Aspem Setda Depok Tutup Bintek Gelar Bintek Pertanahan Disrumkim

Depok, RN  Konflik pertanahan merupakan masalah pelik dan kerap menimbulkan sengketa serta konflik berkepanjangan di masyarakat. Untuk it...

Depok, RN 
Konflik pertanahan merupakan masalah pelik dan kerap menimbulkan sengketa serta konflik berkepanjangan di masyarakat. Untuk itu Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Selasa (23/7/19) di Gedung Graha Insan Cita, guna meminimalisir hal tersebut. Dibuka oleh Kadis Rumkim, Bintek tersebut ditutup oleh Asisten Pemerintahan Setda Kota Depok Kafrawi,Rabu (24/7/19).

“Misalnya sengketa tapal batas, tumpang tindih, tanah hibah, warisan, masyarakat hukum adat dan sebagainya", ujar Kadis Rumkim Kota Depok, Dudi Mi'raz.

Dikatakannya, Masalah pertanahan tidaklah mudah untuk diselesaikan, bahkan sudah selesaipun masih menyisakan persoalan-persoalan, yang harus diselesaikan secara bijak sehingga tidak menimbulkan persolan baru.

Bintek Konflik Pertanahan di selenggarakan dua hari 23 - 24 Juli 2019, di ikuti oleh Asisten, ASN, para OPD, para Camat, para Lurah se-Kota Depok. Pembicara dari kepala Seksi konflik sengketa tanah, BPN Provinsi Jawa Barat Mariman, SH dan Irvan Rusdianayah Kasi Penata gunaan tanah pada Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jawa Barat.

Dudi menekankan, Bintek tersebut untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Depok. Maka perlu dilaksanakan kegiatan bimbingan teknis Pertanahan agar tujuan dan arah dari kegiatan, dapat tercapai sesuai dengan apa yang diharapkan dasar hukum.

“Ini harus kita lakukan karena banyak konflik pertanahan di masyarakat", cetusnya.

Dalam Bintek tersebut, Dudi menjelaskan, terkait isi dari  Peraturan Kepala BPN nomor 3 tahun 2019 tentang pengelolaan pengkajian dan penanganan kasus Pertanahan, undang-undang nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, Perpres nomor 71 tahun 2012 tentang penyelenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, selanjutnya Perpres Nomor 148 tahun 2015 tentang perubahan keempat atas Peraturan Presiden nomor 71 tahun 2012 dan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 32 tahun 2013 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

"Bintek di maksudkan untuk meningkatkan pengetahuan wawasan dan penyamaan persepsi para ASN, terhadap bidang penanganan konflik Pertanahan yang mencakup ruang lingkup penanganan konflik Pertanahan", kilahnya.

Dia meminta pengelolaan konflik harus di lakukan pendekatan mediasi dan negosiasi dalam penanganan konflik Pertanahan,dengan langkah-langkah konstruksi dalam penanganan konflik serta pendekatan administrasi Pertanahan.

Sasaran kegiatan pelaksanaan tersebut, menurutnya lebih kepada para pejabat dan pelaksana teknis yang mengurusi urusan pertanahan di lingkungan Pemerintah Kota Depok, yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Kami berharap, rekan-rekan untuk tetap meningkatkan kehati-hatian dalam mengelola administrasi pertanahan dan tetap memelihara kehati-hatian dalam pengelolaan administrasi Pertanahan", pintanya.

Setelah 2 hari berjalan,  akhirnya Asisten Pemerintah Kota Depok Kafrawi menutup Bintek tersebut. Dia  mengharapkan, dengan adanya bimtek ini dapat lebih menambah wawasan serta pengetahuan, tentang tata cara penyelesaian masalah konflik pertanahan, sehingga dapat meminimalkan benturan yang terjadi di masyarakat, akibat ketidak tahuan akan tujuan dan penanganan konflik pertanahan tersebut.

“Kami mengingatkan kepada para peserta, supaya waktu yang disiapkan dalam bimtek tersebut bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Perwa pengadaan tanah benar-benar harus di cermati mengenai administrasi pembelian, agar sah dann tidak di gugat oleh pihak lain", harapnya sambil menutup kegiatan tersebut. (riki/herdian)

COMMENTS

Nama

.berita terkini,5402,.beritaterkini,3,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,92,ACEH TIMUR,1,Aekkanopan,7,agam,2,ambon,2,AS,1,babel,1,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,5,Bandung,58,Bandung Barat,7,banggai,1,Bangka Belitung,4,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,6,bantaeng,6,Banten,27,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,30,Barru,1,Batam,73,batang,3,BATU,1,Bekasi,506,bekasi terkini,1,Belitung,84,Beltim,95,Bener Meriah,189,BENGKALIS,6,Bengkayang,27,BENGKULU,1,BENGKULU SELATAN,8,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1777,Bintan,8,Blitar,5,BNN,1,Bogor,200,BOGOR TIMUR,23,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,1,bolmong,140,bolmong utara,1,BOLNONG,1,boltim,11,BOYOLALI,1,Brebes,48,Bukit Tinggi,32,Buol,75,Ciamis,14,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,24,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,8,Cileungsi,41,Cimahi,108,Cirebon,251,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,247,Daerah,6581,Daik Lingga,2,Dairi,92,Deli Serdang,7,Depok,188,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,12,Donggala,35,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,22,Dumoga,31,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,fakta,1,Garut,26,Gowa,11,Gresik,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,12,Indramayu,11,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,327,jakarta selatan,2,Jambi,77,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,75,Jombang,3,kab,2,Kab 50 Kota,3,Kab. Bandung,50,Kab. Bogor,14,Kab. Brebes,3,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,8,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,17,Kab.Bandung,156,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,3,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABANJAHE,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,152,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,7,Kalteng,79,Kaltim,17,Kampar,13,Kampar Riau,34,Kapuas Hulu,236,Karawang,54,KARIMUN,1,KARIMUN - RN,1,KARO,8,KATINGAN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,6,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,7,KOBAR,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,1,KOTA MANNA,1,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,22,KOTAWARINGIN TIMUR,1,KOTIM,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,5,KUDUS,41,Kuningan,171,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,230,Lahat,13,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,38,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,LANTAMAL V,3,lebak,9,LEMBATA,4,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,581,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,8,lotim.berita terkini,37,Lubuk Pakam,4,LUBUKSIKAPING,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,50,makassar,15,Malang,131,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,22,MAMUJU,8,Manado,9,Manokwari,4,Mauk,2,medan,29,Mekar Baru,1,merangin,29,MERANTI,193,Mesuji,72,metro,142,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,220,monokwari,1,morowali,3,Muara Belida,1,muara bungo,2,Muara Enim,75,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,11,NTT,5,Ogan Ilir,5,Oku Selatan,285,Oku Timur,20,Opini,4,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,13,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,198,Palas,23,palelawan,3,Palembang,38,Palu,101,Paluta,49,pande,1,Pandeglang,655,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,8,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,8,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,2,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,Pasuruan,1,PATI,33,Patia,1,PAYAKUMBUH,3,Pekalongan,24,Pekanbaru,151,Pekanbaru Riau,22,pelalawan,22,Pematangsiantar,35,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,79,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,202,Poso,1,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,purbalingga,3,Purwakarta,738,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,3,Radar Selebrity,2,Riau,108,Rokan Hilir,11,Sabang,57,Samarinda,43,SAMPI,1,Sampit,352,sar,1,Sarolangun,190,SELAT PANJANG,1,Selayar,10,selong,2,Semarang,5,SEMOGA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,58,Serdang Bedagai,32,Sergai,25,Seruyan,7,SIAK,1,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,50,Simalungun,32,Singaparna,5,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,51,Subang,129,Sukabumi,126,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,46,Sulbar,29,Sulsel,11,Sulteng,180,Sulut,257,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,24,Sumedang,6,sumsel,7,Sumut,58,Sungai Penuh,1,Takalar,34,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,Tangerang,365,Tangerang Selatan,3,Tanjab Barat,467,Tanjab Timur,51,tanjung balai,1,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,6,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tarutung,1,Tasikmalaya,66,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6786,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,Tolitoli,710,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,11,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,177,Waisai,5,Yogyakarta,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Aspem Setda Depok Tutup Bintek Gelar Bintek Pertanahan Disrumkim
Aspem Setda Depok Tutup Bintek Gelar Bintek Pertanahan Disrumkim
https://1.bp.blogspot.com/-AxAmVctE36k/XThsSpIAaOI/AAAAAAAB1kk/J5rqZ-vLfmkM3wPuqVj6N04GBbnV1m5xgCLcBGAs/s320/WhatsApp%2BImage%2B2019-07-24%2Bat%2B16.04.30.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-AxAmVctE36k/XThsSpIAaOI/AAAAAAAB1kk/J5rqZ-vLfmkM3wPuqVj6N04GBbnV1m5xgCLcBGAs/s72-c/WhatsApp%2BImage%2B2019-07-24%2Bat%2B16.04.30.jpeg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2019/07/aspem-setda-depok-tutup-bintek-gelar.html
https://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/07/aspem-setda-depok-tutup-bintek-gelar.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy