Ketika Wartawan Berhadapan dengan Hukum, Di Mana Perlindungan Pers Diletakkan?

  Oleh:Agus Adi Priyanto - Praktisi Media Ketika seorang wartawan berhadapan dengan hukum karena berita yang ditulisnya, muncul satu pertany...

 


Oleh:Agus Adi Priyanto - Praktisi Media

Ketika seorang wartawan berhadapan dengan hukum karena berita yang ditulisnya, muncul satu pertanyaan penting, di mana sebenarnya perlindungan pers diletakkan?

Pertanyaan ini menjadi semakin relevan di tengah perkembangan media digital. Sebuah berita tidak lagi hanya dibaca oleh masyarakat melalui media cetak atau portal berita, tetapi dapat tersebar luas melalui media sosial dan berbagai platform digital. Akibatnya, sebuah karya jurnalistik dapat dengan cepat menjadi perhatian publik sekaligus berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

Indonesia sebenarnya telah memiliki Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang memberikan jaminan terhadap kemerdekaan pers. Pasal 4 UU Pers menegaskan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Sementara Pasal 8 menyatakan bahwa dalam melaksanakan profesinya, wartawan mendapat perlindungan hukum.

Namun, persoalannya bukan sekadar apakah perlindungan itu ada. Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah bagaimana perlindungan tersebut diterapkan ketika wartawan benar-benar berhadapan dengan proses hukum?

Perlindungan Bukan Berarti Kebal Hukum

Perlu ditegaskan sejak awal, perlindungan terhadap wartawan bukan berarti wartawan kebal terhadap hukum.

Wartawan tetap memiliki kewajiban untuk bekerja secara profesional. Berita harus berdasarkan fakta, dilakukan melalui proses verifikasi, memenuhi prinsip keberimbangan, serta memperhatikan Kode Etik Jurnalistik.

Jika wartawan melakukan kesalahan, tentu harus ada mekanisme pertanggungjawaban. Tetapi pertanggungjawaban tersebut juga harus ditempatkan dalam konteks profesinya.

Tidak setiap kesalahan jurnalistik harus langsung berubah menjadi perkara pidana. Tidak setiap berita yang membuat seseorang merasa dirugikan otomatis merupakan pencemaran nama baik. Dan tidak setiap kritik terhadap pejabat atau lembaga dapat dianggap sebagai penghinaan.

Di sinilah mekanisme hukum pers menjadi penting. Ketika Sengketa Pemberitaan Langsung Dibawa ke Ranah Pidana. Salah satu persoalan yang selama ini menjadi perhatian adalah ketika sengketa akibat pemberitaan langsung diarahkan ke proses pidana.

Padahal, UU Pers telah menyediakan mekanisme penyelesaian sengketa pers melalui hak jawab, hak koreksi, serta peran Dewan Pers.

Dewan Pers memiliki fungsi antara lain melindungi kemerdekaan pers dan mengupayakan penyelesaian pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan pemberitaan pers. Dalam mekanisme pengaduan, penyelesaian dapat dilakukan melalui mediasi dan ajudikasi berdasarkan UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta peraturan Dewan Pers.

Artinya, ketika seseorang merasa dirugikan oleh pemberitaan, terdapat mekanisme khusus yang seharusnya dihormati.

Persoalannya kemudian adalah bagaimana memastikan mekanisme tersebut benar-benar menjadi pintu utama dalam menyelesaikan sengketa jurnalistik.

Putusan MK Menguatkan Posisi Perlindungan Wartawan

Perdebatan mengenai perlindungan hukum terhadap wartawan memperoleh perkembangan penting melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025.

Putusan yang dibacakan pada 19 Januari 2026 tersebut menguji Pasal 8 UU Pers. MK menyatakan frasa “perlindungan hukum” dalam Pasal 8 bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak dimaknai bahwa penerapan sanksi pidana dan/atau perdata terhadap wartawan dalam menjalankan profesinya secara sah hanya dapat digunakan setelah mekanisme hak jawab, hak koreksi, serta dugaan pelanggaran Kode Etik Jurnalistik berdasarkan pertimbangan dan upaya penyelesaian oleh Dewan Pers tidak mencapai kesepakatan sebagai bagian dari restorative justice.

Putusan ini merupakan titik penting dalam perkembangan hukum pers di Indonesia. Mahkamah juga menegaskan bahwa UU Pers merupakan lex specialis yang mengatur kegiatan jurnalistik, termasuk mekanisme penyelesaian sengketa pers. Perlindungan hukum tersebut tidak boleh dimaknai sebagai impunitas, tetapi sebagai perlindungan substantif dan prosedural dari tindakan represif, kriminalisasi, serta pembatasan yang tidak proporsional. Dengan kata lain, wartawan tidak diberikan kekebalan hukum.

Namun, negara juga tidak boleh membiarkan wartawan dengan mudah dikriminalisasi ketika menjalankan profesinya secara sah.

Pers dan UU ITE

Persoalan menjadi semakin kompleks ketika produk jurnalistik dipublikasikan melalui media elektronik.

Di era digital, hampir seluruh media menggunakan internet sebagai sarana utama penyebaran informasi. Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai hubungan antara UU Pers dan UU ITE.

Apabila sebuah berita merupakan produk jurnalistik, maka harus terlebih dahulu dilihat karakter dan proses lahirnya berita tersebut. Jangan sampai media elektronik hanya dijadikan alasan untuk mengabaikan mekanisme yang telah disediakan oleh UU Pers.

Hal ini penting karena fungsi pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial.

Wartawan dapat melakukan kritik terhadap pemerintah, pejabat publik, badan usaha, maupun lembaga tertentu sepanjang dilakukan berdasarkan fakta dan prinsip jurnalistik.

Kritik tidak boleh serta-merta disamakan dengan penghinaan. Pengawasan tidak boleh dengan mudah dianggap sebagai pencemaran. Dan pemberitaan mengenai kepentingan publik tidak seharusnya langsung dipandang sebagai serangan terhadap kehormatan seseorang.

Ancaman Hukum dan Chilling Effect

Yang perlu diwaspadai adalah munculnya chilling effect, yaitu keadaan ketika ancaman hukum membuat wartawan takut melakukan tugas jurnalistik.

Bayangkan seorang wartawan menemukan dugaan penyimpangan anggaran, persoalan pelayanan publik, konflik kepentingan atau kebijakan pemerintah yang perlu dikritisi.

Wartawan kemudian melakukan konfirmasi, mengumpulkan data dan menerbitkan berita. Namun setelah berita terbit, pihak yang diberitakan mengancam melaporkan wartawan.

Jika kondisi seperti ini terus terjadi tanpa adanya mekanisme perlindungan yang jelas, wartawan dapat berpikir, "Lebih baik tidak memberitakan daripada harus berhadapan dengan hukum".

Jika ketakutan tersebut berkembang, dampaknya bukan hanya kepada wartawan. Masyarakat juga akan kehilangan salah satu sumber informasi dan kontrol sosial terhadap kekuasaan.

Karena itu, perlindungan terhadap wartawan pada hakikatnya bukan hanya perlindungan terhadap individu wartawan, tetapi juga perlindungan terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi.

Perlindungan Harus Berjalan Bersama Profesionalisme

Namun, perlindungan hukum tidak boleh menjadi alasan bagi wartawan untuk mengabaikan profesionalisme. Pers juga harus melakukan evaluasi terhadap dirinya sendiri.

Wartawan harus melakukan verifikasi. Redaksi harus memberikan ruang konfirmasi. Berita harus disusun secara berimbang dan tidak boleh sengaja membangun opini yang menyesatkan. Ketika terjadi kesalahan, media harus berani memberikan hak jawab, hak koreksi atau melakukan perbaikan.

Dengan demikian, perlindungan pers dan profesionalisme jurnalistik sebenarnya bukan dua hal yang bertentangan. Justru keduanya saling melengkapi.

Pers yang profesional membutuhkan perlindungan hukum, sedangkan perlindungan hukum harus diberikan kepada pers yang menjalankan profesinya secara bertanggung jawab.

Jadi, Di Mana Perlindungan Pers Diletakkan?

Jawabannya bukan pada kekebalan hukum. Perlindungan pers harus diletakkan pada mekanisme hukum yang memberikan kepastian, proporsionalitas dan keadilan bagi wartawan sekaligus memberikan ruang penyelesaian bagi pihak yang merasa dirugikan.

Putusan MK Nomor 145/PUU-XXIII/2025 telah memberikan arah yang penting.

Sengketa yang berkaitan dengan karya jurnalistik tidak semestinya langsung diarahkan pada sanksi pidana atau perdata. Terlebih dahulu terdapat mekanisme hak jawab, hak koreksi, Kode Etik Jurnalistik dan penyelesaian melalui Dewan Pers. Hal ini bukan berarti pihak yang dirugikan oleh pemberitaan kehilangan hak hukumnya.

Sebaliknya, mekanisme tersebut memberikan kesempatan agar persoalan jurnalistik diselesaikan melalui jalur yang sesuai dengan karakter pers.

Ketika wartawan berhadapan dengan hukum, yang harus dipastikan bukan bahwa wartawan selalu benar. Yang harus dipastikan adalah proses hukumnya benar, adil dan menghormati karakter profesi jurnalistik.

Wartawan bukan manusia yang kebal hukum. Tetapi wartawan juga bukan orang yang boleh dengan mudah dikriminalisasi hanya karena menjalankan tugas jurnalistik.

Kemerdekaan pers membutuhkan tanggung jawab. Namun tanggung jawab juga membutuhkan perlindungan. Sebab ketika seorang wartawan takut menulis karena ancaman hukum, yang sesungguhnya sedang dipertaruhkan bukan hanya kebebasan seorang wartawan.

Yang dipertaruhkan adalah kemerdekaan pers, hak masyarakat memperoleh informasi, fungsi kontrol sosial, dan kualitas demokrasi. Maka pertanyaan, "di mana perlindungan pers diletakkan?" seharusnya dijawab dengan tegas.

Perlindungan pers harus diletakkan di dalam hukum, dijalankan melalui mekanisme hukum pers, dan dijamin agar wartawan yang menjalankan profesinya secara sah tidak mudah dikriminalisasi.

Karena pers yang bebas bukan pers yang bebas dari tanggung jawab. Dan pers yang bertanggung jawab juga tidak boleh dibiarkan berjalan sendirian ketika berhadapan dengan hukum.

(**wan).

COMMENTS



































Nama

.,3,.berita terkini,11108,.beritaterkini,6,.kalbar,17,(Merlung),5,abiansemal,43,aceh,5,Aceh,36,aceh besar,2,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,25,Aceh Tengah,122,ACEH TENGGARA,2,ACEH TIMUR,2,Aceh Utara,5,advertorial,22,aek kanopan,1,Aekkanopan,9,agam,21,aimas,3,ALAI.,5,Alor,1,ambon,7,amlapura,67,ampana,1,anjatan,2,Anyer,1,AS,1,Asahan,8,babel,1,badau,1,badung,875,Badung,3,Bagansiapiapi,4,bakan,1,BALAESANG,1,bali,1739,Bali,87,balige,24,BALIKPAPAN,8,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,18,BANDAR LAMPUNG,42,Bandar Seri Begawan,1,bandara,7,bandung,9,Bandung,225,Bandung Barat,24,banggai,55,banggai kepulauan,1,bangka,2,bangka barat,2,Bangka Belitung,10,bangka selatan,1,Bangka Tengah,2,bangkalan,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,7,bangli,1049,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,24,Banjarmasin,1,Banjarnegara,8,bantaeng,46,Banten,383,Banyuasin,7,Banyumas,13,Banyuwangi,169,Barito Selatan,1,barito utara,2,Barru,6,Batam,106,batang,67,BATANG HARI,3,batang kuis,3,BATU,9,batu bara,78,Batur,6,baturaja,4,baturiti,2,bekasai,1,bekasi,341,Bekasi,3217,bekasi berita terkini,1,bekasi terkini,3,Bekasi Utara,1,belawan,5,Belitung,220,Belitung Timur,18,Beltim,225,belu,17,benakat,1,bener,1,Bener Meriah,481,BENGKALIS,179,Bengkayang,78,BENGKULU,7,BENGKULU SELATAN,19,BENGKULU UTARA,1,benoa,12,BER,3,berastagi,2,BERI,1,beria terkini,1,beriita terkini,3,berit terkini,3,berita,1,berita berita terkini,1,berita teekini,1,berita terikini,1,berita terki,1,berita terkini,68,Berita terkini,3976,berita terkini daerah,1,berita terkini.,1,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita terkinu,2,berita tetkini,1,beritaterkini,5,beritq terkini,1,berta terkini,1,Bima,2,binjai,4,Bintan,9,Bintuni,2,bireuen,1,Bitung,7,blahbatu,2,blahbatuh,63,Blitar,16,Blora,2,BMKG,1,BMR,1,BNN,1,Boalemo,1,Bogor,482,BOGOR TIMUR,71,Bojonegoro,1,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,3,bolmong,623,Bolmong raya,5,Bolmong selatan,24,bolmong timur,4,bolmong utara,3,bolmongsiar,1,bolmut,2,BOLNONG,1,bolong mopusi,1,bolsel,15,boltim,22,bondowoso,1,bone,4,BOYOLALI,2,Brastagi,1,Brebes,181,bualu,1,Bukit Tinggi,52,bukittinggi,19,buleleng,244,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,bunta banggai,3,Buol,93,BUTENG,1,Casablanca,2,Catatan Radar Nusantara,13,Ciamis,209,Cianjur,19,Cibinong,17,Cibitung,4,cikampek,47,Cikampek barat,1,Cikande,1,cikarang,2,Cikarang,116,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,2,Cilacap,15,Cilegon,64,cilengsi,3,Cileungsi,42,Cimahi,462,Cimanggung,1,Cirebon,572,Cirebon Kota,2,Cisarua,1,citeureup,1,Dabo Singkep,266,daeah,1,daearh,1,daeeah,4,daeha,1,daer,2,daera,1,daerah,198,Daerah,8186,daerah Terkini,2,daerh,1,Daik Lingga,3,Dairi,246,Deli Serdang,195,Deli tua,1,deliserdang,4,demak,51,Denpasa,5,denpasar,1431,Denpasar,1,denpasar barat,2,denpasar timur,20,Dentim,10,Depok,725,derah,7,dharmasraya,6,DIY,10,Dolok,4,Doloksanggul,75,Dompu,2,Donggala,179,donri donri,1,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD Kota Bekasi,99,DPRD LamSel,8,Dumai,35,Dumoga,187,Dumoga Utara,2,duri,3,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,21,ende,22,eretan,1,Erkini,1,Erknkÿ Terkini,1,Fakfak,2,fakta,1,Flores Timur,1,Garut,103,Gayo Lues,1,gianyar,1291,gilimanuk,1,gorontalo,68,Gowa,107,Gresik,3,GROBOGAN,3,gunung mas,2,Gunung Putri,2,gunungsitoli,4,Halaman Rohani,7,halma,1,Halmahera,1,Halmahera Barat,1,Halmahera Tengah,6,Halmahera Timur,2,Haltim,1,hamparan perak,1,HL,23,HSU,1,Hukum,11,hulu sungai,1,HUMAS BELTIM,6,humbahas,20,iklan,4,Iklan Ucapan Idul Fitri 2026,2,Indonesia,5,INDRA,1,Indragiri hulu,6,indralaya,44,Indramayu,35,Indrapura,15,info,1,INHIL,52,inhilriau,1,INHU,9,Internasional,1,Jabar,26,jaka,4,jakarta,110,Jakarta,2363,Jakarta barat,2,jakarta selatan,5,jakarta timur,5,jakarta utara,3,Jambi,165,jateng,6,jatijajar,1,JATIM,7,Jatinangor,3,Jawa Barat,60,Jawa Tengah,16,Jawa Timur,16,Jayapura,58,Jayawijaya,2,Jember,51,jembrana,370,Jeneponto,23,Jepara,106,jimbaran,5,Jombang,6,kab,7,kab .Bandung,209,Kab 50 Kota,4,kab Bandung,31,kab. Agam,1,Kab. Bandung,3876,kab. bekasi,197,Kab. Bogor,35,Kab. Brebes,63,Kab. Bungo,1,kab. buru,1,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,kab. Garut,1,Kab. Gumas,1,kab. Kajen,1,Kab. Kapuas Hulu,8,kab. Karawang,4,KAB. KARO,130,Kab. Kuningan,156,kab. langkat,4,kab. malang,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,62,Kab. Serdang Bedagai,6,Kab. Sukabumi,13,kab. tangerang,13,Kab. Tasikmalaya,156,Kab. Toba,23,kab.agam,1,Kab.Bandung,1878,kab.barru,3,kab.beka,1,Kab.Bekasi,404,kab.bogor,38,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.buru,2,Kab.Caringin,1,Kab.Dogiyai Papua Tengah,1,kab.garut,2,kab.langkat,3,Kab.Malang,12,Kab.Nganjuk,50,kab.pekalongan,26,Kab.Samosir,12,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,8,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,3,Kab.Sumedang,43,Kab.Tangerang,43,kab.Tasikmalaya,111,Kab.Way kanan,29,KABANJAHE,12,kabBandung,2,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,kaimana,4,Kajen,4,Kalbar,592,kalideres,1,Kalimantan Barat,10,Kalimantan Selatan,2,kalimantan timur,18,kalipuro,1,Kalsel,10,Kalteng,270,Kaltim,34,Kampar,287,Kampar Kiri,4,Kampar Riau,408,kapuas,3,Kapuas Hulu,278,kara,1,karanganyar,2,karangasem,1231,Karawang,355,karawang Berita terkini,1,KARIMUN,12,KARIMUN - RN,1,KARO,195,katapang,1,KATINGAN,6,kayong utara,6,keban agung,1,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,90,KEEROM,27,Kendal,1,Kendari,6,Kep.Nias,9,Kep.Seribu,1,kepahiang,4,KEPRI,5,Kepulauan Riau,11,Kerinci,23,keritang inhil,1,kerobokan,13,KETAPANG,19,kintamani,1,klapanunggal,1,klungkung,690,KOBAR,2,kolaka,3,kolaka timur,1,Kolaka Utara,1,Kominfo Kab.Bekasi,34,konawe selatan,1,Korupsi,9,kota agung,1,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,5,Kota Maba,2,KOTA MANNA,2,KOTA METRO,29,kota pekalongan,9,Kota Sorong,10,kotabaru,2,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,4,Kotamobagu,126,kotawaringin barat,3,KOTAWARINGIN TIMUR,4,KOTIM,11,kriminal,5,Kristen,7,Kronjo,1,Kuala Kapuas,6,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,9,kuansing,15,kuantan,1,kuantan Sengingi,4,kubu,4,kubu raya,64,KUDUS,123,Kuningan,1755,kupang,5,kuta,28,kuta badung,3,kuta selatan,17,kuta utara,38,kutai barat,1,KUTAI KERTANEGARA,9,Kutai Timur,19,Kutim,11,l,1,la,1,Labuhan Bajo,1,Labuhan Batu,21,Labura,407,labusel,1,Lahat,31,LAMBATA,1,Lamongan,3,Lampung,111,Lampung Barat,196,LAMPUNG METRO,105,LAMPUNG SELATAN,71,Lampung Tengah,26,Lampung Timur,472,Lampung Utara,795,LAMPUNGUTARA,1,lampura,20,landak,10,langkat,7,langsa,4,LANTAMAL V,86,LANTAMAL X JAYAPURA,20,lawang kidul,46,lebak,228,Lelilef,1,Lembang,1,LEMBATA,7,LHOKSEUMAWE,27,LIMAPULUHKOTA,6,Lingga,1627,liwa,13,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,3,Lombok,8,Lombok barat,6,Lombok tengah,13,lombok timur,172,Lombok Utara,1,London,1,LOTIM,12,lotim.berita terkini,38,LUBUK LINGGAU,17,Lubuk Pakam,24,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,16,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,lukun,1,Lumajang,9,Lumanjang,1,Luwu,3,Luwuk,25,luwuk banggai,37,m,1,M.Labuhan,1,Mabar,1,madina,1,Madiun,2,madura,1,Magelang,6,mahakam hulu,1,majaleMajalengka,1,Majalengka,645,majalengMajalengka,1,majalenMajalengka,1,majalMajalengka,1,majaMajalengka,1,majene,3,maka,1,makasar,3,makassar,217,malaka,2,malang,1,Malang,201,Maluku,10,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,6,MAMAJU.RN,3,MAMASA,195,MAMUJU,230,MAMUJU TENGAH,7,Manado,78,mancanegara,1,mandau,1,mangapura,8,Manggar,91,Manggarai,2,manggarai barat,3,mangupira,1,mangupura,463,Manokwari,165,mansel,1,marga,1,Maroko,1,maros,2,mataram,16,MATENG,7,Mauk,2,Maybrat,1,medan,994,Medan,5,Mekar Baru,1,melawi,15,MEMPAWAH,2,mengwi,50,mentawai,1,merak,6,merangin,93,MERANTI,969,MERAUKE,8,Merbau,3,merek,1,Mesuji,165,metro,224,metro lampung,11,meulaboh,1,mimika,2,Minahasa,8,Minahasa Selatan,6,Minahasa Tenggara,3,Minahasa Utara,1,Minas,1,Minut,2,miranti,1,Mitra,9,Mojokerto,561,monokwari,2,morowali,34,MOROWALI UTARA,2,MORUT,3,moskow,1,Muara Belida,1,Muara Bulian,1,muara bungo,3,Muara Enim,706,muara Tami,2,Muaro Jambi,4,muba,15,Mukomuko,81,muratara,534,murung raya,2,Musi Banyuasin,19,MUSI RAWAS,36,musirawas,7,Nabire,1,Nagan Raya,1,Naibenu,1,namlea,4,Nangka Bulik,2,Nasional,16,Natuna,95,negara,5,negara batin,1,New York City,8,Ngada,27,ngawi,4,Nias barat,21,nias selatan,3,Nipah Panjang,2,NTB,76,NTT,19,nunukan,25,nusa dua,1,Nusa Kambangan,1,Ogan Ilir,7,OKI,4,Oksibil,1,OKU,3,Oku Selatan,573,Oku Timur,52,olahraga,1,Opini,18,ottawa,1,P. Bharat,1,P.SIANTAR,14,PACITAN,3,Padang,21,Padang Lawas,15,PADANG PANJANG,2,padang pariaman,3,padang sidimpuan,2,Pagaralam,36,Pagimana,1,Pahuwato,1,Pakpak Bharat,21,pakuan ratu,2,Pakuhaji,2,Palangka raya,357,Palas,23,palelawan,44,Palembang,112,pali,5,palopo,1,Palu,467,palu utara,2,Paluta,66,pamekasan,2,Panang Enim,2,pancur batu,1,pand,1,pandan,1,pande,1,pandegelang,8,pandeglang,4,Pandeglang,3653,Pangandaran,24,Pangkalan Kerinci,3,pangkalanbun,5,Pangkalpinang,21,pangkep,4,pantai labu,1,Papandayan,1,Papua,233,PAPUA BARAT,229,papua barat daya,3,Papua Selatan,1,papua tengah,4,parapat,2,PARIAMAN,10,Parigi,8,Parigi Moutong,22,PARIMO,1080,PARIMOUT,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,14,Pasangkayu,1,pasbar,1,Pasir Pangarayan,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,6,PATI,191,Patia,1,patrol,20,PAYAKUMBUH,13,PEBAYURAN,2,pecatu,1,Pekalongan,89,pekan baru,7,Pekanbaru,747,Pekanbaru Riau,1825,pelalawan,26,pemalang,3,Pematangsiantar,49,pemekas,1,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Penajam Paser Utara,1,penanaman,1,penang Enim,2,Pendidikan,81,pengkadan,1,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),135,perbaungan,1,perimo,2,peristiwa,16,Perlis,1,Permohonan,1,pesawaran,31,pesel,1,Pesisir Barat,2,Pesisir Barat,2,PESISIR SELATAN,2,Pilkada,1,pinrang,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda,1,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,polres Pekalongan,2,ponorogo,1,pontia,1,Pontianak,1434,Poso,23,prabumulih,1,primo,9,Pringsewu,60,probolinggo,4,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,PT Bukit Asam,1,Pulang Pisau,5,pulau merbau,7,pulau tidung,1,pulpis,1,Puncak Jaya,34,purbalingga,5,Purwakarta,1877,Purwokerto,2,Putussibau,58,Rabat,13,radar,4,Radar Artikel,127,Radar Selebrity,3,ragam,58,raja ampat,6,rambang dangku,1,RANGSANG,11,RANGSANG BARAT,1,rangsang pesisir,3,rantauprapat,1,rejang lebong,5,REMBANG,4,Renah mendalu,1,rengasdengklok,1,rengat,1,Riau,214,Rohil,8,rokan,1,Rokan Hilir,56,rokan hulu,17,Rongurnihuta,1,rote ndao,2,Rupat,1,Sabah,1,Sabang,57,Samarinda,63,sambas,3,sambilan,1,sampang,82,SAMPI,1,Sampit,652,Sangatta,5,Sangatta kutim,3,Sanggau,18,Sangihe,2,sar,1,Sarolangun,460,sekadau,7,Selat,1,SELAT PANJANG,10,SELATPANJANG,2,Selayar,18,selong,3,Semarang,76,Semarapura,43,semende,1,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,SENTANI,2,sentul,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,598,Serdang Bedagai,55,Sergai,35,Seruyan,19,SIAK,30,siak hulu,12,sian,1,sibau hulu,1,Sibolangit,1,Sibolga,170,siborongborong,2,sidikalang,1,SIDOARJO,11,SIDRAP,17,Sigi,105,Sijunjung,1,silaen,1,Simalungun,216,simpang apek,1,Sinak,2,Singaparna,10,singaraja,70,SINGKAWANG,15,SINGKEP BARAT,1,singosari,1,Sinjai,6,sintang,45,situbondo,6,slawi,2,sleman,2,Sofifi,1,solo,10,Solo,1,SOLOK,25,Solok Selatan,9,Soppeng,38,sorong,1,Sorong,331,Sorong selatan,4,Sosa,1,Sragen,38,suabang,1,sub,1,Subang,3155,Sugiwaras,1,SUKABUM,1,Sukabumi,579,sukawati,4,Sukoharjo,1,Sukra,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,34,sulawesi tengah,58,sulawesi tenggara,1,Sulawesi Utara,1,Sulbar,414,Sulsel,32,Sulteng,766,Sulut,564,sumatera,1,Sumatera Selatan,7,SUMATERA UTARA,16,SUMB,1,sumba barat,1,Sumba Barat Daya,33,Sumbar,97,Sumbawa,6,Sumbawa Barat(NTB),5,Sumedang,200,sumenep,54,sumsel,47,Sumut,122,Sungai Penuh,1,sungai tohor,3,Sunggal,2,SURABAYA,139,Surakarta,6,Tabah Bumbu,2,Tabalong(Kalimantan Selatan),1,tabana,2,tabanan,1702,Tabanan,4,tajabbarat,1,taka,1,Takalar,640,takengon,3,talangpadang,5,talatako,1,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tana toraja,1,tanah,1,Tanah bumbu,9,tanah datar,2,TANAH JAWA,5,Tanah Karo,136,Tangerang,505,Tangerang Selatan,114,tangg,1,tanggamus,174,tanggerang,6,Tanjab Barat,988,Tanjab Timur,141,tanjabbar,1,Tanjabtim,1,tanjung agung,8,tanjung balai,4,tanjung benoa,1,Tanjung Enim,153,Tanjung Jabung timur,1,tanjung makmur,1,tanjung morawa,8,TANJUNG PINANG,14,tanjung samak,1,tanjung selor,1,tanjungenim,2,tanjungperak,1,TANOYAN,8,Tapanuli Selatan,8,Tapanuli Tengah,115,Tapanuli Utara,32,tapteng,2,tapung,3,tapung hulu,8,tarakan,1,tarutu,1,tarutung,53,tasik,2,Tasikmalaya,518,tebi,1,tebin,1,tebing,2,Tebing Tinggi,183,tebing tinggi timur,1,tebingtinggi barat,11,Teekini,12,Teelini,1,Tegal,39,tekini,6,Tekini,1,Telawang,1,teluk bintani,1,teluk buntal,1,telukuantan,5,temanggung,3,tembilahan,3,tembuku,2,Teminabuan,6,tenan,1,Tenggarong,1,ter,1,Terjini,3,TERJUN GAJAH,1,Terk,1,Terki,1,Terki i,3,Terkii,1,Terkiji,4,Terkimi,1,Terkin,11,Terkin8,1,terkini,3099,Terkini,60422,Terkinii,9,Terkinin,1,TERKINIO,1,TERKINIP,2,Terkinj,2,Terkino,11,Terkinu,1,terkiri,9,TERKNI,3,Terkuni,2,Terkuuu,1,Terlini,2,Termini,4,ternate,3,Tetkini,14,Timika,5,Toabo,1,toba,58,toili banggai,6,Tokyo,1,tolikara,2,tolitol,3,Tolitoli,1558,tolotoli,3,TOMOHON,5,toun,2,Touna,480,Trenggalek,20,Trkini,1,Tterkini,1,Tualang,1,tuba,1,tuba barat,11,Tuerkini,1,Tulang Bawang,17,Tulang Bawang Barat,11,Tulung agung,2,Tulungagung,306,Twrkini,1,ubud,27,Undangan,1,Waibakul,1,Waisai,23,wajo,1,warseno,1,WAY KANAN,38,way tuba,1,wonosari,1,Wonosobo,4,Yogyakarta,14,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Ketika Wartawan Berhadapan dengan Hukum, Di Mana Perlindungan Pers Diletakkan?
Ketika Wartawan Berhadapan dengan Hukum, Di Mana Perlindungan Pers Diletakkan?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQCj6LK4SbYBBEPI09rxHRNAezJNLUmikTTr_VctFn1gaFPid2HCrA_DMx6IntFWTQ_mUC6ZCLlz2NmbXLb5S_3Vaknj2wt_6saKgSxN6c2cciaLaaaNRFTQWp34LabVyuKZXK-w1JuwBeUxHOjD2z9EJq9Hhqk3rXA_ghlQrDer645BO9qCRMsedMeo4i/s320/1229837.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQCj6LK4SbYBBEPI09rxHRNAezJNLUmikTTr_VctFn1gaFPid2HCrA_DMx6IntFWTQ_mUC6ZCLlz2NmbXLb5S_3Vaknj2wt_6saKgSxN6c2cciaLaaaNRFTQWp34LabVyuKZXK-w1JuwBeUxHOjD2z9EJq9Hhqk3rXA_ghlQrDer645BO9qCRMsedMeo4i/s72-c/1229837.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2026/08/ketika-wartawan-berhadapan-dengan-hukum.html
https://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2026/08/ketika-wartawan-berhadapan-dengan-hukum.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy