Properti Kayana Serdam Diduga Serobot Lahan Ricky dan Tutup Parit Jalan Umum

Pontianak (Kalbar), RN Perusahaan PT. Kayana Serdam diduga serobot lahan milik warga yang berlokasi di Desa Pungur Kecil, Kecamatan Sungai ...

Pontianak (Kalbar), RN
Perusahaan PT. Kayana Serdam diduga serobot lahan milik warga yang berlokasi di Desa Pungur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kabu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.

"Perusahaan Kayana Serdam menyerobot lahan dan merusak kebun sawit saya,"kata Ricky, Rabu (15/1/2020).

Ricky yang mengaku pemilik lahan sudah puluhan tahun itu, meminta kepada pihak Perusahaan PT. Kayana Serdam untuk menghentikan pengarapan lahan dan perusakan kebun sawit miliknya.

"Tolong keluarkan alat berat itu, ini lahan saya, kalau tidak dikeluarkan nanti alat berat itu saya tahan,"pinta Ricky kepada operator eksavator yang saat itu sedang menggarap lahan tersebut.

Agus yang merupakan Operator eksavator pun meminta maaf kepada Ricky atas kejadian tersebut, dirinya pun mengaku tidak tahu kalau ada persoalan seperti itu, karena dirinya sebagai pekerja dan mendapat perintah dari Perusahaan PT. Kayana Serdam untuk menggarap lahan tersebut. Menurut Agus, lahan tersebut telah digarap sejak bulan Desember 2019 yang lalu. Jelang Natal dan Tahun Baru, Agus pun sempat berhenti bekerja karena libur dan pulang ke Jawa. Dan baru 3 (tiga) hari ini dirinya kembali bekerja lagi.

"Ya Pak, saya minta maaf, saya juga tidak tahu, saya disini sebagai pekerja, kalau begitu nanti saya akan keluarkan alat beratnya,"ungkap Agus. Selama saya bekerja, persoalan kayak gini sudah sering terjadi,"cetusnya.

Sementara itu, Herkulanus yang mengaku sebagai Pengawas lapangan di Perusahaan PT. Kayana Serdam menyampaikan bahwa lahan tersebut sudah di beli kepada seseorang yang sudah mengantongi sertifikat tanah.

"Dasar pengarapan ini adalah katanya Bos sudah beli lahan ini kepada Haji Aseng dan penunjuk batas saat itu namanya Roni. Menurut ceritanya barang (lahan) ini sudah genah, sehingga pihak Perusahaan mendatangkan alat berat, dan terjadilah pengusuran,"ungkap Herkulanus yang sudah setengah baya itu.

Menurut Herkulanus, lahan yang dibeli oleh Bos Albert kepada Haji Aseng seluas 90 M² x 360 M². Rencananya diatas lahan yang sedang digarap dengan menggunakan alat berat tersebut akan dijadikan dua kapling untuk membangun perumahan milik Perusahaan PT. Kayana Serdam.

"Kaplingan disini minimal 45 M² x 360 M², kalau 90 M² berarti lahan ini bisa dua kapling,"jelas Pengawas lapangan.

Herkulanus menjelaskan bahwa pemilik Perusahaan PT. KAP dan PT. Kayana Serdam bukanlah seorang Jenderal tapi namanya Albert. Dimana yang bersangkutan saat ini sering bolak balik Jakarta - Pontianak. Sedangkan Pak Saipul merupakan Polisi aktif di Polda

"Bos bolak balik Jakarta - Pontianak, kalau Pak Saipul sebagai Humas di PT.KAP dan PT. Kayana Serdam,"tuturnya.

Lanjut Herkulanus mengatakan, kalau yang menanam sawit ini, katanya Haji Aseng. Waktu pertama kita merintis lahan ini, sawit ini memang sudah ada. Tapi kita tidak tahu yang punya ini siapa, Haji Aseng, atau siapa ? Hari ini kita baru tahu, kalau yang punya ini namanya Pak Ricky. Waktu itu kami tahunya, katanya Haji Aseng,"terang Pengawasan Lapangan kepada beberapa awak media saat di lokasi.

Terkait persoalan tersebut, NCW Investigator Kalimantan Barat, Ibrahim.MYH, secara tegas akan menyampaikan dan melaporkan masalah ini kepada Kapolri dan Pembina Mabes Polri. Menurut Ibrahim, sebelumnya ada pihak dari Properti Kayana Serdam mencatut dan membawa - bawa nama Jenderal adalah pemilik lahan. NCW Kalimantan Barat meyakini, kalaupun lahan tersebut milik seorang Jenderal patut diduga lahan tersebut merupakan hasil dari money laundry.

"Kebetulan pada hari ini, Rabu, 15 Januari 2020, pukul 12.10 menit, berada dilokasi lahan perkebunan sawit milik Ricky yang dirusak oleh salah satu perusahaan Properti PT.Kayana Serdam, NCW melihat secara langsung dengan mata kepala bahwa terbukti kebun sawit dirusak. Perusakan yang dilakukan ini adalah pelanggaran hukum tindak pidana perusakan, apalagi sebelumnya mereka mengatakan bahwa pemilik lahan tersebut adalah seorang Jenderal di Jakarta, kita akan laporkan,"tegas Ibrahim.

Dalam hal ini, terkait oknum penegak hukum yang menjadi Humas di PT. KAP dan PT. Kayana Serdam, NCW Investigator Kalimantan Barat menilai bahwa jika itu benar terjadi bahwa oknum tersebut menjadi Humas di Perusahaan Swasta, Ibrahim menilai diduga sudah terjadi pelanggaran hukum.

"Oknum berpangkat AKBP menjadi Humas di Perusahaan Swasta dan mengarap lahan milik orang lain, itu benar-benar memalukan institusi Negara,"sindir Ibrahim mantan Anggota DPRD Kabupaten Pontianak dan Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat tahun 1999 - 2004.

Untuk diketahui, dilokasi tersebut tampak semacam pembatasan lahan dengan tiang kayu dan menggunakan atap seng warna biru yang diduga sebagai tanda pembatas lahan antara PT. Kayana Serdam dan lahan milik orang lain. Namun pengarapan lahan yang dilakukan oleh Perusahaan Properti tersebut sudah melewati batas dan diduga menggarap lahan milik Ricky. Bukan hanya itu, parit jalan umum Pemerintahan Daerah Kabupaten Kubu Raya di tutup oleh PT. Kayana Serdam.

Adrian.

COMMENTS

Nama

.berita terkini,7533,.beritaterkini,3,.kalbar,3,Aceh,12,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,106,ACEH TIMUR,1,Aekkanopan,8,agam,5,ambon,2,AS,1,babel,1,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,6,Bandung,64,Bandung Barat,10,banggai,1,Bangka Belitung,4,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,1,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,15,Banjarnegara,6,bantaeng,7,Banten,27,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,106,Barru,1,Batam,74,batang,3,BATU,1,baturaja,1,Bekasi,567,bekasi terkini,1,Belitung,101,Beltim,99,Bener Meriah,230,BENGKALIS,7,Bengkayang,41,BENGKULU,2,BENGKULU SELATAN,8,BER,3,BERI,1,beriita terkini,2,berita,1,Berita terkini,2281,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita tetkini,1,berta terkini,1,Bintan,8,Blitar,7,BNN,1,Bogor,209,BOGOR TIMUR,28,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,171,bolmong utara,1,bolmut,1,BOLNONG,1,bolsel,1,boltim,11,BOYOLALI,1,Brebes,49,Bukit Tinggi,42,bukittinggi,3,Buol,79,Ciamis,14,Cianjur,4,Cibinong,1,Cikarang,27,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,8,cilengsi,1,Cileungsi,41,Cimahi,142,Cirebon,268,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,266,Daerah,6637,Daik Lingga,2,Dairi,124,Deli Serdang,8,Depok,212,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,12,Donggala,39,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,22,Dumoga,53,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,2,fakta,1,Garut,26,gorontalo,1,Gowa,17,Gresik,1,GROBOGAN,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,INDRA,1,indralaya,20,Indramayu,12,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,358,jakarta selatan,2,Jambi,130,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,85,Jombang,3,kab,2,Kab 50 Kota,3,Kab. Bandung,216,kab. bekasi,1,Kab. Bogor,16,Kab. Brebes,3,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,9,kab. langkat,1,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,17,Kab.Bandung,162,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,3,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABANJAHE,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,356,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,8,Kalteng,113,Kaltim,20,Kampar,23,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,62,Kapuas Hulu,236,Karawang,81,KARIMUN,1,KARIMUN - RN,1,KARO,25,KATINGAN,4,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,7,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,21,KOBAR,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,1,KOTA MANNA,1,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,24,KOTAWARINGIN TIMUR,2,KOTIM,6,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,5,KUDUS,54,Kuningan,199,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,276,Lahat,13,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,39,Lampung Barat,30,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,langkat,1,LANTAMAL V,3,lebak,11,LEMBATA,6,LIMAPULUHKOTA,2,Lingga,646,Loksado,1,lolak,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,8,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,3,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,4,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,m,1,Magelang,1,mahakam hulu,1,Majalengka,96,makassar,18,Malang,150,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,38,MAMUJU,27,Manado,10,Manokwari,4,Mauk,2,medan,35,Mekar Baru,1,merangin,69,MERANTI,339,Mesuji,72,metro,172,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,240,monokwari,1,morowali,11,Muara Belida,1,muara bungo,2,Muara Enim,90,Musi Banyuasin,10,MUSI RAWAS,7,Nasional,15,Natuna,94,NTB,12,NTT,5,nunukan,23,Ogan Ilir,7,Oku Selatan,349,Oku Timur,35,Opini,4,Padang,3,Padang Lawas,14,Pagaralam,14,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,207,Palas,23,palelawan,4,Palembang,47,Palu,109,Paluta,59,pande,1,Pandeglang,657,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,10,Papandayan,1,Papua,4,PAPUA BARAT,17,Parigi,6,Parigi Moutong,14,PARIMO,2,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,PASSI,1,Pasuruan,1,PATI,58,Patia,1,PAYAKUMBUH,3,Pekalongan,24,Pekanbaru,171,Pekanbaru Riau,93,pelalawan,22,Pematangsiantar,36,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,80,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,Polhukam,154,Politik,2,Pontianak,423,Poso,2,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,pulpis,1,purbalingga,4,Purwakarta,846,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,4,Radar Selebrity,2,Riau,130,rokan,1,Rokan Hilir,12,rokan hulu,2,Sabang,57,Samarinda,50,sambilan,1,SAMPI,1,Sampit,446,sar,1,Sarolangun,221,SELAT PANJANG,4,SELATPANJANG,1,Selayar,10,selong,2,Semarang,5,SEMOGA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,59,Serdang Bedagai,32,Sergai,26,Seruyan,11,SIAK,2,Sibolga,7,SIDOARJO,2,SIDRAP,14,Sigi,64,Simalungun,53,simpang apek,1,Singaparna,6,SINGKAWANG,1,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,5,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,53,Subang,192,SUKABUM,1,Sukabumi,143,Sukoharjo,1,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,46,Sulbar,29,Sulsel,13,Sulteng,196,Sulut,257,Sumatera Selatan,2,SUMATERA UTARA,1,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,43,Sumedang,12,sumsel,19,Sumut,64,Sungai Penuh,1,Takalar,38,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,Tanah Karo,46,Tangerang,366,Tangerang Selatan,3,Tanjab Barat,539,Tanjab Timur,57,tanjung balai,1,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,6,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tapung,3,tarutung,1,Tasikmalaya,73,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6793,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,tolitol,3,Tolitoli,836,tolotoli,1,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,13,Tulang Bawang,12,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,214,Waisai,5,Yogyakarta,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Properti Kayana Serdam Diduga Serobot Lahan Ricky dan Tutup Parit Jalan Umum
Properti Kayana Serdam Diduga Serobot Lahan Ricky dan Tutup Parit Jalan Umum
https://1.bp.blogspot.com/-SbCRew2NW80/Xh_k6qQO-YI/AAAAAAACCpg/k4WXD_k9cMIwTAXZj50k7Ql0TAkY0vDrACLcBGAsYHQ/s320/WhatsApp%2BImage%2B2020-01-16%2Bat%2B11.05.57.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-SbCRew2NW80/Xh_k6qQO-YI/AAAAAAACCpg/k4WXD_k9cMIwTAXZj50k7Ql0TAkY0vDrACLcBGAsYHQ/s72-c/WhatsApp%2BImage%2B2020-01-16%2Bat%2B11.05.57.jpeg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2020/01/properti-kayana-serdam-diduga-serobot.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2020/01/properti-kayana-serdam-diduga-serobot.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy