Ir H.Joko Widodo:Dashboard Lancang Kuning sangat bagus meminimalisir Karhutla

Jakarta. RN Presiden Republik Indonesia Ir H Jokowi Widodo menggelar rapat terbatas mengenai antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhut...

Jakarta. RN
Presiden Republik Indonesia Ir H Jokowi Widodo menggelar rapat terbatas mengenai antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Presiden Jokowi memberikan sejumlah instruksi penting. Rapat terbatas digelar di Istana Merdeka,Jakarta Pusat,Selasa (23/6/20).

Pejabat yang menghadiri rapat terbatas antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud Md, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Jokowi memerintahkan agar segera dilakukan pemadaman jika ditemukan titik api kecil. Selain itu, Jokowi meminta penegakan hukum yang tegas bagi pembakar hutan.

Presiden mengintruksikan pencegahan Karhutla tanpa pontang-panting untuk itu Presiden Jokowi meminta pengawasan sampai ke struktur desa,“Gunakan babinsa, bhabinkamtibnas, kepala desa, karena api kalau masih kecil bisa kita selesaikan akan lebih efektif, lebih efisien, daripada sudah membesar baru kita pontang-panting,"ujar Jokowi saat rapat terbatas antisipasi karhutla di Istana Merdeka berlangsung, Jakarta Pusat,"Selasa (23/6/20).

Jokowi juga meminta kepala daerah, pejabat TNI dan Polri di daerah untuk cepat tanggap mencegah karhutla.

Berdasarkan laporan yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),Jokowi mengatakan 17% wilayah Indonesia memasuki kemarau bulan April, 38% di bulan Mei, 27% bulan Juni, dan ada juga di bulan Agustus.

Selain melibatkan aparat, Jokowi berpesan untuk mengoptimalkan teknologi. "Manfaatkan teknologi untuk peningkatan monitoring dan pengawasan dengan sistem dashboard dan saya lihat kemarin di Riau saya yakin sangat bagus memberikan sebuah contoh dan saya sudah melihatnya langsung,itu bisa menggambarkan situasi di lapangan secara rinci dan detail,kalau seluruh wilayah yang rawan kebakaran ini bisa dibuat seperti itu. Saya yakin pengawasan akan lebih mudah," ujar Jokowi.

Jokowi meminta penegakan hukum yang tegas bagi pembakar hutan.
"Kita tahu bahwa 99% kebakaran hutan karena ulah manusia,baik disengaja maupun karena kelalaian. Oleh sebab itu, penegakan hukum harus tegas dan tanpa kompromi untuk menyelesaikan masalah ini," tegas Jokowi.

Menanggapi Intruksi Presiden Jokowi perihal Karhutla ini, Ketua Umum Pengurus Besar Gerakan Nahdatul Ulama Peduli COVID-19 (PB GNP COVID-19), T. Rusli Ahmad, mengatakan semua warga negara wajib mengindahkan instruksi Presiden Jokowi, disaat situasi masih pada tahap Mitigasi dan Dampak Covid-19, kita tidak boleh lengah akan potensi Karhutla khususnya di lokasi rawan karhutla, semuanya harus paduserasi dan menurut saya  ini bagian dari Bela Negara, wajib bagi seluruh masyarakat Indonesia mengindahkan Instruksi Presiden terkait Karhutla ini,saya setuju Tindakan tegas Aparat Hukum kepada oknum pembakar lahan jika ditemukan ada niat atau kelalaiannya, harus ada Tindakan efek jera, ujar Rusli Ahmad yang juga Dewan Pembina DPP APKASINDO (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia) di Jakarta Ketika dihubungi melalui selulernya.


Sikap Tanggap dari Petani Sawit Indonesia menanggapi antisipasi Karhutla sebagaimana disampaikan oleh Presiden pada Rapat, DPP APKASINDO (Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia),telah mangadakan rapat Internal (Ranal) secara virtual khusus membahas antisipasi Karhutla. Dalam rapat tersebut diikuti 9 DPW Apkasindo yang dianggap Provinasi rawan Karhutla dari 22 Provinsi DPW Apkasindo seluruh Indonesia.Rapat virtual tersebut langsung dipimpin oleh Ketua Umum DPP APKASINDO Ir. Gulat Manurung, MP.,C.APO.


'’Kami meneruskan arahan dari Bapak Presiden Jokowi,dan kami sejak dini sudah mengantisipasi melalui arahan teknis kepada seluruh Ketua-Ketua DPW Apkasindo supaya mengantisipasi sejak dini dan berkoordinasi dengan aparat Polri, TNI dan Pemda setempat, alarm sudah kita bunyikan, semua harus bahu membahu”, ujar Gulat ketika dijumpai dikantor Perwakilan DPP Apkasindo di Pekanbaru.


Awal tahun lalu beberapa DPW yang rawan karhutla sudah membentuk Satgas Karhutla dan saat ini kami ingatkan Kembali, kesigapan Apkasindo membuahkan hasil, dimana tidak satupun lahan Petani APKASINDO yang terbakar pada periode Januari-Maret lalu,padahal saat itu kemarau sangat berpotensi memunculkan titik api.

Asumsi yang selalu diarahkan ke Petani Sawit jika ada Karhutla harus kita hapus,itu cerita 25 tahun lalu, kita harus hijrah, move on, kita sudah bertekat untuk itu dan mendukung Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan dan ini sesuai dengan motto Petani sawit Indonesia, “Petani Sawit SETARA’.


Melihat sudah sangat tegasnya Pemerintah dan Aparat Hukum, rasanya tidak mungkin lagi ada yang nekat melakukan pembakaran lahan Ketika membuka kebun.Menurut Analisa saya kata Gulat, masih adanya titik api dibeberapa daerah cenderung akibat ketidaksengajaan,seperti tahun 2019 lalu,Dari beberapa kasus yang sudah dinaikkan ke ranah hukum adalah tanah yang sudah ada tanamannya (kebun sawit) dan HTI, mana mungkin pemilik kebun membakar kebun sawitnya.

Hasil pengamatan dan survey kami dibeberapa titik api rata-rata berada dilahan yang berhutan yang tidak ada sama sekali aktivitas perkebunan dan merembet ke perkebunan sawit dan jenis tanah yang terbakar tersebut adalah Podzolik Merah Kuning (PMK) atau yang sering kita sebut tanah liat, Pada 10 tahun terakhir kami Apkasindo belum pernah mencatat kebakaran lahan di kebun sawit yang jenis tanahnya PMK, di 2019 yang lalu hal ini benar-benar terjadi,kami melihat ini suatu pergeseran yang serius.

Hal ini Patut diduga ada yang bermain untuk mengacaukan situasi, untuk itu kami Apkasindo meminta kepada semua Petani sawit untuk tanggap terhadap orang yang mencurigakan didaerah perkebunan sawit, terkhusus di areal perkebunan rakyat, segera lapor ke Polisi dan TNI. Jika ditemukan orang yang mempunyai gerak-girik yang mencurigakan supaya segera diamankan dan berkoordinasi dengan Aparat hukum,"pinta gulat

Dapat ditekannya kebakaran lahan dan hutan di 2019 dan 2020 awal yang lalu kami akui sebagai berhasilnya Program pencegahan sebagai antisipasi dan gerak cepatnya aparat TNI, POLRI, Tim BPBD, Relawan Karhutla serta Tim dari KLHK. Antisipasi dan gerak cepat ini sangat dibantu Dashbord Lancang Kuning yang bermula diluncurkan oleh Kapolda Riau, Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, SH.,SIK,M.Si.

Atas instruksi Kapolri dan Panglima TNI, akhirnya Inovasi Kapolda Riau ini,menjadi Menusantara di Polda-Polda dan Korem TNI khususnya daerah yang rawan karhutla. Aplikasi ini dapat di download di appstore atau playstore dan dimanapun kita berada bisa memonitor situasi Karhutla dan proses penangannya.

Uniknya Dashbord Lancang Kuning ini juga digunakan untuk memonitor kejadian-kejadian terkait Covid-19.

Untuk itu kami Petani APKASINDO dan sangat mengapresiasi Inovasi Kapolda Riau, Pak Agung Setya, melalui Dashboard Lancang Kuning, ujar Gulat yang juga merupakan Ketua Bravo-5 Provinsi Riau.

Hal yang sama juga  disampaikan juga oleh T. Rusli Ahmad selaku Ketua  PB GNP COVID-19, Dashboard Lancang Kuning adalah simbol semangat Indonesia melawan Karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan,patut diteladani oleh seluruh stakeholder untuk berkreasi dan berinovasi untuk Indonesia hebat,karena begitu bermanfaatnya aplikasi Dashbord Lancang Kuning ini maka saya merekomendasikan kepada seluruh Petani Sawit APKASINDO yang tersebar di 117 Kabupaten/Kota dari 22 DPW Provinsi APKASINDO, untuk mendownload aplikasi ini.

Ditambahkan gulat,Petani juga harus menjadi perpanjangan tangan untuk melaporkan situasi karhutla baik sebagai Tindakan pencegahan maupun penanganan karhutla, khususnya jika ada gerak-gerik yang mencurigakan dilapangan.Aplikasi ini sangat canggih karena dilengkapi dengan Peta Satelit ter update dan koordinat tempat dimana kita melaporkan kejadi Karhutla.(Kumbang)



COMMENTS

Nama

.,2,.berita terkini,11104,.beritaterkini,6,.kalbar,17,(Merlung),1,Aceh,26,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,110,ACEH TENGGARA,1,ACEH TIMUR,1,Aekkanopan,9,agam,10,ALAI.,4,ambon,2,Anyer,1,AS,1,babel,1,Bagansiapiapi,1,bakan,1,BALAESANG,1,bali,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,8,BANDAR LAMPUNG,2,Bandung,79,Bandung Barat,12,banggai,2,Bangka Belitung,4,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,2,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,18,Banjarnegara,7,bantaeng,29,Banten,46,Banyuasin,6,Banyumas,10,Banyuwangi,130,Barru,1,Batam,84,batang,3,BATANG HARI,1,BATU,6,batu bara,1,baturaja,3,Bekasi,777,bekasi terkini,2,Bekasi Utara,1,belawan,1,Belitung,147,Beltim,113,Bener Meriah,245,BENGKALIS,33,Bengkayang,56,BENGKULU,4,BENGKULU SELATAN,13,BENGKULU UTARA,1,BER,3,BERI,1,beriita terkini,3,berita,1,Berita terkini,2288,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita tetkini,1,berta terkini,1,Bintan,9,Blitar,11,BNN,1,Bogor,236,BOGOR TIMUR,47,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,203,bolmong utara,1,bolmut,1,BOLNONG,1,bolsel,2,boltim,11,BOYOLALI,1,Brebes,49,Bukit Tinggi,45,bukittinggi,5,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,Buol,80,BUTENG,1,Catatan Radar Nusantara,1,Ciamis,15,Cianjur,4,Cibinong,2,cikampek,1,Cikarang,41,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,13,cilengsi,1,Cileungsi,41,Cimahi,199,Cirebon,296,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,266,daer,2,Daerah,6774,Daik Lingga,2,Dairi,229,Deli Serdang,9,demak,9,Depok,254,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,16,Donggala,41,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD Kota Bekasi,22,Dumai,3,Dumoga,88,Dumoga Utara,2,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,2,fakta,1,Garut,34,gorontalo,28,Gowa,50,Gresik,1,GROBOGAN,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,HUMAS BELTIM,6,humbahas,3,INDRA,1,Indragiri hulu,1,indralaya,44,Indramayu,14,info,1,INHIL,1,inhilriau,1,INHU,1,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,455,jakarta selatan,4,jakarta timur,1,Jambi,141,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,7,Jember,2,Jeneponto,11,Jepara,105,Jombang,3,kab,3,Kab 50 Kota,4,kab. Agam,1,Kab. Bandung,2504,kab. bekasi,8,Kab. Bogor,18,Kab. Brebes,3,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,Kab. Kapuas Hulu,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,9,kab. langkat,1,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,23,kab.agam,1,Kab.Bandung,170,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.langkat,1,Kab.Malang,3,Kab.Samosir,7,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,kab.Tasikmalaya,3,Kab.Way kanan,7,KABANJAHE,1,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,570,kalideres,1,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,8,Kalteng,119,Kaltim,22,Kampar,55,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,91,Kapuas Hulu,236,Karawang,104,KARIMUN,3,KARIMUN - RN,1,KARO,26,katapang,1,KATINGAN,4,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,11,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,10,Kerinci,22,KETAPANG,1,KOBAR,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,3,KOTA MANNA,1,KOTA METRO,19,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,3,Kotamobagu,32,KOTAWARINGIN TIMUR,2,KOTIM,6,Kronjo,1,Kuala Kapuas,6,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,8,kuantan,1,KUDUS,69,Kuningan,271,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,6,Labuhan Batu,4,Labura,319,Lahat,25,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,43,Lampung Barat,30,LAMPUNG METRO,105,LAMPUNG SELATAN,19,Lampung Tengah,7,Lampung Timur,460,Lampung Utara,201,lampura,1,langkat,3,LANTAMAL V,85,LANTAMAL X JAYAPURA,19,lebak,56,LEMBATA,7,LIMAPULUHKOTA,2,Lingga,767,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,1,Lombok,4,lombok timur,16,LOTIM,9,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,6,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,13,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,lukun,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwu,2,Luwuk,7,m,1,Magelang,1,mahakam hulu,1,Majalengka,197,makassar,66,Malang,169,Maluku,4,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,1,MAMAJU.RN,3,MAMASA,93,MAMUJU,94,MAMUJU TENGAH,4,Manado,14,mancanegara,1,Manokwari,30,MATENG,2,Mauk,2,medan,98,Mekar Baru,1,MEMPAWAH,1,merangin,92,MERANTI,584,MERAUKE,1,Merbau,1,Mesuji,72,metro,200,metro lampung,7,meulaboh,1,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,miranti,1,Mojokerto,340,monokwari,1,morowali,24,MOROWALI UTARA,1,MORUT,2,moskow,1,Muara Belida,1,muara bungo,3,Muara Enim,168,muara Tami,1,Muaro Jambi,1,Mukomuko,81,muratara,15,Musi Banyuasin,10,MUSI RAWAS,22,Naibenu,1,Nangka Bulik,2,Nasional,16,Natuna,95,NTB,21,NTT,5,nunukan,23,Ogan Ilir,7,Oku Selatan,429,Oku Timur,38,Opini,6,P. Bharat,1,P.SIANTAR,2,PACITAN,2,Padang,5,Padang Lawas,14,PADANG PANJANG,1,Pagaralam,31,Pagimana,1,Pakpak Bharat,16,Pakuhaji,2,Palangka raya,212,Palas,23,palelawan,6,Palembang,75,pali,2,Palu,133,Paluta,65,pancur batu,1,pande,1,Pandeglang,892,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,18,Papandayan,1,Papua,16,PAPUA BARAT,32,parapat,1,PARIAMAN,1,Parigi,6,Parigi Moutong,15,PARIMO,2,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,pasbar,1,Pasir Pangarayan,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,2,PATI,75,Patia,1,patrol,3,PAYAKUMBUH,3,PEBAYURAN,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,193,Pekanbaru Riau,220,pelalawan,24,Pematangsiantar,36,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,80,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),23,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,Pontianak,1005,Poso,2,Pringsewu,24,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,Pulang Pisau,5,pulau merbau,6,pulpis,1,purbalingga,4,Purwakarta,969,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,4,Radar Selebrity,2,raja ampat,1,RANGSANG,7,rangsang pesisir,1,REMBANG,1,rengat,1,Riau,145,Rohil,1,rokan,1,Rokan Hilir,13,rokan hulu,2,Rongurnihuta,1,Sabang,57,Samarinda,50,sambilan,1,SAMPI,1,Sampit,535,Sangatta kutim,1,Sanggau,1,sar,1,Sarolangun,348,SELAT PANJANG,4,SELATPANJANG,1,Selayar,17,selong,2,Semarang,5,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,95,Serdang Bedagai,34,Sergai,28,Seruyan,16,SIAK,9,Sibolga,7,SIDOARJO,2,SIDRAP,15,Sigi,93,Simalungun,93,simpang apek,1,Singaparna,7,SINGKAWANG,1,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,6,solo,1,SOLOK,5,Solok Selatan,8,Sorong,58,Subang,445,SUKABUM,1,Sukabumi,205,Sukoharjo,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,48,Sulbar,51,Sulsel,18,Sulteng,238,Sulut,258,Sumatera Selatan,5,SUMATERA UTARA,5,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,47,Sumedang,19,sumsel,34,Sumut,72,Sungai Penuh,1,sungai tohor,3,SURABAYA,50,tajabbarat,1,Takalar,99,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,TANAH JAWA,3,Tanah Karo,64,Tangerang,373,Tangerang Selatan,6,Tanjab Barat,678,Tanjab Timur,84,tanjung balai,1,Tanjung Enim,1,Tanjung Jabung timur,1,tanjung makmur,1,TANJUNG PINANG,7,tanjung samak,1,TANOYAN,8,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tapung,3,tarutung,1,Tasikmalaya,102,Tebing Tinggi,66,tebing tinggi timur,1,tebingtinggi barat,3,Tegal,12,teluk buntal,1,Teminabuan,5,tenan,1,Tenggarong,1,ter,1,TERJUN GAJAH,1,Terkini,11353,terkiri,9,Timika,1,Toabo,1,tolitol,3,Tolitoli,967,tolotoli,2,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,20,Tulang Bawang,12,Tulang Bawang Barat,7,Tulung agung,1,Tulungagung,297,Waisai,5,warseno,1,Yogyakarta,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Ir H.Joko Widodo:Dashboard Lancang Kuning sangat bagus meminimalisir Karhutla
Ir H.Joko Widodo:Dashboard Lancang Kuning sangat bagus meminimalisir Karhutla
https://1.bp.blogspot.com/-PXESe-MATgY/XvRE4t3MTVI/AAAAAAACfl0/QOJThYUr_BAgTNrTeRCAkZFb8Ets_MspwCLcBGAsYHQ/s320/IMG_20200625_131925.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-PXESe-MATgY/XvRE4t3MTVI/AAAAAAACfl0/QOJThYUr_BAgTNrTeRCAkZFb8Ets_MspwCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_20200625_131925.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2020/06/ir-hjokowi-widododashboard-lancang.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2020/06/ir-hjokowi-widododashboard-lancang.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy