Ahmad Syaikhu Desak Pemerintah Setop Relaksasi PSBB di Bandara

JAKARTA,RN- Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu meminta pemerintah segera menyetop relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) d...



JAKARTA,RN- Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu meminta pemerintah segera menyetop relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di bandara. Hal ini terkait dengan ramainya antrian penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (14/5).

"Setop segera relaksasi PSBB di bandara. Karena berpotensi menambah klaster baru kasus corona," ujar Syaikhu.

Menurut Politisi PKS itu, kejadian ini sebenarnya sudah pernah diprediksi oleh F-PKS saat rapat kerja Komisi V dengan Kementerian Perhubungan. PKS menentang diperbolehkannya kalangan swasta dan pebisnis untuk melakukan perjalanan.

F-PKS berpendapat untuk saat ini semua rapat dapat dilakukan secara online, dan pengiriman barang cukup menggunakan jasa kurir. Namun ternyata Pemerintah melalui Surat Edaran Gugus Tugas No.4 Tahun 2020 tetap melakukan pelonggaran sehingga lonjakan penumpang tak terhindarkan.

"Sejak awal kami dari PKS menentang rencana relaksasi ini. Sebab pasti akan ada lonjakan. Dan ternyata betul terjadi," kata Syaikhu lagi.

Kejadian ini, lanjut mantan Wakil Walikota Bekasi itu, membuktikan ketidaksiapan dan kurangnya koordinasi di jajaran Pemerintahan. Seharusnya lonjakan penumpang ini telah diprediksi.

"Jelas ini tidak ada koordinasi dan kesiapan. Berantakan," tegas Syaikhu.

Sebelum Surat Edaran tersebut efektif diberlakukan, menurut Syaikhu, jajaran Pemerintahan harus melakukan koordinasi terlebih dahulu terkait teknis pelaksanaannya. Bila perlu pemeriksaan berkas-berkas tersebut dilakukan secara online dan pada saat antrian di Bandara disediakan petugas yang cukup untuk memastikan berjalannya aturan PSBB.

Bercermin dari kejadian ini, apabila Pemerintah tidak segera berkoordinasi dan tidak bisa memastikan berlakunya PSBB di Bandara, Stasiun dan Terminal, Syaikhu mendesak agar Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 No.4 Tahun 2020 dicabut. Lalu terapkan aturan sesuai Permenhub No.25 Tahun 2020 yang hanya memperbolehkan perjalanan bagi operasional pemerintahan, petugas Kesehatan, dan pelayanan darurat.

"Jika tidak ada koordinasi dan jaminan pemberlakuan PSBB, pemerintah harus secepat mungkin mencabut surat edaran gugus tugas," desak Syaikhu.

Seperti diketahui, pemerintah melalui
Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 No.4 Tahun 2020 terkait Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid19, memungkinkan pegawai swasta melakukan perjalanan melintasi wilayah PSBB. Surat Edaran ini memberikan pelonggaran dibandingkan dengan Permenhub No.25 Tahun 2020 yang hanya memperbolehkan perjalanan bagi operasional pemerintahan, petugas Kesehatan, pemulangan WNI dari luar negeri dan pelayanan darurat (Orang sakit dan jenazah).

Akibatnya, calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno Hatta membludak, dan mereka harus berdesak-desakan menunggu giliran untuk mengumpulkan syarat berpergian.

Menurut Kabid Humas Ditjen Perhubungan Udara Budi Prayitno mengatakan, antrian terjadi karena petugas kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soetta tak mampu mengimbangi banyaknya penumpang. Kerumunan yang tampak pada foto juga terlihat tidak menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), karena tidak ada petugas yang mengatur.

Hal ini sangat ironis mengingat aturan mendasar PSBB melarang adanya kerumunan lebih dari lima orang, namun kini kerumunan terjadi karena aturan yang dibuat oleh Pemerintah sendiri.(@nt)

COMMENTS

Nama

.,2,.berita terkini,11067,.beritaterkini,6,.kalbar,17,Aceh,17,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,110,ACEH TENGGARA,1,ACEH TIMUR,1,Aekkanopan,8,agam,9,ALAI.,4,ambon,2,Anyer,1,AS,1,babel,1,Bagansiapiapi,1,BALAESANG,1,bali,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,7,BANDAR LAMPUNG,1,Bandung,74,Bandung Barat,12,banggai,1,Bangka Belitung,4,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,1,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,15,Banjarnegara,7,bantaeng,21,Banten,37,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,130,Barru,1,Batam,80,batang,3,BATU,4,baturaja,3,Bekasi,718,bekasi terkini,2,Bekasi Utara,1,Belitung,137,Beltim,111,Bener Meriah,240,BENGKALIS,14,Bengkayang,41,BENGKULU,4,BENGKULU SELATAN,13,BER,3,BERI,1,beriita terkini,3,berita,1,Berita terkini,2284,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita tetkini,1,berta terkini,1,Bintan,9,Blitar,11,BNN,1,Bogor,230,BOGOR TIMUR,40,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,195,bolmong utara,1,bolmut,1,BOLNONG,1,bolsel,2,boltim,11,BOYOLALI,1,Brebes,49,Bukit Tinggi,43,bukittinggi,5,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,Buol,80,BUTENG,1,Catatan Radar Nusantara,1,Ciamis,15,Cianjur,4,Cibinong,1,cikampek,1,Cikarang,39,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,12,cilengsi,1,Cileungsi,41,Cimahi,178,Cirebon,289,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,266,daer,2,Daerah,6738,Daik Lingga,2,Dairi,220,Deli Serdang,8,demak,3,Depok,238,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,16,Donggala,41,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,22,Dumai,1,Dumoga,81,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,2,fakta,1,Garut,28,gorontalo,19,Gowa,37,Gresik,1,GROBOGAN,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,HUMAS BELTIM,6,humbahas,3,INDRA,1,indralaya,44,Indramayu,14,info,1,INHU,1,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,413,jakarta selatan,2,Jambi,140,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,5,Jember,2,Jeneponto,2,Jepara,95,Jombang,3,kab,2,Kab 50 Kota,4,Kab. Bandung,1799,kab. bekasi,5,Kab. Bogor,17,Kab. Brebes,3,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,Kab. Kapuas Hulu,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,9,kab. langkat,1,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,17,Kab.Bandung,169,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.langkat,1,Kab.Malang,3,Kab.Samosir,7,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABANJAHE,1,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,568,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,8,Kalteng,119,Kaltim,22,Kampar,25,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,87,Kapuas Hulu,236,Karawang,102,KARIMUN,3,KARIMUN - RN,1,KARO,25,KATINGAN,4,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,10,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,22,KETAPANG,1,KOBAR,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,3,KOTA MANNA,1,KOTA METRO,19,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,3,Kotamobagu,31,KOTAWARINGIN TIMUR,2,KOTIM,6,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,5,KUDUS,60,Kuningan,239,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,6,Labuhan Batu,4,Labura,305,Lahat,19,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,42,Lampung Barat,30,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,75,langkat,1,LANTAMAL V,79,LANTAMAL X JAYAPURA,19,lebak,26,LEMBATA,7,LIMAPULUHKOTA,2,Lingga,713,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,1,Lombok,4,lombok timur,13,LOTIM,9,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,3,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,4,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,m,1,Magelang,1,mahakam hulu,1,Majalengka,145,makassar,31,Malang,160,Maluku,3,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,1,MAMAJU.RN,3,MAMASA,66,MAMUJU,66,Manado,13,mancanegara,1,Manokwari,4,MATENG,1,Mauk,2,medan,73,Mekar Baru,1,MEMPAWAH,1,merangin,92,MERANTI,469,Mesuji,72,metro,187,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,300,monokwari,1,morowali,15,MOROWALI UTARA,1,MORUT,1,moskow,1,Muara Belida,1,muara bungo,3,Muara Enim,131,Mukomuko,80,Musi Banyuasin,10,MUSI RAWAS,13,Nasional,16,Natuna,95,NTB,20,NTT,5,nunukan,23,Ogan Ilir,7,Oku Selatan,402,Oku Timur,38,Opini,5,P. Bharat,1,P.SIANTAR,2,PACITAN,2,Padang,3,Padang Lawas,14,PADANG PANJANG,1,Pagaralam,30,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,210,Palas,23,palelawan,4,Palembang,73,pali,2,Palu,119,Paluta,65,pancur batu,1,pande,1,Pandeglang,771,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,18,Papandayan,1,Papua,4,PAPUA BARAT,21,PARIAMAN,1,Parigi,6,Parigi Moutong,14,PARIMO,2,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,pasbar,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,2,PATI,71,Patia,1,patrol,3,PAYAKUMBUH,3,PEBAYURAN,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,183,Pekanbaru Riau,139,pelalawan,23,Pematangsiantar,36,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,80,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),5,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,Pontianak,827,Poso,2,Pringsewu,24,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,Pulang Pisau,4,pulau merbau,4,pulpis,1,purbalingga,4,Purwakarta,935,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,4,Radar Selebrity,2,RANGSANG,4,REMBANG,1,Riau,141,rokan,1,Rokan Hilir,13,rokan hulu,2,Rongurnihuta,1,Sabang,57,Samarinda,50,sambilan,1,SAMPI,1,Sampit,500,Sangatta kutim,1,Sanggau,1,sar,1,Sarolangun,296,SELAT PANJANG,4,SELATPANJANG,1,Selayar,11,selong,2,Semarang,5,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,80,Serdang Bedagai,33,Sergai,27,Seruyan,14,SIAK,4,Sibolga,7,SIDOARJO,2,SIDRAP,14,Sigi,86,Simalungun,85,simpang apek,1,Singaparna,7,SINGKAWANG,1,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,6,SOLOK,4,Solok Selatan,8,Sorong,55,Subang,385,SUKABUM,1,Sukabumi,176,Sukoharjo,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,46,Sulbar,43,Sulsel,14,Sulteng,227,Sulut,258,Sumatera Selatan,3,SUMATERA UTARA,5,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,46,Sumedang,19,sumsel,24,Sumut,70,Sungai Penuh,1,SURABAYA,46,Takalar,66,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,TANAH JAWA,3,Tanah Karo,55,Tangerang,371,Tangerang Selatan,6,Tanjab Barat,629,Tanjab Timur,66,tanjung balai,1,Tanjung Enim,1,tanjung makmur,1,TANJUNG PINANG,6,TANOYAN,6,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tapung,3,tarutung,1,Tasikmalaya,83,Tebing Tinggi,64,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,TERJUN GAJAH,1,Terkini,8449,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,tolitol,3,Tolitoli,916,tolotoli,1,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,20,Tulang Bawang,12,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,279,Waisai,5,Yogyakarta,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Ahmad Syaikhu Desak Pemerintah Setop Relaksasi PSBB di Bandara
Ahmad Syaikhu Desak Pemerintah Setop Relaksasi PSBB di Bandara
https://1.bp.blogspot.com/-NkMz85KtRzg/Xrz97Adw9KI/AAAAAAAABH0/v7Hhy4r5qo4OkXYLntz3fQVWGABfGB0uQCLcBGAsYHQ/s320/Ahmad-Syaikhu_komisi-V-DPR-768x484.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-NkMz85KtRzg/Xrz97Adw9KI/AAAAAAAABH0/v7Hhy4r5qo4OkXYLntz3fQVWGABfGB0uQCLcBGAsYHQ/s72-c/Ahmad-Syaikhu_komisi-V-DPR-768x484.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2020/05/ahmad-syaikhu-desak-pemerintah-setop.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2020/05/ahmad-syaikhu-desak-pemerintah-setop.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy