Apakah Anggota TNI Boleh Jadi Ketua Yayasan Dan Pengelola Pasar ?

Pekanbaru,RN Salah Seorang Oknum TNI Aktif berinisial SY yang bertugas di Kodim 0313/kampar menjabat sebagai ketua yayasan waris karya mandi...


Pekanbaru,RN

Salah Seorang Oknum TNI Aktif berinisial SY yang bertugas di Kodim 0313/kampar menjabat sebagai ketua yayasan waris karya mandiri,selain ketua yayasan,dia juga diduga mengaku sebagai pengelola Pasar simpang baru panam kelurahan tuah karya kecamatan tuah madani kota pekanbaru


Hal ini diketahui berdasarkan surat Himbauan yang ditandatangani oknum TNI tersebut terkait perihal pemungutan retribusi sampah dilingkungan pasar simpang baru Panam 15 juni 2022 bertuliskan"yayasan waris karya mandiri pengurus dan pengelola Pasar simpang baru panam kelurahan Tuah karya kecamatan Tuah Madani kota pekanbaru


Berdasarkan Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2004

Pasal 39.Prajurit TNI dilarang terlibatdalam: 

1.kegiatan menjadi anggota partai politik; 

2.kegiatan politik praktis; 

3.kegiatan bisnis; dan 

4.kegiatan untuk dipilih menjadi anggota legislatif dalam pemilihan umum dan jabatan politis


Menurut pedagang pasar panam yang me wanti-wanti agar namanya tidak ditulis,saat oknum TNI tersebut menyampaikan surat Himbauan tentang pungutan uang sampah,hampir semua pedagang menolak,karena sudah terlalu banyak pungutan,misalnya uang keamanan,tanpa musyawarah dengan pedagang dan RT/ RW setempat,dikutip Rp2000 setiap hari,giliran barang hilang mereka (yayasan red) tidak tanggungjawab,"ujar pedagang


Sedangkan kutipan resmi yang ditanggung pedagang setiap hari kepada disperindag adalah: uang sewa kios hampir Rp100 ribu setiap bulannya,ditambah uang retribusi Rp2000 setiap hari,itulah alasan pedagang menolak pungutan dari pihak yayasan 


Dugaan pungli uang Keamanan/securty di Pasar panam ini berawal dari selembaran SPT yang dikeluarkan Disperindag pada tanggal (22 juni 2021),dalam selebaran tersebut yayasan hanya Melakukan Pemungutan bea parkir diarea Pasar wilayah Simpang Baru Panam Berdasarkan surat SPT tanggal (22 juni 2021) Nomor. 090/DPP/4.3/133.


Sedangkan dugaan pungli uang Sampah bermula,dari surat,camat Tuah Madani Nomor:400/KTM/UMUM.12/8.2022,perihal pemungutan Sampah di lingkungan Pasar Baru panam yang ditandatangani Junaedy S.Sos,M.Si.berdasarkan surat tersebut,Yayasan membuat surat pemberitahuan No.:007/YWKM/SK06 IX2021.Perihal:Pemungutan Retribusi Sampah di Lingkungan pasar baru panam


Meskipun pedagang menolak,pihak yayasan tetap melakukan pungutan uang sampah setiap hari Rp3000 dengan dalih sudah dapat perintah dari camat Tuah Madani sambil menunjukan surat nomor 400/KTM-Umum/28/2022 yang ditandatangani Junaedy S.Sos MSi Camat Tuah Madani.


Salah seorang staf di kecamatan tuah madani dikonfirmasi melalui pesan whatsapp,26/7) menyebut,bahwa surat camat terebut bukan SPT (Surat Perintah Tugas) 


Sedangkan Junaedy ketika di temui dikantor Camat tuah madani menghindar dari awak media,sikapnya seperti preman terminal,

tidak tau sopan santun ketika pewarta hendak konfirmasi 


Bapak siapa? tanya camat kepada awak media,"Kalau bapak dari media,Mana surat dari kesbangpol,?"kata Junaedy sambil berlalu naik mobil meninggalkan awak media didepan kantor camat.kamis (28/7) 


Jika benar yayasan dapat perintah dari camat tuah madani untuk melakukan pungutan uang sampah di pasar baru panam,mengapa yayasan melakukan Kutipan uang sampah mengunakan karcis yang dibuatnya sendiri dengan mencantumkan Surat Perintah Tugas dari disperindag No:090/DPP 4.3/133.,"kata pedagang penuh tanda tanya


Sementara itu,urusan sampah disperindag tidak terkait,itu urusannya DLH bang,"kata petugas disperindag ketika dikonfirmasi kemaren.Terkait yayasan waris karya mandiri mengaku sebagai pengurus Pasar simpang baru panam juga dibantah petugas disperindag


"yayasan hanya mengelola parkir,Gak benar tu bang,saya sudah lapor ke pimpinan terkait hal ini,minggu depan sudah disampaikan teguran kepada yayasan,"tulis petugas disperindag melalui pesan whatsapp


Di saat kegiatan gotong-royong yang dilakukan disperindag bersama petugas DLH dipasar panam (21/7) beberapa orang pedagang saat dihampiri awak media menuturkan,"Jika menolak bayar uang kebersihan,maka pedagang dilarang buang sampah ditempat bak sampah yang telah lama tersedia di lokasi Pasar tersebut oleh oknum yayasan. 


Yang lebih parah kata pedagang,mushola milik kantor UPT Disperindag yang biasanya kami gunakan untuk sholat,disulap menjadi kantor yayasan,sehingga kami (pedagang) yang hendak melakukan ibadah sudah tidak bisa lagi di mushola tersebut


Pendiri yayasan waris karya mandiri Darma Hendra saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui persoalan mushola dijadikan kantor yayasan,itu pandai Pandai-pandai ketua yayasan tu"sebutnya


Sedangkan petugas disperindag ketika ditanya,apakah pihak yayasan ada minta izin ketika mushola dijadikan kantor yayasan waris karya mandiri?,"tidak sama sekali bg,jawabannya kemaren. 


Diungkapkan pedagang,Sudah hampir satu tahun lamanya kami diminta uang keamanan/security,jika kami menolak membayar mereka tukang kutip yang mengaku dari yayasan marah-marah,"kalau ibu tidak bayar hilang dagangan ibu nanti,kata pedagang sayur berinisial D menirukan ucapan tukang kutip


Hal yang sama juga diungkapkan pedagang buah,sebut saja AP, ia menuturkan,semenjak adanya yayasan ini,banyak kali pungutan yang tidak jelas,Setiap hari harus bayar Rp 5000 diantaranya:uang keamanan/security Rp2000.uang sampah Rp3000,anehnya sampah pedagang sendiri yang mengangkutnya,kadang diangkat oleh pegawai disperindag,mereka dari yayasan hanya mengutip uang saja, jika tidak dibayar mereka juru kutip dari yayasan tak segan-segan melontarkan ucapan kasar,ujar pedagang pasar yang menolak namanya ditulis. 


Meskipun di ancam,pedagang tidak berani melaporkan kepada pihak berwajib,Karena mereka juru kutip dari yayasan mengaku dapat perintah dari pemkot pekanbaru. Pedagang berharap kepada Penegak hukum menindak pelaku dugaan pungli ini,kepada pemerintah kota pekanbaru pedagang berharap memberikan kenyamanan disaat berjualan,"ucap pedagang dengan wajah sedih


Jika kami ditanya oleh penegak hukum,akan kami ceritakan bagaimana kami diintimidasi juru kutip,kadangkala oknum yayasan melontarkan ucapan kasar ketika kami (pedagang red) menolak membayar kutipan tersebut,"jelas pedagang


Setiap hari oknum yayasan mengutip uang dipasar ini Rp 5000,dengan jumlah pedagang ditaksir 400 orang,jika hari Pasar selasa,jumlah pedagang bisa mencapai 800 orang, Rp 2 juta satu hari,kali satu bulan Rp 60 juta,uang sebanyak itu,lebih baik satpam yang jaga keamanan,lebih terjamin keamanan",ucap AP


Keluhan pedagang ini sudah disampaikan ketua RT/RW bersama pedagang dan tokoh pemuda Pasar Baru panam kepada Petugas  Disperindag (Dinas perindustrian dan perdagangan) kota pekanbaru rabu (14/7)


Sebelum pertemuan antara RT/RW ketua pemuda berlangsung dengan petugas kota pekanbaru disperindag dipasar baru panam,ketua yayasan oknum TNI berinisial SY,bersama rombongannya terlihat duduk mersa bersama petugas disperindag di warung lontong diareal pasar panam


Setelah dia pergi,pedagang bersama RT/RW setempat memaparkan keluhan kepada petugas disperindag,ada empat keluhan yang disampaikannya


1.) Pedagang menolak dipungut uang keamanan oleh pihak yayasan,karen barang pedagang sering hilang


2.) Pedagang menolak mushola milik UPT disperindag dijadikan kantor yayasan waris karya mandiri


3.) Pedagang menolak Yayasan Waris Karya Mandiri mengaku sebagai pengelola pasar baru panam


4.) Pedagang menolak yayasan memungut uang sampah kepada pedagang,karena yang angkut sampah ke tempat pembuangan sampah adalah pedagang sendiri."demikian penolakan pedagang disampaikan kepada petugas disperindag.


Hasil Pantauan dilapangan,dugaan pungli oknum yayasan tersebut masih berlangsung setiap hari,pemerintah kota pekanbaru terkesan tutup mata


Hingga berita ini dilansir,pihak terkait lainnya belum dapat dikonfirmasi.Sampai dimana perkembangan pemberitaan ini akan terus dipublikasikan.(kumbang)

COMMENTS




Nama

.,3,.berita terkini,11108,.beritaterkini,6,.kalbar,17,(Merlung),5,Aceh,34,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,120,ACEH TENGGARA,1,ACEH TIMUR,2,advertorial,10,aek kanopan,1,Aekkanopan,9,agam,18,ALAI.,5,Alor,1,ambon,4,amlapura,43,anjatan,2,Anyer,1,AS,1,Asahan,6,babel,1,badung,197,Bagansiapiapi,4,bakan,1,BALAESANG,1,bali,193,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,16,BANDAR LAMPUNG,31,Bandar Seri Begawan,1,bandara,6,Bandung,132,Bandung Barat,21,banggai,3,bangka,1,Bangka Belitung,5,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,4,bangli,618,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,22,Banjarnegara,7,bantaeng,46,Banten,109,Banyuasin,6,Banyumas,13,Banyuwangi,148,barito utara,1,Barru,1,Batam,102,batang,67,BATANG HARI,3,batang kuis,3,BATU,7,batu bara,66,baturaja,4,Bekasi,1789,bekasi terkini,3,Bekasi Utara,1,belawan,1,Belitung,202,Belitung Timur,10,Beltim,225,belu,1,benakat,1,bener,1,Bener Meriah,481,BENGKALIS,69,Bengkayang,75,BENGKULU,5,BENGKULU SELATAN,17,BENGKULU UTARA,1,benoa,1,BER,3,BERI,1,beriita terkini,3,berit terkini,2,berita,1,Berita terkini,2868,berita terkini daerah,1,berita terkini.,1,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita terkinu,2,berita tetkini,1,beritaterkini,4,beritq terkini,1,berta terkini,1,Bima,2,binjai,3,Bintan,9,Bintuni,1,Bitung,4,blahbatuh,8,Blitar,15,Blora,2,BMKG,1,BNN,1,Bogor,411,BOGOR TIMUR,71,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,434,Bolmong raya,3,Bolmong selatan,8,bolmong timur,2,bolmong utara,1,bolmongsiar,1,bolmut,2,BOLNONG,1,bolong mopusi,1,bolsel,7,boltim,18,bone,1,BOYOLALI,2,Brebes,141,bualu,1,Bukit Tinggi,51,bukittinggi,17,buleleng,121,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,Buol,87,BUTENG,1,Catatan Radar Nusantara,8,Ciamis,60,Cianjur,7,Cibinong,6,Cibitung,1,cikampek,36,Cikampek barat,1,Cikande,1,Cikarang,70,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,1,Cilacap,8,Cilegon,35,cilengsi,3,Cileungsi,41,Cimahi,378,Cimanggung,1,Cirebon,427,Cirebon Kota,1,Cisarua,1,Dabo Singkep,266,daer,2,Daerah,7301,daerah Terkini,2,Daik Lingga,3,Dairi,244,Deli Serdang,21,Deli tua,1,demak,29,denpasar,517,Depok,464,derah,5,DIY,3,Dolok,4,Doloksanggul,16,Dompu,2,Donggala,99,donri donri,1,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD Kota Bekasi,88,DPRD LamSel,8,Dumai,19,Dumoga,176,Dumoga Utara,2,duri,1,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,14,ende,2,eretan,1,Erkini,1,Fakfak,2,fakta,1,Garut,77,gianyar,628,gorontalo,61,Gowa,106,Gresik,1,GROBOGAN,1,gunung mas,2,Gunung Putri,2,gunungsitoli,1,HL,10,HSU,1,Hukum,11,HUMAS BELTIM,6,humbahas,4,Indonesia,5,INDRA,1,Indragiri hulu,3,indralaya,44,Indramayu,33,Indrapura,15,info,1,INHIL,2,inhilriau,1,INHU,7,Jabar,19,jaka,2,Jakarta,1412,Jakarta barat,1,jakarta selatan,5,jakarta timur,2,jakarta utara,2,Jambi,152,jateng,3,jatijajar,1,JATIM,4,Jawa Barat,34,Jawa Tengah,7,Jawa Timur,11,Jayapura,27,Jember,8,jembrana,184,Jeneponto,20,Jepara,106,Jombang,4,kab,6,kab .Bandung,203,Kab 50 Kota,4,kab Bandung,30,kab. Agam,1,Kab. Bandung,3827,kab. bekasi,195,Kab. Bogor,19,Kab. Brebes,52,kab. buru,1,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,kab. Garut,1,Kab. Gumas,1,kab. Kajen,1,Kab. Kapuas Hulu,2,kab. Karawang,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,55,kab. langkat,2,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,6,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,12,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,58,kab.agam,1,Kab.Bandung,1745,Kab.Bekasi,320,kab.bogor,9,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.garut,2,kab.langkat,1,Kab.Malang,3,Kab.Nganjuk,6,kab.pekalongan,26,Kab.Samosir,8,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,2,Kab.Sumedang,23,Kab.Tangerang,6,kab.Tasikmalaya,18,Kab.Way kanan,7,KABANJAHE,1,kabBandung,2,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,kaimana,4,Kajen,4,Kalbar,581,kalideres,1,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,kalipuro,1,Kalsel,10,Kalteng,264,Kaltim,24,Kampar,118,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,201,kapuas,3,Kapuas Hulu,243,kara,1,karangasem,475,Karawang,333,karawang Berita terkini,1,KARIMUN,6,KARIMUN - RN,1,KARO,27,katapang,1,KATINGAN,6,keban agung,1,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,55,KEEROM,25,Kendari,4,kepahiang,4,KEPRI,2,Kepulauan Riau,10,Kerinci,22,KETAPANG,12,klungkung,439,KOBAR,1,Kolaka Utara,1,Kominfo Kab.Bekasi,34,Korupsi,9,kota agung,1,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,4,KOTA MANNA,2,KOTA METRO,27,kota pekalongan,8,Kota Sorong,7,kotabaru,1,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,3,Kotamobagu,96,kotawaringin barat,3,KOTAWARINGIN TIMUR,3,KOTIM,9,kriminal,5,Kronjo,1,Kuala Kapuas,6,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,9,kuansing,13,kuantan,1,kuantan Sengingi,4,kubu,3,kubu raya,8,KUDUS,123,Kuningan,1002,kupang,2,kuta,2,kuta badung,1,KUTAI KERTANEGARA,9,Kutai Timur,12,Kutim,6,l,1,Labuhan Bajo,1,Labuhan Batu,10,Labura,406,Lahat,31,LAMBATA,1,Lamongan,3,Lampung,80,Lampung Barat,119,LAMPUNG METRO,105,LAMPUNG SELATAN,62,Lampung Tengah,21,Lampung Timur,465,Lampung Utara,768,LAMPUNGUTARA,1,lampura,12,landak,5,langkat,5,langsa,2,LANTAMAL V,86,LANTAMAL X JAYAPURA,20,lawang kidul,45,lebak,186,LEMBATA,7,LIMAPULUHKOTA,6,Lingga,983,liwa,9,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,3,Lombok,6,Lombok barat,4,Lombok tengah,13,lombok timur,132,Lombok Utara,1,LOTIM,12,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,17,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,16,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,lukun,1,Lumajang,7,Lumanjang,1,Luwu,2,Luwuk,7,m,1,Mabar,1,madina,1,Magelang,2,mahakam hulu,1,majaleMajalengka,1,Majalengka,601,majalengMajalengka,1,majalenMajalengka,1,majalMajalengka,1,majaMajalengka,1,majene,3,makasar,2,makassar,182,malaka,1,Malang,185,Maluku,6,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,1,MAMAJU.RN,3,MAMASA,191,MAMUJU,193,MAMUJU TENGAH,7,Manado,48,mancanegara,1,mandau,1,mangapura,1,Manggar,87,Manokwari,159,mansel,1,maros,1,mataram,12,MATENG,5,Mauk,2,Maybrat,1,medan,221,Mekar Baru,1,melawi,2,MEMPAWAH,1,merak,3,merangin,92,MERANTI,967,MERAUKE,2,Merbau,3,Mesuji,75,metro,212,metro lampung,8,meulaboh,1,Minahasa,7,Minahasa Selatan,5,Minahasa Tenggara,2,Minahasa Utara,1,Minut,1,miranti,1,Mojokerto,559,monokwari,2,morowali,29,MOROWALI UTARA,1,MORUT,3,moskow,1,Muara Belida,1,Muara Bulian,1,muara bungo,3,Muara Enim,560,muara Tami,2,Muaro Jambi,4,muba,4,Mukomuko,81,muratara,534,murung raya,2,Musi Banyuasin,13,MUSI RAWAS,35,musirawas,7,Naibenu,1,namlea,3,Nangka Bulik,2,Nasional,16,Natuna,95,negara,3,ngawi,1,Nias barat,21,NTB,74,NTT,9,nunukan,25,Ogan Ilir,7,OKI,3,OKU,2,Oku Selatan,535,Oku Timur,52,Opini,11,P. Bharat,1,P.SIANTAR,6,PACITAN,2,Padang,13,Padang Lawas,14,PADANG PANJANG,2,Pagaralam,34,Pagimana,1,Pahuwato,1,Pakpak Bharat,21,Pakuhaji,2,Palangka raya,347,Palas,23,palelawan,39,Palembang,101,pali,2,Palu,190,palu utara,1,Paluta,66,Panang Enim,2,pancur batu,1,pand,1,pande,1,pandegelang,3,Pandeglang,1726,Pangandaran,16,Pangkalan Kerinci,1,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,21,Papandayan,1,Papua,91,PAPUA BARAT,224,parapat,2,PARIAMAN,4,Parigi,6,Parigi Moutong,19,PARIMO,1062,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,13,pasbar,1,Pasir Pangarayan,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,2,PATI,174,Patia,1,patrol,13,PAYAKUMBUH,8,PEBAYURAN,1,Pekalongan,84,pekan baru,6,Pekanbaru,280,Pekanbaru Riau,1055,pelalawan,25,pemalang,3,Pematangsiantar,37,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,penanaman,1,penang Enim,2,Pendidikan,80,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),116,perbaungan,1,perimo,2,peristiwa,16,Permohonan,1,pesawaran,22,Pesisir Barat,1,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,polres Pekalongan,2,ponorogo,1,Pontianak,1351,Poso,4,prabumulih,1,primo,9,Pringsewu,26,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,PT Bukit Asam,1,Pulang Pisau,5,pulau merbau,7,pulau tidung,1,pulpis,1,purbalingga,5,Purwakarta,1850,Purwokerto,1,Putussibau,57,Radar Artikel,19,Radar Selebrity,3,ragam,58,raja ampat,6,rambang dangku,1,RANGSANG,11,RANGSANG BARAT,1,rangsang pesisir,3,rantauprapat,1,rejang lebong,1,REMBANG,1,Renah mendalu,1,rengasdengklok,1,rengat,1,Riau,174,Rohil,3,rokan,1,Rokan Hilir,47,rokan hulu,9,Rongurnihuta,1,rote ndao,1,Sabang,57,Samarinda,60,sambilan,1,sampang,14,SAMPI,1,Sampit,652,Sangatta kutim,1,Sanggau,6,Sangihe,2,sar,1,Sarolangun,460,sekadau,1,SELAT PANJANG,10,SELATPANJANG,2,Selayar,18,selong,3,Semarang,44,Semarapura,42,semende,1,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,SENTANI,1,sentul,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,405,Serdang Bedagai,35,Sergai,31,Seruyan,19,SIAK,16,siak hulu,4,Sibolga,131,sidikalang,1,SIDOARJO,6,SIDRAP,15,Sigi,103,silaen,1,Simalungun,121,simpang apek,1,Singaparna,8,singaraja,19,SINGKAWANG,11,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,6,sintang,6,situbondo,5,solo,8,SOLOK,15,Solok Selatan,9,Soppeng,37,Sorong,67,Sorong selatan,3,Subang,1402,SUKABUM,1,Sukabumi,566,Sukoharjo,1,Sukra,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,56,sulawesi tenggara,1,Sulbar,238,Sulsel,28,Sulteng,313,Sulut,301,Sumatera Selatan,5,SUMATERA UTARA,5,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,55,Sumbawa,5,Sumbawa Barat(NTB),5,Sumedang,118,sumenep,2,sumsel,43,Sumut,104,Sungai Penuh,1,sungai tohor,3,Sunggal,2,SURABAYA,103,Surakarta,2,tabanan,260,tajabbarat,1,Takalar,184,talangpadang,3,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah,1,tanah datar,2,TANAH JAWA,5,Tanah Karo,122,Tangerang,412,Tangerang Selatan,83,tanggamus,59,Tanjab Barat,970,Tanjab Timur,140,tanjabbar,1,Tanjabtim,1,tanjung agung,8,tanjung balai,4,Tanjung Enim,65,Tanjung Jabung timur,1,tanjung makmur,1,TANJUNG PINANG,12,tanjung samak,1,TANOYAN,8,Tapanuli Selatan,5,Tapanuli Tengah,75,Tapanuli Utara,23,tapung,3,tapung hulu,1,tarakan,1,tarutung,2,Tasikmalaya,322,Tebing Tinggi,69,tebing tinggi timur,1,tebingtinggi barat,11,Teekini,10,Teelini,1,Tegal,28,tekini,5,Telawang,1,teluk bintani,1,teluk buntal,1,telukuantan,5,tembilahan,2,tembuku,2,Teminabuan,5,tenan,1,Tenggarong,1,ter,1,Terjini,3,TERJUN GAJAH,1,Terk,1,Terki,1,Terki i,3,Terkii,1,Terkiji,4,Terkimi,1,Terkin,6,Terkin8,1,Terkini,38271,Terkinii,1,TERKINIO,1,TERKINIP,2,Terkino,11,Terkinu,1,terkiri,9,TERKNI,3,Terkuni,2,Terlini,2,Termini,4,ternate,1,Tetkini,8,Timika,1,Toabo,1,toba,33,tolikara,2,tolitol,3,Tolitoli,1305,tolotoli,3,TOMOHON,4,Touna,27,Trenggalek,20,Trkini,1,Tterkini,1,tuba,1,tuba barat,11,Tuerkini,1,Tulang Bawang,14,Tulang Bawang Barat,9,Tulung agung,2,Tulungagung,302,Twrkini,1,ubud,16,Waibakul,1,Waisai,23,warseno,1,WAY KANAN,2,wonosari,1,Yogyakarta,7,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Apakah Anggota TNI Boleh Jadi Ketua Yayasan Dan Pengelola Pasar ?
Apakah Anggota TNI Boleh Jadi Ketua Yayasan Dan Pengelola Pasar ?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRclJPwvVpb3nAkMFhW5unxqWUHonnhd4qyHQY6NJnBQE93nkl-wMcZTTw2h0eEV0_YxNahtBl8-dcepCnkM_LrJ3zXIKt-A98pnrKsa9zxjifh1ZddEaT-2bH4fCK6gWU83Qsa5mBQ8sInTwa1gKt5PTRwwNZpEMCwF2nyHBEQLa8-AqtJkvV2xGJ/s320/IMG-20220729-WA0112.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRclJPwvVpb3nAkMFhW5unxqWUHonnhd4qyHQY6NJnBQE93nkl-wMcZTTw2h0eEV0_YxNahtBl8-dcepCnkM_LrJ3zXIKt-A98pnrKsa9zxjifh1ZddEaT-2bH4fCK6gWU83Qsa5mBQ8sInTwa1gKt5PTRwwNZpEMCwF2nyHBEQLa8-AqtJkvV2xGJ/s72-c/IMG-20220729-WA0112.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2022/07/apakah-anggota-tni-boleh-jadi-ketua.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2022/07/apakah-anggota-tni-boleh-jadi-ketua.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy