Tanpa Moratorium: Pembentukan Kota Mamuju Berlegitimasi Hukum Kuat

Oleh: Muhammad Yusuf, SH., MH.Camat Sampaga Sulbar, RN Seminar Kajian Kelayakan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang digelar Pemerintah Kabupaten ...




Oleh: Muhammad Yusuf, SH., MH.Camat Sampaga

Sulbar, RN

Seminar Kajian Kelayakan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang digelar Pemerintah Kabupaten Mamuju hari ini, Kamis 4 Desember 2025, dan dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Dr. Suardi Duka, menandai momentum penting dalam upaya memberikan kepastian status Mamuju sebagai pusat pemerintahan yang berdaulat secara administratif.  Mamuju selama ini hidup dalam paradoks administratif: ia memikul peran besar sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat, namun secara struktur masih melekat sebagai bagian dari kabupaten. Ketimpangan ini tidak hanya menciptakan beban pelayanan publik yang kompleks, tetapi juga menghambat efektivitas tata kelola provinsi.


Dalam situasi seperti ini, wacana pembentukan Kota Mamuju bukanlah isu emosional, melainkan kebutuhan konstitusional dan administratif. Tetapi masalahnya selalu berhenti pada satu kata: moratorium. Padahal, jika bicara legitimasi hukum, pembentukan Kota Mamuju justru memiliki dasar hukum yang jauh lebih kuat dibandingkan banyak usulan DOB lain di Indonesia. Karena itu, tanpa moratorium sekalipun—atau dengan pengecualian khusus—proses ini sudah sangat layak dilanjutkan.


Dua Pilar Hukum yang Mengukuhkan Legitimasi Pembentukan Kota Mamuju

1. UU No. 26 Tahun 2004 – Status Mamuju sebagai Ibu Kota Provinsi Undang-undang ini secara eksplisit menetapkan Mamuju sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat. Penetapan ini bukan sekadar administratif, melainkan mengandung konsekuensi:

Ibu kota provinsi harus memiliki kemandirian kewenangan dan kapasitas untuk menjalankan fungsi pemerintahan provinsi.Status kota otonom adalah bentuk kelembagaan yang paling kompatibel untuk mengemban fungsi tersebut.

Dengan demikian, UU 26/2004 pada hakikatnya menuntut Mamuju menjadi kota—bukan sekadar menetapkan lokasi ibu kota.


2. UU No. 149 Tahun 2024 – Penataan Administratif Kabupaten Mamuju

UU terbaru ini memberikan kerangka hukum yang lengkap untuk: Penegasan batas wilayah, Penataan kawasan strategis,

Penataan struktur administratif pascapemekaran.Ini berarti proses menuju status kota telah memiliki landasan teknis yang legal dan operasional. Kombinasi kedua undang-undang tersebut membuat legitimasi pembentukan Kota Mamuju bukan hanya kuat, tetapi spesifik dan terarah. Seluruh unsur legal formalnya sudah tersedia.

Moratorium: Kebijakan Administratif, Bukan Kunci Pengunci

Moratorium pemekaran daerah adalah kebijakan administratif Pemerintah Pusat—bukan larangan absolut. Bahkan, dalam berbagai pernyataan resmi, pemerintah membuka kemungkinan pengecualian untuk daerah: yang memiliki alasan strategis nasional, yang terkait kepentingan ibu kota provinsi, atau yang sudah memiliki kelengkapan regulasi dan kajian teknokratis. Dengan demikian, Mamuju memenuhi seluruh kriteria rasional untuk menjadi pengecualian moratorium. Moratorium bukan tembok permanen; ia sekadar pagar administratif yang dapat dibuka untuk kasus yang memiliki dasar kuat seperti Mamuju.

Tiga Argumen Hukum Paling Kuat untuk Mengatasi Moratorium

1. Prinsip Fungsionalitas Ibu Kota Provinsi

Ibu kota provinsi tidak dapat dikelola layaknya kecamatan besar dalam kabupaten. Koordinasi pemerintahan, beban layanan, dan peran administratif Mamuju sudah setara kota.

Jika pusat menahan pembentukan Kota Mamuju, maka pusat pula yang membiarkan fungsi ibu kota provinsi dijalankan secara tidak optimal.

2. Legalitas Proses Sudah Paripurna

Dengan adanya UU 149/2024 dan kajian DOB, maka mekanisme pembentukan kota telah memenuhi syarat administratif dan yuridis. Moratorium tidak bisa dijadikan alasan menunda proses ketika syarat teknis telah terpenuhi.

3. Efektivitas Pelayanan Publik

Menahan pembentukan Kota Mamuju berarti membiarkan layanan publik di tingkat provinsi tetap tersandera struktur kabupaten, yang tidak didesain untuk menangani beban kota.

Argumen ini adalah argumen strategis yang sangat kuat dan mudah dipahami oleh pemerintah pusat.

Kesiapan Fiskal: Mamuju Bisa Mandiri

Kemandirian fiskal adalah salah satu prasyarat utama untuk menjadi DOB, termasuk kota baru. Untuk itu, target rasional yang perlu dipenuhi adalah PAD ≥ 50%. Strateginya:

1. Optimalisasi Pajak & Retribusi

Perluasan basis pajak hotel, restoran, hiburan, dan usaha jasa.

Digitalisasi pajak daerah.

Penataan retribusi parkir, pasar, dan reklame.

2. Pemanfaatan Aset & Kemitraan Investasi

Optimalisasi aset strategis melalui KPBU.

Bagi hasil dari pengelolaan kawasan komersial, pasar modern, dan pelabuhan.

Dua sumber PAD paling realistis:

1. Pajak hotel-restoran-hiburan + retribusi parkir & reklame.

2. PAD dari aset daerah dan kemitraan investasi. Jika ini dijalankan dengan roadmap 3 tahun, Mamuju realistis mencapai kemandirian fiskal sebagai kota.


Antisipasi Risiko Non-Fiskal: Aset & Layanan Publik Risiko terbesar bukan fiskal, melainkan pembagian aset dan kelancaran layanan publik pascapemekaran. Antisipasinya:

Audit aset independen, Daftar aset terpadu,

Perjanjian pembagian aset yang mengikat,

Dana transisi pelayanan minimal,

Transparansi penuh ke publik.

Ini membuat transisi menjadi kota berlangsung rapi dan minim konflik.


Legitimasi Sosial: Masyarakat Harus Terlibat Sebagus apa pun legitimasi hukum, pembentukan kota harus memiliki legitimasi sosial. Pelibatan: tokoh adat,

akademisi, masyarakat umum, DPRD & wakil rakyat, akan memastikan proses ini bukan hanya legal, tetapi juga diterima masyarakat. Tahapan Implementasi yang Direkomendasikan


1. Advokasi Hukum & Politik: Lobi terpadu Gubernur–Bupati–DPRD–DPD–DPR RI untuk pengecualian moratorium.

2. Institusional: Penetapan batas wilayah, audit aset, dan penyusunan perjanjian pembagian aset.

3. Fiskal: Roadmap PAD, digitalisasi pajak, dan penarikan investasi strategis.

4. Inklusi Publik: Infrastruktur penyangga di distrik penyangga (Bonehau, Kalumpang), dan forum partisipasi publik.


Penutup: Dari Legitimasi Hukum Menjadi Keputusan Politik Pembentukan Kota Mamuju memiliki legitimasi hukum yang kuat, jelas, dan spesifik. Dua undang-undang utama telah menyiapkan fondasi yang tak terbantahkan. Moratorium tidak boleh menjadi alasan berhenti berpikir. Ia adalah kebijakan administratif yang dapat dan patut dikecualikan untuk kasus Mamuju sebagai ibu kota provinsi.

Kini, tantangannya bukan lagi soal legalitas, tetapi keberanian politik:

apakah pemerintah daerah, DPRD, gubernur, dan seluruh elemen masyarakat mampu menyajikan argumentasi yang meyakinkan pemerintah pusat?

Jika Mamuju dipersiapkan dengan matang—dari aspek fiskal, administratif, sosial, dan kelembagaan—maka tidak ada alasan lagi bagi pemerintah pusat untuk menahan lahirnya Kota Mamuju sebagai kota yang efektif, mandiri, dan fungsional sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat. 


(Kml)

COMMENTS









Nama

.,3,.berita terkini,11108,.beritaterkini,6,.kalbar,17,(Merlung),5,abiansemal,48,aceh,5,Aceh,36,aceh besar,2,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,25,Aceh Tengah,122,ACEH TENGGARA,2,ACEH TIMUR,2,Aceh Utara,5,advertorial,22,aek kanopan,1,Aekkanopan,9,agam,21,aimas,3,ALAI.,5,Alor,1,ambon,7,amlapura,67,ampana,1,anjatan,2,Anyer,1,AS,1,Asahan,8,babel,1,badau,1,badung,875,Badung,16,Bagansiapiapi,4,bakan,1,BALAESANG,1,bali,1739,Bali,105,balige,24,BALIKPAPAN,8,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,18,BANDAR LAMPUNG,42,Bandar Seri Begawan,1,bandara,7,bandung,9,Bandung,227,Bandung Barat,24,banggai,55,banggai kepulauan,1,bangka,2,bangka barat,2,Bangka Belitung,10,bangka selatan,1,Bangka Tengah,2,bangkalan,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,7,bangli,1059,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,24,Banjarmasin,1,Banjarnegara,8,bantaeng,46,Banten,384,Banyuasin,7,Banyumas,13,banyuwangi,2,Banyuwangi,169,Barito Selatan,1,barito utara,2,Barru,6,Batam,106,batang,68,BATANG HARI,3,batang kuis,3,BATU,9,batu bara,78,Batur,6,baturaja,4,baturiti,2,bekasai,1,bekasi,356,Bekasi,3219,bekasi berita terkini,1,bekasi terkini,3,Bekasi Utara,1,belawan,6,Belitung,220,Belitung Timur,18,Beltim,225,belu,17,benakat,1,bener,1,Bener Meriah,481,BENGKALIS,180,Bengkayang,78,BENGKULU,7,BENGKULU SELATAN,19,BENGKULU UTARA,1,benoa,12,BER,3,berastagi,2,BERI,1,beria terkini,1,beriita terkini,3,berit terkini,3,berita,1,berita berita terkini,1,berita teekini,1,berita terikini,1,berita terki,1,berita terkini,68,Berita terkini,3976,berita terkini daerah,1,berita terkini.,1,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita terkinu,2,berita tetkini,1,beritaterkini,5,beritq terkini,1,berta terkini,1,Bima,2,binjai,4,Bintan,9,Bintuni,2,bireuen,1,Bitung,7,blahbatu,2,blahbatuh,63,Blitar,18,Blora,2,BMKG,1,BMR,1,BNN,1,Boalemo,1,bogor,1,Bogor,482,BOGOR TIMUR,71,Bojonegoro,1,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,3,bolmong,623,Bolmong raya,5,Bolmong selatan,24,bolmong timur,4,bolmong utara,4,bolmongsiar,1,bolmut,2,BOLNONG,1,bolong mopusi,1,bolsel,15,boltim,22,bondowoso,1,bone,4,BOYOLALI,3,Brastagi,1,Brebes,181,bualu,1,Bukit Tinggi,52,bukittinggi,19,buleleng,244,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,bunta banggai,3,Buol,93,BUTENG,1,Casablanca,2,Catatan Radar Nusantara,13,Ciamis,209,Cianjur,19,Cibinong,17,Cibitung,4,cikampek,47,Cikampek barat,1,Cikande,1,cikarang,2,Cikarang,116,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,2,Cilacap,15,Cilegon,64,cilengsi,3,Cileungsi,42,Cimahi,462,Cimanggung,1,Cirebon,572,Cirebon Kota,2,Cisarua,1,citeureup,1,Dabo Singkep,266,daeah,1,daearh,1,daeeah,4,daeha,1,daer,2,daera,1,daerah,219,Daerah,8186,daerah Terkini,2,daerh,1,Daik Lingga,3,Dairi,246,Deli Serdang,196,Deli tua,1,deliserdang,4,demak,51,Denpasa,5,denpasar,1431,Denpasar,13,denpasar barat,2,denpasar timur,20,Dentim,12,depok,1,Depok,725,derah,7,dharmasraya,6,DIY,10,Dolok,4,Doloksanggul,75,Dompu,2,Donggala,179,donri donri,1,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD Kota Bekasi,99,DPRD LamSel,8,Dumai,35,Dumoga,187,Dumoga Utara,2,duri,3,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,21,ende,22,eretan,1,Erkini,1,Erknkÿ Terkini,1,Fakfak,2,fakta,1,Flores Timur,1,Garut,103,Gayo Lues,1,gianyar,1301,gilimanuk,1,gorontalo,68,Gowa,107,Gresik,4,GROBOGAN,3,gunung mas,2,Gunung Putri,2,gunungsitoli,4,Halaman Rohani,7,halma,1,Halmahera,1,Halmahera Barat,1,Halmahera Tengah,6,Halmahera Timur,2,Haltim,1,hamparan perak,1,HL,23,HSU,1,Hukum,11,hulu sungai,1,HUMAS BELTIM,6,humbahas,20,iklan,4,Iklan Ucapan Idul Fitri 2026,2,Indonesia,5,INDRA,1,Indragiri hulu,6,indralaya,44,Indramayu,35,Indrapura,15,info,1,INHIL,52,inhilriau,1,INHU,9,Internasional,1,Jabar,26,jaka,4,jakarta,120,Jakarta,2383,Jakarta barat,2,jakarta selatan,5,jakarta timur,5,jakarta utara,3,Jambi,165,jateng,6,jatijajar,1,JATIM,7,Jatinangor,3,Jawa Barat,61,Jawa Tengah,16,Jawa Timur,16,Jayapura,58,Jayawijaya,2,Jember,51,jembrana,372,Jeneponto,23,Jepara,106,jimbaran,5,Jogjakarta,1,Jombang,6,kab,7,kab .Bandung,209,Kab 50 Kota,4,kab Bandung,31,kab. Agam,1,Kab. Bandung,3876,kab. bekasi,197,Kab. Bogor,35,Kab. Brebes,63,Kab. Bungo,1,kab. buru,1,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,kab. Garut,1,Kab. Gumas,1,kab. Kajen,1,Kab. Kapuas Hulu,8,kab. Karawang,4,KAB. KARO,130,Kab. Kuningan,156,kab. langkat,4,kab. malang,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,67,Kab. Serdang Bedagai,6,Kab. Sukabumi,13,kab. tangerang,13,Kab. Tasikmalaya,156,Kab. Toba,23,kab.agam,1,Kab.Bandung,1878,kab.barru,3,kab.beka,1,Kab.Bekasi,404,kab.bogor,38,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.buru,2,Kab.Caringin,1,Kab.Dogiyai Papua Tengah,1,kab.garut,2,kab.langkat,3,Kab.Malang,12,Kab.Nganjuk,50,kab.pekalongan,26,Kab.Samosir,12,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,8,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,3,Kab.Sumedang,43,Kab.Tangerang,43,kab.Tasikmalaya,111,Kab.Way kanan,29,KABANJAHE,12,kabBandung,2,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,kaimana,4,Kajen,4,Kalbar,592,kalideres,1,Kalimantan Barat,10,Kalimantan Selatan,2,kalimantan timur,18,kalipuro,1,Kalsel,10,Kalteng,270,Kaltim,34,Kampar,291,Kampar Kiri,4,Kampar Riau,412,kapuas,3,Kapuas Hulu,278,kara,1,karanganyar,2,karangasem,1240,Karawang,355,karawang Berita terkini,1,KARIMUN,12,KARIMUN - RN,1,KARO,195,katapang,1,KATINGAN,6,kayong utara,6,keban agung,1,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,91,KEEROM,27,Kendal,1,Kendari,6,Kep.Nias,10,Kep.Seribu,1,kepahiang,4,KEPRI,5,Kepulauan Riau,11,Kerinci,23,keritang inhil,1,kerobokan,13,KETAPANG,19,kintamani,1,klapanunggal,1,klungkung,704,KOBAR,2,kolaka,3,kolaka timur,1,Kolaka Utara,1,Kominfo Kab.Bekasi,34,konawe selatan,1,Korupsi,9,kota agung,1,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,5,Kota Maba,2,KOTA MANNA,2,KOTA METRO,29,kota pekalongan,9,Kota Sorong,10,kotabaru,2,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,4,Kotamobagu,126,kotawaringin barat,3,KOTAWARINGIN TIMUR,4,KOTIM,11,kriminal,5,Kristen,7,Kronjo,1,Kuala Kapuas,6,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,9,kuansing,15,kuantan,1,kuantan Sengingi,4,kubu,4,kubu raya,64,KUDUS,123,Kuningan,1757,kupang,5,kuta,29,kuta badung,3,kuta selatan,17,kuta utara,39,kutai barat,1,KUTAI KERTANEGARA,9,Kutai Timur,19,Kutim,11,l,1,la,1,Labuhan Bajo,1,Labuhan Batu,21,Labura,407,labusel,1,Lahat,33,LAMBATA,1,Lamongan,3,Lampung,111,Lampung Barat,196,LAMPUNG METRO,105,LAMPUNG SELATAN,72,Lampung Tengah,26,Lampung Timur,472,Lampung Utara,795,LAMPUNGUTARA,1,lampura,20,lamsel,1,landak,10,langkat,7,langsa,4,LANTAMAL V,86,LANTAMAL X JAYAPURA,20,lawang kidul,46,lebak,228,Lelilef,1,Lembang,1,LEMBATA,7,LHOKSEUMAWE,27,LIMAPULUHKOTA,6,Lingga,1629,liwa,13,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,3,Lombok,8,Lombok barat,6,Lombok tengah,13,lombok timur,172,Lombok Utara,1,London,1,LOTIM,12,lotim.berita terkini,38,LUBUK LINGGAU,17,Lubuk Pakam,24,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,16,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,lukun,1,Lumajang,9,Lumanjang,1,Luwu,3,Luwuk,25,luwuk banggai,37,m,1,M.Labuhan,1,Mabar,1,madina,1,Madiun,2,madura,1,Magelang,7,mahakam hulu,1,majaleMajalengka,1,Majalengka,645,majalengMajalengka,1,majalenMajalengka,1,majalMajalengka,1,majaMajalengka,1,majene,3,maka,1,makasar,3,makassar,217,malaka,2,malang,1,Malang,201,Maluku,10,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,6,MAMAJU.RN,3,MAMASA,195,MAMUJU,230,MAMUJU TENGAH,7,Manado,78,mancanegara,1,mandau,1,mangapura,8,Manggar,91,Manggarai,2,manggarai barat,3,mangupira,1,mangupura,466,Manokwari,165,mansel,1,marga,1,Maroko,1,maros,2,mataram,17,MATENG,7,Mauk,2,Maybrat,1,medan,994,Medan,39,Mekar Baru,1,melawi,15,MEMPAWAH,2,mengwi,51,mentawai,1,merak,6,merangin,93,MERANTI,970,MERAUKE,8,Merbau,3,merek,1,Mesuji,165,metro,224,metro lampung,11,meulaboh,1,mimika,2,Minahasa,8,Minahasa Selatan,6,Minahasa Tenggara,3,Minahasa Utara,1,Minas,1,Minut,2,miranti,1,Mitra,9,Mojokerto,561,monokwari,2,morowali,34,MOROWALI UTARA,2,MORUT,3,moskow,2,Muara Belida,1,Muara Bulian,1,muara bungo,3,Muara Enim,722,muara Tami,2,Muaro Jambi,4,muba,15,Mukomuko,81,muratara,534,murung raya,2,Musi Banyuasin,19,MUSI RAWAS,36,musirawas,7,Nabire,1,Nagan Raya,1,Naibenu,1,namlea,4,Nangka Bulik,2,Nasional,16,Natuna,95,negara,5,negara batin,1,New York City,8,Ngada,27,ngawi,4,Nias barat,21,nias selatan,3,Nipah Panjang,2,NTB,76,NTT,19,nunukan,25,nusa dua,1,Nusa Kambangan,1,Ogan Ilir,7,OKI,4,Oksibil,1,OKU,3,Oku Selatan,573,Oku Timur,52,olahraga,1,Opini,19,ottawa,1,P. Bharat,1,P.SIANTAR,14,PACITAN,3,Padang,21,Padang Lawas,15,PADANG PANJANG,2,padang pariaman,3,padang sidimpuan,2,Pagaralam,36,Pagimana,1,Pahuwato,1,Pakpak Bharat,21,pakuan ratu,2,Pakuhaji,2,Palangka raya,357,Palas,23,palelawan,44,Palembang,113,pali,5,palopo,1,Palu,471,palu utara,2,Paluta,66,pamekasan,2,Panang Enim,2,pancur batu,1,pand,1,pandan,1,pande,1,pandegelang,8,pandeglang,6,Pandeglang,3712,Pangandaran,24,Pangkalan Kerinci,3,pangkalanbun,5,Pangkalpinang,21,pangkep,4,pantai labu,1,Papandayan,1,Papua,233,PAPUA BARAT,229,papua barat daya,3,Papua Selatan,1,papua tengah,4,parapat,2,PARIAMAN,10,Parigi,8,Parigi Moutong,22,PARIMO,1080,PARIMOUT,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,14,Pasangkayu,1,pasbar,1,Pasir Pangarayan,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,6,PATI,191,Patia,1,patrol,20,PAYAKUMBUH,13,PEBAYURAN,2,pecatu,1,Pekalongan,89,pekan baru,7,Pekanbaru,750,Pekanbaru Riau,1828,pelalawan,26,pemalang,3,Pematangsiantar,49,pemekas,1,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Penajam Paser Utara,1,penanaman,1,penang Enim,2,Pendidikan,81,pengkadan,1,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),135,perbaungan,1,perimo,2,peristiwa,16,Perlis,1,Permohonan,1,pesawaran,31,pesel,1,Pesisir Barat,2,Pesisir Barat,2,PESISIR SELATAN,2,Pilkada,1,pinrang,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda,1,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,polres Pekalongan,2,ponorogo,1,pontia,1,Pontianak,1434,Poso,23,prabumulih,1,primo,9,Pringsewu,60,probolinggo,4,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,PT Bukit Asam,1,Pulang Pisau,5,pulau merbau,7,pulau tidung,1,pulpis,1,Puncak Jaya,34,purbalingga,5,Purwakarta,1879,Purwokerto,2,Putussibau,58,Rabat,13,radar,4,Radar Artikel,130,Radar Selebrity,3,ragam,58,raja ampat,6,rambang dangku,1,RANGSANG,11,RANGSANG BARAT,1,rangsang pesisir,3,rantauprapat,1,rejang lebong,5,REMBANG,4,Renah mendalu,1,rengasdengklok,1,rengat,1,Riau,214,Rohil,8,rokan,1,Rokan Hilir,56,rokan hulu,17,Rongurnihuta,1,rote ndao,2,Rupat,1,Sabah,1,Sabang,57,Samarinda,63,sambas,3,sambilan,1,sampang,82,SAMPI,1,Sampit,652,Sangatta,5,Sangatta kutim,3,Sanggau,18,Sangihe,2,sar,1,Sarolangun,460,sekadau,7,Selat,1,SELAT PANJANG,10,SELATPANJANG,2,Selayar,18,selong,3,Semarang,76,Semarapura,43,semende,1,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,SENTANI,2,sentul,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,604,Serdang Bedagai,55,Sergai,35,Seruyan,19,SIAK,30,siak hulu,12,sian,1,sibau hulu,1,Sibolangit,1,Sibolga,170,siborongborong,2,sidikalang,1,SIDOARJO,11,SIDRAP,17,Sigi,105,Sijunjung,1,silaen,1,Simalungun,217,simpang apek,1,Sinak,2,Singaparna,10,singaraja,70,SINGKAWANG,15,SINGKEP BARAT,1,singosari,1,Sinjai,6,sintang,45,situbondo,6,slawi,2,sleman,2,Sofifi,1,solo,10,Solo,1,SOLOK,25,Solok Selatan,9,Soppeng,38,sorong,2,Sorong,331,Sorong selatan,4,Sosa,1,Sragen,38,suabang,1,sub,1,subang,1,Subang,3190,Sugiwaras,1,SUKABUM,1,Sukabumi,579,sukawati,4,Sukoharjo,1,Sukra,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,34,sulawesi tengah,58,sulawesi tenggara,1,Sulawesi Utara,1,Sulbar,414,Sulsel,32,Sulteng,767,Sulut,565,sumatera,1,Sumatera Selatan,7,SUMATERA UTARA,16,SUMB,1,sumba barat,1,Sumba Barat Daya,33,Sumbar,98,Sumbawa,6,Sumbawa Barat(NTB),5,Sumedang,200,sumenep,54,sumsel,47,Sumut,123,Sungai Penuh,1,sungai tohor,3,Sunggal,2,SURABAYA,141,Surakarta,6,Tabah Bumbu,2,Tabalong(Kalimantan Selatan),1,tabana,2,tabanan,1702,Tabanan,34,tajabbarat,1,taka,1,Takalar,653,takengon,3,talangpadang,5,talatako,1,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tana toraja,1,tanah,1,Tanah bumbu,9,tanah datar,2,TANAH JAWA,5,Tanah Karo,136,Tangerang,506,Tangerang Selatan,114,tangg,1,tanggamus,174,tanggerang,6,Tanjab Barat,988,Tanjab Timur,143,tanjabbar,1,Tanjabtim,1,tanjung agung,8,tanjung balai,4,tanjung benoa,1,Tanjung Enim,153,Tanjung Jabung timur,1,tanjung makmur,1,tanjung morawa,8,TANJUNG PINANG,14,tanjung samak,1,tanjung selor,1,tanjungenim,2,tanjungperak,1,TANOYAN,8,Tapanuli Selatan,8,Tapanuli Tengah,115,Tapanuli Utara,32,tapteng,2,tapung,3,tapung hulu,8,tarakan,1,tarutu,1,tarutung,53,tasik,2,Tasikmalaya,518,tebi,1,tebin,1,tebing,2,Tebing Tinggi,183,tebing tinggi timur,1,tebingtinggi barat,12,Teekini,12,Teelini,1,Tegal,39,tekini,6,Tekini,1,Telawang,1,teluk bintani,1,teluk buntal,1,telukuantan,5,temanggung,3,tembilahan,3,tembuku,2,Teminabuan,6,tenan,1,Tenggarong,1,ter,1,Terjini,3,TERJUN GAJAH,1,Terk,1,Terki,1,Terki i,3,Terkii,1,Terkiji,4,Terkimi,1,Terkin,11,Terkin8,1,terkini,3143,Terkini,60795,Terkinii,9,Terkinin,1,TERKINIO,1,TERKINIP,2,Terkinj,2,Terkino,11,Terkinu,1,terkiri,9,TERKNI,3,Terkuni,2,Terkuuu,1,Terlini,2,Termini,4,ternate,3,Tetkini,14,Timika,5,Toabo,1,toba,58,toili banggai,6,Tokyo,1,tolikara,2,tolitol,3,Tolitoli,1561,tolotoli,3,TOMOHON,5,toun,2,Touna,485,Trenggalek,20,Trkini,1,Tterkini,1,Tualang,1,tuba,1,tuba barat,11,Tuerkini,1,Tulang Bawang,17,Tulang Bawang Barat,11,Tulung agung,2,Tulungagung,306,Twrkini,1,ubud,27,Undangan,1,Waibakul,1,Waisai,23,wajo,1,warseno,1,WAY KANAN,38,way tuba,1,wonosari,1,Wonosobo,6,Yogyakarta,15,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Tanpa Moratorium: Pembentukan Kota Mamuju Berlegitimasi Hukum Kuat
Tanpa Moratorium: Pembentukan Kota Mamuju Berlegitimasi Hukum Kuat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEin8_uSXZeb0oTjERJlfPNosPrc7SEVPn9pkGlnzV9-rMNXX1ajxVDzq8OBx8nKb39aXylm3fPmS4QHlkTMviqljKmVI1ltKYHP5kWJbgogrznzcjZCg_1Kv5gm0CrISHTuDacodkXLkWB-Pt9KyjXg15Y4N-6VrystmEIbbi7fWeK76BUP_sffGnb0YINu/s320/1002341218.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEin8_uSXZeb0oTjERJlfPNosPrc7SEVPn9pkGlnzV9-rMNXX1ajxVDzq8OBx8nKb39aXylm3fPmS4QHlkTMviqljKmVI1ltKYHP5kWJbgogrznzcjZCg_1Kv5gm0CrISHTuDacodkXLkWB-Pt9KyjXg15Y4N-6VrystmEIbbi7fWeK76BUP_sffGnb0YINu/s72-c/1002341218.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2025/12/tanpa-moratorium-pembentukan-kota.html
https://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2025/12/tanpa-moratorium-pembentukan-kota.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy