukum,  Norma sosial .

Saya selaku Ketua Adat Desa Talang Kemulun  membuat Surat pernyataan bahwa dirinya tidak setuju sistim manajemen kerja yang tidak jelas serta merugikan pihak orang lain,  juga selama ini apapun yang dilakukan oleh pihak Yayasan  dan Ketua Adat Desa Kotabaru Sdr Zarwin maupun Kadesnya tidak pernah dilibatkan ,  apalagi pengusuran perkebunan karet milik Wijaya ,ungkapnya. 

Juga dikatakan pemilik lahan pada awak media   sampai matipun saya tidak rela , hak saya dirampas secara paksa,  memang orang tersebut tidak memiliki hati nurani titik payah orang,  mudah mudahan Allah akan memberi Cobaan pada mereka. 

Kata warga disinilah kita lihat keseriusan pihak istansi terkait dalam  kemampuan dan keberanian Pemerintah dan penegak Hukum,  berani tidaknya menindak Oknum Ketua Adat, dan Oknum Kades, maupun Oknum lainnya yang merasa terlibat keranah hukum secara keadilan. 

Zam. 

COMMENTS

Nama

.berita terkini,6334,.beritaterkini,3,Aceh,10,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,102,ACEH TIMUR,1,Aekkanopan,8,agam,3,ambon,2,AS,1,babel,1,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,5,Bandung,62,Bandung Barat,10,banggai,1,Bangka Belitung,4,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,14,Banjarnegara,6,bantaeng,6,Banten,27,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,61,Barru,1,Batam,74,batang,3,BATU,1,baturaja,1,Bekasi,535,bekasi terkini,1,Belitung,98,Beltim,96,Bener Meriah,216,BENGKALIS,7,Bengkayang,39,BENGKULU,1,BENGKULU SELATAN,8,BER,3,BERI,1,beriita terkini,1,berita,1,Berita terkini,2278,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita tetkini,1,berta terkini,1,Bintan,8,Blitar,6,BNN,1,Bogor,203,BOGOR TIMUR,28,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,1,bolmong,147,bolmong utara,1,bolmut,1,BOLNONG,1,bolsel,1,boltim,11,BOYOLALI,1,Brebes,49,Bukit Tinggi,42,bukittinggi,3,Buol,79,Ciamis,14,Cianjur,4,Cibinong,1,Cikarang,26,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,8,cilengsi,1,Cileungsi,41,Cimahi,131,Cirebon,262,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,266,Daerah,6613,Daik Lingga,2,Dairi,116,Deli Serdang,7,Depok,205,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,12,Donggala,38,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,22,Dumoga,39,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,2,fakta,1,Garut,26,gorontalo,1,Gowa,12,Gresik,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,INDRA,1,indralaya,19,Indramayu,12,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,343,jakarta selatan,2,Jambi,113,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,81,Jombang,3,kab,2,Kab 50 Kota,3,Kab. Bandung,129,Kab. Bogor,16,Kab. Brebes,3,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,9,kab. langkat,1,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,17,Kab.Bandung,162,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,3,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABANJAHE,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,247,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,7,Kalteng,93,Kaltim,20,Kampar,23,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,48,Kapuas Hulu,236,Karawang,69,KARIMUN,1,KARIMUN - RN,1,KARO,25,KATINGAN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,7,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,20,KOBAR,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,1,KOTA MANNA,1,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,24,KOTAWARINGIN TIMUR,1,KOTIM,4,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,5,KUDUS,47,Kuningan,182,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,260,Lahat,13,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,38,Lampung Barat,30,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,langkat,1,LANTAMAL V,3,lebak,10,LEMBATA,6,LIMAPULUHKOTA,2,Lingga,614,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,8,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,2,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,2,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,m,1,Magelang,1,Majalengka,87,makassar,16,Malang,142,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,29,MAMUJU,19,Manado,10,Manokwari,4,Mauk,2,medan,35,Mekar Baru,1,merangin,53,MERANTI,285,Mesuji,72,metro,161,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,230,monokwari,1,morowali,5,Muara Belida,1,muara bungo,2,Muara Enim,77,Musi Banyuasin,10,MUSI RAWAS,2,Nasional,15,Natuna,93,NTB,11,NTT,5,Ogan Ilir,7,Oku Selatan,309,Oku Timur,29,Opini,4,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,14,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,199,Palas,23,palelawan,4,Palembang,41,Palu,104,Paluta,51,pande,1,Pandeglang,655,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,8,Papandayan,1,Papua,4,PAPUA BARAT,12,Parigi,6,Parigi Moutong,13,PARIMO,2,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,Pasuruan,1,PATI,46,Patia,1,PAYAKUMBUH,3,Pekalongan,24,Pekanbaru,169,Pekanbaru Riau,57,pelalawan,22,Pematangsiantar,36,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,80,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,Polhukam,154,Politik,2,Pontianak,304,Poso,2,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,pulpis,1,purbalingga,3,Purwakarta,810,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,4,Radar Selebrity,2,Riau,125,rokan,1,Rokan Hilir,12,rokan hulu,2,Sabang,57,Samarinda,47,sambilan,1,SAMPI,1,Sampit,389,sar,1,Sarolangun,209,SELAT PANJANG,4,SELATPANJANG,1,Selayar,10,selong,2,Semarang,5,SEMOGA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,58,Serdang Bedagai,32,Sergai,26,Seruyan,7,SIAK,2,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,57,Simalungun,37,simpang apek,1,Singaparna,5,SINGKAWANG,1,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,5,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,53,Subang,142,SUKABUM,1,Sukabumi,136,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,46,Sulbar,29,Sulsel,12,Sulteng,188,Sulut,257,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,38,Sumedang,7,sumsel,15,Sumut,61,Sungai Penuh,1,Takalar,36,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,Tanah Karo,23,Tangerang,365,Tangerang Selatan,3,Tanjab Barat,497,Tanjab Timur,53,tanjung balai,1,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,6,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tapung,3,tarutung,1,Tasikmalaya,72,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6792,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,tolitol,2,Tolitoli,803,tolotoli,1,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,11,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,202,Waisai,5,Yogyakarta,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Kapan Gubenur Jambi bisa membela masyarakat kecil ?, terkait lokasi perkebunan karet milik warga diserobot secara paksa Oknum Penguasa Yayasan
Kapan Gubenur Jambi bisa membela masyarakat kecil ?, terkait lokasi perkebunan karet milik warga diserobot secara paksa Oknum Penguasa Yayasan
https://1.bp.blogspot.com/-MTk7Y5CGKUg/Xa7UIy6GGaI/AAAAAAAB76Y/9ldmN2xORQ8jCRSlwHydzFC0K5ksfdzSwCLcBGAsYHQ/s320/WhatsApp%2BImage%2B2019-10-22%2Bat%2B16.49.41.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-MTk7Y5CGKUg/Xa7UIy6GGaI/AAAAAAAB76Y/9ldmN2xORQ8jCRSlwHydzFC0K5ksfdzSwCLcBGAsYHQ/s72-c/WhatsApp%2BImage%2B2019-10-22%2Bat%2B16.49.41.jpeg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2019/10/kapan-gubenur-jambi-bisa-membela.html
https://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/10/kapan-gubenur-jambi-bisa-membela.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy