Pengurus Besar HMI Minta Pemerintah Stop Impor Baja

Jakarta, Radar Nusantara Ketua Bidang Lingkungan Hidup Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Robi Syahrir meminta agar ...


Jakarta, Radar Nusantara
Ketua Bidang Lingkungan Hidup Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Robi Syahrir meminta agar pemerintah menghentikan dan memperketat regulasi impor baja. Pasalnya bahan baku infrastruktur impor tersebut diduga tidak sesuai standar, selain itu produksi baja dalam negeri over stok.


“Berdasarkan informasi dan data hasil kajian PB HMI Bidang Lingkungan Hidup baja impor berkualitas rendah dan tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) serta tidak ada jaminan bahwa produk tersebut ramah lingkungan. Hal ini kami nilai cukup membahayakan ditengah gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan oleh pemerintahan Jokowi-JK, ” Ungkap Robi Syahrir , Senin (11/3/2019).


Tak hanya itu, lanjut Robi Syahrir, pihaknya juga meminta pemerintah untuk memastikan pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia menggunakan bahan baku yang sesuai standar dan merupakan komoditas dalam negeri. Hal ini untuk menjamin pembangunan infrastruktur dapat berdampak sistemik bagi kesejahteraan rakyat dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,


“Pemerintah melalui Kementerian Petindustrian hendaknya mendukung penuh industri baja dalam negeri agar berjaya di pasar lokal dan berdaya saing secara global,”  imbuh Robi Syahrir.


Robi Syahrir menambahkan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk memastikan semua produksi baja dalam negeri tidak berdampak negatif terhadap lingkungan dan telah memenuhi syarat-syarat produksi ramah lingkungan dan prinsip-prinsip sustainable bussines.


Menurut Robi masukan yang diberikan kepada pemerintah merupakan bentuk komitmen pihaknya untuk mengawal sembilan resolusi pengelolaan lingkungan hidup untuk Indonesia maju, berdaulat, berkeadilan dan berkelanjutan.

“Kita sangat mendukung pemerintah untuk memperjuangkan komoditas unggulan dalam negeri agar berjaya di pasar lokal dan berdaya saing di pasar global,” tukasnya. **(Rb/Iwan.S).

COMMENTS

Nama

.berita terkini,1794,.beritaterkini,1,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,59,Aekkanopan,3,ambon,2,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,2,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,43,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,1,bantaeng,1,Banten,15,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,29,Barru,1,Batam,68,batang,2,Bekasi,324,bekasi terkini,1,Belitung,44,Beltim,76,Bener Meriah,111,BENGKALIS,5,Bengkayang,24,BENGKULU SELATAN,6,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1689,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,158,Bola,1,bolmong,128,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,45,Bukit Tinggi,27,Buol,41,Ciamis,13,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,14,Cilacap,5,Cilegon,6,Cileungsi,41,Cimahi,20,Cirebon,218,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,147,Daerah,6361,Dairi,74,Deli Serdang,6,Depok,95,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,5,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,21,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,22,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,9,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,241,Jambi,23,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,51,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,8,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,7,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,9,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,145,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,10,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,13,Kampar,8,Kampar Riau,17,Kapuas Hulu,233,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,8,Kerinci,4,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,18,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,3,KUDUS,25,Kuningan,139,KUTAI KERTANEGARA,4,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,127,Lahat,12,Lampung,34,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,104,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,459,Lampung Utara,73,LANTAMAL V,3,lebak,8,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,542,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,3,lotim.berita terkini,33,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,36,makassar,3,Malang,93,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,MAMASA,1,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,16,Mekar Baru,1,MERANTI,15,Mesuji,65,metro,66,metro lampung,4,Minahasa,1,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,167,morowali,2,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,4,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,196,Oku Timur,5,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,11,palelawan,3,Palembang,32,Palu,91,Paluta,36,pande,1,Pandeglang,567,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,11,Pasuruan,1,PATI,14,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,141,Pekanbaru Riau,15,pelalawan,22,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,78,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,59,Poso,1,Pulang Pisau,4,purbalingga,2,Purwakarta,461,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,87,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,253,sar,1,Sarolangun,80,Selayar,10,selong,2,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,38,Serdang Bedagai,32,Sergai,24,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,22,Simalungun,26,Singaparna,2,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,7,Sorong,45,Subang,39,Sukabumi,76,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,38,Sulsel,7,Sulteng,178,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,19,Sumedang,2,sumsel,6,Sumut,55,Sungai Penuh,1,Takalar,22,Tambraw - RN,5,Tangerang,347,Tanjab Barat,339,Tanjab Timur,35,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,50,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,2,ter,1,Terkini,6723,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,446,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,114,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Pengurus Besar HMI Minta Pemerintah Stop Impor Baja
Pengurus Besar HMI Minta Pemerintah Stop Impor Baja
https://4.bp.blogspot.com/-ZuTUC4X2oLw/XIb-KM9kXQI/AAAAAAAAUoo/IyLa83uqvJ0xNcAVvICTERerexRF9-YIgCLcBGAs/s320/IMG-20190312-WA0001.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-ZuTUC4X2oLw/XIb-KM9kXQI/AAAAAAAAUoo/IyLa83uqvJ0xNcAVvICTERerexRF9-YIgCLcBGAs/s72-c/IMG-20190312-WA0001.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2019/03/pengurus-besar-hmi-minta-pemerintah.html
https://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/03/pengurus-besar-hmi-minta-pemerintah.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy