Menangkal Issue SARA di Pilkada 2020, Generasi Millenial Harus Edukasi Masyarakat

Oleh: Yudha Prakarsa Karya Wiguna(Direktur Bidang Riset & Kajian Strategis Bakornas LAPMI PB HMI) Jakarta, Radar Nusantara Sejarah bangs...

Oleh: Yudha Prakarsa Karya Wiguna(Direktur Bidang Riset & Kajian Strategis Bakornas LAPMI PB HMI)
Jakarta, Radar Nusantara
Sejarah bangsa ini menunjukkan bahwa dalam suksesi kepemimpinan bangsa Indonesia peran generasi muda tidak dapat dilepaskan dan tidak dapat dilupakan. Pemuda mengambil setiap bagian penting dari sejarah perjalanan kepemimpinan bangsa ini. Seperti peran pemuda dalam peristiwa Rengasdengklok, Sumpah Pemuda dan yang paling lekat dalam ingatan kita adalah peristiwa yang terjadi pada tahun 1998 dimana generasi muda Indonesia menjadi bagian yang tak terpisahkan dari peristiwa reformasi pemerintah dan dorongan untuk melaksanakan proses demokrasi yang lebih substansial.

Pada tahun 2020 dimana dimulainya bonus demografi, generasi muda atau istilah anak zaman now disebut generasi millenial, siapakah generasi millenial itu? Yaitu mereka yang berada pada rentang usia 20-40 tahun, usia tersebut adalah usia produktif, jumlah generasi millenial di Indonesia sudah dominan dibandingkan generasi lainnya. Menurut Susenas 2017, jumlah generasi millenial mencapai sekitar 88 juta jiwa atau 33,75 persen dari total penduduk Indonesia. Tidak heran mengapa generasi millenial pada akhirnya ditempatkan pada posisi penting di era sekarang ini karena jumlahnya yang begitu dominan dan diketahui bersama bahwa generasi millenial sangat dekat dengan teknologi, kehidupan generasi ini tidak bisa dilepaskan dari teknologi dan internet.

Selain itu, generasi millenial memiliki karakteristiknya tersendiri, mereka memiliki sifat yang lebih toleran terhadap sesamanya. Hal ini dipengaruhi oleh arus globalisasi yang semakin cepat, di mana anak muda zaman now dapat berinteraksi dengan manusia dari berbagai belahan dunia. Arus globalisasi berhasil menciptakan interaksi langsung dan tidak langsung yang lebih luas antar umat manusia, yang tidak mengenal batas-batas antara negara satu dengan negara yang lain.

Globalisasi membuat generasi millenial menjadi lebih terbuka terhadap perbedaan, wawasan mereka terhadap keberagaman pun menjadi lebih luas sehingga timbul sifat toleran yang cukup tinggi dari generasi ini, dari sikap yang toleran ini diyakini bahwa generasi millenial memiliki peran penting dalam mengawal proses demokrasi di negeri ini.

Bicara Tahun 2020, Indonesia akan melaksanakan hajatan besar dalam proses berdemokrasi yaitu Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan akhir tahun mendatang. Tahun 2020 mungkin bisa kita sebut sebagai tahun politik karena pada tahun ini akan dilaksanakan Pilkada serentak tepatnya pada tanggal 9 Desember 2020, Ada 270 daerah yang akan mengikuti Pilkada Serentak ini 270 daerah itu rinciannya adalah 9 Provinsi, 224 Kabupaten, dan 37 Kota. Alhasil suhu panas menjelang Pilkada 2020 sudah mulai terasa sekarang-sekarang ini, Partai partai politik belomba lomba untuk mendapatkan suara dalam Pilkada serentak ini dengan cara membentuk koalisi beberapa partai dalam menentukan calon kepala daerahnya.

Ada yang penulis khawatirkan mengenai Pilkada serentak tahun 2020 ini, dimana issue-issue SARA muncul kembali ke permukaan dan menjadi konsumsi masyarakat yang mengakibatkan kurang produktif, yang seharusnya masyarakat disuguhkan dengan berbagai program unggulan bukan dengan issue-issue yang bisa memecah belas persatuan bangsa. Terkadang berbagai cara dilakukan oknum-oknum kepentingan untuk mendapatkan suara dalam pilkada seperti menyebarkan kebencian atau mempolitisasi isu SARA. Cara ini dianggap efektif untuk mendapatkan simpati warga. Namun akibatnya, penyebaran isu SARA di dunia politik dapat menimbulkan konflik sosial yang berkepanjangan.

Apakah Itu Isu Sara? Sara adalah berbagai pandangan dan tindakan yang didasarkan pada sentimen identitas yang menyangkut keturunan, agama, kebangsaan atau kesukuan dan golongan. Setiap tindakan yang melibatkan kekerasan, diskriminasi dan pelecehan yang didasarkan pada identitas diri dan golongan dapat dikatan sebagai tindakan SARA

Apa Maksud Politik SARA? Politik sara adalah suatu kegiatan yang dilakukan politikus dengan memanfaatkan isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) untuk mendapatkan simpati dari masyarakat saat pemilihan umum.

Regulasi penggunaan isu SARA diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal 280 menggariskan pelaksana, peserta, dan tim kampanye dilarang menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon, dan/atau peserta pemilu yang lain. Mereka diharamkan pula menghasut dan mengadu domba.

Mengutip dari Koordinator survei ahli LIPI Esty Ekawati mengatakan politisasi SARA dinilai menjadi yang tertinggi sebagai faktor penghambat Pemilu.

“Para ahli mengatakan potensi yang bisa menghambat penyelenggaraan pemilu yang terttinggi adalah politisasi SARA dan identitas mencapai 23,6 persen.”

Menurut penulis, politik SARA sangat berbahaya apabila terus menerus mendapat tempat di Indonesia. Oleh sebab itu, sebagai generasi millenial, sudah seharusnya cerdas dalam memilih kepala daerah. Generasi Millenial juga dituntut untuk aktif dalam menangkal hoax, utamanya yang marak beredar di media sosial yakni dengan melaporkan hal tersebut ke pihak berwenang. Kontribusi setiap pihak juga sangat diperlukan untuk mewujudkan Pilkada sebagai hajatan demokrasi masyarakat Indonesia dan melahirkan pemimpin yang berkualitas.

Mengingat bahaya penggunaan isu SARA tersebut, generasi millenial bisa terus mengkampanyekan gerakan-gerakan positif yang bisa menjaga kondusifitas selama gelaran Pilkada berlangsung, diantaranya :

1. Pluraritas adalah sunatullah
2. Jangan memanggil orang dengan julukan berdasarkan sara
3. Jangan menghakimi dan berpikir negatif tentang suku, agama, ras, dan golongan yang berbeda
4. Meningkatkan toleransi suku, ras, dan golongan yang berbeda
5.Jangan memaksakan kehendak pada orang lain
6. Menyaring informasi disekitar kita
7. Menghormati dan mengasihi orang lain
8. Melakukan dan memikirkan hal-hal positif secara bersama-sama
9.Menyadari bahwa issue SARA dapat memecah belah bangsa

Oleh karena itu, peran generasi millenial sangat penting karena ciri khas berpikir yang rasional, kreatif serta inovatif, diharapkan menjadi garda terdepan dalam menangkal isu SARA dalam suksesi Pilkada serentak tahun 2020 di Indonesia.**(AS).

COMMENTS

Nama

.,3,.berita terkini,11107,.beritaterkini,6,.kalbar,17,(Merlung),4,Aceh,31,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,114,ACEH TENGGARA,1,ACEH TIMUR,1,advertorial,3,Aekkanopan,9,agam,10,ALAI.,5,ambon,3,Anyer,1,AS,1,Asahan,1,babel,1,Bagansiapiapi,1,bakan,1,BALAESANG,1,bali,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,8,BANDAR LAMPUNG,8,Bandung,93,Bandung Barat,15,banggai,2,Bangka Belitung,5,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,2,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,19,Banjarnegara,7,bantaeng,45,Banten,65,Banyuasin,6,Banyumas,10,Banyuwangi,144,Barru,1,Batam,92,batang,51,BATANG HARI,3,BATU,7,batu bara,5,baturaja,3,Bekasi,1010,bekasi terkini,2,Bekasi Utara,1,belawan,1,Belitung,164,Beltim,178,bener,1,Bener Meriah,370,BENGKALIS,42,Bengkayang,70,BENGKULU,4,BENGKULU SELATAN,17,BENGKULU UTARA,1,BER,3,BERI,1,beriita terkini,3,berita,1,Berita terkini,2441,berita terkini.,1,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita tetkini,1,beritaterkini,4,berta terkini,1,Bima,2,Bintan,9,Bintuni,1,Bitung,3,Blitar,11,Blora,2,BNN,1,Bogor,262,BOGOR TIMUR,61,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,245,Bolmong raya,3,Bolmong selatan,2,bolmong utara,1,bolmongsiar,1,bolmut,2,BOLNONG,1,bolsel,5,boltim,13,BOYOLALI,1,Brebes,50,Bukit Tinggi,45,bukittinggi,5,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,Buol,81,BUTENG,1,Catatan Radar Nusantara,1,Ciamis,21,Cianjur,5,Cibinong,5,cikampek,7,Cikande,1,Cikarang,50,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,24,cilengsi,2,Cileungsi,41,Cimahi,252,Cimanggung,1,Cirebon,311,Cirebon Kota,1,Cisarua,1,Dabo Singkep,266,daer,2,Daerah,6921,Daik Lingga,3,Dairi,230,Deli Serdang,14,Deli tua,1,demak,28,Depok,324,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,16,Dompu,2,Donggala,43,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD Kota Bekasi,30,Dumai,4,Dumoga,101,Dumoga Utara,2,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,14,Fakfak,2,fakta,1,Garut,46,gorontalo,57,Gowa,86,Gresik,1,GROBOGAN,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,HUMAS BELTIM,6,humbahas,3,Indonesia,1,INDRA,1,Indragiri hulu,2,indralaya,44,Indramayu,22,info,1,INHIL,1,inhilriau,1,INHU,4,Jabar,9,jaka,1,Jakarta,640,jakarta selatan,4,jakarta timur,1,Jambi,148,jatijajar,1,JATIM,1,Jawa Barat,9,Jawa Tengah,4,Jawa Timur,7,Jayapura,17,Jember,2,Jeneponto,15,Jepara,105,Jombang,3,kab,6,kab .Bandung,202,Kab 50 Kota,4,kab Bandung,30,kab. Agam,1,Kab. Bandung,3667,kab. bekasi,61,Kab. Bogor,19,Kab. Brebes,3,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,kab. Garut,1,kab. Kajen,1,Kab. Kapuas Hulu,1,kab. Karawang,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,17,kab. langkat,1,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,3,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,11,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,47,kab.agam,1,Kab.Bandung,465,Kab.Bekasi,62,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.garut,2,kab.langkat,1,Kab.Malang,3,kab.pekalongan,24,Kab.Samosir,7,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,2,Kab.Sumedang,15,Kab.Tangerang,2,kab.Tasikmalaya,7,Kab.Way kanan,7,KABANJAHE,1,kabBandung,2,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,kaimana,4,Kajen,4,Kalbar,575,kalideres,1,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,kalipuro,1,Kalsel,8,Kalteng,119,Kaltim,22,Kampar,93,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,100,Kapuas Hulu,236,Karawang,197,karawang Berita terkini,1,KARIMUN,5,KARIMUN - RN,1,KARO,27,katapang,1,KATINGAN,4,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,11,KEEROM,23,Kendari,2,kepahiang,4,KEPRI,1,Kepulauan Riau,10,Kerinci,22,KETAPANG,1,KOBAR,1,Kolaka Utara,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,4,KOTA MANNA,2,KOTA METRO,24,kota pekalongan,8,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,3,Kotamobagu,47,KOTAWARINGIN TIMUR,2,KOTIM,6,kriminal,5,Kronjo,1,Kuala Kapuas,6,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,9,kuansing,2,kuantan,1,kuantan Sengingi,1,KUDUS,103,Kuningan,341,KUTAI KERTANEGARA,8,Kutai Timur,12,Kutim,6,Labuhan Batu,6,Labura,369,Lahat,29,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,50,Lampung Barat,30,LAMPUNG METRO,105,LAMPUNG SELATAN,45,Lampung Tengah,10,Lampung Timur,460,Lampung Utara,385,LAMPUNGUTARA,1,lampura,7,langkat,4,LANTAMAL V,86,LANTAMAL X JAYAPURA,20,lebak,98,LEMBATA,7,LIMAPULUHKOTA,2,Lingga,847,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,2,Lombok,5,Lombok barat,4,Lombok tengah,7,lombok timur,92,Lombok Utara,1,LOTIM,12,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,15,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,15,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,lukun,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwu,2,Luwuk,7,m,1,Mabar,1,Magelang,1,mahakam hulu,1,majaleMajalengka,1,Majalengka,237,majalengMajalengka,1,majalenMajalengka,1,majalMajalengka,1,majaMajalengka,1,majene,2,makasar,1,makassar,110,Malang,181,Maluku,4,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,1,MAMAJU.RN,3,MAMASA,125,MAMUJU,118,MAMUJU TENGAH,6,Manado,36,mancanegara,1,Manggar,38,Manokwari,137,mansel,1,mataram,12,MATENG,3,Mauk,2,Maybrat,1,medan,164,Mekar Baru,1,MEMPAWAH,1,merak,1,merangin,92,MERANTI,943,MERAUKE,1,Merbau,3,Mesuji,73,metro,203,metro lampung,8,meulaboh,1,Minahasa,7,Minahasa Selatan,4,Minahasa Tenggara,2,Minahasa Utara,1,Minut,1,miranti,1,Mojokerto,407,monokwari,2,morowali,29,MOROWALI UTARA,1,MORUT,2,moskow,1,Muara Belida,1,Muara Bulian,1,muara bungo,3,Muara Enim,244,muara Tami,1,Muaro Jambi,2,Mukomuko,81,muratara,140,Musi Banyuasin,10,MUSI RAWAS,34,musirawas,7,Naibenu,1,Nangka Bulik,2,Nasional,16,Natuna,95,negara,1,Nias barat,21,NTB,66,NTT,5,nunukan,23,Ogan Ilir,7,Oku Selatan,473,Oku Timur,40,Opini,8,P. Bharat,1,P.SIANTAR,3,PACITAN,2,Padang,10,Padang Lawas,14,PADANG PANJANG,1,Pagaralam,31,Pagimana,1,Pahuwato,1,Pakpak Bharat,21,Pakuhaji,2,Palangka raya,213,Palas,23,palelawan,16,Palembang,84,pali,2,Palu,151,Paluta,65,pancur batu,1,pande,1,pandegelang,2,Pandeglang,1071,Pangandaran,2,Pangkalan Kerinci,1,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,18,Papandayan,1,Papua,53,PAPUA BARAT,177,parapat,1,PARIAMAN,1,Parigi,6,Parigi Moutong,16,PARIMO,149,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,pasbar,1,Pasir Pangarayan,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,2,PATI,101,Patia,1,patrol,3,PAYAKUMBUH,3,PEBAYURAN,1,Pekalongan,51,pekan baru,6,Pekanbaru,259,Pekanbaru Riau,277,pelalawan,25,pemalang,1,Pematangsiantar,37,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,80,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),64,perimo,1,peristiwa,16,Pesisir Barat,1,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,polres Pekalongan,2,Pontianak,1121,Poso,3,primo,9,Pringsewu,24,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,PT Bukit Asam,1,Pulang Pisau,5,pulau merbau,7,pulpis,1,purbalingga,4,Purwakarta,1195,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,7,Radar Selebrity,2,ragam,58,raja ampat,5,RANGSANG,11,RANGSANG BARAT,1,rangsang pesisir,3,REMBANG,1,Renah mendalu,1,rengat,1,Riau,159,Rohil,1,rokan,1,Rokan Hilir,14,rokan hulu,4,Rongurnihuta,1,Sabang,57,Samarinda,59,sambilan,1,SAMPI,1,Sampit,583,Sangatta kutim,1,Sanggau,1,Sangihe,2,sar,1,Sarolangun,417,SELAT PANJANG,8,SELATPANJANG,2,Selayar,18,selong,3,Semarang,16,semende,1,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,SENTANI,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,189,Serdang Bedagai,34,Sergai,30,Seruyan,18,SIAK,14,Sibolga,7,SIDOARJO,3,SIDRAP,15,Sigi,98,Simalungun,106,simpang apek,1,Singaparna,7,SINGKAWANG,1,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,6,solo,1,SOLOK,6,Solok Selatan,8,Soppeng,6,Sorong,62,Sorong selatan,2,Subang,676,SUKABUM,1,Sukabumi,302,Sukoharjo,1,Sukra,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,52,Sulbar,54,Sulsel,20,Sulteng,286,Sulut,268,Sumatera Selatan,5,SUMATERA UTARA,5,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,48,Sumbawa,5,Sumbawa Barat(NTB),5,Sumedang,30,sumsel,40,Sumut,76,Sungai Penuh,1,sungai tohor,3,Sunggal,2,SURABAYA,51,tajabbarat,1,Takalar,138,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,TANAH JAWA,3,Tanah Karo,92,Tangerang,378,Tangerang Selatan,8,Tanjab Barat,742,Tanjab Timur,138,tanjabbar,1,Tanjabtim,1,tanjung balai,3,Tanjung Enim,1,Tanjung Jabung timur,1,tanjung makmur,1,TANJUNG PINANG,8,tanjung samak,1,TANOYAN,8,Tapanuli Selatan,2,Tapanuli Tengah,17,Tapanuli Utara,10,tapung,3,tarutung,1,Tasikmalaya,141,Tebing Tinggi,67,tebing tinggi timur,1,tebingtinggi barat,11,Teekini,2,Tegal,13,tekini,1,teluk bintani,1,teluk buntal,1,Teminabuan,5,tenan,1,Tenggarong,1,ter,1,Terjini,2,TERJUN GAJAH,1,Terk,1,Terki,1,Terki i,1,Terkin,2,Terkini,18616,TERKINIO,1,TERKINIP,1,Terkino,2,terkiri,9,TERKNI,2,Termini,1,Timika,1,Toabo,1,tolitol,3,Tolitoli,1054,tolotoli,2,TOMOHON,4,Touna,25,Trenggalek,20,tuba,1,tuba barat,5,Tuerkini,1,Tulang Bawang,13,Tulang Bawang Barat,9,Tulung agung,2,Tulungagung,299,Waisai,5,warseno,1,WAY KANAN,2,Yogyakarta,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Menangkal Issue SARA di Pilkada 2020, Generasi Millenial Harus Edukasi Masyarakat
Menangkal Issue SARA di Pilkada 2020, Generasi Millenial Harus Edukasi Masyarakat
https://1.bp.blogspot.com/-mwUawWxhwDM/Xyq2DCMuO-I/AAAAAAACrqY/7DWxibbJoQ81psE5yfDewyvQxPOJ4rEwACLcBGAsYHQ/s0/WhatsApp%2BImage%2B2020-08-05%2Bat%2B20.28.15.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-mwUawWxhwDM/Xyq2DCMuO-I/AAAAAAACrqY/7DWxibbJoQ81psE5yfDewyvQxPOJ4rEwACLcBGAsYHQ/s72-c/WhatsApp%2BImage%2B2020-08-05%2Bat%2B20.28.15.jpeg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2020/08/menangkal-issue-sara-di-pilkada-2020.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2020/08/menangkal-issue-sara-di-pilkada-2020.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy