Tangkap,! Eks ISIS Pulang Jalur Gelap

Mahmud MD         Jakarta,radar nusantara Aksi demo kepulangan eks ISIS keindonesia menuai kecaman , aksi yang tergabung dalam Barisa...

Mahmud MD        
Jakarta,radar nusantara
Aksi demo kepulangan eks ISIS keindonesia menuai kecaman , aksi yang tergabung dalam Barisan Relawan Bhinneka Jaya (Barabaja) berunjuk rasa dengan membawa poster di depan Istana Merdeka Jakarta, Senin, 10 Februari 2020. Wacana pemulangan sekitar 660 orang WNI eks ISIS mencuat setelah disinggung Menteri Agama Fachrul Razi.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan pemerintah telah mengantisipasi masuknya WNI yang diduga teroris lintas negara atau foreign terrorist fighters (FTF), yang ingin kembali ke Indonesia secara ilegal. Ia menegaskan bahwa para WNI eks ISIS itu akan ditangkap jika kembali.

"Kalau lewat jalur tikus ya ditangkap dong," kata Mahfud saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Februari 2020.

Para FTF itu telah dipastikan oleh Mahfud tak akan dipulangkan ke Indonesia. Hal itu diputuskan dalam rapat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Selasa, 11 Februari lalu.

Mahfud mengatakan pemerintah telah tak menganggap mereka warga negara karena banyak diantara mereka yang membakar paspor Indonesia mereka hingga tak mengakui kewarganegaraannya. Orang-orang seperti ini, yang diwaspadai Mahfud bakal kembali ke Indonesia secara ilegal.

"Yang problem itu kalau mereka ada yang menyembunyikan paspor, bilang paspornya cuma pura-pura dibakar, lalu lewat jalur-jalur gelap itu melalui negara yang bebas visa untuk masuk ke Indonesia. Kan bisa terjadi," kata Mahfud.

Mahfud mengatakan pemerintah telah mengantisipasi hal tersebut. Pemerintah juga telah mengantisipasi berbagai skenario lain yang mungkin dipikirkan oleh para FTF untuk kembali pulang.
Meski begitu, Mahfud MD enggan merinci langkah pemerintah untuk kontra radikalisasi, menangkal penyusup di jalan tikus, atau pun langkah mencegah mereka masuk ke negara bebas visa.

Peserta aksi yang tergabung dalam Barisan Relawan Bhinneka Jaya (Barabaja) berunjuk rasa dengan membawa poster di depan Istana Merdeka Jakarta, Senin, 10 Februari 2020. Para peserta membawa berbagai poster dengan tulisan bernada penolakan.

Guru besar hukum internasional Hikmahanto Juwana mengatakan Indonesia tidak melanggar hak kemanusiaan dan hak kewarganegaraan ketika menolak memulangkan pendukung Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah. Hal ini dikarenakan mereka sudah bukan WNI lagi.

Hikmahanto juga mempertanyakan dasar kemanusiaan pendukung ISIS itu ketika membunuh orang-orang tidak berdosa. Alasan kemanusiaan itu akan berakhir ketika keselamatan dari bangsa dan negara itu muncul. “Pemerintah harus tahu bahwa jika pendukung kembali lalu tidak bisa menanggulangi penyebaran paham ideologi dari ISIS, akibatnya akan mengganggu keselamatan dari bangsa ini sendiri," kata Hikmahanto, dalam keterangan tertulis, Rabu, 12 Februari 2020.

Menurut dia, landasan negara untuk menyikapi kebijakan untuk memulangkan atau tidaknya tentu didasarkan terhadap mereka yang bergabung pada ISIS ini merupakan WNI atau bukan. Jika bukan WNI lagi, kata Hikmahanto, tentunya tidak ada kewajiban bagi pemerintah untuk memulangkan.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia dan turunannya, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 menyebutkan bahwa, seseorang itu bisa secara otomatis kehilangan kewarganegaraan apabila memenuhi beberapa kualifikasi.

Ada dua kualifikasi yang utama. Pertama, dalam pasal 23 huruf d, jika ikut dalam dinas tentara asing. “Di situ bukan disebut negara. Jadi ikut tentara asing.” Yang dimaksud tentara asing ini bisa pemberontak dan sebagainya.

Kedua, sesuai dengan pada pasal 23 huruf f adalah jika mereka mengangkat sumpah untuk setia pada sebuah negara atau bagian dari negara. Menurut Hikmahanto, jika pendukung ISIS ini pemberontak dan sudah melakukan sumpah setia, mereka sudah kehilangan kewarganegaraan. "Atas dasar ini kalau mereka kehilangan kewarganegaraan, tentu mereka sudah tidak lagi menjadi kewajiban Pemerintah Indonesia untuk mengembalikan mereka atau melindungi mereka. Tidak ada itu."

Soal anak pendukung ISIS tidak punya kuasa ketika orang tuanya mau pergi ke Suriah, kata Hikmahanto, permasalahannya adalah apakah anak ini ikut dalam dinas perang tentara atau tidak, karena biasanya di kelompok teroris ini, pada usia yang sangat belia mereka ikut dan mereka ini sudah dicuci otak.

"Nah kita harus tahu terlebih dahulu seberapa terpapar anak-anak ini.” Apalagi kalau anak ini kembali ke Indonesia, sedangkan orang tuanya tidak dikembalikan. Dikhawatirkan anak-anak itu bisa merasa dipisahkan secara paksa oleh pemerintah, dalam hal ini pemerintah Indonesia. Hal itu akan memunculkan dendam. “Dan yang pasti juga akan menyulitkan pemerintah sendiri."

Dampak lain yang juga harus dipikirkan pemerintah jika telah mengambil keputusan tidak memulangkan WNI, di antaranya harus memperketat perbatasan yang bisa menjadi pintu masuk. "Pemerintah mengambil kebijakan tidak memulangkan mereka ini tentunya sudah benar.”

Hikmahanto memperingatkan agar pemerintah mewaspadai tempat pemeriksaan imigrasi. “Tapi saya yakin mereka kan jauh dari Indonesia." (sind/red )

COMMENTS

BLOGGER: 1
Loading...
Nama

.berita terkini,8373,.beritaterkini,5,.kalbar,5,Aceh,14,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,106,ACEH TIMUR,1,Aekkanopan,8,agam,7,ambon,2,AS,1,babel,1,BALAESANG,1,bali,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,6,Bandung,67,Bandung Barat,10,banggai,1,Bangka Belitung,4,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,1,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,15,Banjarnegara,6,bantaeng,9,Banten,27,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,111,Barru,1,Batam,74,batang,3,BATU,1,baturaja,1,Bekasi,582,bekasi terkini,1,Belitung,111,Beltim,102,Bener Meriah,232,BENGKALIS,9,Bengkayang,41,BENGKULU,2,BENGKULU SELATAN,8,BER,3,BERI,1,beriita terkini,3,berita,1,Berita terkini,2281,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita tetkini,1,berta terkini,1,Bintan,8,Blitar,8,BNN,1,Bogor,218,BOGOR TIMUR,32,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,175,bolmong utara,1,bolmut,1,BOLNONG,1,bolsel,1,boltim,11,BOYOLALI,1,Brebes,49,Bukit Tinggi,43,bukittinggi,4,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,Buol,79,BUTENG,1,Ciamis,14,Cianjur,4,Cibinong,1,Cikarang,28,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,8,cilengsi,1,Cileungsi,41,Cimahi,152,Cirebon,276,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,266,Daerah,6646,Daik Lingga,2,Dairi,139,Deli Serdang,8,Depok,216,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,15,Donggala,40,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,22,Dumoga,61,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,2,fakta,1,Garut,27,gorontalo,1,Gowa,25,Gresik,1,GROBOGAN,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,INDRA,1,indralaya,30,Indramayu,12,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,367,jakarta selatan,2,Jambi,135,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,86,Jombang,3,kab,2,Kab 50 Kota,3,Kab. Bandung,381,kab. bekasi,1,Kab. Bogor,16,Kab. Brebes,3,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,9,kab. langkat,1,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,17,Kab.Bandung,162,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,3,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABANJAHE,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,396,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,8,Kalteng,118,Kaltim,20,Kampar,24,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,68,Kapuas Hulu,236,Karawang,82,KARIMUN,1,KARIMUN - RN,1,KARO,25,KATINGAN,4,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,7,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,21,KOBAR,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,1,KOTA MANNA,1,KOTA METRO,6,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,2,Kotamobagu,27,KOTAWARINGIN TIMUR,2,KOTIM,6,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,5,KUDUS,54,Kuningan,209,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,285,Lahat,17,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,39,Lampung Barat,30,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,langkat,1,LANTAMAL V,3,lebak,13,LEMBATA,6,LIMAPULUHKOTA,2,Lingga,660,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,9,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,3,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,4,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,m,1,Magelang,1,mahakam hulu,1,Majalengka,111,makassar,18,Malang,154,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,45,MAMUJU,30,Manado,12,Manokwari,4,Mauk,2,medan,35,Mekar Baru,1,merangin,85,MERANTI,369,Mesuji,72,metro,177,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,249,monokwari,1,morowali,13,Muara Belida,1,muara bungo,3,Muara Enim,99,Musi Banyuasin,10,MUSI RAWAS,11,Nasional,15,Natuna,95,NTB,12,NTT,5,nunukan,23,Ogan Ilir,7,Oku Selatan,355,Oku Timur,37,Opini,4,P. Bharat,1,Padang,3,Padang Lawas,14,PADANG PANJANG,1,Pagaralam,15,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,210,Palas,23,palelawan,4,Palembang,57,pali,1,Palu,113,Paluta,65,pande,1,Pandeglang,664,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,10,Papandayan,1,Papua,4,PAPUA BARAT,18,PARIAMAN,1,Parigi,6,Parigi Moutong,14,PARIMO,2,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,PASSI,1,Pasuruan,1,PATI,62,Patia,1,PAYAKUMBUH,3,PEBAYURAN,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,181,Pekanbaru Riau,105,pelalawan,23,Pematangsiantar,36,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,80,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,1,Polhukam,154,Politik,2,Pontianak,473,Poso,2,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,pulpis,1,purbalingga,4,Purwakarta,866,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,4,Radar Selebrity,2,Riau,138,rokan,1,Rokan Hilir,12,rokan hulu,2,Sabang,57,Samarinda,50,sambilan,1,SAMPI,1,Sampit,470,sar,1,Sarolangun,244,SELAT PANJANG,4,SELATPANJANG,1,Selayar,10,selong,2,Semarang,5,SEMOGA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,62,Serdang Bedagai,32,Sergai,26,Seruyan,13,SIAK,3,Sibolga,7,SIDOARJO,2,SIDRAP,14,Sigi,69,Simalungun,62,simpang apek,1,Singaparna,7,SINGKAWANG,1,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,5,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,54,Subang,213,SUKABUM,1,Sukabumi,146,Sukoharjo,1,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,46,Sulbar,30,Sulsel,13,Sulteng,207,Sulut,258,Sumatera Selatan,3,SUMATERA UTARA,1,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,44,Sumedang,15,sumsel,22,Sumut,64,Sungai Penuh,1,SURABAYA,25,Takalar,40,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,Tanah Karo,50,Tangerang,367,Tangerang Selatan,3,Tanjab Barat,569,Tanjab Timur,59,tanjung balai,1,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,6,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tapung,3,tarutung,1,Tasikmalaya,73,Tebing Tinggi,63,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,TERJUN GAJAH,1,Terkini,6793,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,tolitol,3,Tolitoli,851,tolotoli,1,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,13,Tulang Bawang,12,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,223,Waisai,5,Yogyakarta,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Tangkap,! Eks ISIS Pulang Jalur Gelap
Tangkap,! Eks ISIS Pulang Jalur Gelap
https://1.bp.blogspot.com/-eeVHb6-QJWE/XkP78QiEImI/AAAAAAACFG8/EUfsRnB68QAMnF_jJZtk6RnRxdVXm0wFQCLcBGAsYHQ/s320/Untitled%2B1.bmp
https://1.bp.blogspot.com/-eeVHb6-QJWE/XkP78QiEImI/AAAAAAACFG8/EUfsRnB68QAMnF_jJZtk6RnRxdVXm0wFQCLcBGAsYHQ/s72-c/Untitled%2B1.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2020/02/tangkap-eks-isis-pulang-jalur-gelap.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2020/02/tangkap-eks-isis-pulang-jalur-gelap.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy