KORUPSI DANA DESA DUA KEPALA DESA DI TANGKAP POLISI

                    Tasikmalaya.RN Polres tasikmalaya kota menangkap dua orang kepala desa yang melakukan korupsi dana desa,yakni  APN ...

           
       
Tasikmalaya.RN
Polres tasikmalaya kota menangkap dua orang kepala desa yang melakukan korupsi dana desa,yakni  APN Kepala Desa Indrajaya dan KND Kepala Desa Sinagar Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya akibat menyelewengkan uang negara. Keduanya terungkap jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota melakukan tindak pidana korupsi dana desa.Negara dirugikan hingga ratusan juta rupiah karena penyelewengan dana infrastruktur yang digunakan untuk keperluan pribadi dua kepala desa tersebut.“Kita sudah melakukan pengungkapan kasus tindak pidana korupsi dana desa oleh dua kepala desa di Kecamatan Sukaratu. Keduanya menyelewengkan anggaran desa yang sejatinya untuk pembangunan infrastruktur, namun oleh kedua kades terbut malah digunakan untuk keperluan pribadi mereka masing-masing,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Maruf saat gelar perkara di Mako Polres Tasikmalaya Kota, Senin (10/12/2018).Menurutnya, Tersangka berinisial KND diduga melakukan korupsi tahun 2014 saat menjabat kepala Desa Sinagar. Modusnya, kata Febry, pada tahun 2013 KND mengajuan bantuan keuangan ke Provinsi Jawa Barat untuk kegiatan pembangunan jalan lingkungan di Kampung Kubang Ateul dengan volume 100 x 2,5 meter dan Kampung Kubang Jaya dengan volume 100 x 2,5 meter. Pada sekitar oktober 2014 pengajuan bantuan keuangan tersebut cair dan masuk ke rekening pemerintahan desa Sinagar sebesar Rp 100 juta.Kemudian oleh KND uang tersebut ditarik dan tidak dipergunakan sebagaimana proposal pengajuan. Melainkan dipergunakan untuk kepentingan sendiri. Sedangkan tersangka membuat laporan pertanggung jawaban fiktif.Barang bukti yang diamankan dari KND, bundelan dokumen dana desa, print out rekening tabungan desa Sinagar tahun 2014, Kwitansi tanda terima dan setoran bank serta surat-surat penting lainnya.Sementara tersangka APN diduga korupsi dana desa di Desa Indrajaya tahun anggaran 2016. Pengakuan APN pada bulan Agustus sampai Desember 2016 telah dilaksanakan pembangunan infrastruktur Desa Indrajaya, Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya, yakni pembangunan tembok penahan tanah (TPT) dan ramat beton dengan anggaran sebesar Rp 698.800.267 yang bersumher dari dana desa APBN dan bantuan Sarpras APBD Kab Tasikmalaya. Dalam proyek tersebut APN telah memotong Rp 354.600.000 dengan alasan digunakan untuk kebutuhan kelembagaan desa dan untuk kepentingan pribadi. Barang bukti yang ikut diamankan proposal permohonan bantuan dan pencaiaran dana desa (APBN) dan peemohonan bantuan Sarpras APBD Desa Indrajaya tahun anggaran 2016, LPJ penggunaan dana desa, beberapa bundel dokumen penting dan buku cacatan pengeluaran Tahun Anggaran 2016 serta uang Rp 15 juta dan pengembalian melalui transfer sebesar Rp 30 juta.“Korupsi kedua tersangka bermodus sama, yakni menyalahgunakan anggaran dana desa untuk keperluan pribadi. Kedua tersangka  telah diamankan dan mengakui semua perbuatannya serta berkas penyidikan sudah lengkap untuk dilimpahkan ke Kejaksaan. Keduanya diduga melakukan korupsi saat mereka menjabat. Saat ini dua tersangka berstatus mantan kepala desa,” katanya.Kedua mantan kepala desa itu, lanjut Febry bisa dijerat pasal 2 ayat 1, pasal 3 UU RI No 31 tahun 1999 sebagai mana dirubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dan atau pasal 8, pasal 9 UU RI No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama seumur hidup dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.VAN





COMMENTS

Nama

.berita terkini,1819,.beritaterkini,1,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,59,Aekkanopan,3,ambon,2,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,2,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,43,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,1,bantaeng,1,Banten,15,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,29,Barru,1,Batam,68,batang,2,Bekasi,325,bekasi terkini,1,Belitung,44,Beltim,76,Bener Meriah,111,BENGKALIS,5,Bengkayang,24,BENGKULU SELATAN,6,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1689,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,158,Bola,1,bolmong,128,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,45,Bukit Tinggi,27,Buol,41,Ciamis,13,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,16,Cilacap,5,Cilegon,6,Cileungsi,41,Cimahi,20,Cirebon,218,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,147,Daerah,6364,Dairi,74,Deli Serdang,6,Depok,97,derah,5,Dolok,4,Doloksanggul,5,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,21,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,22,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,9,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,243,Jambi,24,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,51,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,8,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,7,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,9,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,145,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,10,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,13,Kampar,8,Kampar Riau,17,Kapuas Hulu,233,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,8,Kerinci,4,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,18,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,3,KUDUS,25,Kuningan,139,KUTAI KERTANEGARA,4,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,127,Lahat,12,Lampung,34,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,459,Lampung Utara,73,LANTAMAL V,3,lebak,8,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,542,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,3,lotim.berita terkini,33,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,36,makassar,3,Malang,93,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,MAMASA,1,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,16,Mekar Baru,1,MERANTI,15,Mesuji,65,metro,66,metro lampung,4,Minahasa,1,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,167,morowali,2,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,4,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,196,Oku Timur,5,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,11,palelawan,3,Palembang,32,Palu,91,Paluta,36,pande,1,Pandeglang,567,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,11,Pasuruan,1,PATI,14,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,141,Pekanbaru Riau,15,pelalawan,22,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,78,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,59,Poso,1,Pulang Pisau,4,purbalingga,2,Purwakarta,469,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,87,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,253,sar,1,Sarolangun,80,Selayar,10,selong,2,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,38,Serdang Bedagai,32,Sergai,24,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,22,Simalungun,26,Singaparna,2,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,7,Sorong,45,Subang,39,Sukabumi,76,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,38,Sulsel,7,Sulteng,178,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,20,Sumedang,2,sumsel,6,Sumut,55,Sungai Penuh,1,Takalar,22,Tambraw - RN,5,Tangerang,347,Tanjab Barat,342,Tanjab Timur,35,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,2,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,50,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,2,ter,1,Terkini,6723,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,448,TOMOHON,1,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,114,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: KORUPSI DANA DESA DUA KEPALA DESA DI TANGKAP POLISI
KORUPSI DANA DESA DUA KEPALA DESA DI TANGKAP POLISI
https://2.bp.blogspot.com/-g6uwtizUop8/XBMMwx9HKvI/AAAAAAABprw/flMOrRe4_fcN7luMqQCo8YhBaPzXQxQcwCLcBGAs/s320/krs.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-g6uwtizUop8/XBMMwx9HKvI/AAAAAAABprw/flMOrRe4_fcN7luMqQCo8YhBaPzXQxQcwCLcBGAs/s72-c/krs.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2018/12/korupsi-dana-desa-dua-kepala-desa-di.html
https://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/12/korupsi-dana-desa-dua-kepala-desa-di.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy