3 Unit Mesin BUS Trans Metro Raib, Diduga Digondol Tuyul Gondrong?'

Pekanbaru Riau, RN Hilangnya 3 Unit Mesin Bus Trans Metro yang diduga sejak tahun 2013 tidak pernah muncul kepermukaan dan kuat dugaan mesi...

Pekanbaru Riau, RN
Hilangnya 3 Unit Mesin Bus Trans Metro yang diduga sejak tahun 2013 tidak pernah muncul kepermukaan dan kuat dugaan mesin bus telah di mutilasi oleh tuyul Gondrong

Informasi tentang hilangnya 3 unit mesin bus tersebut diperoleh Rion Satya dari jawaban surat permohonan informasi Rion Satya (perorangan) melalui PPID Utama Pemko Pekanbaru.

Untuk mempertegas informasi tersebut Badan Pemantau Kebijakan Publik provinsi Riau telah melayangkan surat konfirmasi dan Audiensi kepada Dishub Pekanbaru, hingga sampai sekarang surat tersebut belum dijawaban secara tertulis.

Rion Satya yang merupakan Ketua Badan Pemantau Kebijakan Publik mengatakan kepada wartawan pada hari Senin (6/4/20) di jalan Hangtuah.

Terkait Kehilangan 3 Unit mesin bus Trans Metro tersebut, "Kita minta kepada Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru supaya dapat menjelaskan lebih rinci kenapa mesin tersebut bisa hilang, sesudah itu apakah sudah diketahui siapa pelaku pencurian mesin tersebut ? dan bagaimana kronologis kehilangannya ? kita dari Badan Pemantau Kebijakan Publik meduga bahwa mesin tersebut dijual Kalau mesin tersebut hilang seharusnya ada orang yang bertanggung jawab

Sejak dilaporkan ke polsek Payung sekaki tahun 2013 Kenapa pihak Kepolisisan dalam hal ini hanya menerima laporan dan tidak menindaklanjuti,ini perlu kita dipertanyakan kepada Polsek Payung Sekaki,Sebagaimana arahan dari surat balasan Dishub Pekanbaru kepada Rion Satya melalui PPID Utama, yang menunjukkan bahwasanya telah dilaporkan kepada Polsek Payung Sekaki dari tahun 2013.

Pada tahun 2020 menurut isi surat tersebut bulan februari kehilangan lagi, Kemudian dilaporkan lagi, Hal ini perlu kita telusuri lagi.

Dari fotocopy dokumen STNK yang terlampir pada surat, terkait pajak dari kendaraan bus teras metro yang hilang itu tetap dibayarkan ditahun 2014, apa dasar pembayaran pajak tersebut ke samsat kota Pekanbaru.

Kenapa Samsat pekanbaru menerima pembayaran pajak bus tersebut, padahal unit tersebut telah dilaporkan kehilangan mesin?

Apakah benar laporan kepolsek payung sekaki tahun 2013 tersebut tentang hilangnya mesin bus? apakah pihak samsat tidak melakukan croscek terhadap nomor mesin dan nomor rangka ?

Tentu kita harus klarifikasi kembali kepada pihak samsat Pekanbaru, apa memang tidak tau atau tidak dilaporkan, maksudnya, dasarnya kalau kita melakukan pengecekkan dalam perpanjangan STNK, kendaraan harus dibawa untuk dilakukan pengecekan nomor mesin dan nomor angka, sementara mobil itu dari tahun 2008 hingga 2013, berarti ini perpanjangan STNK, ketika mengganti STNK yang melakukan perpanjangan itu wajib menghadirkan kendaraannya untuk dilakukan gesek nomor mesin dan angka.

Muncul pertanyaan, kenapa hal ini tidak dilakukan, apakah memang tidak dilakukan atau dilakukan tapi dengan kendaraan lain ? atau pengecekan kendaraan dilakukan secara global karena Unitnya sama modelnya sama jenisnya, jadi dilakukan secara global, satu unit untuk seluruh unit, kemudian unit yang diperiksa ada lengkap untuk seluruh unit yang dibayarkan, ini yang harus kita telusuri ke OPD terkait.

Menurut Rion, Dalam perpanjangan STNK harus dilalukan pengecekkan mesin. Terbitnya STNK baru tahun 2014 diduga tidak dilakukan pengecekan, karena mesinnya sudah tidak ada dan sudah dilaporkan hilang tahun 2013, bagaimana caranya bisa melakukan pembayaran, diduga pihak samsat tidak melihat fisik kendaraan,  jika seperti ini akan bedampak atau berbahaya, dengan hidupnya pajak tentu biaya operasional kendaraan dan biaya service hidup. Ini juga harus dilakukan pengecekan. ungkap Rion.

Rion menjelaskan terkait plat mobil bus Trans Metro, menurut keterangan sesuai balasan surat dari Dishub dan juga disaat kita ketemu, mengenai kendaraan tersebut karena ini kendaraan Pemerintah, maka setiap kendaraan Pemerintah memakai Plat merah.

Akan tetapi walaupun itu alasan mereka, karena ini dipergunakan untuk kendaraan umum maka yang tampil adalah Plat kuning, kita belum tau ini regulasi apa yang digunakan didalam pelaksanaan seperti ini, yang bisa menjawab ini tentu pihak samsat selaku pihak OPD yang menerbitkan STNK, ini harus kita pertanyakan karena plat nomor itu tentu keluar dari Samsat, apakah Dinas Perhubungan menipulasi plat nomor ? ini yang harus dipertanyakan.

Masa di Samsat tidak melihat di STNK Plat merah dan kenapa yang dikeluarkan plat kuning ? dan ini juga yang harus kita lakukan croscek lebih dalam lagi ke Samsat, terkait kehilangan Mesin 3 unit Bus Trans Metro tersebut tentu negara sudah dirugikan karena disini hilang begitu saja tanpa ada pertanggung jawaban dari berbagai pihak.

Siapa yang bertanggungjawab atas kehilangan 3 unit mesin tersebut ? kalau juga dijual uangnya dikemanakan, kalau hilang siapa yang mengawasi pada saat itu, siapa yang bertugas pada saat itu ? buat apa dia digaji kalau tidak mengawasi kendaraan tersebut, mereka harus bertanggung jawab atas kehilangan mesin tersebut,"kata Rion.

Rion menambahkan, kendaraan tersebut dibeli bukan barang yang sudah jadi, sistem pembelian kendaraan bus besar itu ada pembelian sansis terlebih dahulu sama mesin, roda dan belum ada bodi, kemudian baru dibuat bodi kemudian barulah dilaporkan kepada Kementrian, itu prosesnya baru dibuatkan BPKB nya, baru jadi kendaraan.

Sekarang yang tinggal di Bus Trams Metro tersebut tinggal sansis, rangka dan bodi, apakah ini dikatakan kendaraan sedangkan di SNTK menjadi kesatuan dalam pengecekan nomor mesin dan nomor angka.Itu tidak bisa ditukar-tukar se enaknya saja, apa itu dihilangkan begitu saja, jelas ada kerugian negara.

Mengenai penanganan pihak kepolisian yaitu Polsek Payung Sekaki, sampai sekarang kita belum mengetahui apakah kasus ini sudah dilakukan Lidik dan penyelidikan, yang jelas sesuai keterangan Sunarco sebagai Sekretaris Dishub Pekanbaru, bahwa sudah pernah dilaporkan kepada pihak Polsek Payung Sekaki pada tahun 2013, dan terus dilaporkan ulang pada bulan Februari tahun 2020, dan telah dilakukan Lidik oleh pihak Polsek Payung Sekaki, Lidik ini seperti apa itu yang belum kita ketahui.

Jika hal ini benar telah dilaporkan kepada pihak polisi, harapan kita agar dapat menemukan sebab-sebab kehilangan, siapa pelakunya dan bagaimana kejadiannya, dan dapat meningkatkan proses dari Lidik menjadi proses yang lebih tinggi lagi, sehingga dapat ditemukan siapa pelakunya dan tersangka dari pada kehilangan 3 unit mesin Bus Trans Metro tersebut,"Terang Rion.

Ini barang umum, barang negara kalau barang pribadi kita hilang ya gak apa-apa hilang paling kita buat laporan kehilangan berbeda dengan barang pemerintah, inikan barang Pemerintah yang di titipkan kepada OPD dari Kementrian yang di titipkan kepada Pemerintah, dan Pemerintah wajib menjaga, dan ketika barang itu hilang apakah itu dibiarkan, apakah itu juga tidak ada pertanggung jawaban, atas kehilangan 3 unit mesin bus trans metro ini Pemerintah harus bertanggung jawab.

Ketika wartawan melakukan konfirmasi kepada Sunarco sebagaik Sekretari Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru pada Hari Jumat (3/4/20) melalui telepon selulernya, Sunarco tidak ada waktunya dengan alasan lagi sibuk mengurus Corona, kata Sunarco jika ada waktu nanti saya akan hubungi, namun sampai berita ini dimuat belum ada jawaban dari Sunarco.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut,Kanit Reskrim Polsek Payung Sekaki iptu Suleman mengatakan Sesuai laporan yang kita terima, yang dilaporkan adalah 4 buah aki yang hilang,bukan Mesin,"katanya senen (4/3/20),terkait masalah yang lain saya tidak tau," katanya.

Mengenai laporan tahun 2013 saya belum bertugas disini, yang melaporkan bukan pihak Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru," terangnya Kanit sambil pergi meninggalkan wartawan dengan  alasan terburu-buru turun ke TKP. (Rls/Tim)

COMMENTS

Nama

.,2,.berita terkini,11059,.beritaterkini,6,.kalbar,17,Aceh,17,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,110,ACEH TENGGARA,1,ACEH TIMUR,1,Aekkanopan,8,agam,8,ALAI.,4,ambon,2,Anyer,1,AS,1,babel,1,Bagansiapiapi,1,BALAESANG,1,bali,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,7,BANDAR LAMPUNG,1,Bandung,74,Bandung Barat,12,banggai,1,Bangka Belitung,4,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,1,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,15,Banjarnegara,7,bantaeng,21,Banten,37,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,130,Barru,1,Batam,80,batang,3,BATU,4,baturaja,3,Bekasi,711,bekasi terkini,2,Bekasi Utara,1,Belitung,137,Beltim,109,Bener Meriah,240,BENGKALIS,12,Bengkayang,41,BENGKULU,4,BENGKULU SELATAN,13,BER,3,BERI,1,beriita terkini,3,berita,1,Berita terkini,2284,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita tetkini,1,berta terkini,1,Bintan,9,Blitar,11,BNN,1,Bogor,230,BOGOR TIMUR,40,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,195,bolmong utara,1,bolmut,1,BOLNONG,1,bolsel,2,boltim,11,BOYOLALI,1,Brebes,49,Bukit Tinggi,43,bukittinggi,5,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,Buol,80,BUTENG,1,Catatan Radar Nusantara,1,Ciamis,14,Cianjur,4,Cibinong,1,cikampek,1,Cikarang,38,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,10,cilengsi,1,Cileungsi,41,Cimahi,172,Cirebon,287,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,266,daer,2,Daerah,6732,Daik Lingga,2,Dairi,219,Deli Serdang,8,demak,3,Depok,235,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,16,Donggala,41,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,22,Dumai,1,Dumoga,81,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,2,fakta,1,Garut,28,gorontalo,18,Gowa,37,Gresik,1,GROBOGAN,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,HUMAS BELTIM,6,humbahas,3,INDRA,1,indralaya,43,Indramayu,14,info,1,INHU,1,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,408,jakarta selatan,2,Jambi,140,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,5,Jember,2,Jeneponto,2,Jepara,93,Jombang,3,kab,2,Kab 50 Kota,4,Kab. Bandung,1661,kab. bekasi,5,Kab. Bogor,17,Kab. Brebes,3,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,Kab. Kapuas Hulu,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,9,kab. langkat,1,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,17,Kab.Bandung,162,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.langkat,1,Kab.Malang,3,Kab.Samosir,7,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABANJAHE,1,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,567,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,8,Kalteng,119,Kaltim,22,Kampar,25,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,86,Kapuas Hulu,236,Karawang,102,KARIMUN,3,KARIMUN - RN,1,KARO,25,KATINGAN,4,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,10,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,22,KETAPANG,1,KOBAR,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,3,KOTA MANNA,1,KOTA METRO,19,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,3,Kotamobagu,31,KOTAWARINGIN TIMUR,2,KOTIM,6,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,5,KUDUS,60,Kuningan,239,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,6,Labuhan Batu,4,Labura,303,Lahat,19,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,42,Lampung Barat,30,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,75,langkat,1,LANTAMAL V,79,LANTAMAL X JAYAPURA,19,lebak,24,LEMBATA,7,LIMAPULUHKOTA,2,Lingga,709,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,1,Lombok,4,lombok timur,13,LOTIM,9,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,3,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,4,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,m,1,Magelang,1,mahakam hulu,1,Majalengka,140,makassar,29,Malang,160,Maluku,3,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,1,MAMAJU.RN,3,MAMASA,64,MAMUJU,65,Manado,13,mancanegara,1,Manokwari,4,MATENG,1,Mauk,2,medan,68,Mekar Baru,1,MEMPAWAH,1,merangin,92,MERANTI,464,Mesuji,72,metro,185,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,293,monokwari,1,morowali,15,MOROWALI UTARA,1,MORUT,1,moskow,1,Muara Belida,1,muara bungo,3,Muara Enim,126,Mukomuko,75,Musi Banyuasin,10,MUSI RAWAS,13,Nasional,16,Natuna,95,NTB,20,NTT,5,nunukan,23,Ogan Ilir,7,Oku Selatan,397,Oku Timur,38,Opini,5,P. Bharat,1,P.SIANTAR,2,PACITAN,2,Padang,3,Padang Lawas,14,PADANG PANJANG,1,Pagaralam,29,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,210,Palas,23,palelawan,4,Palembang,73,pali,2,Palu,119,Paluta,65,pancur batu,1,pande,1,Pandeglang,750,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,16,Papandayan,1,Papua,4,PAPUA BARAT,21,PARIAMAN,1,Parigi,6,Parigi Moutong,14,PARIMO,2,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,pasbar,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,5,Pasuruan,2,PATI,71,Patia,1,patrol,3,PAYAKUMBUH,3,PEBAYURAN,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,183,Pekanbaru Riau,136,pelalawan,23,Pematangsiantar,36,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,80,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),4,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,Pontianak,812,Poso,2,Pringsewu,24,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,Pulang Pisau,4,pulau merbau,3,pulpis,1,purbalingga,4,Purwakarta,933,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,4,Radar Selebrity,2,RANGSANG,4,REMBANG,1,Riau,141,rokan,1,Rokan Hilir,13,rokan hulu,2,Rongurnihuta,1,Sabang,57,Samarinda,50,sambilan,1,SAMPI,1,Sampit,500,Sangatta kutim,1,Sanggau,1,sar,1,Sarolangun,295,SELAT PANJANG,4,SELATPANJANG,1,Selayar,11,selong,2,Semarang,5,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,77,Serdang Bedagai,33,Sergai,27,Seruyan,14,SIAK,4,Sibolga,7,SIDOARJO,2,SIDRAP,14,Sigi,86,Simalungun,85,simpang apek,1,Singaparna,7,SINGKAWANG,1,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,6,SOLOK,4,Solok Selatan,8,Sorong,55,Subang,379,SUKABUM,1,Sukabumi,176,Sukoharjo,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,46,Sulbar,38,Sulsel,14,Sulteng,227,Sulut,258,Sumatera Selatan,3,SUMATERA UTARA,5,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,46,Sumedang,19,sumsel,24,Sumut,70,Sungai Penuh,1,SURABAYA,46,Takalar,61,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,TANAH JAWA,3,Tanah Karo,55,Tangerang,371,Tangerang Selatan,3,Tanjab Barat,624,Tanjab Timur,66,tanjung balai,1,Tanjung Enim,1,tanjung makmur,1,TANJUNG PINANG,6,TANOYAN,6,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tapung,3,tarutung,1,Tasikmalaya,82,Tebing Tinggi,64,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,TERJUN GAJAH,1,Terkini,8141,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,tolitol,3,Tolitoli,913,tolotoli,1,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,20,Tulang Bawang,12,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,278,Waisai,5,Yogyakarta,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: 3 Unit Mesin BUS Trans Metro Raib, Diduga Digondol Tuyul Gondrong?'
3 Unit Mesin BUS Trans Metro Raib, Diduga Digondol Tuyul Gondrong?'
https://1.bp.blogspot.com/-FH2u_LQzu98/XoyXSTa9y8I/AAAAAAACNV4/MXkfYbwaoV8uKE9mtMicAKIK8E1yBCbWwCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20200407-WA0141.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-FH2u_LQzu98/XoyXSTa9y8I/AAAAAAACNV4/MXkfYbwaoV8uKE9mtMicAKIK8E1yBCbWwCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200407-WA0141.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2020/04/3-unit-mesin-bus-trans-metro-raib.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2020/04/3-unit-mesin-bus-trans-metro-raib.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy